Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Hubungan Kualitas Tidur dengan Subjective Well-Being pada Mahasiswa Kedokteran dalam Menghadapi Pembelajaran Tatap Muka di Bandar Lampung Fauziah, Syifa Alya; Triwahyuni, Tusy; Setiawati, Octa Reni
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 5 (2023): Volume 3 Nomor 5 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.577 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i5.10377

Abstract

ABSTRACT Subjective well-being is a person's assessment of the level of quality of life from their point of view or emotional experience. Such as satisfaction, positive affect and low negative affect. In medical faculty students, one of the factors that affect subjective well-being is the quality of sleep is a person's satisfaction with sleep, so that people do not show fatigue or drowsiness. Knowing the relationship between sleep quality and subjective well-being in medical students in facing face-to-face learning in Bandar Lampung. Quantitative research with analytic survey design and cross-sectional design. The research sample amounted to 139 medical students in Bandar Lampung. The measuring instruments used were student demographic data and Positive Affect Negative Affect Schedule (PANAS), Satisfaction With Life Scale (SWLS) and Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Most respondents had a moderate level of sleep quality (59.7%%) and subjective well-being (67,6%). The correlation analysis results obtained a p-value of 0.000 and a r-value of 0.404. There is a relationship between sleep quality and Subjective well-being in medical students in facing face-to-face learning in Bandar Lampung. Keywords: Sleep Quality, Subjective Well-Being, Medical Students.  ABSTRAK Subjective well-being merupakan penilaian seseorang terhadap tingkat kualitas hidup dari sudut pandang atau pengalaman emosionalnya. Seperti kepuasan, afek positif dan rendahnya afek negatif. Pada mahasiswa fakultas kedokteran salah satu faktor yang mempengaruhi subjective well-being adalah kualitas tidur merupakan kepuasan seseorang terhadap tidurnya, sehingga orang tidak menunjukan kelelahan atau mengantuk. Mengetahui hubungan kualitas tidur dengan subjective well-being pada mahasiswa kedokteran dalam menghadapi pembelajaran tatap muka di Bandar Lampung. jenis penelitian kuantitatif dengan desain survei analitik dan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 139 mahasiswa kedokteran di Bandar Lampung. Alat ukur yang digunakan adalah data demografi mahasiswa dan Positive Affect Negative Affect Schedule (PANAS), Satisfaction With Life Scale (SWLS) dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). sebagian besar responden memiliki tingkat kualitas tidur sedang (59,7%%) dan subjective well-being (67,6%). Hasil analisis korelasi didapatkan p-value 0,000 dan nilai r 0,404. Terdapat hubungan kualitas tidur dengan subjective well-being pada mahasiswa kedokteran dalam menghadapi pembelajaran tatap muka di Bandar Lampung. Kata Kunci: Kualitas Tidur, Subjective Well-Being, Mahasiswa Kedokteran.
Mengelola Stres Orang Tua yang Memiliki Anak Berhadapan dengan Hukum Setiawati, Octa Reni; Ariska, Septa Lia; Mursandi, Randi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i3.13412

Abstract

ABSTRAK Anak berhadapan dengan hukum adalah anak yang menjadi korban tindak pidana, saksi tindak pidana, dan anak yang melakukan tindakan melawan hukum atau berkonflik dengan hukum (Soesilo, 2008) Akhir- akhir ini kejadian kasus anak berhadapan dengan hukum sangat memprihatinkan. Keberadaan anak berhadapan hukum dalam keluarga akan menjadi stressor tersendiri bagi setiap anggota keluarga karena dapat menjadi beban bagi keluarga baik secara mental maupun materil. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat stres orang tua anak berhadapan hukum. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) dilakukan dengan metode sosialisasi pengenalan tingkat stres, dengan dilakukan pemberian kuesioner stres, dan didapati hasil bahwa orangtua dengan anak berhadapan hukum memiliki tingkat stres sedang. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah kegiatan sosialisasi stres orang tua dengan anak berhadapan hukum  yang dilaksanakan di UPTD PKS Insan Berguna dapat memberikan dampak positif terhadap pengetahuan orang tua mengenai tingkat stres mereka dan bagaimana cara dalam mengelola stres mereka. Diharapkan dengan peningkatan pengetahuan ini akan menambah wawasan orangtua, sehingga dapat mereduksi tingkat stresnya. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya agar dapat menambahkan pelatihan manajemen stres orang tua yang memiliki anak berhadapan dengan hukum. Kata Kunci: Orangtua, Stres, Anak Berhadapan Hukum  ABSTRACT Children in conflict with the law are children who are victims of criminal acts, witnesses to criminal acts, and children who commit acts against the law or are in conflict with the law (Soesilo, 2008). Recently, cases of children in conflict with the law have been very worrying. The presence of children facing the law in the family will be a stressor for each family member because it can be a burden on the family both mentally and materially. The purpose of this service is to find out the stress level of parents of children facing the law. The implementation of Community Service activities (PPM) was carried out using the socialization method of recognizing stress levels, coping stress and then administering stress questionnaires, and the results were found that parents with children in conflict with the law had moderate stress levels. The conclusion of this service is that the stress socialization activities between parents and children in conflict with the law carried out at UPTD PKS Insan Berguna can have a positive impact on parents' knowledge about their stress levels and how to manage their stress. It is hoped that this increase in knowledge will increase parents' insight, thereby reducing their stress levels. It is hoped that future researchers can add stress management training for parents who have children in conflict with the law. Keywords: Parents, Stress, Children in Conflict with the Law
PENGARUH SELF-ESTEEM DAN KEPUASAN HIDUP TERHADAP FENOMENA FOMO DI INSTAGRAM PADA MAHASISWA PERGURUAN TINGGI SWASTA Sari, Nabila Permata; Setiawati, Octa Reni; Harkina, Prida
JURNAL PSYCHOMUTIARA Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Psychomutiara
Publisher : Psikologi Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/psikologi.v8i2.6328

Abstract

Latar belakang: Mahasiswa kerap menghadapi tekanan psikologis yang kompleks, terutama akibat penggunaan media sosial secara berlebihan seperti Instagram. Salah satu dampak psikologis yang muncul adalah Fear Of Missing Out (FOMO) yaitu rasa takut merasa “tertinggal” karena tidak mengikuti aktivitas tertentu. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh self-esteem dan kepuasan hidup terhadap Fomo pada mahasiswa pengguna Instagram. Metode: menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik quota sampling, melibatkan 165 mahasiswa dari 11 perguruan tinggi swasta di Kota Bandar Lampung sebagai responden. Hasil: analisis regresi menunjukkan bahwa secara simultan self esteem dan kepuasan hidup berpengaruh signifikan terhadap FOMO. Secara parsial menunjukkan bahwa self esteem berpengaruh signifikan terhadap FOMO, sedangkan kepuasan hidup juga memiliki pengaruh signifikan. Hasil ini mengindikasikan bahwa perubahan dalam tingkat self esteem dan kepuasan hidup turut memengaruhi tingkat FOMO yang dirasakan mahasiswa. Kesimpulan: menegaskan pentingnya perhatian terhadap faktor psikologis mahasiswa di tengah dominasi media sosial, serta perlunya edukasi literasi digital dan penguatan psikologis untuk menekan dampak negatif penggunaan Instagram secara berlebihan.
Hubungan Kecemasan Terhadap Intervensi Kemoterapi Pada Pasien Kanker Payudara DI RSUD DR.H. Abdul Moeloek Bandar Lampung Azizah, Qorina; Pebriyani, Upik; Ulfa, Zaleha; Setiawati, Octa Reni
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i11.20541

Abstract

Kanker payudara ialah keganasan yang sering dijumpai pada perempuan di Indonesia, dan menyumbang 30% dari seluruh kasus kanker. Kemoterapi menjadi salah satu intervensi utama dalam pengobatan kanker payudara, namun kerap menimbulkan efek samping fisik dan psikologis, salah satunya ialah kecemasan yang dapat memengaruhi jalannya terapi. Studi ini berfokus untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan intervensi kemoterapi pada pasien kanker payudara di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2024. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain observasional analitik cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling, melibatkan 60 sampel. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner DASS-42 untuk mengukur tingkat kecemasan, serta data rekam medis untuk melihat siklus kemoterapi. Analisis data menggunakan uji korelasi gamma. Hasil mengemukakan bahwa terdapat hubungan diantara variabel, dimana koefisien korelasi 0,427 menunjukkan hubungan kategori sedang, Koefisien 0,427 menunjukkan korelasi tingkat sedang antara kecemasan dan jumlah siklus kemoterapi, serta p-value 0,007 (p<0,05). Studi ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan intervensi kemoterapi pada pasien kanker payudara di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Sehingga diperlukan perhatian terhadap aspek psikologis pasien guna mendukung keberhasilan kemoterapi, Hasil ini menekankan pentingnya intervensi psikologis bagi pasien selama terapi.