Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Koneksi

Proses Gatekeeping Portal Media Daring (Studi Kasus pada Media Daring Okezone.com) Irene, Irene; Rusdi, Farid
Koneksi Vol 5, No 1 (2021): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v5i1.10123

Abstract

Peoples in the world are in needs of information. Verified information is producted through an long journalistic process. The selecting process of information to get in the media editorial is called gatekeeping. In this era of great technology, medias with network based or online that can be reached by internet connection are taking the hype. The gatekeeping process of every media, especially online media is influenced by various kinds of internal dan external factors. This causes the exact point of journalistic content that produced can be modified. The purpose of this research is to know how the gatekeeping process in an online media is being held. This research is using two models of gatekeepings and hiearchy influence theory to explain whole process of gatekeepings in online media. Case study method is used in this research. The results showed both of the gatekeepings model are applied in the Okezone.com’s gatekeeping process. Internal and external factors are also actively influence the gatekeeping process.Informasi merupakan kebutuhan setiap masyarakat di dunia. Informasi yang terverifikasi telah melalui sebuah proses jurnalistik yang panjang. Proses penyeleksian informasi untuk masuk dalam redaksional media disebut gatekeeping. Saat ini marak media dalam jaringan atau online yang dapat dijangkau setiap masyarakat dengan koneksi internet. Proses gatekeeping setiap media, khususnya media daring dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal organisasi media. Hal ini memungkinkan adanya pergeseran makna dalam setiap konten jurnalistik yang dihasilkan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana proses gatekeeping dalam sebuah media daring berjalan. Peneliti menggunakan dua model gatekeeping dan teori hirarki pengaruh untuk menjelaskan keseluruhan proses gatekeeping yang berlangsung dalam media daring. Studi kasus peneliti lakukan pada media daring milik MNC Group yaitu Okezone.com. Hasil penelitian ditemukan bahwa kedua model gatekeeping yang digunakan oleh peneliti diterapkan dalam proses gatekeeping Okezone.com. Dalam proses gatekeeping Okezone.com juga menunjukkan adanya faktor internal dan eksternal media yang secara aktif mempengaruhi proses redaksional.
Strategi Redaksi Media Kompas.com dalam Menarik Minat Generasi Milenial Widyawati, Widyawati; Rusdi, Farid
Koneksi Vol. 7 No. 1 (2023): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v7i1.15978

Abstract

Online media utilizes portals like using social media. Millennials use social media the most such as Instagram, YouTube, and Facebook. This study wants to know the editorial strategy of Kompas.com media in attracting the interest of the millennial generation and Kompas.com's strategy in facing competition. The author uses the theory of new media and agenda setting. The research method used in this research is a qualitative research method. In this study, the authors conducted interviews with the managing editor of Kompas.com, Kompas.com Reporter, and loyal readers of Kompas.com daily. The findings show that the Kompas.com media editorial strategy to attract the millennial generation is by using social media and the features in it and creating relevant content. Research also shows that Kompas.com's readers are dominated by millennials. Kompas.com's strategy to face competition is to maintain brand news that prioritizes news accuracy. Media online memanfaatkan portal layaknya menggunakan media sosial. Generasi milenial paling banyak menggunakan media sosial seperti Instagram, YouTube, dan Facebook. Penelitian ini ingin mengetahui strategi redaksi media Kompas.com dalam menarik minat generasi milenial dan strategi Kompas.com dalam menghadapi persaingan. Penulis menggunakan teori new media dan agenda setting. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian dengan metode kualitatif. Dalam penelitian ini, penulis melakukan wawancara pada redaktur pelaksana Kompas.com, Reporter Kompas.com, dan pembaca setia harian Kompas.com. Temuan menunjukkan bahwa strategi redaksi media Kompas.com untuk menarik generasi milenial yaitu dengan penggunaan media sosial dna fitur-fitur di dalamnya serta membuat konten yang relevan. Penelitian juga menunjukkan bahwa pembaca Kompas.com didominasi oleh kaum milenial. Strategi Kompas.com menghadapi persaingan yaitu dengan mempertahankan brand news yang mengutamakan akurasi berita.
Komunikasi Instagram Narasi.tv dengan Generasi Z melalui Empat Pilar Media Sosial Michael, Michael; Rusdi, Farid
Koneksi Vol. 8 No. 1 (2024): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v8i1.27559

Abstract

Currently, people rely more on social media to get information. In Indonesia, as many as 79% of the population uses social media to get information. One media company that disseminates information via social media is Narasi.tv which uses Instagram social media. The Narasi.tv Instagram account presents information in a different format. By using four pillars of social media strategy, this research wants to find out how the Narasi.tv Instagram account's communication strategy is in conveying messages to Generation Z. Researchers use descriptive qualitative research methods to be able to explore a phenomenon, an event, social activities, attitudes, views, beliefs, and an individual or a group. Data collection techniques include interviews, observation, and literature study. The results of this research show that the Narasi.tv Instagram account uses four strategic pillars to reach generation Z, consisting of communication, collaboration, education, and entertainment. Of these four pillars, the most prominent is entertainment using jokes which is a concern for Gen Z and makes interaction with the target audience easier. Saat ini masyarakat lebih mengandalkan media sosial untuk mendapatkan sebuah informasi. Di Indonesia, sebanyak 79% penduduk menggunakan media sosial untuk mendapatkan informasi. Salah satu perusahaan media yang menyebarkan informasi lewat media sosial adalah Narasi.tv yang menggunakan media sosial Instagram. Akun Instagram Narasi.tv menyajikan informasi dengan format berbeda. Dengan menggunakan empat pilar strategi media sosial penelitian ini ingin mengetahui bagaimana strategi komunikasi akun Instagram Narasi.tv dalam menyampaikan pesan kepada Generasi Z. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif bersifat deskriptif untuk bisa mendalami sebuah fenomena, sebuah peristiwa, kegiatan secara sosial, sikap, pandangan, kepercayaan, dan seorang individual atau suatu kelompok. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan akun Instagram Narasi.tv menggunakan empat pilar strategi untuk menggapai generasi Z yang terdiri dari komunikasi, kolaborasi, edukasi, dan hiburan. Dari keempat pilar ini yang paling menonjol adalah hiburan dengan menggunakan guyonan yang menjadi keresahan para Gen Z dan membuat interaksi dengan target audiens menjadi lebih mudah.
Strategi Penerapan Kode Etik Jurnalistik dalam Penyajian Video di Kanal 20detik Oktavia, Marshanda; Rusdi, Farid
Koneksi Vol. 8 No. 2 (2024): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v8i2.27702

Abstract

The development of technology and information has also had an impact on the development of the world of journalism, which started from print media until now news sites, blogs and websites have emerged. With this development, we must always provide the latest innovations by providing journalistic products with different media such as via video, podcast or live broadcast. However, the media must still comply with the agreed journalistic code of ethics. This research determines the strategy for presenting videos on cyber media to comply with the journalistic code of ethics. The research uses the case study method on the "Sosok" program on the 20detik channel on Detikcom. The Sosok program itself is a program with a maximum duration of 15 minutes, which presents very inspiring videos from life warriors and provides lessons about life. The theories used are online media theory, media convergence, journalistic video, strategy and journalistic code of ethics. The methodology used is a qualitative methodology with data collection techniques through interviews and documentation collected by researchers. The findings from the research are that the Sosok program has complied with the journalistic code of ethics articles two, three, four, six, seven and nine and the researchers found that there are creative positions working as press or journalists who do not have special certification as journalists so it needs to be further improved to provide related education. journalistic code of ethics. Perkembangan teknologi dan informasi juga memberikan dampak bagi perkembangan dunia jurnalistik yang berawal dari media cetak hingga sekarang muncul situs berita, blog, dan website. Dengan perkembangan ini pastinya harus selalu memberikan inovasi-inovasi terbaru dengan memberikan produk-produk jurnalistik dengan media yang berbeda seperti lewat video, podcast maupun siaran langsung. Meskipun demikian media harus tetap menaati kode etik jurnalistik yang sudah disepakati. Penelitian ini mengetahui bagaimana strategi penyajian video pada media siber agar sesuai dengan kode etik jurnalistik. Penelitian menggunakan metode studi kasus pada Program ”Sosok” kanal 20detik di Detikcom. Program Sosok sendiri adalah sebuah program dengan durasi maksimal 15 menit, yang menyajikan video yang sangat menginspirasi dari para pejuang kehidupan dan memberi pelajaran tentang hidup. Teori yang digunakan adalah teori media daring, konvergensi media, video jurnalistik, strategi, dan kode etik jurnalistik. Metodologi yang digunakan adalah metodologi kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi yang dikumpulkan oleh peneliti. Hasil temuan dari penelitian bahwa program Sosok sudah menaati kode etik jurnalistik pasal dua, tiga, empat, enam, tujuh dan sembilan dan peneliti temukan bahwa adanya posisi kreatif yang bekerja sebagai pers atau jurnalis tidak memiliki sertifikasi khusus sebagai jurnalis sehingga perlu ditingkatkan lagi untuk mengedukasi terkait kode etik jurnalistik.
Pro dan Kontra Cross Cover Dance (Studi Kasus Komentar di Akun TikTok @aiueza) Wibowo, Honey Florence; Rusdi, Farid
Koneksi Vol. 9 No. 1 (2025): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v9i1.33293

Abstract

The presence of popular South Korean music or K-pop has led to the emergence of cross dance cover activities, the existence of which often elicits various reactions from netizens on social media. These reactions can be in the form of opinions that agree (pro), disagree (con), or neither (neutral). The existence of opposing opinions regarding cross dance covers occurs because people often assume that cross dance cover dancers are people who violate religion and norms that apply in Indonesia. Therefore, the purpose of this study is to determine the pros and cons of K-pop cross dance covers in the comment’s column of the TikTok account @Aiueza for the period 2023-2024 based on the ABC of Attitude concept of opinion-forming components (affect, behavior, and cognition). The theories and concepts that support this research are new media theory and the concept of opinion. This research was conducted using a qualitative approach with a case study method. After conducting the research process, the results showed that there were only 2 of the 3 components that formed the ABC of Attitude opinion, namely affect and cognition. Hadirnya musik populer Korea Selatan atau K-pop menyebabkan munculnya aktivitas cross dance cover, yang keberadaannya kerap menimbulkan beragam reaksi dari netizen di media sosial. Reaksi tersebut dapat berupa opini yang setuju (pro), tidak setuju (kontra), ataupun tidak keduanya (netral). Adanya opini kontra mengenai cross dance cover terjadi karena masyarakat kerap menganggap bahwa penari cross dance cover adalah orang yang melanggar agama dan norma yang berlaku di Indonesia. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pro dan kontra K-pop cross dance cover dalam kolom komentar akun TikTok @Aiueza periode tahun 2023-2024 berdasarkan konsep ABC of Attitude dari komponen pembentuk opini (affect, behavior, dan cognition). Teori dan konsep yang mendukung penelitian ini adalah teori media baru dan konsep opini. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Setelah melakukan proses penelitian, didapatkan hasil yang menunjukkan bahwa hanya terdapat 2 dari 3 komponen pembentuk opini ABC of Attitude, yaitu affect dan cognition.
Kontroversi Pernyataan Joko Widodo tentang Kampanye dalam Pemilu 2024 di Media Detik.com dan Viva.co.id Salim, Richard Neilson; Rusdi, Farid
Koneksi Vol. 9 No. 2 (2025): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v9i2.33310

Abstract

In 2024, Indonesia will hold presidential and vice-presidential elections and legislative elections. One of the news that attracted attention was a controversial statement from President Joko Widodo regarding the president being allowed to campaign and take sides. The statement elicited mixed responses, both positive and negative, not only that, but the mass media also reported Joko Widodo's statement. One of them is online media Detik.com and Viva.co.id. The reason researchers chose Detik.com and Viva.co.id was because in the IPWS survey, the two media were included in the most popular and most widely read online media in Indonesia. This study aims to determine the framing analysis of Detik.com and Viva.co.id on the news of Joko Widodo's statement regarding the president who is allowed to campaign and take sides in the 2024 election. The approach in this research uses a constructivist paradigm, with Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki's framing analysis, namely syntax, script, thematic, and rhetoric. In this research, the data collection method used is observation, online data search, and literature study. The findings show that there is emphasis in the presentation of news by Detik.com and Viva.co.id. Detik.com seems to be trying to maintain neutrality while Viva.co.id seems to be leaning or supporting Jokowi's statement. Pada tahun 2024, Indonesia akan menyelenggarakan Pemilihan Umum presiden dan wakil presiden (Pilpres) serta Pemilihan Umum Legislatif (Pileg). Salah satu berita yang menarik perhatian adalah pernyataan kontroversial dari Presiden Joko Widodo mengenai presiden yang diperbolehkan berkampanye dan berpihak. Pernyataan tersebut menimbulkan tanggapan yang beragam, baik yang positif maupun yang negatif, tidak hanya itu, media massa juga memberitakan pernyataan Joko Widodo tersebut. Salah satunya media online Detik.com dan Viva.co.id. Alasan peneliti memilih Detik.com dan Viva.co.id dikarenakan pada survei IPWS, kedua media tersebut termasuk dalam media online terpopuler dan paling banyak dibaca di Indonesia. Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui framing Detik.com dan Viva.co.id terhadap pemberitaan pernyataan Joko Widodo mengenai presiden yang diperbolehkan berkampanye dan berpihak dalam pemilu 2024. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis, dengan analisis framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki yakni sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Dalam penelitian ini, metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, penelusuran data daring, dan studi kepustakaan. Temuan menunjukkan bahwa ada penekanan dalam penyajian berita oleh Detik.com dan Viva.co.id. Detik.com terlihat berusaha menjaga netralitas sedangkan Viva.co.id terlihat condong atau mendukung pernyataan Jokowi.
Kualitas Jurnalistik dan Minat pada Konten Jurnalisme Warga Rusdi, Farid; Christania, Veronica Romanna Gita
Koneksi Vol. 6 No. 2 (2022): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v6i2.15700

Abstract

Technology has accelerated and facilitated the dissemination of news and information. Not only professional journalists, but anyone today can also produce journalistic content through social media. One of them in Indonesia is the @lambeturah Instagram account. The practice of citizen journalism is not carried out by professionals so that the quality of journalism is still in doubt. Nevertheless, citizen journalism products are still in demand, even for some people prefer to get news through citizen journalism rather than official media. The author wants to know whether there is an influence of news values ​​and information needs on public interest in citizen journalism content on the @lambeturah Instagram account. This study will use a quantitative approach through a questionnaire to obtain data. The population of this study is @lambeturah's followers with a sample of 100 people obtained through calculations with the Slovin formula. The results of this study indicate that there is an influence of news value and information needs simultaneously or together on the consumption behavior of citizen journalism practices. Teknologi telah mempercepat dan mempermudah penyebarluasan berita dan informasi. Tidak hanya jurnalis profesional, siapa pun saat ini bisa menghasilkan konten jurnalistik melalui media sosial. Salah satunya di Indonesia adalah akun Instagram @lambeturah. Praktik jurnalistik warga tidak dilakukan oleh mereka yang profesional sehingga kualitas jurnalistik sebenarnya masih diragukan. Meskipun demikian, produk jurnalisme warga tetap diminati, bahkan bagi sebagian orang lebih memilih untuk mendapatkan berita melalui jurnalisme warga dari pada media resmi. Penulis ingin mengetahui apakah ada pengaruh nilai-nilai berita dan kebutuhan informasi terhadap minat masyarakat pada konten jurnalisme warga di akun Instagram @lambeturah. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui kuesioner sebagai sarana untuk mendapatkan data. Populasi penelitian ini adalah followers @lambeturah dengan sampel berjumlah 100 orang yang didapat melalui perhitungan dengan rumus Slovin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari nilai berita dan kebutuhan informasi secara simultan atau bersama-sama terhadap minat pada konten praktik jurnalisme warga.
Pengaruh Minat Pembaca Media Online Tempo.Co terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi pada Generasi Z Estrella, Nathasya; Rusdi, Farid
Koneksi Vol. 6 No. 2 (2022): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v6i2.15793

Abstract

Technological developments create new alternatives for audiences to get unlimited news. News readers or audiences have diverse consumption interests in accessing mass media. Generation Z spends more time looking for references for their information needs via the internet. Therefore, the mass media has a significant role and impact to be on influencing its readers. Tempo is one of the media that has also transformed into digital by presenting a high standard of journalism in writing a news story in a sharp, intelligent, and balanced manner. Tempo. co presents news according to people's needs such as business, automotive, sports, economy, beauty, health, etc. This study aimed to determine the effect of reading interest on the fulfillment of information needs in generation Z after reading the online media Tempo.co. The theory used in this research is uses and gratification. This research method uses a quantitative approach with data collection techniques distributing questionnaires to 100 Generation Z and Tempo respondents.co Instagram followers using non-probability sampling. The data obtained were processed using validity, reliability, normality, simple regression analysis, and t-test. The results of the study indicate that the consumption interest of Tempo.co's online media readers significantly affects the satisfaction of meeting information needs. Perkembangan teknologi menciptakan alternatif baru bagi khalayak dalam memperoleh berita yang tidak terbatas. Pembaca berita ataupun khalayak memiliki minat konsumsi yang beragam dalam mengakses media massa. Generasi Z lebih banyak menggunakan waktu luang untuk mencari referensi dalam kebutuhan informasi melalui internet. Oleh karena itu, media massa memiliki peran serta dampak yang besar untuk menjadi pengaruh bagi pembacanya. Tempo merupakan salah satu media yang juga bertransformasi menjadi digital dengan menghadirkan standar jurnalisme yang tinggi dalam menulis sebuah berita secara tajam, cerdas dan berimbang. Tempo.co menyajikan berita sesuai kebutuhan masyarakat seperti bisnis, otomotif, olah raga, ekonomi, kecantikan, dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh minat membaca terhadap pemenuhan kebutuhan informasi di Generasi Z setelah membaca media daring Tempo.co. Teori yang digunakan adalah uses and gratification. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menyebarkan kuisioner kepada 100 responden yang merupakan Generasi Z dan followers Instagram Tempo.co dengan menggunakan nonprobability sampling. Data yang didapatkan diolah menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji analasis regresi sederhana dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat konsumsi pembaca media daring Tempo.co berpengaruh signifikan terhadap kepuasaan pemenuhan kebutuhan informasi.
Strategi Pengelolaan Instagram @Sukabumitoday sebagai Media Informasi Kota Sukabumi selama Masa Pandemi Covid-19 Papanda, Helen Tri; Rusdi, Farid
Koneksi Vol. 6 No. 2 (2022): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v6i2.15796

Abstract

Sukabumi City is the smallest city in West Java Province, with the potential for nature tourism and natural resources that are well known to the public. However, the Sukabumi City government's attention to the area is still lacking and makes this potential invisible. The government is less focused on developing information media for the City of Sukabumi. A digital-based media company, INFOSMI, is an independent community on social media that aims to provide information in the form of news and tourist attractions in Sukabumi City. This community has an Instagram account, @sukabumitoday. It is known that the communication strategy carried out by the @sukabumitoday Instagram account goes through 7 stages. The primary strategy on Instagram @sukabumitoday is to upload photos and videos sent from Instagram followers @sukabumitoday and provide exciting photo captions so that the content and messages to be conveyed become informative and persuasive. The Instagram account @sukabumitoday also takes advantage of the features that exist on Instagram to maximize its function as a medium of information for the City of Sukabumi. The @sukabumitoday account uses messages with encouragement and jokes so that all information can be adequately conveyed. Kota Sukabumi merupakan kota terkecil di Provinsi Jawa Barat dengan potensi wisata alam dan kekayaan alam yang sudah banyak dikenal masyarakat. Namun, perhatian pemerintah Kota Sukabumi terhadap daerahnya masih kurang dan membuat potensi tersebut tidak terlihat. Pemerintah kurang fokus untuk mengembangkan media informasi Kota Sukabumi. Sebuah perusahaan media berbasis digital, INFOSMI, merupakan komunitas mandiri di media sosial yang bertujuan memberi informasi berupa berita dan tempat wisata yang ada di Kota Sukabumi. Komunitas ini memiliki akun Instagram @sukabumitoday. Diketahui jika strategi komunikasi yang dilakukan oleh akun instagram @sukabumitoday melewati 7 tahapan. Strategi utama pada Instagram @sukabumitoday adalah mengunggah foto-foto dan video kiriman dari pengikut Instagram @sukabumitoday, memberikan keterangan foto yang menarik agar isi serta pesan yang ingin disampaikan menjadi informatif dan persuasif. Akun Instagram @sukabumitoday juga memanfaatkan fitur-fitur yang ada pada Instagram sehingga memaksimalkan fungsinya sebagai media informasi untuk Kota Sukabumi. Akun @sukabumitoday menggunakan pesan dengan dorongan dan candaan, agar semua informasi dapat tersampaikan dengan baik.
Strategi Penyiaran Radio Mustang 88 FM dalam Mempertahankan Pendengar (Studi Kasus Program Mustang Morning Squad) Manuella, Febryna Glory; Rusdi, Farid
Koneksi Vol. 6 No. 2 (2022): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v6i2.15797

Abstract

The mass media in Indonesia have difficulty maintaining their existence during the pandemic. The media face challenges, go bankrupt or survive. Radio, as one of the mass media, is a medium that is less accessible to the audience because the information is presented in audio form, not audiovisual like television. However, radio still survives in the digital era and even more so during the COVID-19 pandemic. Through this article, the author presents research on one of the radio stations in Indonesia, namely Radio Mustang 88 FM, through the Mustang Morning Squad program. Radio Mustang 88 FM implements a broadcasting strategy to maintain its existence. The Mustang Morning Squad program has a unique characteristic compared to other programs. The author uses the concept of mass communication, DeFleur's communication model, and customer engagement to reveal the broadcasting strategy implemented to retain listeners amid a crisis. This study uses a qualitative method. Data were collected by observing the Mustang Morning Squad broadcasting process and interviews. The results show that updating information related to daily life will increase customer engagement. Communication between teams also plays an important role. Media massa di Indonesia memiliki kesulitan untuk mempertahankan eksistensinya selama masa pandemi. Media menghadapi tantangan, bangkrut atau bertahan. Dari berbagai media massa, radio adalah media yang kurang dijangkau oleh khalayak karena informasi disajikan dalam bentuk audio, bukan audiovisual sepertihalnya televisi. Namun demikian, radio masih tetap bertahan di era digital dan terlebih lagi pada masa pandemi covid-19. Melalui artikel ini, penulis menyajikan penelitian pada salah satu radio di Indonesia yaitu Radio Mustang 88 FM melalui program Mustang Morning Squad. Radio Mustang 88 FM menerapkan strategi penyiaran untuk mempertahankan esksitensinya. Program Mustang Morning Squad memiliki ciri khas yang unik dibanding program lain. Penulis menggunakan konsep komunikasi massa, model komunikasi DeFleur, dan keterlibatan pelanggan untuk mengungkap strategi penyiaran yang diterapkan dalam mempertahankan pendengar di tengah kondisi krisis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi pada proses penyiaran Mustang Morning Squad, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memperbarui informasi terkait dengan kehidupan sehari-hari akan meningkatkan keterlibatan pelanggan. Komunikasi antar tim juga memegang peran penting.