Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BEBERAPA VARIETAS KACANG BUNCIS (Phaseoulus vulgaris L.) TERHADAP PEMBERIAN POC DAUN KELOR Samsinar Harahap Harahap; Fery Endang Nasution
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 4 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i4.14551

Abstract

ABSTRAK Buncis merupakan salah satu komoditi hortikultura yang mempunyai peranan dan sumbangan cukup besar bagi masyarakat. Kebutuhan sayuran ini semakin meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan. Saat ini banyak petani buncis yang menggunakan pupuk kimia secara berlebihan sehingga berdampak buruk bagi kondisi lahan pertanian dan pencemaran lingkungan. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk organik cair. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk menjawab masalah yang ada. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksi beberapa varietas kacang buncis terhadap pemberian POC daun kelor. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan pada bulan Juli-September 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) factorial, yang terdiri dari 2 faktor yaitu faktor varietas (V) yang terdiri dari 4 taraf dan faktor pemberian POC daun kelor (D) terdiri dari 4 taraf. Perlakuan beberapa varietas menunjukkan pengaruh yang tidak nyata pada semua parameter pengamatan. Perlakuan pemberian POC daun kelor menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap parameter tinggi tanaman umur 2, 3, 4 dan 5 mst, jumlah polong per sampel, jumlah polong per plot, berat polong per sampel dan berat polong per plot dengan perlakuan terbaik terdapat pada dosis 500 ml/lt air (D3). Sedangkan pada parameter diameter batang umur 2, 3, 4 dan 5 mst serta parameter umur berbunga menunjukkan pengaruh yang tidak nyata. Interaksi perlakuan beberapa varietas dan pemberian POC daun kelor menunjukkan pengaruh yang tidak nyata terhadap semua parameter pengamatan
PENGARUH PEMBERIAN POC LIMBAH KULIT BAWANG MERAH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TIGA VARIETAS TANAMAN KUBIS BUNGA (Brassica oleracea Var) Fery Endang Nasution
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 4 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i4.9434

Abstract

Komoditas hortikultura memiliki potensi untuk di kembangkan seperti tanaman kubis bunga. Kebutuhan sayuran ini semakin meningkat sejalan dengan kesadaran masyarakat tentang kesadaran kesehatan. Saat ini banyak petani kubis bunga yang menggunakan pupuk kimia secara berlebihan sehingga berdampak buruk bagi kondisi lahan pertanian dan lingkungan. Maka perlu diatasi dengan menggunakan pupuk organic cair. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk menjawab masalah yang ada. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuirespon 3 varietas kubis bunga terhadap pemberian POC dan mngetahui pengaruh konsentrasi POC serta interaksi konsentrasi POC terhadap 3 varietas kubis bunga. Percobaan dilaksanakan di Desa Partihaman Saroha Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru. Dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (3x4) dengan tiga kali ulangan. Faktor pertama adalah konsentrasi pupuk organic cair yang terdiri dari 50 ml/l air (K1), 100 ml/l air (K2), 150 ml/l air (K3) dan 200ml/l air (K4). Faktor kedua adalah jenis varietas kubis bunga yang terdiri dari Varietas Larissa F1 (V1), Varietas Cauliflower tropical 45 days (V2) dan Varietas Shinning Jade F1 (V3). Data hasil analisis percobaan dianalisis dengan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan taraf 5% jika terdapat pengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan pemberian POC limbah kulit bawang merah dan interaksi kedua perlakuan tidak memberikan pengaruh terhadap semua parameter yang diamati. Tetapi pada jenis varietas memberikan pengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati.
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BULBIL PORANG (Amorphophallus oncophyllus PRAIN.) PADA TANAH INCEPTISOL BEKAS LAHAN BUDIDAYA GAMBIR KABUPATEN 50 KOTA Andrik Marta Marta; Shintya Ona Guserike Afner; Fatardho Zudri Zudri; Fery Endang Nasution
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 2 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i2.8039

Abstract

Porang (Amorphophallus oncophyllus PRAIN.) salah satu tanaman penghasil karbohidat, lemak, protein, mineral, vitamin, dan serat pangan, selain itu porang juga merupakan salah satu tanaman dengan nilai ekonomis tinggi.  Manfaat porang yang begitu besar mengakibatkan permintaan porang dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Untuk melaksanakan budidaya porang dibutuhkan lahan yang mencukupi dan mendukung pertumbuhan tanaman, lahan dengan tipe tanah inceotisol merupakan lahan yang tersebarluas di Kabupaten Lima Puluh Kota, lahan dengan tipe tanah inceptisol biasa digunakan oleh petani sebagi area budidaya tanaman gambir sampai gambir tersebut berumur 30 tahun. Perbanyakan porang secara vegetatif menggunakan umbi bulbil ataupun umbi akar, penggunaan umbi bulbil dianggap efektif karena membutuhkan waktu yang tidak lama dalam proses produksinya. Penanaman bulbil porang pada tanah inceptisol lahan gambir memberikan informasi bahwa tanaman porang mampu tumbuh dengan baik pada lahan bukaan baru, lahan umur gambir 15 dan lahan dengan umur gambit 30 tahun, hal ini juga menggambarkan bahwa porang mempunyai potensi sebagai tanaman tumpangsari bagi tanaman gambir