Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

A Bibliometric Review of Renewable Energy Financing and Sustainable Development Judijanto, Loso; Nampira, Ardi Azhar; Auliani, Restu; Sinaga, Jernita
West Science Social and Humanities Studies Vol. 3 No. 04 (2025): West Science Social and Humanities Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsshs.v3i04.1854

Abstract

This study presents a comprehensive bibliometric review of the scholarly literature on renewable energy financing and its link to sustainable development. Utilizing data from the Scopus database and analyzed through VOSviewer, the study maps thematic clusters, keyword co-occurrences, author collaborations, and country-level partnerships from 2000 to 2024. The findings reveal that "sustainable development" serves as the conceptual core of this research domain, closely associated with terms such as "green finance," "energy efficiency," and "climate change." Recent trends indicate a growing scholarly focus on financial instruments like green bonds and the broader policy landscape of energy transition. Co-authorship and country collaboration networks demonstrate strong regional concentrations, with China, the United States, and India emerging as key contributors. While the literature is rich in financial and technological insights, gaps remain in addressing social equity, regional financing models, and the integration of digital finance. This study contributes to the literature by offering a systematic overview of research developments, identifying influential contributors, and suggesting future directions for interdisciplinary inquiry into sustainable energy finance. 
Pendampingan Keluarga Balita Stunting Secara Integratif di Desa Tanjung Beringin Kecamatan Sumbul Kabupaten Dairi Tanjung, Risnawati; Lestrina, Dini; Nainggolan, Efendi S; Tambunan, Helfi Nolia; Sinaga, Jernita
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/abdimoestopo.v8i2.5131

Abstract

Stunting merupakan keadaan tubuh yang pendek hingga melampaui defisit 2 SD (Standar Deviasi) di bawah median panjang atau tinggi badan populasi dan mempengaruhi sumber daya manusia yang kurang dapat bersaing pada era globalisasi, mempengaruhi produktivitas kerja, meningkatkan resiko kegemukan dan obesitas, serta memicu penyakit sindroma metabolik. Berdasarkan data dari Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 diketahui bahwa prevalensi stunting di Propinsi Sumatera Utara sebesar 25,8% sedangkan untuk Kabupaten Dairi sebesar 34,2% dan merupakan lokus prioritas penurunan stunting di Sumatera Utara. Tingginya angka stunting di Kabupaten Dairi menjadi suatu permasalahan yang harus ditanggulangi sebaik mungkin. Kesehatan lingkungan dan gizi saling mendukung dalam kegiatan intervensi baik secara spesifik dan sensitif, karena di Kabupaten Dairi ini ditemukan faktor penyebab stunting adalah kualitas air yang rendah, perilaku PHBS yang kurang dan asupan gizi balita yang kurang. Kegiatan pendampingan pada keluarga balita yang stunting sebanyak 24 keluarga. Metode yang diimplementasikan dalam 3 (tiga) tahapan yaitu (1) sosialisasi, (2) pelaksanaan kegiatan, serta (3) monitoring dan evaluasi. Kegiatan pendampingan pada keluarga balita stunting menjadi strategi yang efektif untuk memberdayakan masyarakat dalam rangka meningkatkan kesiapan anggota keluarga untuk mencegah resiko stunting. Kegiatan ini merupakan salah satu solusi unggulan yang menyentuh secara langsung masyarakat dalam pencegahan stunting.
HUBUNGAN ASPEK KOGNITIF TERHADAP PERILAKU PSN 5M PLUS PADA MASYARAKAT Mudhofar, Muhamad Nor; Sinaga, Jernita; Lestaluhu, Kasman; Kurniawati, Lia
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 4 (2025): Vol. 7 No. 4 Edisi 3 Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i4.3346

Abstract

Abstract: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is one of the infectious diseases that remains a public health issue in Indonesia. Based on the results of a preliminary survey conducted in Bandar Lampung City, it was found that Rajabasa District recorded the highest number of dengue hemorrhagic fever (DHF) cases compared to other districts. The objective of this study is to investigate the relationship between cognitive aspects and the behavior of the 5M Plus program among the community. The study design used in this research is cross-sectional. The research was conducted in July 2024 in the Rajabasa District. The population consists of all families residing in the Rajabasa District, totaling 10,101 families. The sample size was 115 families selected using Simple Random Sampling. The research instrument used a questionnaire. Data analysis was conducted using univariate and bivariate methods. The results of the study indicate a relationship between knowledge (p-value: 0.015) and attitude (p-value: 0.004) toward mosquito breeding site elimination (MBSE) behavior. It is recommended that the community recognize the signs and symptoms of dengue fever so that they can control vectors and reduce their numbers to achieve community health.Keywords: Knowledge, Attitude, Behavior.
PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA SAAT PENYEMPROTAN TANAMAN PERTANIAN DAN APLIKASI PENGGUNAAN PESTISIDA DI DESA TALIMBARU KECAMATAN BARUS JAHE KABUPATEN KARO Sembiring, Haesti; Angin, Susanti Perangin; Bambang, Teddy; Nolia, Helfi; Karo, Marina; Rusli, Mustar; Sinaga, Jernita
EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/ejoin.v2i1.2241

Abstract

Pentingnya penggunaan alat pelindung diri sebagai keselamatan kerja sangat penting dipahami para petani menggingat tingginya risiko terjadinya keracunan pestisida. Menurut perkiraan organisasi kesehatan sedunia World Health Organization (WHO) dan program lingkungan persatuan bangsa-bangsa United Nations Environment Programming (UNEP) 1,5 juta kasus keracunan pestisida pada pekerja di sektor pertanian sebagian besar kasus keracunan tersebut di negara berkembang yang 20.000 di antaranya berakibat fatal. Petani sebagai pengguna pestisida mempunyai resiko tertinggi terpapar pestisida yang mengakibatkan cacat tubuh dan kematian dan hasil peneliti menunjukkan tingginya angka kejadian keracunan di sebabkan oleh pestisida antara 20–50%). Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan aplikasi penggunaan pestisida di Desa Talimbaru Kecamatan Barusjahe. Pengabdian ini menggunakan metode penyuluhan dan demonstrasi, evaluasi kegiatan dilakukan dengan penilaian pengetahuan dan kemampuan peserta dengan secara lisan dan demonstrasi. Diharapkan nantinya dari pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam penggunaan APD) dan aplikasi penggunaan pestisida dengan benar. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan secara langsung dan demontrasi penggunaan APD serta Penggunaan Aplikasi Pestisida yang benar sehingga petani terhindar dari keracunan akibat pemakaian pestisida
Perubahan Perilaku Ibu Rumah Tangga Mengolah Sampah Organik Melalui Budidaya Larva Black Soldier Fly Auliani, Restu; Tanjung, Risnawati; Sinaga, Jernita
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4334

Abstract

Maggot atau larva dari lalat Black Soldier Fly (BSF) menjadi salah satu organisme potensial untuk dapat dimanfaatkan sebagai agen pengurai limbah organik dan sebagai pakan tambahan bagi ikan dan unggas. Magot Medan Teratai (MMT) berada di Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Akan tetapi masyarakat yang ada disekitarnya belum terlibat secara langsung untuk berkontribusi aktif. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberdayakan masyarakat memilah sampah rumah tangga, mengolah sampah organik sampah organik melalui budidaya BSF. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat program kemitraan masyarakat menggunakan metode penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat memilah sampah organik rumah tangga. Sampah organik yang telah terpilah dikumpulkan oleh petugas Mitra MMT agar dapat dimanfaatkan sebagai pakan larva BSF. Target masyarakat pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat program kemitraan masyarakat berjumlah 25 ibu rumah tangga. Pengetahuan peserta PKM Baik sebesar 92%, dan berkomitmen Baik sebesar 96%. Masyarakat peserta PKM 100% telah memilah sampah organik dan melakukan penyetoran sampah setiap hari ke Mitra MMT. Mitra MMT menerima pakan yang cukup dari masyarakat untuk kebutuhan pakan larva maggot BSF. Kegiatan PKM telah berhasil mencapai tujuan utamanya, yaitu mengubah perilaku ibu rumah tangga dalam pengelolaan sampah organik melalui budidaya BSF. Hal ini memperkuat harapan bahwa program ini akan berdampak positif dan berkelanjutan di lingkungan mereka.
Pemeberdayaan Masyarakat dalam Pembuatan Perangkap Lalat dan Eco-enzyme di Desa Ajinembah Kecamatan Merek Kabupaten Karo Tanjung, Risnawati; Sinaga, Jernita; Nolia, Helfi; Peranginangin, Susanti Br; Auliani, Restu
JUKEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): JUKEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jukemas.v2i4.1271

Abstract

Rumah sebagai tempat tinggal yang sehat bukan hanya berfungsi sebagai tempat berlindung, tetapi juga berperan dalam menunjang kesejahteraan fisik, mental, dan sosial penghuninya. Kualitas rumah yang tidak memenuhi standar kesehatan dapat menjadi sumber berbagai penyakit dan menurunkan kualitas hidup masyarakat. Rumah yang tidak sehat dapat menjadi penyebab berbagai penyakit, seperti diare, keracunan, alergi saluran pernapasan, iritasi kulit, bahkan stres. Salah satu penyebab diare adalah tercemarnya makanan dan minuman oleh bakteri yang dibawa oleh lalat. Lalat sering dianggap mengganggu karena kesukaannya hinggap di tempat-tempat lembap dan kotor, seperti sampah. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Ajinembah, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, dalam mengelola limbah organik rumah tangga menjadi eco-enzyme serta mencegah penyebaran penyakit melalui pembuatan perangkap lalat. Metode yang digunakan untuk pemeberdayaan masyarakat yaitu dengan metode gabungan terfiri dari ceramah, demonstrasi, dan diskusi interaktif. Hasil dari pengabdian ini yaitu bertambahnya pengetahuan masyarakat untuk mengolah sampah menjadi eco-enzyme dan mencegah penyebaran penyakit akibat rumah yang tidak bersih dengan mengurangi dampak penyebaran penyakit melalui lalat dengan membuat perangkap lalat.