Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN POC LIMBAH KULIT BAWANG MERAH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TIGA VARIETAS TANAMAN KUBIS BUNGA (Brassica oleracea Var) Nasution, Fery Endang
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 4 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i4.9434

Abstract

Komoditas hortikultura memiliki potensi untuk di kembangkan seperti tanaman kubis bunga. Kebutuhan sayuran ini semakin meningkat sejalan dengan kesadaran masyarakat tentang kesadaran kesehatan. Saat ini banyak petani kubis bunga yang menggunakan pupuk kimia secara berlebihan sehingga berdampak buruk bagi kondisi lahan pertanian dan lingkungan. Maka perlu diatasi dengan menggunakan pupuk organic cair. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk menjawab masalah yang ada. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuirespon 3 varietas kubis bunga terhadap pemberian POC dan mngetahui pengaruh konsentrasi POC serta interaksi konsentrasi POC terhadap 3 varietas kubis bunga. Percobaan dilaksanakan di Desa Partihaman Saroha Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru. Dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (3x4) dengan tiga kali ulangan. Faktor pertama adalah konsentrasi pupuk organic cair yang terdiri dari 50 ml/l air (K1), 100 ml/l air (K2), 150 ml/l air (K3) dan 200ml/l air (K4). Faktor kedua adalah jenis varietas kubis bunga yang terdiri dari Varietas Larissa F1 (V1), Varietas Cauliflower tropical 45 days (V2) dan Varietas Shinning Jade F1 (V3). Data hasil analisis percobaan dianalisis dengan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan taraf 5% jika terdapat pengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan pemberian POC limbah kulit bawang merah dan interaksi kedua perlakuan tidak memberikan pengaruh terhadap semua parameter yang diamati. Tetapi pada jenis varietas memberikan pengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati.
DAMPAK PUPUK ORGANIK MOL PLUS TERHADAP KUALITAS DAN PRODUKSI TANAMAN PADI (Oryza sativa L) DENGAN SISTEM JAJAR LEGOWO Nasution, Fery Endang; Mukhlis, Mukhlis
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 4 (2024): Jurnal Agrohita
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i4.19888

Abstract

Padi merupakan tanaman pangan yang menjadi makanan pokok lebih dari setengah penduduk dunia. Saat ini produksi padi mengalami penurunan yang disebabkan oleh kurang maksimalnya dalam teknik budidaya, mulai dari proses olah tanah, sistem tanam serta pemupukan dan perawatan tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pemberian pupuk organik mol plus terhadap kualitas dan produksi tanaman padi dengan sistem jajar legowo. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Pardomuan Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan dari bulan Mei–Agustus 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Petak Terbagi (Split Plot Design), yang terdiri dari 2 faktor yaitu faktor dosis Mol Plus (M) yang terdiri dari 4 taraf dan faktor sistem jajar legowo (L) yang terdiri dari 2 taraf. Perlakuan pemberian pupuk organik Mol Plus menunjukkan pengaruh yang nyata pada parameter jumlah anakan dan umur panen dengan perlakuan terbaik terdapat pada dosis 250 ml/air (M2). Pada perlakuan sistem jajar legowo menunjukkan pengaruh yang tidak nyata pada semua parameter pengamatan. Interaksi kedua perlakuan juga menunjukkan pengaruh yang tidak nyata pada semua parameter pengamatan.
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BULBIL PORANG (Amorphophallus oncophyllus PRAIN.) PADA TANAH INCEPTISOL BEKAS LAHAN BUDIDAYA GAMBIR KABUPATEN 50 KOTA Marta, Andrik Marta; Afner, Shintya Ona Guserike; Zudri, Fatardho Zudri; Nasution, Fery Endang
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 2 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i2.8039

Abstract

Porang (Amorphophallus oncophyllus PRAIN.) salah satu tanaman penghasil karbohidat, lemak, protein, mineral, vitamin, dan serat pangan, selain itu porang juga merupakan salah satu tanaman dengan nilai ekonomis tinggi.  Manfaat porang yang begitu besar mengakibatkan permintaan porang dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Untuk melaksanakan budidaya porang dibutuhkan lahan yang mencukupi dan mendukung pertumbuhan tanaman, lahan dengan tipe tanah inceotisol merupakan lahan yang tersebarluas di Kabupaten Lima Puluh Kota, lahan dengan tipe tanah inceptisol biasa digunakan oleh petani sebagi area budidaya tanaman gambir sampai gambir tersebut berumur 30 tahun. Perbanyakan porang secara vegetatif menggunakan umbi bulbil ataupun umbi akar, penggunaan umbi bulbil dianggap efektif karena membutuhkan waktu yang tidak lama dalam proses produksinya. Penanaman bulbil porang pada tanah inceptisol lahan gambir memberikan informasi bahwa tanaman porang mampu tumbuh dengan baik pada lahan bukaan baru, lahan umur gambir 15 dan lahan dengan umur gambit 30 tahun, hal ini juga menggambarkan bahwa porang mempunyai potensi sebagai tanaman tumpangsari bagi tanaman gambir
UJI EFEKTIFITAS DOSIS POC LIMBAH BUAH-BUAHAN DAN PEMANGKASAN TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA PRODUKSI TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) Harahap, Samsinar; Nasution, Fery Endang
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 4 (2024): Jurnal Agrohita
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i4.19072

Abstract

ABSTRAK Mentimun merupakan salah satu tanaman sayuran yang bergizi tinggi dan memiliki sumber mineral dan vitamin yang baik. Kebutuhan sayuran ini semakin meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan. Penggunaan pupuk kimia secara berlebihan berdampak buruk bagi kondisi lahan pertanian dan pencemaran lingkungan. Untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk organik cair. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis poc buah-buahan dan pemangkasan yang efektif terhadap pertumbuhan serta produksi tanaman mentimun. Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan pada bulan Maret-April 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) factorial, yang terdiri dari 2 faktor yaitu faktor POC limbah buah-buahan (B) yang terdiri dari 3 taraf dan faktor pemangkasan (P) yang terdiri dari 4 taraf. Perlakuan pemberian POC limbah buah-buahan menunjukkan pengaruh yang nyata pada parameter tinggi tanaman, jumlah cabang, umur berbunga, panjang buah dan berat buah per sampel dengan perlakuan terbaik terdapat pada dosis 50 ml/plot (B1). Pada perlakuan pemangkasan menunjukkan pengaruh yang nyata pada parameter tinggi tanaman, jumlah cabang, umur berbunga, panjang buah, jumlah buah per sampel dan berat buah per sampel. Interaksi perlakuan POC limbah buah-buahan dan pemangkasan menunjukkan pengaruh yang nyata pada parameter tinggi tanaman, jumlah cabang, umur berbunga, panjang buah dan berat buah per sampel dengan kombinasi terbaik terdapat pada perlakuan B1P0. Kata Kunci : POC Limbah Buah-buahan, Pemangkasan, Mentimun
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN MENTIMUN (Cucuimis sativus L.) TERHADAP PEMBERIAN POC LIMBAH UDANG DAN PUPUK TSP Nasution, Fery Endang; Harahap, Samsinar -
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 4 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i4.15359

Abstract

ABSTRAKMentimun merupakan salah satu komoditi hortikultura yang mempunyai peranan dan sumbangan cukup besar bagi masyarakat. Kebutuhan buah mentimun cenderung terus meningkat sejalan dengan pertambahan penduduk, peningkatan taraf hidup, tingkat pendidikan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya nilai gizi. Saat ini banyak petani mentimun mengalami penurunan hasil yang disebabkan oleh kurang maksimalnya dalam proses budidaya, mulai dari proses olah tanah, pemupukan dan perawatan tanaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksi tanaman mentimun (Cucuimis sativus L.) terhadap pemberian POC limbah udang dan pupuk TSP. Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, dari bulan September-Nopember 2023. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode rancangan acak kelompok faktorial dengan dua faktor yang diteliti yaitu faktor pemberian POC limbah udang (L) terdiri dari 4 taraf dan faktor pemberian pupuk TSP (T) yang terdiri dari 3 taraf. Berdasarkan hasil analisis secara statistik perlakuan pemberian POC limbah udang menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap parameter tinggi tanaman umur 2, 3, 4 dan 5 mst, jumlah buah per sampel, jumlah buah per plot dan berat buah per plot dengan perlakuan terbaik terdapat pada dosis 250 ml/plot (L3). Sedangkan jumlah daun umur 2, 3, 4 dan 5 mst serta panjang buah menunjukkan pengaruh yang tidak nyata. Untuk perlakuan pemberian pupuk TSP menunjukkan pengaruh yang tidak nyata terhadap semua parameter pengamatan. Begitu juga dengan interaksi perlakuan pemberian POC limbah udang dan pupuk TSP juga menunjukkan pengaruh yang tidak nyata terhadap semua parameter pengamatan. 
UJI ADAPTASI PERTUMBUHAN VEGETATIF JAGUNG PUTIH (Zea mays L.) di PADANGSIDIMPUAN SUMATERA UTARA Silitonga, Yusnita Wahyuni; Mahmud, Amir; Nasution, Fery Endang
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 6, No 1 (2021): Jurnal AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v6i1.4879

Abstract

Jagung merupakan komoditas strategis dan bernilai ekonomis karena berperan sebagai bahan pangan, pakan dan bahan baku industri. Pada umumnya masyarakat Indonesia mengetahui biji jagung berwarna kuning, padahal biji jagung sangat beragam salah satunya adalah jagung putih. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat adaptasi pertumbuhan vegetatif jagung putih di kota padangsidimpuan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang dijadikan perlakuan adalah tiga varietas jagung yaitu Anoman, Pulut URI dan Bonanza F1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Anoman pada 8 HST lebih tinggi yaitu 238,2 cm diikuti dengan dengan varietas Pulut URI yaitu 221,1 cm dan Bonanza 215,3 cm. Pada umur 8 MST varietas Anoman menunjukan jumlah daun paling banyak yaitu 12,56 helai diikuti dengan varietas Pulut URI yaitu 11,6 helai dan varietas Bonanza yaitu 10,16 helai. Varietas jagung yang cepat berbunga adalah Pulut URI yaitu 44 HST. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa varietas Anoman lebih adaptif di kota Padangsidimpuan dari segi pertumbuhan vegetatif.
PENGOLAHAN JERAMI PADI DENGAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK SEBAGAI PENDUKUNG GOOD AGRICULTURAL PRATICES (GAP) PADA PETANI KOPI RAKYAT Fatardho Zudri; Fefriyanti DS; Adipo Rahman; Fery Endang Nasution
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i3.%p

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas perkebunan strategis di Indonesia yang sebagian besar dikelola oleh perkebunan rakyat. Namun demikian, produktivitas kopi rakyat masih relatif rendah akibat terbatasnya penerapan Good Agricultural Practices (GAP) serta minimnya pemanfaatan input pertanian yang berkelanjutan. Kondisi ini juga terjadi di Nagari Tabek Sirah Talu, Kabupaten Pasaman Barat, di mana petani kopi masih menerapkan sistem budidaya tradisional dan belum mengoptimalkan pemanfaatan limbah pertanian, khususnya jerami padi. Jerami padi yang tersedia melimpah di sekitar lokasi umumnya dibakar atau dibiarkan tanpa pengolahan, sehingga berpotensi mencemari lingkungan dan belum memberikan nilai tambah bagi usaha tani kopi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani kopi rakyat melalui penerapan GAP dan pelatihan pembuatan pupuk kompos berbasis jerami padi sebagai upaya mendukung pertanian berkelanjutan dan konsep ekonomi hijau. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, demonstrasi lapang, serta pendampingan partisipatif kepada kelompok tani mitra. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam menerapkan teknik budidaya kopi sesuai prinsip GAP, serta kemampuan dalam memproduksi dan mengaplikasikan pupuk kompos jerami padi secara mandiri. Selain itu, kegiatan ini mendorong perubahan perilaku petani dalam pengelolaan limbah pertanian dan mengurangi ketergantungan terhadap input kimia. Secara keseluruhan, program pengabdian ini berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran petani terhadap pentingnya pertanian berkelanjutan, memperbaiki pengelolaan sumber daya lokal, serta memperkuat peran kelompok tani sebagai agen perubahan di tingkat lokal.