Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : ABDIMAS

DESIMINASI ILMU OPERAN, PRE CONFERENC & POST CONFERENCE DIRUANG RAWAT INAP JANTUNG RSUD H. ABDUL MANAP KOTA JAMBI 2024 Yusmahendra, Devi; Yusnilawati, Yusnilawati; Mawarti, Indah; Nurliza Mahendra, Syafira; Meinarisa, Meinarisa
ABDIMAS Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIMAS)
Publisher : STIKES Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/pms.v2i1.40

Abstract

Abstrak : Upaya untuk meningkatkan pelayanan asuhan keperawatan yang bermutu dan professional yaitu pengaplikasian prosedur timbang terima, pre dan post conference, dan dokumentasi keperawatan berdasarkan 3S (SDKI, SIKI, SLKI) yang merupakan standar dalam melakukan penyusunan dan pencatatan dalam memberikan asuhan keperawatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan unsur dari manajemen keperawatan dan desiminasi ilmu asuhan keperawatan di Ruang Rawat Inap RSUD H.Abdul Manap Kota Jambi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang ada di ruang jantung RSUD H.Abdul Manap yaitu sebanyak 12 orang dengan menggunakan metode bermain peran (role playing) selama proses implementasi berlangsung dari tanggal 26-28 Maret 2024. Hasil dari penelitian ini menunjukkan setelah dilakukannya implementasi role play operan, per dan post conperence didapat kan hasil 100% dimana semua perawat sudah melakukan kegiataan operan, pre dan post conference, serta dalam penerapan 3S (SDKI, SIKI, SLKI) didapatkan bahwa kepala ruangan serta perawat telah memanfaatkan buku panduan yang sudah diberikan
EDUKASI KESEHATAN TENTAN PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SDN 223/IV KOTA JAMBI Oktaria, Rina; Bettrianto, Bettrianto; Yusnilawati, Yusnilawati; Nurhusna, Nurhusna
ABDIMAS Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIMAS)
Publisher : STIKES Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/pms.v2i2.66

Abstract

Kekerasan seksual pada anak adalah keterlibatan seorang anak dalam segala bentuk aktivitas seksual yang terjadi sebelum anak mencapai batas usia tertentu di mana orang dewasa, anak lain yang usianya lebih tua, atau orang yang dianggap memiliki pengetahuan lebih memanfaatkan anak tersebut untuk kesenangan seksual atau aktivitas seksual. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi kesehatan tentang pencegahan kekerasan seksual pada siswa SDN 223/IV Kota Jambi. Hasil dari kegiatan ini dapat tergambar dari hasil pretest dan posttest, terdapat peningkatan mean yang signifikan antara sebelum dan sesudah dilakukan edukasi kesehatan yaitu 62,5 menjadi 90,2. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapet peningkatan pengetahuan setelah diberikan edukasi tentang kekerasan seksual pada anak. Diharapkan puskesmas sebagai unit pelayanan Kesehatan terdepan meningkatkan Upaya promosi Kesehatan, dan Upaya sejenis untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman orangtua, anak untuk mencegah terjadinya kekerasan seksual pada anak.
EDUKASI PENTINGNYA KEBERSIHAN TANGAN DENGAN BENAR DAN PENCEGAHAN RISIKO JATUH PADA KELUARGA PASIEN DI RUANG RAWAT INAP SHAFA RSI ARAFAH JAMBI Gianovanza, Reren; Riansyah, Serly Fadila; Siska, Siska; Putri, Indah Ahsya; Yusnilawati, Yusnilawati; Mawarti, Indah; Supriatna, Jajang Domo; Martawinarti, RTS Netisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIMAS)
Publisher : STIKES Garuda Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52741/abdimas.v3i1.95

Abstract

Pencegahan infeksi nosokomial dan risiko jatuh merupakan indikator mutu yang penting dalam pelayanan rumah sakit. Keluarga pasien memiliki peran sentral dalam menjaga kebersihan dan keselamatan pasien selama perawatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keluarga pasien terhadap pentingnya kebersihan tangan dan upaya pencegahan risiko jatuh. Edukasi dilaksanakan melalui metode ceramah dan demonstrasi langsung di Ruang Rawat Inap Shafa RSI Arafah Jambi dengan partisipasi 35 orang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai enam langkah cuci tangan sesuai standar WHO dan faktor risiko jatuh pada pasien. Peserta juga aktif berdiskusi dan menunjukkan antusiasme tinggi dalam kegiatan. Dengan edukasi ini, diharapkan praktik kebersihan tangan dan pencegahan jatuh dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kualitas pelayanan dan keselamatan pasien dapat terus ditingkatkan. Kata kunci: Kebersihan Tangan, Risiko Jatuh, Edukasi Kesehatan