Claim Missing Document
Check
Articles

Boyolali Shopping Center Dengan Pendekatan Karya Bjarke Ingels Reza Candra Setianto; Diana Kesumasari; Dody Irnawan
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 1, Nomor 2 (2019): Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v1i2.13

Abstract

Perancangan ini bertujuan untuk memberikan rancangan desain Boyolali Shopping Center dengan pendekatan karya Bjarke Ingels. Obyek perancangan berada di atas bekas lahan Stadion Pandan Arang kota Boyolali. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan survei lapangan, wawancara dan studi pustaka untuk kemudian dilakukan analisis perancangan. Hasil analisa perancangan ini meliputi : 1) analisa aktivitas, 2) analisa perencanaan tapak, 3) analisa bentuk bangunan, 4) analisa bahan bangunan, 5) analisa struktur, serta 6) analisa utilitas. Desain akhir dari Boyolali Shopping Center (BSC) yang menggunakan pendekatan karya Bjarke Ingels (BI), berbentuk seperti karya BI yaitu Hualiance Residence (HR). Tidak sepenuhnya sama, HR diimplementasikan berbentuk pegunungan Taiwan sedangkan BSC berbentuk alur Gunung Merapi Merbabu. Kesamaannya memiliki bentuk yang berbuku-buku. Dari segi bentuk BSC mengadopsi bentuk HR dengan modifikasi penambahan alur Gunung Merapi Merbabu, harapannya bangunan ini bisa menjadi ikon baru di Boyolali dengan ciri khasnya yaitu Merapi Merbabu.
Edupark Gemolong Dengan Tema Arsitektur Modern Syaiful Rakhman; Ita Dwijayanti; Dody Irnawan
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 1, Nomor 2 (2019): Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v1i2.14

Abstract

Gemolong adalah salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Sragen. Gemolong merupakan salahsatu kecamatan yang diproyeksikan menjadi kota satelit, dan salah satu target pengembangan kota satelit adalah pembangunan kawasan wisata. Maka dari itu perlu direncanakan pembangunan kawasatan wisata yang penulis namakan Edupark Gemolong. Tujuan perancangan EduparkGemolong adalah untuk mendukung Gemolong sebagai kota satelit, untuk menampung tuntutan kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas kota yang saat ini belum memadahi, untuk memberikan Landmark baru bagi Kecamatan Gemolong. Untuk melakukan perancangan ini metode yang digunakan adalah dengan mengkombinasikan metode kualitatid dan kuantitatif yang akan menghasilkan perancangan yang lebih inovatif baik dari segi ide, konsep serta hasil akhir berupa bentuk rancangan. Hasil akhir dari perancangan ini adalah suatu solusi desain untuk Edupark Gemolong yang bertema Arsitektur Modern tetapi tidak melupakan ciri khas lokal.
Konsep Redesain Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo Dengan Pendekatan Karya Zaha Hadid Helmi Setiawan; Diana Kesumasari; Dody Irnawan
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 2, Nomor 2 (2020): Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v2i2.23

Abstract

Konsep redesain bandara ini bertujuan untuk memberikan rancangan baru pada Bandara Adi Soemarmo Solo dengan pendekatan karya Zaha Hadid. Bandara Adi Soemarmo Solo terletak di Kabupaten Boyolali yang berjarak kurang lebih 14 KM dari kota Solo. Dengan adanya wacana pengembangan bandara Internasional Adi Soemarmo diperlukan redesain bandara Adi Soemarmo Solo untuk memenuhi kebutuhan transportasi yang lebih tinggi dengan mempertimbangkan kelengkapan sarana dan prasarana yang berkembang di masa mendatang. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan survei lapangan, wawancara dan studi pustaka untuk kemudian dilakukan analisis perancangan. Hasil analisa perancangan ini meliputi analisa site, dan analisis bentuk bangunan yang kemudian disusun menjadi konsep perancangan. Hasil akhir dari konsep redesain Bandara Adi Soemarmo Solo dengan pendekatan karya Zaha Hadid, diimplementasikan berbentuk kompas dengan bentuk radial yang bercabang. Harapannya bandara ini bisa menjadi ikon baru di Solo.
Perancangan Rusunawa Putri Cempo Dengan Konsep Bangunan Hemat Energi di Surakarta Yohanes Eudes Abitabira Mahardika Putra; Dody Irnawan; Dwi Ely Wardani
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 3, Nomor 1 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v3i1.30

Abstract

Laju Pertumbuhan Penduduk Indonesia yang sangat tinggi memicu meningkatnya kebutuhan pemukiman yang mampu menyediakan tempat tinggal. Akibatnya berimbas pada Kota Surakarta yang banyak dijumpai disfungsi lahan. Berdasarkan fenomena kepadatan pemukiman yang terjadi, maka pembangunan rusunawa dianggap dapat menjawab permasalahan tersebut. Kegiatan pembangunan di Indonesia mengarah kepada industrialisasi sehingga energi menjadi isu utama dan penting dalam kerangka menunjang model pembangunan. Penelitian dengan judul “Perancangan Rusunawa Putri Cempo dengan Konsep Bangunan Hemat Energi di Surakarta” bertujuan mengetahui dan memperkaya pengetahuan tentang rusunawa dengan konsep hemat energi di Surakarta. Metode yang digunakan melalui pengumpulan sumber data, di antaranya studi literatur, wawancara, survei lapangan dan dokumentasi yang akan dianalisis dan diolah, sehingga diperoleh hasil penelitian. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa rusunawa ini menerapkan arsitektur hemat energi, yang pada prosesnya memiliki sistem hemat energi listrik dengan menerapkan pencahayaan dan penghawaan alami yang baik, pengelolaan air dengan memanfaatkan sisa pemakaian dan pemanenan air hujan dan sistem pengolahan sampah menjadi bahan bermanfaat.
Revitalisasi Benteng Vastenburg Dengan Pendekatan Arsitektur Monumental di Surakarta Mega Ayu Pangestiningrum; Dwi Ely Wardani; Dody Irnawan
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 3, Nomor 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v3i2.33

Abstract

Revitalisasi merupakan upaya untuk meningkatkan nilai lahan atau kawasan melalui pembangunan kembali dalam suatu kawasan yang dapat meningkatkan fungsi kawasan sebelumnya.Benteng Vastenburg merupakan satu dari sekian banyak benteng yang dibangun oleh pemerintahan kolonial Belanda. Benteng Vastenburg merupakan benteng pertahanan yang terkait dengan posisi keraton Surakarta dan rumah Gubernur Belanda. Revitalisasi Benteng Vastenburg sebagai aset peninggalan masa lalu yang bertujuan untuk menghidupkan kembali citra Benteng Vastenburg dengan pendekatan Arsitektur Monumental, dimana bangunan atau aset akan dipertahankan sebagai identitas kota dan memberi aktivitas hidup yang bermanfaat bagi masyarakat  sehingga diperoleh nilai ekonomi yang menjamin bangunan terpelihara dan manfaat penggunaan yang dapat dirasakan oleh masyarakat luas. Beberapa faktor-faktor dasar arsitektur yang dirumuskan dalam Revitalisasi Benteng Vastenburg ini dimulai dari mempertimbangkan lokasi, orientasi sinar matahari, arah angin, mereduksi kebisingan, adanya pencahayaan dan penghawaan alami, vegetasi serta mitigasi bencana. Dan pada hasil rancangan bangunan dapat terpenuhi fungsi bangunan yang maksimal, sistem struktur dan estetika desain bentuk bangunan yang beradaptasi dengan lingkungan alam sekitarnya
Redesain Kawasan GOR Diponegoro Dengan Konsep Pendekatan Arsitektur High Tech di Sragen Agus Widodo; Dwi Ely Wardani; Dody Irnawan
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 3, Nomor 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v3i2.34

Abstract

Redesain perancangan ini bertujuan untuk memberikan alternatif penataan Kawasan Gor Diponegoro dengan Konsep Pendekatan Arsitektur High Tech, dimana Site untuk perancangan ini berada di dalam area GOR Diponegoro yang berada di Kabupaten Sragen. Pengumpulan data dilakukan dengan survei lapangan, wawancara dan kajian literatur untuk kemudian dilakukan pengolahan dan analisis data. Analisis data yang dilakukan diantaranya adalah: (1) Analisa Peruangan yang meliputi analisa pelaku dan jenis kegiatan, analisa pengelompokan kegiatan, analisa besaran ruang dan hubungan ruang. (2) Analisa Tapak, orientasi tapak dan bangunan, analisa sirkulasi, analisa vegetasi, analisa view, analisa zonasi serta analisa terhadap matahari dan angin. (3) Analisa tampilan bangunan yang meliputi analisa bentuk dan fasad bangunan. (4) Analisa material bangunan (5) Analisa sistem struktur yang meliputi struktur bawah, super struktur dan upper struktur. (6) Analisa sistem utilitas yang meliputi jaringan listrik, sistem pemipaan, pengolahan sampah dan pengamanan kebakaran dan petir. Hasil dari analisis ini akan menjadi acuan dalam redesain kawasan GOR Diponegoro Sragen yang dituangkan dalam gambar-gambar desain dengan konsep Arsitektur High Tech.
Perancangan Destinasi Wisata Sine Dengan Pendekatan Arsitektur Ekologis Viki Ema Sasongko; Dwi Ely Wardani; Dody Irnawan
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 3, Nomor 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v3i2.36

Abstract

Perancangan ini bertujuan untuk merancang serta mengetahui strategi Desa Sine dalam mengembangkan desa wisata. Objek penelitian terletak di desa wisata Sine Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen. Pengumpulan data pada penelitiann ini dilakukan dengan dua cara yaitu survey lapangan dan studi pustaka yang nantinya dilakukan analisis perancangan. Hasil penelitian berupa analisis perancangan yang meliputi a) Analisa pelaku meliputi analisa aktivitas, analisa pelaku aktivitas, analisa pola pelaku aktivitas, kebutuhan ruang; b) Analisa tapak meliputi kondisi tapak, kebisingan, aksesbilitas dan sirkulasi, utilitas, vegetasi, view, orientasi matahari, zoning site; c) Analisa bentuk bangunan; d) Analisa bahan bangunan; e) Analisa struktur; f) Analisa utilitas meliputi penyedian air bersih, penyediaan tempat pengolahan air limbah, penyediaan tempat sampah, penyediaan system kebakaran, penyediaan system keamanan, penyediaan jaringan listrik. Hasil akhir penelitian ini berupa konsep desain destinasi wisata yang menyuguhkan fasilitas wisata seperti dancing fountain, area paintball, offroad dengan pendekatan arsitektur ekologi.
Perancangan Sekolah Menengah Kejuruan Berbasis Pondok Pesantren di Cilacap Dengan Pendekatan Green Architecture Amirul Hakim; Dody Irnawan; Lidi Wilaha
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 4, Nomor 1 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v4i1.38

Abstract

Bantarsari merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Cilacap, yang perlu adanya penambahan fasilitas pendidikan terutama pada sekolah menengah kejuruan, dengan menggunakan basis pondok pesantren yang merupakan sarana pendidikan islam, yang merupakan masyoritas agama yang dianut di Kabupaten Cilacap. Green building merupakan suatu konsep pembangunan yang memperhatikan lingkungan dan hemat sumber daya sepanjang siklus hidup bangunan tersebut. Dengan tujuan memenuhi fasilitas pendidikan di kecamatan Bantarsari dengan merancang sekolah menengah kejuruan berbasis pondok pesantren dengan pendekatan green architecture, SMK ini mempunyai dua jurusan yaitu jurusan informatika dan perikanan dengan pondok pesantren sebagai ektrakulikuler wajib keagaman bagi kelas X, XI dan XII yang dilaksanakan setiap hari jumat, sabtu dan minggu.
Perancangan Edupark Sukoharjo Menggunakan Teori Bermain Anak Menurut Friedrich Froebel Kristi Cikal Anjani Putri; Diana Kesumasari; Dody Irnawan
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 4, Nomor 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v4i2.43

Abstract

Sukoharjo adalah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang berbatasan dengan Kota Surakarta di utara, Kabupaten Karanganyar di timur, Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Gunungkidul (Daerah Istimewa Yogyakarta) di selatan, serta Kabupaten Klaten dan Kabupaten Boyolali di barat. Dilihat dari perkembangan zaman, mulai timbul suatu tuntutan akan sarana pendidikan yang bersifat informal. Salah satu metode untuk menyampaikan ‘pesan’ edukasi kepada masyarakat adalah melalui sarana pendidikan yang bersifat rekreatif atau sering disebut dengan edupark. Berdasarkan dari Data Demografi Kabupaten Sukoharjo, edupark mempunyai peluang yang sangat besar sebagai sarana Pendidikan yang akan mampu menarik wisatawan terutama anak usia sekolah. Edupark yang dirancang kali ini menggunakan teori bermain Friedrich Froebel dengan menggunakan tiga prinsip yang diaplikasikan pada kawasan bangunan edupark, antara lain (1) kreativitas, (2) kebebasan dan (3) pengamatan dan peragaan. Hasil yang diperoleh berupa konsep perancangan edupark dengan penerapan teori Friedrich Froebel, yaitu (1) kreativitas yang diterapkan pada bangunan Gedung Peraga Iptek Interaktif dan Perpustakaan, (2) kebebasan yang didalamnya terdapat bangunan Gedung Serba Guna dan Playground, dan (3) pengamatan dan peragaan yang didalamnya terdapat bangunan Gedung Pameran dan Pelatihan.
Akademi Road Race Nasional Dengan Pendekatan Konsep Green Arsitektur di Bali Riska Bela; Dwi Ely Wardani; Dody Irnawan
Jurnal Arsitektur GRID: Journal of Architecture and Built Environment Volume 5, Nomor 1 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52429/grid.v5i1.50

Abstract

Bali merupakan salah satu pulau di Indonesia yang mengalami pertumbuhan pesat dalam pembangunan infrastruktur khususnya dalam pengembangan ruang publik dan komunitas berdasarkan Perkembangan teknologi khususnya di bidang otomotif memberi dampak positif maupun negatif bagi para generasi muda di Bali, tujuan utama pada perencanaan dan perancangan Akademi Roadrace untuk menghindari terjadinya balap liar yang mengakibatkan tingkat kecelakaan lalu lintas yang tinggi selain itu untuk mengembangkan minat bakat pada anak remaja bali, dalam penerapan pada konsep kawasan green arsitektur mengarahkan menuju suatu desain yang memberikan lingkungan positif dan memberikan manfaat terbesar dalam mengurangi biaya operasional dan pemeliharaan bangunan dibuat dengan kualitas yang baik serta berpatokan dengan kepedulian mengenai perlindungan terhadap lingkungan di dunia dengan menggunakan energy efficient (efisiensi energi), sustainable concept (konsep berkelanjutan), serta holistic application (penerapan holistik) serta menggunakan sebuah metode pengenalan yang merencanakan arsitektur dan meminimalisir dampak buruk terhadap kesehatan manusia maupun lingkungan sekitar.