Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

STUDI KASUS HIPOVOLEMIA PADA ANAK DENGAN DIAGNOSIS DIARE DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ANDI MAKKASAU KOTA PAREPARE Palinggi, Yunita
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : FATIMA PAREPARE HEALTH SCIENCE COLLEGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Anak memiliki immunitas tubuh yang rendah sehingga mudah terkena penyakit salah satunya penyakit infeksi yaitu diare. Penyakit diare merupakan masalah kesehatan di dunia termasuk Indonesia yang dapat menyebabkan kematian pada anak. Diare adalah penyakit yang ditandai dengan BAB lebih dari 3 kali, tinja yang berubah dengan konsistensi encer dalam waktu satu hari. Efek dari frekuensi BAB meningkat tubuh dapat mengalami kehilangan cairan dan elektrolit secara berlebihan yang menyebabkan gangguan pada keseimbangan cairan sehingga tubuh mengalami hipovolemia Tujuan: Untuk mengetahui Asuhan Keperawatan Anak Penyakit Diare Dengan Fokus Studi Hipovolemia di Rumah Sakit Umum Daerah Andi Makkasau Kota Parepare Metode: Metode yang digunakan dalam studi kasus ini adalah metode deskriptif dengan pemaparan kasus. Sampel: Sampel sebanyak 2 responden yang termasuk dalam kriteria inklusi. Hasil: Hasil pengkajian pada An.N data yang didapatkan BAB encer 5-6 kali, rewel, kulit tampak kering, bibir tampak kering, Ht 52,7% dan suhu tubuh 37,7˚C. Pada An.M data yang didapatkan BAB encer kurang lebih 6 kali, penurunan berat badan, rewel, kulit tampak kering, bibir tampak kering, Ht 57,6% Diagnosa keperawatan hipovolemia. Intervensi yang diterapkan pada pasien monitoring status cairan, implementasi yang di lakukan pemberian cairan oral dan intravena. Evaluasi pada An.N membran mukosa bibir membaik, turgor kulit meningkat, anak BAB 2 kali dalam sehari. Evaluasi pada An.M membran mukosa bibir membaik, turgor kulit meningkat, anak bab 1x dengan konsistensi tidak encer berwana kuning. Kesimpulan: Asuhan keperawatan pada An.N dan An.M dengan Diare dilakukan melalui 5 tahap proses keperawatan. Semua masalah keperawatan diatas dapat teratasi secara optimal.Kata kunci: Diare, hipovolemia, anakABSTRACTBackground: Children have low body immunity so that they are easily exposed to diseases, one of which is infectious diseases, namely diarrhea. Diarrheal disease is a health problem in the world including Indonesia that can cause death in children. Diarrhea is a disease characterized by defecation more than 3 times, stools that change with a diluted consistency within a day. The effect of the increased frequency of defecation of the body can experience excessive loss of fluids and electrolytes that cause disruptions in the balance of fluids and electrolytes so that the body experiences hypovolemia. Purpose: To find out the Nursing Care of Children with Diarrheal Diseases With a Focus on Hypovolemia Studies at The General Hospital of Andi Makkasau Area of Parepare City Method: The method used in this case study is a descriptive method with case exposure. Sample: Sample of 2 respondents included in the inclusion criteria Results: The results of the study on An.N data obtained by diluted bab 5-6 times, fussy, dry skin, lips appear dry, Ht 52.7% and body temperature 37.7 °C. In An.M the data obtained by diluted defecation approximately 6 times, weight loss, fussiness, dry skin, dry lips, Ht 57.6% nursing diagnosis hypovolemia. Interventions applied to patients monitoring fluid status, implementation of which is carried out oral and intravenous fluid administration. Evaluation on An.N mucous membrane of the lips improves, turgor skin increases, children defecate 2 times a day. Evaluation in An.M the mucous membrane of the lips improves, the skin turgo increases, chapter 1x children with a non-diluted consistency of yellow color Conclusion: Nursing care in An.N and An.M with Diarrhea is carried out through 5 stages of the nursing process. All nursing problems to overcome the above nursing problems can be implemented optimally.Keywords: Diarrhea, hypovolemia, child
GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN KLIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ANDI MAKKASAU KOTA PAREPARE Palinggi, Yunita
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : FATIMA PAREPARE HEALTH SCIENCE COLLEGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah Gagal Ginjal Kronik merupakan suatu kerusakan ginjal yang progresif ditandai dengan uremia (urea dan limbah lain yang beredar di dalam darah serta komplikasinya jika di lakukan dialysis atau transplantasi ginjal). Penderita Gagal Ginjal Kronik yang akan melakukan hemodialisa dapat menyebabkan kecemasan. Kecemasan merupakan reaksi normal terhadap situasi yang sangat menekan kehidupan seseorang yang berlangsung tidaklama. Tujuan Penelitian untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan pada klien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Metode Penelitian : Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yang melibatkan 30 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Cara pengumpulan data pada penelitian ini adalah menggunakan kuesioner HRS-A. Analisadata yang digunakan adalah analisa univariat. Dari 30 responden sebagian besar memiliki tingkat kecemasan sedang yaitu 25 responden (83,4%), tingkat kecemasan berat yaitu sebanyak 4 responden (13,3%) dan sebanyak 1 (3,3%) responden yang miliki tingkat kecemasan ringan. Tingkat kecemasan klien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa sebagian besar kategori cemas sedang yaitu 25 responden (83,4%). Kata Kunci: Gagal ginjal kronik, Lama Hemodialisa, Tingkat Kecemasan.ABSTRACTProblem Fail Kidney Chronicle is something damage kidney which progressive be marked with uremia (urea and waste others who circulating in in blood as well as the complications if in do dialysis or transplant kidney). Sufferer Fail Kidney Chronicle which will To do hemodialysis could cause worry . Worry is reaction normal to situation which very push life somebody which in progress no long. Objective Study For know description level worry on client fail kidney chronic which undergo hemodialysis . Method Study: Design study which used in study this is use approach descriptive quantitative which involve 30 respondent . Technique taking sample use purposive sampling. Method collection data on study this is use questionnaire HRS-A. Analysis data that used is analysis univariate . From 30 respondent part big own level worry currently that is 25 respondent (83.4%), level worry heavy that is as much 4 respondent (13.3%) and as much 1 (3.3%) respondent which have level worry light. Level worry client fail kidney chronic which undergo hemodialysis part big category worried currently that is 25 respondent (83.4%).Keywords: strategy, organizational design, health care
GAMBARAN KEPATUHAN DALAM PEMBATASAN ASUPAN CAIRAN TUBUH PADA PASIEN END STAGE RENAL DISEASE (ESRD) YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT UMUM ANDI MAKKASAU KOTA PAREPARE Palinggi, Yunita
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 10, No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : FATIMA PAREPARE HEALTH SCIENCE COLLEGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PERBANDINGAN PENGARUH BRAND IMAGE DAN BRAND EQUITY ANTARA RUMAH SAKIT ISLAM FAISAL DAN RUMAH SAKIT STELLA MARIS TERHADAP PEMANFAATAN PELAYANAN PADA INSTALASI RAWAT JALAN Abdullah, Andriyana; Palinggi, Yunita
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : FATIMA PAREPARE HEALTH SCIENCE COLLEGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan pelayanan adalah hasil dari proses pencarian pelayanan oleh individu maupun kelompok tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand image dan brand equity terhadap pemanfaatan pelayanan di RS Islam Faisal dan RS Stella Maris Kota Makassar. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif menggunakan studi observasional dengan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien umum di Instalasi rawat jalan Rumah sakit Islam Faisal dan Rumah Sakit Stella Maris Kota Mkassar yang berjumlah 180 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai sig brand image sebesar 0,005 <0,05, nilai sig brand equity sebesar 0,003 < 0,05, dan nilai sig pemanfaatan pelayanan sebesar 0,008 < 0,05.Setelah analisis lebih lanjut diketahui bahwa terdapat perbedaan brand image, brand equity dan pemanfaatan pelayanan antara RS Islam Faisal dan Rs Stella Maris Kota Makassar. Disarankan kepada pihak managemen, baik RS Islam Faisal dan RS Stella Maris Kota Makassar dapat mengelola dan mengevaluasi pemasaran yang ada di rumah sakit untuk membentuk image yang kuat dan positif.Kata Kunci : Pemanfaatan Pelayanan, Brand Image, Brand EquityABSTRACTUtilization of services is the result of the process of seeking services by individuals or certain groups. This study aims to analyze the effect of brand image and brand equity on service utilization at Faisal Islam Hospital and Stella Maris Hospital Makassar City. This type of research is a quantitative study using an observational study with a cross sectional study. The sample in this study were general patients in the outpatient installation of Faisal Islamic Hospital and Stella Maris Hospital, Makassar City, totaling 180 respondents. The results of this study indicate that the sigvalue is brand image 0.005 <0.05, the sigvalue is brand equity 0.003 <0.05, and the service utilization sig value is 0.008 < 0.05. After further analysis, it is known that there are differences in brand image, brand equity and service utilization between Faisal Islamic Hospital and Stella Maris Hospital Makassar City. It is suggested to the management that both Faisal Islamic Hospital and Stella Maris Hospital Makassar City can manage and evaluate marketing in the hospital to form a strong and positive image.Keywords: Service Utilization, Brand Image, Brand Equity
ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN LOW BACK PAIN DENGAN FOKUS STUDI DEFISIT PERAWATAN DIRI DI RUANGAN NUSA INDAH I RSUD ANDI MAKKASAU KOTA PAREPARE Palinggi, Yunita; Agustina, Agustina; Sarma, Agnes
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : FATIMA PAREPARE HEALTH SCIENCE COLLEGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH TINGKAT EKONOMI DAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF TERHADAP PREVALENSI KEJADIAN STUNTING DI PUSKESMAS LAPADDE, PAREPARE Malla, Martina; Palinggi, Yunita
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : FATIMA PAREPARE HEALTH SCIENCE COLLEGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang Stunting saat ini menjadi permasalahan serius pada anak-anak dan generasi muda yang mengancam calon Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang berkualitas. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kurang gizi dalam jangka waktu lama. Masalah gizi kurang disebabkan oleh kemiskinan. Program pemerintah dalam upaya penanganan stunting di Indonesia yang telah terpublikasi yaitu menyediakan dan memastikan akses terhadap air bersih, melakukan fortifikasi bahan pangan, Pemberian Makanan Tambahan (PMT), menyediakan bantuan dan jaminan sosial bagi keluarga miskin, dan meningkatkan ketahanan pangan dan gizi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Gambaran Tingkat Ekonomi dan Pemberian ASI Ekslusif terhadap kejadian stunting pada anak di Wilayah Kerja PKM Lapadde Kota Parepare. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan instrument berupa lembar kuesioner. Subyek penelitian semua anak yang menderita stunting di wilayah kerja PKM Lapadde yaitu 45 anak. Hasil penelitian dari 45 responden didapatkan responden yang berpenghasilan >3.400.000 sebanyak 5 keluarga (11,1%) dan berpenghasilan <3.400.000 sebanyak 40 keluarga (88,9%). Dari 45 responden didapatkan yang memberikan ASI Ekslusif sebanyak 19 responden (42,2%) dan tidak memberikan ASI Ekslusif sebanyak 26 responden (57,8%). Saran kepada keluarga terutama ibu diharapkan memberikan perhatian lebih pada anak terutama pola pengasuhannya serta MP-ASI.Kata Kunci : Stunting, Tingkat Ekonomi, ASI EklusifABSTRACTBackground : Stunting is currently a serious problem for children and the younger generation which threatens qualified Indonesian Human Resources (HR) candidates. Stunting is a condition of failure to grow in toddlers due to long-term malnutrition. The problem of malnutrition is caused by poverty, poor environmental sanitation and ignorance about nutrition and the importance of giving children exclusive breast milk for 6 months. Government programs in efforts to deal with stunting in Indonesia that have been published include providing and ensuring access to clean water, fortifying food, providing additional food (PMT), providing assistance and sosial security for poor families, and increasing food and nutrition security. This research was conducted to determine the description of the economic level and exclusive breastfeeding on the incidence of stunting in children in the PKM Lapadde Working Area, Parepare City. Research methods used in this research is quantitative descriptive with an instrument in the form of a questionnaire sheet. Research subject of all children suffering from stunting in the PKM Lapadde working area, namely 45 children. Research result Of the 45 respondents, 5 families (11.1%) had an income of >3,400,000 and 40 families (88.9%) had an income of <3,400,000. Of the 45 respondents, it was found that 19 respondents (42.2%) gave exclusive breastfeeding and 26 respondents (57.8%) did not give exclusive breast milk. Suggestion Families, especially mothers, are expected to pay more attention to their children, especially their parenting patterns and MP-ASI.Keywords : Stunting, Economic Level, Exclusive Breastfeeding
ANALISIS KOGNITIF PETANI PADI SAWAH DALAM PENGGUNAAN PUPUK DI DISTRIK PRAFI KABUPATEN MANOKWARI Nafis Shofiah Utami; Holle, Yolanda; Palinggi, Yunita
Sosio Agri Papua Vol 10 No 2 (2021): Desember
Publisher : Department of Social Economic Agriculture, Faculty of Agriculture, University of Papua, Manokwari, West Papua, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/sap.v10i2.156

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kognitif serta faktor-faktor yang mempengaruhi petani dalam penggunaan pupuk pada petani padi sawah dalam setiap periode tanam. Penelitian dilakukan di Distirk Prafi kabupaten Manokwari dengan metode pengambilan sampel yang dilakukan secara purposive pada dua kampung yaitu kampung Prafi Mulya dan Kampung Desay dengan total 30 sampel yang terdiri dari 15 sampel petani padi sawah pada masing-masing kampung. Penelitian didasarkan dalam 3 tahapan yaitu saat padi berumur 3-20 hari, 30- 45 hari dan padi berumur 50-65 hari dengan melihat hubungan tingkatan kognitif pada penggunaan pupuk dengan pengalaman bertani, keterlibatan belajar dengan PPL , dan informasi dari media pada setiap periode tanam padi sawah. Analisis data menggunakan tabulasi silang, secara parsial dengan Analisis Rank Spearman dan secara simultan dengan analisis Wilcoxon. Hasil penelitian diperoleh presentase penggunaan pupuk pada umur padi 3-20 hari (84,68 %), umur padi 30- 45 hari (90,99), dan umur padi 50-65 hari (89,01%), semuanya berada pada jenjang pertama yaitu ranah mengetahui yang berarti bahwa petani dapat menyebutkan jenis, takaran, cara, waktu, frekuensi, kandungan dan manfaat penggunaan pupuk pada setiap tahapan penanaman. Hasil uji juga menunjukkan nilai siginifikan rs hitung lebih besar dari rs tabel yang berarti bahwa variabel pengalaman bertani, kegiatan belajar bersama PPL da informasi melalui media memiliki hubungan yang erat dengan tingkat pengetahuan kognitif petani padi sawah. Kata Kunci: Kognitif, Padi, Pupuk. ABSTRACT The purpose of this study was to determine the cognitive level as well as the factors that influence farmers in the use of fertilizers on paddy in the rice paddy in each planting period.The research was conducted in Prafi District, Manokwari Regency with purposive sampling method in two villages, namely Prafi Mulya village and Desay village with a total of 30 samples consisting of 15 samples of rice farmers in each village. The study was based in 3 stages, namely when rice was 3-20 days old, 30-45 days old and rice was 50-65 days old by looking at the relationship between cognitive levels in the use of fertilizers with farming experience, learning involvement with Fileld Agricultural Instructure, and information from the media at each rice paddy planting period in the rice paddy .Data analysis used cross tabulation, partially with Spearman Rank Analysis and simultaneously with Wilcoxon analysis. The results showed that the percentage of fertilizer use at the age of 3-20 days (84.68%), the age of paddy 30-45 days (90.99%), and the age of paddy 50-65 days (89.01%), all were at the the basic level that is the realm of knowing, which means that farmers can mention the type, dose, method, time, frequency, content and benefits of using fertilizer at each stage of planting. The results also show a significant value of the calculated Spearman’s rho (rs) is greater than the critical value from Spearman’s rho (rs) tabel, these findings implied that the variables of farmer experience, learning activities with PPL and information through the media have a close relationship with the level of cognitive knowledge of paddy field farmers. Key words: cognitive, rice paddy, fertilizer
POLA PENGELUARAN RUMAH TANGGA DI KABUPATEN MANOKWARI Laian, Lusia; Widati, Agatha; Palinggi, Yunita
Sosio Agri Papua Vol 12 No 2 (2023): Desember
Publisher : Department of Social Economic Agriculture, Faculty of Agriculture, University of Papua, Manokwari, West Papua, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/sap.v12i2.345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui jumlah pengeluaran rumah tangga di Kabupaten Manokwari, (2) Mengetahui pola pengeluaran rumah tangga di Kabupaten Manokwari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus, kasus dalam penelitian ini adalah pengeluaran rumah tangga di Kabupaten Manokwari. Metode pengambilan data yang digunakan adalah data sekunder yang sudah dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik tahun 2018 - 2022. Berdasarkan hasil penelitian pola pengeluaran terdiri dari pengeluaran makanan dan bukan makanan. Pengeluaran makanan terdiri dari 4 kelompok yaitu kelompok karbohidrat (padi-padian dan umbi-umbian), kelompok protein hewani (ikan/cumi/udang/kerang, daging,telur dan susu), kelompok sayur dan kacang serta buah, makanan dan minuman jadi, ditambah pula konsumsi lainnya, tembakau dan rokok. Pengeluaran bukan makanan terdiri dari perumahan dan fasilitas rumah tangga, aneka barang dan jasa, pakaian, alas kaki dan tutup kepala, barang tahan lama, pajak, pungutan,dan asuransi, keperluan pesta dan upacara kenduri. Pengeluaran makanan yang tertinggi pada kelompok karbohidrat adalah pada konsumsi padi-padian sedangkan terendah pada umbi-umbian, untuk pengeluaran konsumsi protein hewani terbesar terdapat pada pengeluaran untuk ikan/cumi/udang/kerang, kemudian disusul telur dan susu dan terendah terdapat pada daging. Sayuran mempunyai pengeluaran tertinggi untuk kelompok sayuran, buahan, minyak dan kelapa serta kacang-kacangan yaitu sayur- sayuran disusul buahan, minyak dan kelapa Sementara pengeluaran terendah terdapat pada kacang-kacangan. Untuk kelompok makanan jadi dan lainnya, pengeluaran tertinggi terdapat pada makanan jadi disusul tembakau dan rokok, bahan minuman, bumbu-bumbuan dan konsumsi lainnya. Pengeluaran bukan makanan tertinggi untuk pengeluaran perumahan dan fasilitas rumah tangga, disusul dengan aneka barang dan jasa, barang tahan lama dan terendah terdapat pada pajak, pungutan, dan asuransi
ANALISA FAKTOR-FAKTOR PEMBAURAN ANGGOTA KELOMPOK TANI DI KAMPUNG WARIORI DISTRIK MASNI KABUPATEN MANOKWARI Jouvial Kalalo; Yolanda Holle; Palinggi, Yunita
Sosio Agri Papua Vol 13 No 1 (2024): Juni
Publisher : Department of Social Economic Agriculture, Faculty of Agriculture, University of Papua, Manokwari, West Papua, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/sap.v13i1.389

Abstract

Social integration in agricultural environments occurs when farmers form farmer groups to collaborate in farming activities, processing results, and marketing. Through these farmer groups, members can support each other, share information, and collectively improve farmers' welfare. A concrete example of this integration within farmer groups is collaboration in agricultural activities; group members often work together on various farming tasks, such as planting, caring for crops, and harvesting. This study aims to identify the factors influencing integration within farmer groups in Masni District. The research was conducted over a month, from April to May 2024. The research location was chosen based on an initial survey showing that there are group members from Papua, NTT, and Java living together and interacting in the village. The research method used is Explanatory. Based on the research results conducted in Wariori Village, the integration process among farmer group members impacts forms of integration such as crosscultural marriages. This is because group members mix, facilitating and smoothing social adaptation, which eventually leads to tolerant social relationships and interactions within the community as expected. The community's ability to build good relationships positively affects interactions in the village environment, allowing integration between the two groups to proceed harmoniously and with tolerance. In their farming activities, farmers also interact with each other, gathering and blending to achieve common goals and interests through discussions or sharing experiences related to land management and cultivation activities.
PENCAPAIAN TUJUAN-TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI DISTRIK KONDA KABUPATEN SORONG SELATAN PROVINSI PAPUA BARAT DAYA Marthen Kasminya; Agus Sumule; Palinggi, Yunita
Sosio Agri Papua Vol 13 No 2 (2024): Desember
Publisher : Department of Social Economic Agriculture, Faculty of Agriculture, University of Papua, Manokwari, West Papua, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/sap.v13i2.403

Abstract

Pembangunan berkelanjutan merupakan upaya sadar dan terencana yang memadukan aspek lingkungan hidup,sosial,dan ekonomi kedalam strategi pembangunan untuk menjamin keutuhan lingkungan hidup serta keselamatan, kemampuan, kesejahteraan, dan mutu hidup generasi masa kini dan generasi masa depan. Distrik Konda merupakan salah satu Distrik di Kabupaten Sorong Selatan yang menjadi lokasi untuk mengidentifikasi pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Penelitian dilakukan di 5 kampung di distrik Konda, dan yang menjadi lokasi penelitian yaitu kampung, Konda,Wamargege, Bariat, Manelek dan Nakna dimana tingkat indikator ketersediaan air bersih, kesehatan dan pendidikan masih menjadi masalah didalam mencapai penerapan pembangunan berkelanjutan pada 18 SDGs kampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik studi literatur dengan observasi lapang. Penelitian ini mendeskripsikan 18 pencapaian tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sorong Selatan, Distrik konda. Hasil penelitian perbandingan jumlah rata-rata kelima Kampung untuk pencapaian SDGs menunjukan bahwa Kampung Wamargege dengan hasil terendah dengan angka 189,22 sementara untuk jumlah hasil tertinggi ada Pada Kampung Manelek dengan angka 399,67, sedangkan untuk jumlah hasil lainnya ada pada Kampung Konda dengan angka 393,87 adapun Kampung Bariat dengan angka 390,87. Dan sehubungan untuk hasil jumlah rata-rata persen(%) 18 komponen SDGs yang dengan pencapaiannya belum dan sudah tercapai mempunyai angka 343,41%. Untuk hasil jumlah ini pencapaian SDGs sudah mengalami sedikit peningkatan di Distrik Konda.