Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Tabyin

Internalisasi nilai-nilai Pendidikan Karakter melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Muthoharoh, Miftakhul
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 3 No 02 (2021): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v3i02.145

Abstract

Masalah yang terjadi dinegara kita saat ini sebenarnya tidak lepas dari persoalan karakter. Maraknya prilaku anarkis, korupsi, manipulasi, penyelewengan jabatan serta krisis keteladanan dan kepemimpinan dari para tokoh elit di negeri ini menjadi fakta yang tidak terbantahkan. Realitas seperti ini hamper menjadi tontonan sehari-hari di media public dan bisa dilihat oleh jutaan rakyat Indonesia. Realitas ini akhirnya menggugah sejumlah kalangan untuk kembali menghidupkan nilai-nilai pendidikan karakter yang dirasa saat ini mulai tergerus oleh laju arus globalisasi dan modernisasi yang tak terbendung lagi. Dunia pendidikan sebagai benteng pertahanan terakhir yang mampu menahan derasnya terjangan dekadensi moral yang melanda bangsa ini. Pendidikan karakter sesungguhnya memiliki urgensitas yang sangat tinggi dalam membangun moral anak bangsa. Dan semestinya pendidikan karakter termasuk dalam materi yang harus diajarkan dan dikuasai serta direalisasikan oleh peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu dunia pendidikan sangat diharapkan menjadi motor penggerak untuk mengedukasi bangsa kita sehingga manusia di Indonesia leih berkarakter, bermartabat dan mulia. Tanggung jawab berat yang haris dipikul oleh dunia pendidikan akhirnya memunculkan tuntutan bagi lembaga pendidikan untuk meweujudkan cita-cita untuk membekali peserta didik dengan pendidikan karakter. Oleh karena itu tulisan ini memberikan wawasan tentang bagaimana cara menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter melalui pembelajaran pendidikan agama islam di sekolah.
Konsep Manajemen Mutu Pendidikan Ristianah, Niken; Ma’sum, Toha; Muthoharoh, Miftakhul
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 4 No 01 (2022): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v4i01.169

Abstract

Quality is the most important aspect in every educational institution, where quqlity is believed to be the main capital in facing competition. Therefore, managing and educational institution must be comprehensive and integrated. This is inseparable from how a institution manages that quality. Manajement of quality management is basically directed to meet consumer needs consistenly and achieve continous improvement in every aspect ot the activities of educational institution. Basically, quality management seeks to improve the quality of work productivity andefficiency trough performance improvement both internally and externally. The quality of education can be seen from the fulfillment of eight educational standart that must be met by school. The eight educational standart include, content standart (curriculum implementation and development), process standart, assessment standart, graduate competency standart, standart of educators and education personnel, standart of elemet management in educational institution, standart of education financing, standart of educational facilities and infrastructure.
Pemikiran / Pembaharuan Islam Iran: Ali Syariati Afifah, Nur; Lestari, Juni Tabah; Annarawati, Rani; Muthoharoh, Miftakhul
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 4 No 01 (2022): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v4i01.170

Abstract

Iran termasuk salah satu negara tertua di dunia, sebelum Iran menjadi negara republik Islam, Islam telah berkembang di iran yang terpenting di saat era pertengahan, selama pemerintahan dinasti Safawi yang pernah sukses. Pemerintah Safawi memainkan peran menonjol yang menghidupkan kembali serta menebarkan ideologi syiah sampai iran menjadi pusat pokok syiah. Republik iran terjadi pada masa revolusi iran atau pada masa pembaharuan islam di iran. Saat itu, reformasi Islam lah yang dapat mengubah Iran yang sebelumnya dari sistem pemerintahan kerajaan di bawah Shah Mohammad Reza Pahlavi menjadi sistem pemerintahan republik Islam yang dipimpin oleh Ayatollah Agung Rohallah Khomaini, sebagai pimpinan revolusioner dan pimpinan pendiri Republik Islam. Ali syari'ati lahir pada 24 November 1933 di Mazinan, dekat kota Sabzavar di tepi gurun Dashti Kavir, di sebuah desa kecil di negara bagian Khurasan, Iran. Ali Syari'ati lahir dalam keluarga yang terhormat. Mengikuti garis ayahnya, ia adalah salah satu keturunan pemimpin agama Masyhad. Ali Shari'ati adalah seorang ilmuwan, Dia percaya bahwa Islam memiliki fungsi yang masuk akal dengan protagonis sangat banyak. Maka dari itu, Islam harus dianggap sebagai ideologi, bukan hanya sebagai kelompok budaya dan sains. Dia menunjukkan pengajarannya dan mengajarkan pengajaran publikasi yang menggabungkan interpretasi pemikiran sosial politik Islam dan modern. Gagasan itu menyatakan bahwa agama perlu perubah dari pengajaran dan Etika pribadi untuk program inovatif. Orang-orang yang selalu menolak anggapan bahwa Islam adalah masalah hukum atau ritual yang mengatur masalah teknis seperti mandi, mandi, menstruasi dan nifas. Pada tahun 19 Juni 1977, Ali syari’ati dibunuh dengan cara misterius di kediaman seorang kerabatnya serta dimakamkan di Damaskus, Suriah. Syari'ati meninggal pada usia yang terlihat belia yaitu 44 tahun.
Urgensi Kompetensi Sosial Guru Dalam Meningkatkan Prestasi Peserta Didik di Madrasah Aliyah Ma’arif 7 Banjarwati Lamongan ., Subekhi; ., Fathurrahman; Wahyudi, Winarto Eka; Muthoharoh, Miftakhul
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 4 No 01 (2022): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v4i01.171

Abstract

This study aims to determine the Social Competence of Teachers in Improving Learning Achievement in Madrasah Aliyah Ma'arif 7 Banjarwati Lamongan. The data collection techniques used are observation, interviews, and documentation studies. The results of this study are that the competencies possessed by teachers include competencies in terms of acting inclusively and objectively, as well as being non-discriminatory and adaptive. In addition, teachers in improving student presets, have a good construct in terms of achieving success both academic and non-academic, which is supported by social attitudes such as communication, cooperation and knowing the background of each student.
Pengeloaan Kelas Pada Mata Pembelajaran Akidah Akhlak di Kelas XI MA Al-Jihadiyah Tahun Ajaran 2021/2022 Miftahul Hasanah Siregar; Abdurrohim; Taufik Mustofa; Muthoharoh, Miftakhul
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 4 No 01 (2022): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v4i01.305

Abstract

Pengelolaan kelas merupakan upaya yang dilakukan oleh seorang guru untuk menciptakan suasana pembelajaran yang efektif, menyenangkan, dan berkualitas bagi peserta didik. Kemampuan dalam mengelola kelas yang pertama harus dikuasai oleh guru yaitu keterampilan untuk mengelola kelas, yang meliputi keterampilan untuk memahami, memilih, dan menggunakan berbagai pendekatan dalam pengelolaan kelas. Tujuan pelaksanaan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pendekatan apa yang di gunakan oleh guru mata pelajaran Akidah Akhlak di Kelas XI MA Al-Jihadiyah Tahun Ajaran 2021/2022 dalam pengelolaan kelas, dan untuk mengetahui kendala yang dihadapi guru dalam pengelolaan kelas pada mata pelajaran Akidah Akhlak di Kelas XI MA Al-Jihadiyah Tahun Ajaran 2021/2022. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya yaitu penelitian lapangan (Field Research), teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Wawancara, Observasi dan Dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pendekatan pengelolaan kelas yang di gunakan guru akidah akhlak kelas XI Ma Al-jihadiyah hanya satu yaitu pendekatan permisif, dimana guru memberikan kebebasan kepada peserta didik dalam proses pembelajarannya, tetapi kebebasan disini tetap ada batasan-batasan tertentu. Batasan-batasan tersebut dibuat secara bersama-sama antara guru dan peserta didik diawal pertemuan dengan membuat kontrak mengenai aturan-atauran yang harus di taati bersama-sama. Hambatan yang dihadapi guru Akidah Akhlak kelas XI di MA Al-Jihadiyah dalam melaksanakan pengelolaan kelas yaitu ada pada aspek peserta didik dan juga fasilitas sekolah.