Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Teknologi Multi Soil Layering Dalam Pengolahan Limbah Cair Sasirangan di Desa Sungai Gampa Kecamatan Rantau Badauh Pardede, Antoni; Wardhani, Raden Roro Ariessanty Alicia Kusuma; Prasiska, Emilda; Rizkiana, Fitria; Apriani, Herlina; Akhyar, Okviyoandra
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 11, No 3 (2025): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v11i3.20455

Abstract

Multi Soil Layering (MSL) merupakan teknologi berbasis inovasi ilmiah untuk pengolahan limbah cair sasirangan (LCS) yang merupakan produk samping dari usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) kain sasirangan khas Banjarmasin.  MSL hadir sebagai perwujudan kepedulian terhadap kesehatan lingkungan. Pengolahan LCS dengan MSL efektif dan efisien dikarenakan proses pengolahan LCS yang tidak mahal namun tepat guna, mudah diimplementasikan dan dapat digunakan secara berkelanjutan tanpa membutuhkan perawatan yang banyak dan rumit. Pengabdian ini bertujuan sebagai bentuk upaya untuk memperkenalkan MSL kepada masyarakat sehingga dapat menjaga dan melestarikan lingkungan, dilaksanakan sesuai dengan metode yang telah disusun yang mencakup observasi dan pemberian materi penyuluhan MSL, diakhiri dengan evaluasi kegiatan yaitu memberikan angket respon kepada masyarakat desa Sungai Gampa, kecamatan Rantau Badauh. Penyampaian materi penyuluhan mencakup komposisi alat dan bahan yang digunakan serta efektifitas penggunaan MSL dalam reduksi LCS. Hasil penyuluhan menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi, kegiatan terlaksana dengan lancar dan terjalin diskusi yang aktif dengan rata-rata persentase dari angket respon masyarakat adalah 87,50%, sehingga dapat disimpulkan bahwa khalayak sasaran pengabdian meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta kesadaran terhadap kesehatan lingkungan dengan pemanfaatan teknologi MSL.
PENGARUH MEDIA WORDWALL TERHADAP KEMAMPUAN KREATIF PESERTA DIDIK PADA MATERI HIDROLISIS GARAM KELAS XI DI SMAN 8 BANJARMASIN Devi Alisia; Antoni Pardede; Raden Roro Ariessanty Alicia Kusuma Wardhani; Yani Rahman
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v9i1.22924

Abstract

Proses pembelajaran dapat dikatakan berjalan dengan optimal, apabila interaksi antara peserta didik dengan peserta didik maupun interaksi dengan pendidik terjalin dengan baik. Hal ini dapat terjadi jika media yang digunakan adalah media yang dapat mengaktifkan peserta didik dalam pembelajaran, sehingga diperlukan inovasi yang kreatif untuk mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh signifikan dari penggunaan media Wordwall terhadap kemampuan kreatif berpikir peserta didik pada materi hidrolisis garam. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yaitu eksperimen semu (Quasi Experiment). Penelitian ini menggunakan metode The Static Group Comparison Design (TSGCD). Data penelitian dikumpulkan dengan tes dan nontes yaitu berjumlah 10 soal esai dan dengan angket kemampuan kreatif berpikir. Analisis data menggunakan uji t-independent dengan spss v.26. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari penggunaan media wordwall terhadap kemampuan kreatif berpikir peserta didik, sehingga media ini efektif dan dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan kreatif berpikir peserta didik.
UJI AKTIVITAS ANTILEUKEMIA SENYAWA KIMIA DARI BATANG TUMBUHAN Coreopsis lanceolata Antoni Pardede; Raden Roro Ariessanty Alicia Kusuma Wardhani; Okviyoandra Akhyar
Dalton : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/dl.v9i1.22944

Abstract

Senyawa metabolit sekunder adalah senyawa kimia yang dihasilkan dari metabolisme tumbuh-tumbuhan. Senyawa - senyawa kimia ini telah dilaporkan secara ilmiah memiliki aktivitas biologi yang menjadi potensi baru dalam dunia pengobatan terutama sebagai obat kanker darah (antileukemia). Senyawa pada tumbuhan Coreopsis lanceolata bagian bunga sangat kuat sebagai kandidat obat antikanker darah, ekplorasi bagian lain sebagai antikanker darah telah dilakukan pada penelitian ini menggunakan dua senyawa polyacetylenes hasil isolasi dari bagian batang tumbuhan Coreopsis lanceolata. Evaluasi aktivitas antileukemia pada penelitian ini menggunakan HL-60 cells dengan metode cell counting kit-8 (CCK-8) pada dua konsentrasi yaitu 25 μM dan 50 μM. Hasil uji menunjukkan bahwa aktivitas terbaik pada konsentrasi 50 μM dengan viabilitas (73,7%) dan mortalitas (26,3%) untuk senyawa 5-phenyl-2-(1-propynyl)- thiophene (1), sedangkan senyawa 1-phenylhepta-1,3,5-tryne (2) viabilitasnya sebesar 67,77% dan mortalitasnya 32,23%. Aktivitas antikanker darah senyawa 2 lebih aktif dibandingkan senyawa 1, hal ini dimungkinkan karena ada ikatan rangkap terkonjugasi pada struktur senyawa 2.
WORKSHOP PEMBUATAN MODUL DIGITAL MULTIMODAL BERBASIS RAWA GAMBUT BAGI GURU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Prasiska, Emilda; Rizkiana, Fitria; Pardede, Antoni
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 12, No 1 (2026): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v12i1.20869

Abstract

Kurikulum Merdeka menekankan pembelajaran berbasis proyek yang relevan dengan lingkungan sekitar, termasuk pemanfaatan ekosistem rawa gambut sebagai sumber belajar kontekstual. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam merancang modul digital multimodal berbasis kearifan lokal dan teknologi. Metode yang digunakan berupa workshop dengan pelatihan dan pendampingan kepada 27 guru dalam penggunaan platform Book Creator untuk mengembangkan modul interaktif digital. Data dikumpulkan melalui angket respon peserta. Hasil menunjukkan rata-rata skor keseluruhan sebesar 4,4 (sangat baik), dengan aspek antusiasme sebesar 4,6 (sangat baik) dan aspek pemahaman sebesar 4,1 (baik). Temuan ini menunjukkan bahwa peserta memberikan respon yang sangat positif serta memiliki pemahaman yang baik terhadap materi dan melakukan praktik pembuatan modul digital berbasis rawa gambut. Dengan demikian, workshop ini efektif dalam memberikan pengalaman belajar yang bermakna serta mendukung penerapan Kurikulum Merdeka yang mengintegrasikan teknologi dan kearifan lokal.
PENGENALAN MEDIA PEMBELAJARAN KIMIA INOVATIF BERBASIS PENDEKATAN DEEP LEARNING DI MGMP KIMIA SMA/MA KOTA BANJARMASIN Apriani, Herlina; Wardhani, Raden Roro Ariessanty Alicia Kusuma; Akhyar, Okviyoandra; Pardede, Antoni
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 12, No 1 (2026): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v12i1.20336

Abstract

Deep learning merupakan pendekatan baru dalam dunia pendidikan yang menuntut pengajar untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan menerapkan prinsip mindful (berkesadaran), meaningful (bermakna), dan joyful (menggembirakan). Tiga prinsip dasar pendekatan ini memerlukan pemilihan media pembelajaran yang selektif dan inovatif agar tujuan pembelajaran melalui pendekatan ini dapat tercapai secara efektif dan efisien sehingga mampu membangkitkan kemampuan berpikir kritis, motivasi, keaktifan dan pemahaman konsep peserta didik secara mendalam. Namun sayangnya, tidak semua guru terutama guru-guru kimia di SMA/MA Kota Banjarmasin sudah mengetahui media pembelajaran kimia seperti apa yang tepat sesuai dengan prinsip pendekatan deep learning. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tahapan metode : 1) Pretest; 2) Presentasi dan diskusi; 3) Posttest dan pengisian angket respon. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dari khalayak sasaran terkait penerapan prinsip deep learning dalam pembelajaran kimia, media-media pembelajaran kimia inovatif yang sesuai dengan prinsip deep learning serta respon yang sangat baik atas kegiatan yang telah dilaksanakan.