Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI UNTUK MEREDAKAN NYERI SEDANG PADA PASIEN UNSTABLE ANGINA PECTORIS (UAP) DI RUANG JANTUNG RSUD H ABDUL MANAP JAMBI Apriansyah, Lendra; Rudini, Dini
Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol 9, No 2 (2023): JURNAL ILMU ILMU KESEHATAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/jiikes.v9i2.82

Abstract

Salah satu penyakit kardiovaskuler yang dapat menyebabkan kematian adalah Unstable angina pectoris (UAP) dimana merupakan salah satu bagian dari penyakit jantung koroner dimana ditandai dengan nyeri dada yang dirasakan secara tiba-tiba yang diakibatkan karena pembuluh darah jantung tidak mampu untuk menyuplai oksigen ke jantung secara adekuat, dikarenakan terbentuknya plak di dalam pembuluh darah yang menyebabkan pembuluh darah menyempit atau obstruksi. Melihat kondisi tersebut asuhan keperawatan pada pasien Unstable Angina Pectoris  (UAP) perlu dilaksanan karena gejala khas yang timbul saat serangan adalah nyeri pada dada. Intervensi Penerapan Teknik Relaksasi Untuk Meredakan Nyeri Sedang Pada Pasien Unstable Angina Pectoris (UAP) Di Ruang Jantung Rsud H Abdul Manap Jambi. Intervensi dilakukan selama tiga hari secara langsung di RSUD H Abdul Manap Kota Jambi. Hasil dari intervensi didapatkan adanya perubahan skala nyeri pada pasien dimana awalnya skala 6 menjadi skala 2.  Teknik relaksasi yang sudah dilakukan juga akan diterapkan pasien ketika nyeri dada muncul kembali. Kata Kunci : Nafas dalam, Benson, Nyeri, Unstable Angina Pectoris
EFEKTIFITAS CUBBIN JACKSON DALAM MENGKAJI RISIKO DEKUBITUS PADA PASIEN INTENSIVE CARE UNIT Rudini, Dini
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.762 KB) | DOI: 10.22437/jiituj.v1i1.3755

Abstract

Dekubitus saat ini menjadi suatu komplikasi yang berbahaya bagi pasien Intensive Care Unit(ICU) karena dapat menyebabkan kematian. Angka kejadian dekubitus yang tinggi di suatu ruangan menunjukan rendahnya kualitas perawatan pada pasien dan hal ini akan berdampak pada tingginya biaya perawatan, sehingga diperlukan upaya pencegahan untuk menurunkan angka kejadian dekubitus. Salah satu pecegahan dekubitus adalah melakukan pengkajian risiko dekubitus dengan menggunakan skala ukur yang sudah terukur dalam mengkaji risiko dekubitus diruangan tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kuantitatif randomized control trial. Peneliti akan menggunakan 30 sampel yang memenuhi kriteria inklusi dengan tehnik random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi skala Cubbin-Jackson. Analisis data dilakukan dengan menggunakan t- test untuk melihat pengaruh dari penilaian risiko dekubitus dengan menggunakan skala Cubbin-Jackson dalam upaya pencegahan dekubitus. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa rata- rata nilai kejadian luka dekubitus pada responden yang dikaji menggunakan skala cubbin Jackson adalah 10,24 dengan standar deviasi 4,39. Sedangkan pada kelompok control yang menggunakan skala braden selisih skors sebesar 2,52 dengan standar deviasi 2,84. Hasil uji statistis didapatkan nilai p=0,000 (alpha Ë‚ 0,05), yang berarti dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan pada pasien yang dilakukan penilaian risiko dekubitus dengan menggunakan skala cubbin Jackson di ruang ICU.
Efektifitas Antara Alat Ukur Coma Recovery Scale – Revised (Crs-R), Full Outline Unresponsiveness (Four) Score, dan Glasgow Coma Scale (Gcs) Dalam Menilai Tingkat Kesadaran Pasien di Unit Perawatan Intensif RSUD Raden Mattaher Jambi Rudini, Dini
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 2 No. 1 (2018): Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.188 KB) | DOI: 10.22437/jiituj.v2i1.5653

Abstract

Penilaian kesadaran penting dilakukan pada pasien yang mengalami penurunan kesadaran pada pasien di ICU, hal ini bertujuan untuk memperkirakan prognosis pada seorang pasien. Penentuan prognosis pasien di unit perawatan intensive merupakan suatu hal yang perlu diperhatikan. Jika terjadi kesalahan dalam menentukan prognosis maka dapat mengakibatkan kesalahan dalam pemberian terapi, khususnya yang berkaitan dengan pengobatan penyakit, berdasarkan studi meta - analysis terdapat tiga alat ukur yang paling baik diantara alat-alat ukur lainnya yang digunakan untuk menilai tingkat kesadaran yaitu Glasgow Coma Scale (GCS), The Full Outline UnResponsiveness (FOUR) Score, Coma Recovery Scale - Revised (CRS-R). Ketiga alat ukur ini telah tervalidasi dan telah digunakan di beberapa rumah sakit oleh tenaga kesehatan. Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian di RSUD Raden Mattaher Jambi untuk melihat efektifitas antara alat ukur Coma Recovery Scale – Revised (CRS-R), Full Outline UnResponsiveness (FOUR) score, dan Glasgow Coma Scale (GCS)dalam menilai tingkat kesadaran pasien di unit perawatan intensif RSUD Raden Mattaher Jambi Tahun. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian studi perbandingan (comparative) dimana penelitian ini tidak memberikan perlakuan kepada subjek penelitian, penelitian ini hanya akan membandingkan 3 instrument pengkajian tingkat kesadaran. Rancangan penelitian yang digunakan adalah longitudinall, yaitu pengamatan tidak hanya dilakukan sekali. Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan consecutive sampling. Dalam penelitian ini menggunakan tiga instrument skala yaitu Coma Recovery Scale – Revised (CRS-R), Full Outline UnResponsiveness (FOUR) score, dan Glasgow Coma Scale (GCS). Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji beda.Berdasarkan hasil penelitian dari 76 responden dengan penurunan kesadaran Ada perbedaan validitas dan reliabilitas antara alat ukur Glasgow Coma Scale (GCS) dan Coma Recovery Scale – Revised (CRS-R) dalam menilai tingkat kesadaran pasien di Unit Perawatan Intensive RSUD Raden Mattaher Jambi tahun 2017 terdapat satu komponen pada alat ukur GCS yaitu respon verbal yang memiliki nilai kesepakatan antar penenliti yang moderate dan terdapat dua komponen dalam alat ukur CRS-R yaitu skala fungsi oromotor/verbal dan skala fungsi komunikasi yang memiliki nilai kesepakatan antar peneliti yang baik.
Analisis Kebutuhan Perawatan Dirumah Bagi Klien Dengan Stroke di RSUD Raden Mataher Jambi Rudini, Dini; Mulyani, Sri
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 3 No. 1 (2019): Volume 3, Nomor 1 Juni 2019
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.207 KB) | DOI: 10.22437/jiituj.v3i1.7336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran bagaimana kebutuhan untuk perawatan di rumah bagi pasien yang menderita Stroke di RSUD Raden Mataher Jambi. Penelitian ini menggunakan metode explanatory descriptive. Dalam penelitian ini, metode ini ditujukan untuk menggambarkan kebutuhan perawatan pasien stroke dirumah yang dilihat dari aspek kuantitatif dan kualitatif., populasi yang digunakan adalah seluruh pasien stroke yang dirawat inap di RSUD Provinsi Jambi. Adapun sampel dalam penelitian ini, diambil menggunakan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan analisa dari Index Barthel kemudian dianalisa dengan menggunakan pendekatan content analysis untuk mendapatkan tema yang sesuai dengan yang diungkapkan oleh responden. Pada kelompok klien, kebutuhan yang bersifat fisik dan non fisik merupakan merupakan kebutuhan yang sangat penting untuk dipenuhi. Dalam aspek fisik, adanya bantuan dari pihak lain untuk pemenuhan kebutuhan dari mulai pengaturan nutrisi, bantuan eliminasi, pergerakan tubuh, perawatan diri. Untuk aspek emosional, adanya dukungan dari orang terdekat dalam hal ini keluarga merupakan kebutuhan yang dianggap sangat berperan dalam proses pemulihan kondisi klien. Selain itu kunjungan rumah dari petugas kesehatan serta motivasi yang diberikan mereka untuk klien juga dianggap sebagai kebutuhan yang sangat penting. Sedangkan untuk aspek spiritual, klien mengungkapkan adanya bimbingan dalam beribadah serta bantuan untuk beradapasi kembali dengan lingkungan sekitarnya. Bagi klien yang bekerja, bantuan untuk bisa beradapatasi kembali dengan tanggung jawab pekerjaan yang sempat ditinggalkan merupakan merupakan kebutuhan lain yang diharapkan dapat terfasilitasi. Untuk aspek lingkungan, klien memandang lingkungan rumah yang aman dan nyaman merupakan kebutuhan lainnya yang penting untuk dipenuhi. Sedangkan dipihak keluarga, menambahkan bahwa untuk mendukung pemulihan klien, pihak keluarga membutuhkan bantuan tentang cara dan efek samping pengobata serta penanganan masalah yang membutuhkan rujukan ke institusi pelayanan kesehatan.
Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Hemodinamik Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa Nurlinawati, Nurlinawati; Rudini, Dini; Yuliana, Yuliana
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 3 No. 1 (2019): Volume 3, Nomor 1 Juni 2019
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.728 KB) | DOI: 10.22437/jiituj.v3i1.7339

Abstract

Latar belakang penelitian adalah pasien hemodialisis seringkali mengalami kecemasan. Kecemasan ini apabila tidak diatasi akan mempengaruhi aspek fisiologis dan hemodinamik yang dikhawatirkan akan menimbulkan komplikasi yaitu dialysis disequilibrium syndrome. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kondisi hemodinamik pasien gagal ginjal kronik yang sedang menjalani hemodialisa. Metode yang dipergunakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 57 responden. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian didapat tingkat kecemasan hanya berhubungan dengan Mean Arterial Pressure (MAP) sebelum hemodialisis dengan nilai signifikan 0.023 dan sesudah hemodialisis didapatkan nilai signifikan 0.026. Sedangkan nadi dan respirasi rate tidak terdapat hubungan dengan nilai signifikan >0.05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah hubungan antara tingkat kecemasan dengan Mean Arterial Pressure (MAP) pasien gagal ginjal kronik yang sedang menjalani hemodialisa di ruang Hemodialisa RSUD Raden Mattaher Jambi Tahun 2018.
Phenomenological Study of Emergency Ambulance Transport Referral Process at RSUD Raden Mattaher Jambi Province Gustina, Ravia; Subandi, Andi; Rudini, Dini
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 11 (2024): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v2i11.1397

Abstract

As a regional general hospital, Raden Matthaer Regional Hospital is of course the main destination for people to go for treatment. Limited facilities are one of the obstacles to patient service, quite a few patients who have received treatment at Raden Mattaher Hospital are referred to other hospitals to continue treatment. Referrals are not only made within the city but also to hospitals outside the city. Referral of patients to hospitals outside the city when services are not available at hospitals in Jambi. During the referral process, of course, ambulance transportation is required. Using an ambulance also depends on the patient's needs. The aim of this research is to analyze the referral process for emergency ambulance transportation at Raden Mattaher Regional Hospital, Jambi Province.  This research is descriptive qualitative research. There were four participants. The verbatim transcript interview results were processed and produced 3 main themes, namely the referral process, transportation and Integrated referral information system. From this research it can also be seen how the referral process, use of ambulances, and use of SISRUTE are.
An Overview of Student Perceptions of Online Skill Lab Learning at the Faculty of Medicine and Health Sciences, Jambi University during the Covid-19 Putri Yani Pasaribu; Rudini, Dini; Subandi, Andi
Jurnal Keperawatan Universitas Jambi Vol 6 No 3 (2021): JURNAL KEPERAWATAN UNIVERSITAS JAMBI
Publisher : Program Studi Keperawatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkuj.v6i3.19737

Abstract

Pandemi Covid-19 yang menyebabkan kegiatan pembelajaran dilakukan secara daring termasuk kegiatan praktik laboratorium. Untuk mengetahui gambaran persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran Skill Lab daring selama masa pandemic Covid-19 di Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dan data diperoleh secara survei. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa angkatan 2019 - 2021 di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi. Sampel penelitian ini sebanyak 94 orang mahasiswa. Instrument yang digunakan adalah kuesioner dengan skala Likert. Berdasarkan hasil penelitian, Persepsi Mahasiswa terhadap pembelajaran daring di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi tergolong Baik. Hal ini meliputi aspek Performa Pembimbing berada pada kategori Sangat Baik, sedangkan aspek Lingkungan Fisik, Durasi Praktik Keterampilan Klinik, Pengaturan Sesi, Sikap Pembimbing,Kegunaan Keterampilan Klinik, Ketercapaian/ Penguasaan Keterampilan Klinik berada pada kategori Baik. Persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran Skill Lab daring di Program Studi Kedokteran dan Keperawatan Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi masuk dalam kategori Baik. Kata Kunci: Persepsi, Skill Lab, Pembelajaran Daring.
Capacity Building of Residents In Utilizing Family Medicinal Plants as an Alternative To Self-Medication Rudini, Dini; Ekawaty , Fadliyana; Irwanti Sari, Putri; Indah Permata Sari, Yulia; Oktarina, Yosi
International Journal Of Community Service Vol. 4 No. 4 (2024): November 2024 (Indonesia - Thailand - Malaysia)
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijcs.v4i4.827

Abstract

The utilization of Family Medicinal Plants (TOGA) as an alternative for self-medication has the potential to improve community health and well-being. This community service program aimed to enhance the capacity of residents in Penyengat Rendah Village in utilizing TOGA. The program involved training, mentoring, and the provision of simple technologies to support the effective cultivation and processing of medicinal plants. The results showed a significant increase in residents' knowledge and skills, with the average score increasing from 48 in the pre-test to 90 in the post-test (p < 0.001). The effect size (d = 2.3) indicated a substantial impact of the intervention on participants' knowledge improvement. Regression analysis revealed that the pre-test score only explained 10.71% of the post-test score variance, suggesting the influence of other factors on learning outcomes. The application of relevant technologies, such as drying racks and digital education platforms, contributed to the program's effectiveness. Through active community participation and appropriate technology, this program has the potential to become a sustainable health solution and economic resource. Further development of the program is recommended, including advanced processing techniques, the formation of TOGA communities, and collaboration with local markets to enhance the economic value of TOGA products.
LENGTH OF STAY PASIEN NON BEDAH DENGAN PENDEKATAN TIME FRAME EMERGENCY MODEL OF CARE DI IGD RUMAH SAKIT TK. III DR. BRATANATA JAMBI: Length Of Stay Pasien Non Bedah Dengan Pendekatan Time Frame Emergency Model Of Care di IGD Rumah Sakit Tk. III Dr. Bratanata Jambi Purba, Hani Fransiska; Subandi, Andi; Rudini, Dini
Jurnal Pinang Masak Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pinang Masak
Publisher : Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpima.v1i2.26860

Abstract

Length of stay has an effect on patient handling, service satisfaction, and time efficiency in the ED. it is not clear about the history of ED length of stay in the hospital Tk. III Dr. Bratanata Jambi. This is a descriptive quantitative observational study with a cross-sectional approach. The sampling technique used purposive sampling with a sample size of 74 patients, calculated using the Lameshow formula. Data analysis using univariate analysis. Almost all of the patients (90.5%) had a normal ED length of stay ≤240 minutes and very few of the patients (9.5%) had an extended time of >240 minutes. Almost all patients (86.5%) had a normal ED assessment time of ≤120 minutes and very few of the patients (13.5%) had an extended time of >120 minutes. Almost all of the patients (83.8%) had a normal review and consultation time of ≤60 minutes and very few of the patients (16.2%) had an extended time of >60 minutes. Almost all of the patients (89.2%) had a normal transfer time to the inpatient room of ≤60 minutes and a few of the patients (10.8%) had an extended time of >60 minutes. The results of this study, it was found that the ED length of stay of non-surgical patients in Hospital Tk. III Dr. Bratanata Jambi almost all patients according to the target time. The time for the ED assessment, review and consultation as well as the time for transferring patients to the inpatient room is in accordance with the target time. Length of stay pasien berpengaruh pada penanganan pasien, kepuasan pelayanan, dan efisiensi waktu di IGD. Tidak diketahui secara jelas mengenai riwayat length of stay pasien IGD Rumah Sakit Tk. III Dr. Bratanata Jambi. Metode Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif observasional kuantitatif pendekatan cross-sectional. Tehnik sampling menggunakan purposive sampling dengan besar sampel 74 pasien, dihitung menggunakan rumus Lameshow. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh dari pasien (90,5%) memiliki length of stay di IGD normal ≤240 menit dan sangat sedikit dari pasien (9,5%) memanjang >240 menit. Hampir seluruh dari pasien (86,5%) memiliki waktu assessment IGD normal ≤120 menit dan sangat sedikit dari pasien (13,5%) memanjang >120 menit. Hampir seluruh dari pasien (82,4%) memiliki waktu review dan konsultasi normal ≤60 menit dan sangat sedikit dari pasien (17,6%) memanjang >60 menit. Hampir seluruh dari pasien (89,2%) memiliki waktu transfer ke rawat inap normal ≤60 menit dan sedikit dari pasien (10,8%) memanjang >60 menit. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Length of stay pasien non bedah di IGD Rumah Sakit Tk. III Dr. Bratanata Jambi mayoritas sesuai dengan target waktu. Waktu assesment IGD, review dan konsultasi serta waktu transfer pasien ke rawat inap mayoritas sesuai dengan target waktu.
Pendidikan Kesehatan dan Pelatihan Tentang Perawatan Payudara Sendiri (Sadari) Sebagai Upaya Deteksi Dini Kanker Payudara Pada Guru SMAN 5 Kota Jambi Mulyani, Sri; Rudini, Dini; Sulistiawan, Andika
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.711 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v2i2.6091

Abstract

Penyakit kanker payudara merupakan kanker dengan kejadian tertinggi pada negara maju dan berkembang. Kanker payudara merupakan kanker yang paling umum terjadi pada wanita di seluruh dunia, baik di negara maju dan berkembang. Di negara-negara penghasilan rendah dan menengah angka kejadian kanker payudara terus meningkat ditahun-tahun terakhir. Deteksi dini penyakit merupakan cara yang digunakan untuk mengendalikan kejadian kanker payudara. Ketika kanker payudara dideteksi sejak awal, dan jika diagnosa dan pengobatan yang baik tersedia maka akan memberikan kesempatan yang baik untuk mengurangi kanker payudara. Pada umumnya kematian karena kanker payudara yang terjadi di negara dengan penghasilan rendah dan menengah adalah sebanyak 269.000, dimana banyak wanita dengan kanker payudara didiagnosa pada stadium akhir karena kurangnya kesadaran untuk deteksi dini dan hambatan dalam pelayanan kesehatan. Terdapat beberapa metode untuk deteksi dini kanker payudara, diantaranya adalah mammografi, USG, MRI payudara dan pemeriksaan fisik SADARI. Mammografi, USG, MRI payudara adalah metode yang dilakukan dengan teknologi khusus yang dilakukan di RS oleh ahli. Penemuan dini kasus kanker payudara juga dapat dengan kesadaran dari individu untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Teknik ini berguna untuk mengetahui adanya perubahan bentuk atau adanya kelainan di payudara mereka sendiri. Deteksi dini dapat menurunkan resiko kematian pada wanita.