Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Keanekaragaman dan Kelimpahan Serangga Tanah di Hutan Desa Serdang: Keanekaragaman dan Kelimpahan Serangga Tanah di Hutan Desa Serdang Kawasan Tahura Kabupaten Karo Sumatera Utara Manalu, Perlin B.; Hutasuhut, Melfa Aisyah; Syukriah
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 13 No. 4 (2025): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v13i4.17130

Abstract

This study aims to assess the diversity index, relative abundance, and evenness of soil insects in the Hutan Desa Serdang, Tahura Area, Karo District, North Sumatra. The methods used include pitfall traps and bait traps with a purposive sampling approach at three observation stations: primary forest, secondary forest, and pine forest. The results show that a total of 1,427 insect individuals were found, comprising 8 orders, 13 families, and 20 species. Odontomachus brunneus exhibited high relative abundance, followed by Entomobrya handschini and Solenopsis invicta, which fall into the category of moderate relative abundance. The diversity index of soil insects is categorized as moderate, with an value of H' = 2.0, indicating a balanced ecosystem with a sufficient variety of species. Meanwhile, the evenness index of soil insects is classified as high, with a value of H'= 0.7. This indicates a uniform distribution of species without particular dominance, thus supporting ecological balance and good soil ecosystem quality.
Implementasi Sistem Monitoring Suhu Air Berbasis IoT untuk Meningkatkan Kualitas dan Produktivitas Budidaya Ikan Multazam, Teuku; Syukriah; Burhanuddin; Bakhtiar; Ezwarsyah; Zuraida, Zuraida
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i1.25193

Abstract

Teknologi Internet of Things (IoT) menawarkan solusi inovatif untuk meningkatkan efektivitas monitoring suhu air tambak melalui pemasangan sensor suhu yang terhubung ke jaringan internet. Pemantauan suhu air yang akurat dan real-time merupakan aspek penting dalam bidang perikanan budidaya, karena suhu air secara langsung mempengaruhi metabolisme, pertumbuhan, dan kelangsungan hidup ikan. Pemanfaatan Internet of Things (IoT) dalam sistem monitoring suhu air tambak memainkan peranan penting dalam meningkatkan produktivitas budidaya ikan dan memberikan kontribusi pada pemberdayaan masyarakat pembudidaya. Melalui desain sistem pemantauan berbasis IoT, sensor-sensor berkualitas seperti sensor suhu DS18B20 dapat dipasang untuk mengumpulkan data real-time yang memungkinkan petani ikan untuk membuat keputusan yang lebih tepat. Tujuan pengabdian ini adalah mengembangkan dan mengimplementasikan sistem monitoring suhu air tambak berbasis IoT yang mampu mengumpulkan data secara otomatis dan terus-menerus, serta menampilkan informasi secara langsung melalui aplikasi mobile dan web. Dengan kemajuan teknologi IoT, implementasi sistem pemantauan suhu air tambak kini semakin efektif. Penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian teknologi pintar dengan sistem monitoring mampu mengelola parameter lingkungan seperti suhu air dengan lebih baik, selaras dengan tuntutan budidaya ikan cerdas yang berkelanjutan. Adopsi IoT dalam budidaya ikan juga menyasar pada pengurangan biaya operasional dan penghindaran pemborosan sumber daya. Hasil pengabdian pemanfaatan IoT dalam sistem monitoring suhu air tambak tidak hanya meningkatkan produktivitas budidaya ikan, tetapi juga mempromosikan kelestarian sumber daya alam dan pemberdayaan masyarakat pembudidaya. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem IoT ini mampu meningkatkan akurasi pengukuran dengan tingkat akurasi, mengurangi biaya operasional, dan memudahkan pengawasan kondisi suhu air tambak secara menyeluruh. Pengembangan sistem ini diharapkan dapat mendukung kegiatan budidaya ikan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat secara lebih efektif. Hal ini menjadi langkah penting dalam mengatasi tantangan perubahan iklim dan penurunan kualitas air, serta mendukung budidaya ikan berkelanjutan berbasis teknologi.