Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Perbandingan hasil belajar trigonometri dengan model pembelajaran konvensional dan model pembelajaran kooperatif jigsaw Meitria Laily Azizah; Hendro Permadi
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya (JMIPAP) Vol. 1 No. 10 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.975 KB) | DOI: 10.17977/um067v1i10p756-763

Abstract

Selection of learning models is important for improving student learning outcomes. This study aims to compare the results of trigonometric learning with conventional learning models and Jigsaw cooperative learning models and also want to know results of trigonometric learning with conventional learning and Jigsaw cooperativ learning. This type of research is experimental research with quantitative methods. The data collected in this study include: 1) the value of the pre test experimental class 1 (Jigsaw cooperative learning model) and the experimental class 2 (conventional learning models), 2) the value of the two post test classes, 3) the assessment of the skills of the two classes. The results of the analysis of the combined difference in the value of post test and skills assessment with the two pre test values ​​of the two classes using the 2 Sample Independent t-test showed that the sig (2-tailed) value was 0.003 or less than the significant level of 0.05. So it can be concluded that there are differences in learning outcomes by applying conventional learning models and Jigsaw cooperative learning models on trigonometric comparison material on right triangles in Batu city MAN. It is evident from the combined value difference between post test and skills assessment with the experimental class 1 pre test score of 65.86 while the experimental class 2 is 52.96. Pemilihan model pembelajaran adalah hal yang penting untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar trigonometri dengan model pembelajaran konvensional dan model pembelajaran kooperatif Jigsaw serta ingin mengetahui hasil belajar trigonometri dengan diterapkan model pembelajaran konvensional dan model pembelajaran kooperatif Jigsaw. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan metode kuantitatif. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini meliputi: 1) nilai pre test kelas eksperimen 1 (model pembelajaran kooperatif Jigsaw) dan kelas eksperimen 2 (model pembelajaran konvensional), 2) nilai post test kedua kelas, 3) penilaian keterampilan kedua kelas. Hasil analisis dari selisih gabungan nilai post test dan penilaian keterampilan dengan nilai pre test kedua kelas menggunakan uji 2 Sample Independent t-test menunjukkan bahwa nilai sig(2-tailed) sebesar 0,003 atau kurang dari taraf signifikan yaitu 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar dengan menerapkan model pembelajaran konvensional dan model pembelajaran kooperatif Jigsaw pada materi perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku di MAN kota Batu. Terbukti pada selisih nilai gabungan post test dan penilaian keterampilan dengan nilai pre test kelas eksperimen 1 sebesar 65,86 sedangkan kelas eksperimen 2 sebesar 52,96.
Profile of Students’ Argumentation Ability Based On Adversity Quotient In Statistical Problem Zuhadur Ra'is Ariyono Putra; Rustanto Rahardi; Sisworo Sisworo; Hendro Permadi
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 7 No 1 (2023): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Urogram Studi Pendidikan Matematika, Universitas IVET

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.118 KB) | DOI: 10.31331/medivesveteran.v7i1.2330

Abstract

Argumentative ability can be seen from the argumentation pattern that appears. This pattern needs to be evaluated to look over the quality of the argumentation to make the right problem-solving. This evaluation can be done by recognizing the components that make up the argument. This study goals to describe students' argumentation abilities in solving statistical problem based on Adversity Quotients (AQ). This qualitative descriptive research elaborated 39 students taking a statistical methods course. Subjects were grouped into three types of Adversity Quotient based on the ARP (Adversity Response Profile) questionnaire results. Data were obtained using statistical problem tests and interviews. The outcomes showed three levels of AQ found in students, namely Camper, Toward Climber, and Climber. Camper-type students bring up the Claim-Data-Warrant pattern. Students with AQ levels towards climbers tend to have the same pattern as the Camper type. In comparison, students with the AQ Climber type have a Claim-Data-Warrants-Backing pattern. Based on the outcomes of the study, it can see that students' argumentation skills are determined by the Adversity Quotient level they have when solving statistical problems.
Proses Pemecahan Masalah Matematika Siswa Berdasarkan Tahapan Polya Pada Materi Segiempat Ditinjau Dari Adversity Quotient Mohammad Nurwahid; Hendro Permadi; Hery Susanto
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (950.977 KB) | DOI: 10.33603/jnpm.v6i4.6967

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana proses pemecahan masalah matematika siswa berdasarkan tahapan Polya pada materi segiempat ditinjau dari AQ Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah satu siswa dengan skor terbik pada tipe Climber dan satu siswa dengan skor terbaik pada tipe Camper. Proses analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan pembuatan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah siswa dengan tipe Climber memenuhi semua indikator proses pemecahan masalah pada setiap tahapan pemecahan masalah Polya. Siswa dengan kriteria Camper memenuhi semua indikator proses pemecahan masalah pada setiap tahapan pemecahan masalah Polya kecuali pada tahap memeriksa kembali. Berdasarkan hasil penelitian ini, siswa mampu menyelesaikan permasalahan matematika karena mereka mampu mengaitkan pengetahuan terdahulu dengan situasi baru yang terdapat dalam permasalahan yang dihadapi. Oleh karena itu, guru sebaiknya sering mengajak siswa untuk mengaitkan pengetahuan terdahulu dalam menyelesaikan suatu permasalahan.
PROSES TRANSLASI REPRESENTASI MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH REALISTIK STATISTIKA SEBAGAI KEMAMPUAN NUMERASI Hanida Emilia Dewi Pratiwi; Abdur Rahman As'ari; Hendro Permadi
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.6605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses translasi representasi mahasiswa dalam menyelesaikan masalah realistik statistika sebagai kemampuan numerasi. Calon subjek yang digunakan 32 siswa Mahasiswa Semester 3 Offering H Universitas Negeri Malang yang sedang menempuh Mata Kuliah Statistika, dan 2 subjek yang dipilih  dideskripsikan dengan menggunakan indikator tahapan proses translasi, dan indikator kemampuan numerasi. Intrumen yang digunakan adalah lembar  tes  2 soal uraian yang terkait masalah realistik statistika yang berkaitan dengan materi sebaran binomial, dan sebaran hipergeometrik. Kesimpulan penelitian yang didapatkan dari hasil jawaban mahasiswa menyelesaikan masalah realistik  statistika antara lain : mahasiswa belum mencapai tahapan mengeksplorasi sumber dan belum mencapai tahapan mengkoordinasi pemahaman awal akan mengakibatkan belum mencapai  indikator menemukan informasi statistik baik dalam bentuk numerik atau grafis pada permasalahan. Jika mahasiswa belum mencapai tahapan mengkontruksikan tujuan target representasi mengakibatkan belum  mencapai indikator menggunakan informasi permasalahan dalam menyelesaikan masalah baik dalam bentuk numerik atau grafis. Jika mahasiswa belum mencapai tahapan menentukan kesesuaian representasi hasil mengakibatkan belum  mencapai indikator membuat keputusan tentang solusi berdasarkan proses penyelesaian masalah dalam bentuk numerik atau grafis.
Penerapan regresi logistik ordinal dengan metode penduga parameter bootstrap terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai pemerintah (Studi Kasus di BPS Kabupaten Probolinggo) Ananingtyas, Amalia; Permadi, Hendro; Lestari, Trianingsih Eni
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 2 No. 9 (2022): September
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v2i92022p4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan dan menginterpretasikan faktor-faktor yang mempengaruhi pada kinerja pegawai di BPS Kabupaten Probolinggo dengan analisis regresi ordinal menggunakan metode penduga parameter bootstrap. Adapun faktor-faktor yang diamati adalah disiplin kerja (X_1), motivasi kerja (X_2), kepemimpinan (X_3), dan iklim komunikasi (X_4). Hasil dari analisis tersebut adalah:P(Y≤1|x)=exp⁡(-4,056-1,017X_3+1,218X_4 )/(1+exp⁡(-4,056-1,017X_3+1,218X_4 ) )P(Y≤2|x)=exp⁡(0,895-1,017X_3+1,218X_4 )/(1+exp⁡(0,895-1,017X_3+1,218X_4 ) )P(Y≤3|x)=exp⁡(4,654-1,017X_3+1,218X_4 )/(1+exp⁡(4,654-1,017X_3+1,218X_4 ) )Interpretasi dari model tersebut menggunakan nilai odds ratio. Jika pemimpin mempunyai sikap kepemimpinan yang tidak baik maka kinerja pegawai lebih rendah 0,362 kali dibanding pemimpin mempunyai sikap kepemimpinan yang sangat baik dan jika komunikasi antar sesama pegawai maupun kepada pimpinan baik maka kinerja pegawai lebih besar 3,38 kali dibanding jika komunikasi antar sesama pegawai maupun kepada pimpinan tidak baik. Kemampuan variabel kepemimpinan (X_3 ) dan iklim komunikasi (X_4 ) dalam menjelaskan model sebesar 49,6% dan sisanya dijelaskan oleh variabel yang lain.
Implementasi kurva kaplan-meier dan regresi lognormal terhadap lama pengobatan pasien diabetes mellitus dan faktor-faktor yang mempengaruhinya ( Studi Kasus di RSI Malang Unisma ) Rohmawati, Ruly; Permadi, Hendro
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 2 No. 9 (2022): September
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v2i92022p9

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisa hasil kurva Kaplan-Meier untuk faktor dugaan yang mempengaruhi lama pengobatan pasien diabetes mellitus, serta memperoleh model regresi Lognormal dan mengetahui faktor yang paling berpengaruh terhadap lama pengobatan pasien diabetes mellitus di RSI Malang Unisma. Hasil kurva Kaplan-Meier menunjukkan bahwa pada kurva survival, cum survival semakin rendah seiring dengan semakin lamanya pengobatan pasien yang berarti bahwa semakin lama pengobatan pasien, maka peluang kondisi pasien membaik semakin kecil. Sedangkan dari kurva hazard dapat dilihat bahwa cum hazard semakin tinggi seiring dengan semakin lamanya pengobatan pasien yang berarti bahwa semakin lama pengobatan pasien, maka peluang pasien menjalani pengobatan semakin besar. Sedangkan dari metode regresi Lognormal diperoleh model regresi dengan faktor yang mempengaruhi lama pengobatan pasien diabetes mellitus adalah , yaitu kadar glukosa pasien diabetes mellitus.
Zero-inflated poisson regression untuk memodelkan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kebakaran di kabupaten Sidoarjo Dona, Febri Rahmat; Permadi, Hendro
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 2 No. 11 (2022): Nopember
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v2i112022p6

Abstract

The purpose of this research is determine the factors that affect the rate of fires in Sidoarjo using analysis Zero-Inflated Poisson (ZIP) regression. The procedure in this research through the steps are detecting the distribution of a variable number of fire (Y), identified cases multikolinearitas, establishing models Poison regression, testing overdispersi or underdispersi, establishing models ZIP regression, testing coefficient simultaneously and partially, and choose a suitable model. The independent variable used are population density (X_1), the number of factories (X_2), sugarcane and paddy land area (X_3), vacant land that overgrown with weeds (X_4), and year (X_5) Based on the regression model Zero-Inflated Poisson (ZIP) obtained best model of rate of fires that affected by the population density (X_1), sugarcane and paddy land area (X_3), and the year (X_5) to distinguish the difference the incidence of fires in every year. The model has a value of AIC (257,4) and the smallest value of R^2 (70,86).
Pengembangan grafik pengendali individual berbasis distribusi triangular (Studi Kasus di PT. Industri Marmer Indonesia Tulungagung (IMIT)) Resmi, Dea Mahda Citra; Permadi, Hendro
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 2 No. 12 (2022): Desember
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v2i122022p7

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan grafik pengendali individual berdistribusi Triangular serta membandingkan distribusi Triangular dengan distribusi Normal. Distribusi Triangular merupakan salah satu distribusi peluang kontinu dengan 3 parameter, yaitu nilai minimum , nilai maksimum , dan nilai yang paling mungkin . Parameter dari distribusi Triangular diperoleh menggunakan metode dugaan kemungkinan maksimum dengan bantuan paket VGAM pada R. Nilai parameter untuk data ketebalan marmer jenis dieng ukuran adalah . Penelitian ini menghasilkan nilai batas pengendali dan garis pusat untuk distribusi Triangular, dengan nilai dari garis pusat sama dengan nilai dari rata-rata distribusi Triangular yaitu 19.1535233. Nilai dari batas pengendali bawah menggunakan persentil 0.00135 dari distribusi Triangular yang menghasilkan 17.572021. Untuk nilai dari batas pengendali atas menggunakan persentil 0.99865 dari distribusi Triangular yang menghasilkan 21.371887. Untuk grafik pengendali individual berdistribusi Normal dihasilkan nilai garis pusat sebesar 19.177, batas pengendali bawah nya adalah 16.9858363 serta nilai batas pengendali atasnya adalah 21.9868363. Panjang selang batas pengendali untuk grafik pengendali individual berdistribusi Normal yaitu 5.617675, lebih lebar dibandingkan panjang selang batas pengendali grafik pengendali individual berdistribusi Triangular yatiu 3.8116156. Ketika menggunakan distribusi Triangular, terdapat satu data yang melanggar tes. Sedangkan ketika menggunakan distribusi Normal, tidak ada data yang melanggar tes.
Pengembangan model antrian multi channel single phase berbasis distribusi burr (Studi Kasus di PT Pos Indonesia (Persero) Malang) Rahmawati, Dwi; Permadi, Hendro
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 2 No. 12 (2022): Desember
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um067v2i122022p9

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model antrian yang representatif dan menghitung ukuran performansi pada antrian pelanggan di PT Pos Indonesia (Persero) Malang. Data yang digunakan adalah data jumlah kedatangan pelanggan, data waktu antar kedatangan pelanggan dan data waktu pelayanan pelanggan. Penelitian ini dilakukan di PT Pos Indonesia (Persero) Malang pada server 5 sampai 10. Data penelitian ini diambil pada tanggal 20 Juni 2015. Tanggal 20 merupakan tanggal jatuh tempo untuk pembayaran rekening listrik, rekening PDAM dan rekening telepon sehingga pada tanggal tersebut sering terjadi antrian. Berdasarkan hasil analisis diperoleh model antrian G/G/6: FCFS/∞/∞, dengan G merupakan simbol pengganti untuk Distribusi Burr. Hasil ukuran performansi diperoleh tingkat kegunaan fasilitas (ρ) sebesar 92,4%, rata-rata pelanggan dalam antrian 〖(L〗_q) adalah 4 orang, rata-rata pelanggan dalam sistem 〖(L〗_s) adalah 10 orang, waktu rata-rata pelanggan menunggu dalam antrian 〖(W〗_q) adalah 2.43 menit dan waktu rata-rata pelanggan menunggu dalam sistem 〖(W〗_s) adalah 5.8 menit.
Pelatihan Literasi Statistika Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran Matematika di Sekolah Azizah, Azizah; Lestyanto, Latifah Mustofa; Permadi, Hendro; Lestari, Trianingsih Eni; Susiswo, Susiswo; Aeli, Lita Wulandari; Suwarman, Ramdhan F; Pahrani, Andi Daniah
Jurnal KARINOV Vol 6, No 1 (2023): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v6i1p42-46

Abstract

Literasi Statistis adalah salah satu kecakapan yang diperlukan di era globalisasi. Perkembangan teknologi yang begitu cepat, berakibat pada ketersediaan data dalam skala besar. Untuk merespon fenomena ini, siswa perlu dibekali dengan literasi statistis sejak dini. Selain literasi bagi siswa, guru juga perlu memilikinya agar kualitas pembelajaran matematika di sekolah meningkat. Oleh karena itu, Departemen Matematika FMIPA Universitas Negeri Malang melaksanakan pengabdian kepada masyarakat terkait peningkatan literasi statistika bagi para guru Matematika di MGMP matematika SMA Kota Kediri. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk ceramah dan workshop. Berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan, kegiatan ini memberikan pemahaman lebih bagi para guru tentang literasi statistis yang merupakan materi ajar baru dari contoh-contoh soal yang mungkin diberikan untuk meningkatkan nilai AKM siswa. Selain itu guru-guru juga memperoleh informasi terkait metode ajar yang sesuai untuk diterapkan ke siswa terutama untuk literasi numerasi ini.  Kata kunci— Literasi Statistika, Matematika, Pelatihan, Pengabdian Kepada Masyarakat Abstract Statistical Literacy is one of the skills needed in the era of globalization. The rapid development of technology has resulted in the availability of data on a large scale. To respond to this phenomenon, students need to be equipped with statistical literacy from an early age. In addition to literacy for students, teachers also need to have it so that the quality of learning mathematics in schools increases. Therefore, Mathematics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, State University of Malang carried out community service related to increasing statistical literacy for Mathematics high school teachers at Kediri City. Activities are carried out in the form of lectures and workshops. Based on the activities that have been carried out, this activity provides more understanding for teachers about statistical literacy which is a new teaching material from examples of questions that may be given to increase the value of students' AKM. In addition, teachers also obtain information related to appropriate teaching methods to apply to students, especially for numeracy literacy. Keywords— Statistics Literacy, Mathematics, Workshop, Community Service