Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PEMBINAAN IBU BALITA DALAM PEMBUATAN MAKANAN PENDAMPING ASI MELALUI PROGRAM MOTHER SMART GROUNDING DI DESA TEGAL LINGGAH, KECAMATAN SUKASADA, KABUPATEN BULELENG Erawati, Ni Ketut; Astini, Ni Nyoman Ayu Dwi; Gozali, Wigutomo
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Abdimas ITEKES Bali Terbitan Mei 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v1i2.386

Abstract

One of the problems in the health sector that is still experienced today is related to infant nutrition, namely the lack of mother's knowledge about giving MP-ASI, the lack of use of quality local food ingredients for MP-ASI and the large number of instant MP-ASI given by mothers to toddlers, giving MP-ASI that is not suitable for duration, frequency, texture and variations according to age stages. One area that is still experiencing this condition is Tegallinggah Village which has a coverage of 80 children under five and 10 of them are still categorized as undernourished. Moving on from the above problems, it is necessary to follow up to overcome this through an integrated program, one of which is the mother smart grounding program. As the name implies, this activity targets mothers of toddlers where this program consists of a series of educational activities, distribution of booklets and accompanied by demonstrations on the preparation of MP-ASI for toddlers. It is hoped that the implementation of this program can increase the understanding of mothers under five about the preparation of the right MP-ASI for toddlers according to age so that the incidence of stunting can be slowly reduced. The results of this service will see changes in the knowledge of mothers of children under five about nutrition by looking at the differences in the pre-test and post-test scores. With this service activity, it is expected to be able to motivate and increase the creativity of mothers of toddlers in preparing toddler nutrition. Keywords : Mother Smart Grounding, Stunting Nutrition
Evaluasi Layanan Kesehatan Maternal, Neonatal, dan Keluarga Berencana (KB) pada Masa Pandemi Covid-19 di Praktik Mandiri Bidan Sugandini, Wayan; Erawati, Ni Ketut; Mertasari, Luh
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 5 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.984 KB) | DOI: 10.23887/jppsh.v5i3.39797

Abstract

Masa Pandemi COVID-19 menghabat seluruh komponen kehidupan, tidak terkecuali pelayanan kesehatan termasuk pelayanan kesehatan ibu dan anak di Praktik Mandiri Bidan (PMB). Tujuan penelitian ini menganalisis pelaksanaan layanan Maternal, Neonatal, dan Keluarga Berencana pada masa pandemic covid-19. Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif survey. Populasi dalam penelitian ini adalah semua Praktik Mandiri Bidan yang ada berjumlah 52 PMB. Sampel yang digunakan PMB sebanyak 47 orang, data diambil menggunakan kuisioner dengan skala likert. Analisa data dengan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian bahwa PMB di Kabupaten Buleleng 82,98% melaksanakan layanan kehamilan dengan sangat baik, 100% melakukan layanan Persalinan dengan sangat baik, 97.87% melaksanakan layanan masa nifas dan bayi baru lahir dengan sangat baik, dan 76,59% melaksanakan pelayanan keluarga berencana dengan sangat baik, mengacu kepada standar pelayanan di masa pandemic covid-19. Maka, layanan Maternal, Neonatal, dan Keluarga Berencana dilaksanakan dengan sangat baik, sesuai standar pedoman dari Kemenkes, masyarakat mendapatkan layanan sesuai kebutuhan, klaster baru penyebaran covid-19 dapat dicegah khususnya di Kabupaten Buleleng.
Efektivitas Teknik Konseling Satu Tuju terhadap Rasional Pemilihan Alat Kontrasepsi Bagi Calon Akseptor Keluarga Berencana Sugandini, Wayan; Erawati, Ni Ketut; Mertasari, Luh
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 7 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v7i1.51155

Abstract

Masalah yang sering terjadi pada akseptor keluarga berencana(KB) adalah keluhan pasca pemakaian alat kontrasepsi sehingga mengakibatkan tingginya angka drop-out dan Unmet-need. Keadaan ini terjadi akibat dari pilihan yang kurang rasional. Tujuan penelitian ini menganalisa pengaruh teknik konseling Satu Tuju terhadap rasional pemilihan alat kontrasepsi pada calon akseptor KB. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen, populasinya adalah Pasangan Usia Subur, jumlah sampel ditentukan dengan perhitungan besaran sampel dengan hasil 40 pasangan usia subur  yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara, untuk memperoleh data alat kontrasepsi yang dipilih oleh calon akseptor setelah pelaksanaan konseling. Analisa data dilakukan dengan uji t-test independent. Perolehan hasil analisis t-hitung 8,384 dan t-tabel 2,085, karena t-hitung lebih besar dari t -tabel, maka disimpulkan bahwa pengaruh teknik konseling Satu Tuju efektiv terhadap rasional pemilihan alat kontrasepsi pada calon akseptor KB. Diharapkan tenaga kesehatan memberikan konseling KB dengan teknik Satu Tuju agar calon akseptor dapat menentukan pilihan secara rasional.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KADER POSYANDU MEMBUAT PUDDING JAGUNG MODISCO UNTUK PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) PENYULUHAN DI DESA TEGALLINGGAH Wayan Sugandini; Erawati, Ni Ketut; Mertasari, Luh
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i1.51152

Abstract

Tujuan pengabdian ini melatih kader posyandu mengolah hasil perkebunan di desa menjadi makanan tambahan yang bergizi dan disukai balita berupa pudding jagung modisco. Pesertanya 14 kader posyadu desa Tegallinggah. Kegiatan dilaksanakan tanggal 15 dan 16 juni 2022 di balai desa. Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan kader tentang makanan tambahan, selanjutnya pemberian materi dan demontrasi membuat pudding. Hari kedua kader diberi kesempatan memasak pudding, dan dilanjutkan pots-test. Hasil pre-test rata-rata nilai 69, hasil post-test terjadi peningkatan yaitu rata-rata nilai 89. Peserta dapat memasak pudding jagung modisco dengan baik, serta pada kegiatan posyandu bulan juli kader sudah menyiapkan makanan tambahan sesuai hasil pelatihan, memberikan penyuluhan tentang makanan tambahan kepada ibu balita. Dapat disimpulkan peserta pelatihan sudah mengetahui makanan tambahan yang bergizi dan dapat mengolah dengan baik. Makanan tambahan yang bernilai gizi baik, dapat membantu meningkatkan berat badan balita sesuai umur sehingga derajat kesehatan balita meningkat.
A Systematic Review of Educational Interventions to Improve Self-Care Behaviors in Hypertensive Patients Ni Ketut Erawati; I Gede Putu Darma Suyasa; I Kadek Nuryanto; Ni Made Manik Elisa Putri
Babali Nursing Research Vol. 6 No. 3 (2025): July
Publisher : Babali Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37363/bnr.2025.63496

Abstract

Introduction: Hypertension remains one of the most prevalent non-communicable diseases worldwide, including in Indonesia. Due to its often asymptomatic nature, the condition is frequently neglected by patients, increasing the risk of complications and negatively impacting their quality of life. While pharmacological treatment is essential, hypertension management is closely tied to self-care practices, which remain a persistent challenge. One strategy to improve self-care behavior in hypertensive patients is through education. This study aims to systematically review the effectiveness of various educational interventions in enhancing self-care behavior among hypertensive patients.Methods: This study employed the PRISMA Flowchart for article selection across three databases—ScienceDirect, PubMed, and Google Scholar—with inclusion criteria limited to articles published between 2021 and 2025. Of 394 initially identified articles, 15 met the inclusion criteria after PRISMA-based screening.Results: The review analyzed 15 studies comprising diverse educational interventions, including group-based education sessions, video-assisted learning, digital and mobile health (mHealth) tools, individualized counseling, and community-based programs. These interventions significantly improved key aspects of self-care, such as medication adherence, dietary regulation, physical activity, stress management, and regular blood pressure monitoring.Conclusion: This systematic review demonstrates that a wide range of educational interventions effectively enhance self-care behaviors among hypertensive patients. Tailoring interventions to patient needs and utilizing technology may further improve outcomes. These findings underscore the importance of incorporating structured education into hypertension management strategies.
Evaluation of the Constancy Stake Model for the Implementation of Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE) Program in Supporting Tourism Health Development in Lovina, Bali Erawati, Ni Ketut; Sugandini, Wayan; Juliani, Made
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v4i2.378

Abstract

Lovina is one of the leading tourist destinations in North Bali, which is the target of the CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) program as an effort to realize safe and sustainable tourism. However, there has been no systematic evaluation regarding the implementation of CHSE in the community living in tourist area. Therefore, this study aims to analyze the antecedents (planning), transaction (process), and outcomes (output) of CHSE program. A descriptive approach was used with a Countenance Stake evaluation model including 3 main stages, namely context (planning), process (implementation), and outcomes (output). Furthermore, this study comprised 50 respondents, consisting of the community living around the Lovina tourist area selected using a purposive sampling technique. Data were collected through interviews, questionnaires, and documentation of the local CHSE program. The results showed that the implementation of CHSE program in Lovina has been excellent, although several aspects still need to be improved, including community understanding of standards, active participation in implementing health protocols, and support from the local government, both in the form of ongoing socialization and supervision. At the antecedents stage, 62% of respondents confirmed readiness and understanding of the appropriate category. Meanwhile, at the transaction stage, 60% of respondents routinely implemented hygiene practices according to CHSE guidelines. At the outcomes stage, most respondents (88%) had a perception in accordance with sustainability. In conclusion, this study provides an important contribution to the development of health-based tourism in Bali, specifically emphasizing the importance of collaboration between the government, tourism actors, and the local community. As a recommendation, the results can be used as basis for formulating effective policies in improving the quality of safe, healthy, and sustainable tourism services in the Lovina tourist destination and other areas in Bali.
MEWUJUDKAN DESA WISATA SEHAT MELALUI ADAPTASI CLEAN, HEALTHY, SAFETY AND ENVIRONMENT SUSTAINABILITY PADA MASYARAKAT Erawati, Ni Ketut; Sugandini, Wayan; Juliani, Made
Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) - Inpress
Publisher : Yayasan Lavandaia Dharma Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59458/jwl.v5i1.120

Abstract

Sebagai salah satu destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan, pantai Lovina memiliki sejumlah potensi yang dapat dinikmati, mulai dari keindahan terumbu karangnya, wisata dolphin dan pesisir pantainya yang tidak kalah cantik. Pengabdian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat sekitar destinasi wisata terkait dengan penerapan program Clean, Healthy, Safety and Environment Sustainability (CHSE) dengan jumlah sasaran 20 orang. Melalui metode penyuluhan dan diskusi ini diharapkan memberikan pengetahuan baru dan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat daerah wisata terutama dalam memberikan layanan kepada wisatawan berkunjung dengan rasa aman dan nyaman. Dengan menggunakan analisis deskriptif persentil dapat dilihat peningkatan pengetahuan dengan membandingkan hasil pre dan post tes. Pelayanan yang sudah bagus harus tetap di pertahankan. serta terus melakukan penerapan protokol kesehatan kepada wisatawan ketika berwisata, karena berkembangnya objek wisata sangat bergantung dari respon dan perilaku masyarakat daerah wisata sehingga adanya rasa kepuasan seperti adanya kesesuian harapan, minat berkunjung kembali serta juga kesediaan merekomendasikan kepada wisatawan lain.
Public pPersepsi masyarakat terhadap pertolongan pertama pada kecelakaan di destinasi wisata Pantai Lovina Desa Kalibukbuk Kabupaten Bulelengerception of emergency first aid at the Lovina Beach tourist destination, Kalibukbuk Village, Buleleng Regency Erawati, Ni Ketut; Sugandini, Wayan; Juliani, Made
SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 10 No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : LP2M Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/sosio.v10i1.15768

Abstract

Pengetahuan tentang penanganan pertolongan pertama atau first aid memegang peranan penting dalam menentukan keselamatan dan keberhasilan pertolongan. Kasus kecelakaan atau gawat darurat dapat ebrakibat fatal apabila terjadi kesalahan dalam pemberian pertolongan di awal serta sikap penanganan yang tidak tepat. Salah satu sebab terjadinya hal tersebut karena persepsi masyarakat yang keliru mengenai pentingnya tindakan penanganan pertama pada kecelakaan.  Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif komparatif dengan mengambil masyarakat pelaku wisata yang berada di wilayah Pantai Lovina sebagai populasi dan dengan teknik total sampling maka seluruh populasi digunakan sebagai sampel penelitian sebanyak 56 orang. Data penelitian ini dikumpulkan dengan metode kuesioner dengan menggunakan likert scale yang telah diuji secara content oleh 2 orang ahli dan didapatkan nilai validitas isi dengan formula Gregory adalah 0.8. Hipotesis penelitian ini menyatakan bahwa terdapat perbedaan persepsi masyarakat ditinjau dari usia, pendidikan, pekerjaan dan jenis kelamin. Dengan memperhatikan skala data penelitian adalah nominal maka metode analisis statistic yang digunakan adalah statistik non parametrik chi square dan menunjukkan nilai χ2 > 0.05 yaitu menerima H0 artinya tidak terdapat perbedaan persepsi masyarakat ditinjau dari usia, pendidikan, pekerjaan dan jenis kelamin. Hasil penelitian diatas menunjukkan bahwa persepsi masyarakat tidak berbeda secara usia, pendidikan dan pekerjaan, sehingga dalam upaya pembentukkan persepsi yang positif di masyarakat dapat mempertimbangkan faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini.
KECERDASAN EMOSIONAL SEBAGAI SALAH SATU DETERMINAN HASIL BELAJAR ASUHAN KEBIDANAN Ni Ketut Erawati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i2.917

Abstract

Kompetensi bidan yang utama adalah mampu mampu memberikan asuhan bagi kliennya baik sebagai individu, keluarga dan anggota masyarakat, namun hasil belajar mahasiswa dalam asuhan kebidanan khususnya asuhan komunitas masih lemah, kompleksnya materi pada mata kuliah ini menjadi penyebab rendahnya penguasaan mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah melihat hubungan antara kecerdasan emosional mahasiswa dengan hasil belajar Asuhan Komunitas.Penelitian ini berjenis penelitian deskriptif dengan rancangan korelasional yakni dengan melihat hubungan anatara kecerdasan emosional dengan hasil belajar Asuhan. Sampel penelitiannya adalah mahasiswa kebidanan semester IV yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan regresi linier.Hasil penelitian menunjukkan  nilai korelasi (r) sebesar  0.127 dengan koefisien determinasi (R2) adalah 0.016.  Dari hasil temuan penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan kecerdasan emosional dengan hasil belajar Asuhan Komunitas pada mahasiswa.Kata Kunci: Kecerdasan emosional, Hasil Belajar, Asuhan Komunitas 
TRANSFORMASI KOMPETENSI GURU MELALUI PENGENALAN KONSEP KODING DAN KECERDASAN ARTIFISIAL PADA PEMBELAJARAN LINTAS DISIPLIN Imawati, Ida Ayu Putu Febri; Erawati, Ni Ketut; Noviana, Luh Putu Risma; Purwati, Ni Kadek Rini; Dika, I Wayan
Sewagati Vol. 4 No. 2 (2025): SEWAGATI
Publisher : Fakultas Teknik dan Informatika Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59819/sewagati.v4i2.5927

Abstract

A workshop was conducted to enhance digital literacy and foundational knowledge of coding and artificial intelligence (AI) among subject teachers at Denpasar 4 Public High School. The initiative addressed the need to strengthen educators' competence in integrating digital technology and AI into interdisciplinary instruction. The workshop featured interactive, hands-on sessions. Training materials included introductions to plugged-in, unplugged, and internet-based coding, fundamental AI concepts, prompt engineering for content creation, and the use of Teachable Machine for simple AI exploration. Teachers engaged in discussions and applied these concepts within their respective disciplines, including mathematics, language, and social studies. The outcomes indicated a substantial improvement in teachers' understanding of basic coding principles and the potential of AI as a creative instructional tool. The workshop also enhanced teachers' capacity to address educational challenges and advance digital transformation.