Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Pemasaran Melalui Media Sosial Untuk Meningkatkan Penjualan Pada Pedagang Muslim Pasar Bojong Purwakarta Salwa, Urmila; Nurhayati, Rina; Oktavianti, Mila Sari
JAMMIAH (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Syariah) Vol 5 No 2 (2025): Jammiah (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Syariah)
Publisher : STIE Syariah Indonesia Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37726/jammiah.v5i2.1562

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola perdagangan global, namun sebagian besar pedagang di Pasar Bojong Purwakarta, belum memanfaatkannya secara optimal. Sehingga promosi produk kurang menarik dan peluang pasar terlewat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pemasaran melalui media sosial pada pedagang muslim, dan menganalisis tingkat penjualan melalui media sosial pada pedagang muslim Pasar Bojong Purwakarta. Penelitian menggunakan kualitatif bersifat deskriptif, dengan jenis penelitian studi lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria usia (20 tahun ke atas), latar agama Islam, penggunaan media sosial (Instagram, Facebook, WhatsApp, TikTok) untuk pemasaran, dan pengalaman berdagang minimal 1 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pemasaran melalui media sosial pada pedagang Muslim Pasar Bojong Purwakarta masih bersifat dasar dan belum optimal. a) Product: Sebagian besar pedagang muslim Pasar Bojong mengunggah foto/video tanpa deskripsi yang memadai. b) Price: Terdapat perbedaan harga antara penjualan online dan langsung, dengan harga online cenderung lebih mahal karena biaya pengiriman. c) Place: Pembelian di media sosial dominan melalui Cash On Delivery (COD). d) Promotion: Mayoritas pedagang menggunakan WhatsApp sebagai media utama untuk promosi. 2) Tingkat penjualan pedagang Muslim Pasar Bojong Purwakarta melalui media sosial menunjukkan kecenderungan peningkatan secara bertahap, didorong oleh: a) Biaya yang terbatas menghambat promosi berbayar, sehingga pedagang mengandalkan metode promosi gratis, b) Permintaan meningkat pada momen tertentu namun masih berubah-ubah, c) Persaingan sehat mendorong kreativitas, meski literasi digital masih rendah; dan d) Harga Jual disesuaikan secara fleksibel, didukung oleh diskon dan promo yang menarik minat konsumen.
Program Edukasi Dan Demonstrasi Fisioterapi Dalam Penanganan Dan Management Disminorea Pada Remaja Putri Di MTs Darussalam Kabupaten Blitar Nurhayati, Rina; Lubis, Zidni Immanurrohmah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 8 (2025): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i8.3252

Abstract

Dismenorea merupakan berasal dari bahasa yunani  yaitu dys yang berarti susah, mens yang berarti bulan, dan rhola yang berarti aliran. Dismenorea atau nyeri haid merupakan suatu keluhan yang terjadi oleh karena ketidakseimbangan hormon progesteron dalam darah yang mengakibatkan rasa sakit. Studi pendahuluan dilakukan dengan didapatkan hasil dari wawancara singkat yaitu siswi pada sekolah menengah tersebut mayoritas telah mengalami menstruasi dan kebanyak dari mereka mengalami nyeri haid. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pemahaman terkait dismenore dan latihan fisik yang tepat untuk mengurai nyeri haid atau disminorea yang timbul. Metode yang digunakan yaitu dengan memberikan edukasi fisioterapi mengenai dismenore dan latihan-latihan yang dapat dilakukan untuk mengurangi dismenore. Sebelum dilakuakn edukasi peserta melakukan pre-test berupa mengisi kuisioner pengetahuan mengenai dismenore. Setelah dilakukannya edukasi peserta diminta mengisi kuisioner post-test. Berdasarkan kegiatan edukasi yang dilakukan pada remaj putri di MTs Darussalam Kademangan Kabupaten Blitar mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan setelah dilakukan pemaparan mengenai dismenorea dan demonstrasi latihan yang dapat digunakan untuk mengurangi dismenorea dengan jumlah peserta sebanyak 185 orang dengan presentase menjawab “YA” sebanyak 100% dan  menjawab “TIDAK” dengan presentase 0%-22%. Kegiatan edukasi mengenai dismenorea dan demonstrasi latihan yang dapat dilakukan untuk mengurangi dismenorea sangat efektif dan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mereka.