Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengelolaan Arsip Vital di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Merangin, Jambi Darmiyanti -; Ikhsan Alfarisi; Fajar Ifan Dolly
Jurnal Administrasi Sosial dan Humaniora Vol 5, No 2 (2021): Desember
Publisher : Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.947 KB) | DOI: 10.56957/jsr.v4i3.187

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi dimana pengelolaan kearsipan vital belum terpenuhi sebagaimana Peraturan Bupati Merangin Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pedoman Pengelolaan Arsip Vital. Arsip vital saat ini sudah menjadi kebutuhan dan menjamin kelangsungan operasional kegiatan instansi atau organisasi perangkat daerah termasuk digunakan dalam proses rekontsruksi apabila terjadi bencana atau keadaan darurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pengelolaan Arsip Vital di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Merangin dengan mengimplementasikan Peraturan Bupati Merangin Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pedoman Pengelolaan Arsip Vital. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Merangin sebagai unit kearsipan berkewajiban menyusun pedoman untuk mengatur pengelolaan arsip vital sesuai perundang-undangan serta berkewajiban menarik arsip-arsip vital dari SKPD lain di Kabupaten Merangin untuk disimpan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pengelolaan arsip vital yang dimulai dari identifikasi, pendataan, pengolahan data, penentuan arsip vital, penyusunan daftar arsip vital, penyimpanan, pemeliharaan, perlindungan, pengamanan, penyusutan, penyelamatan, dan pemulihan pengamanan arsip vital sebelum dan setelah terjadi gangguan dan bencana. Namun, dalam pelaksanaannya tidak bersesuaian dengan aturan yang telah ditetapkan, karena masih mengadopsi aturan teknis yang lama.
PERAN LEMBAGA ADAT MELAYU DUSUN SEBAGAI PENEGAK HUKUM ADAT (STUDI KASUS DI DUSUN TANAH PERIUK) Fajar Ifan Dolly; Ikhsan Alfarisi
Jurnal Administrasi Sosial dan Humaniora Vol 7, No 1 (2023): Juni
Publisher : Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56957/jsr.v7i1.262

Abstract

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Bungo Nomor 5 Tahun 2020 Tentang Lembaga Adat Melayu Bungo, salah satu wewenang Lembaga Adat Melayu adalah menyelesaikan masalah sosial kemasyarakatan dan mengayomi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari sesuai nilai-nilai adat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui peran lembaga adat, dalam menyelesaikan masalah sosial kemasyarakatan. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan Purposive Sampling. Teknik analisis data penelitian ini meliputi: pengumpulan data, penyajian data, reduksi data dan kesimpulan.Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa Lembaga Adat Melayu sudah menjalankan perannya dalam menyelesaikan masalah sosial kemasyarakatan sebagaimana aturan adat yang berlaku. Peranan ini dibuktikan dengan adanya keterlibatan secara langsung pengurus Lembaga Adat Melayu Dusun Tanah Periuk dalam menyelesaikan berbagai masalah sosial seperti tindak pencurian buah-buahan dan sayuran, perkelahian, sengketa tanah adat dan kasus perselisihan suami istri. Peran lain yang dijalankan oleh Lembaga Adat Melayu di Dusun Tanah Periuk adalah menjadi mediator dan fasilitator serta bertindak sebagai hakim dalam menyelesaikan permasalahan sosial dengan berpedoman pada adat istiadat yang berlaku.
PSIKATER DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA Alfarisi, Ikhsan
AL WASATH Jurnal Ilmu Hukum Vol 1 No 1 (2020): AL WASATH Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : Prodi Ilmu Hukum Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Criminal law provides the requirement that said someone committing a crime must fulfill the element of action that is legally violated by law or has a normative nature against the law, in addition it is seen the causality of the criminal act with an element of error from within the perpetrator, meaning one's ability to be responsible. Here in lies the urgency of the existence of a psychiatrist in the criminal justice system in determining the degree of a person's ability to be responsible and the causality of actions with their mistakes. The purpose of this paper is to determine the role and position of psychiatrists in the criminal justice system. The research method in this paper uses literature research, with a juridical-normative approach meaning an approach based on legal rules as an abstract provision or in other words a method or procedure used to solve a problem by conducting research on secondary data . The results of the discussion showed the role of the psychiatrist as the legal agent of the law enforcement apparatus and in the criminal justice system as an expert in each stage of the examination in the criminal procedure law both in the investigation stage, additional examination in the prosecution and expert statement on the evidence at the trial.
EDUKASI DIGITAL MARKETING SEKTOR USAHA INDUSTRI PENGOLAHAN DI BERINGIN SANGGUL KABUPATEN MERANGIN Yasmir, Yasmir; Susanto, Joko; Sofa, Ade; Widyastuti, Ira; Albadry, Syah Amin; Juniarsih, Delvita; Handani, Deni; Anggraini, Zepa; Dolly, Fajar Ifan; Alfarisi, Ikhsan; Muhammad, Irwan
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i2.2559

Abstract

Teknologi informasi terus berevolusi dalam pengembangan usaha, dengan demikian para pelaku usaha perlu untuk meningkatkan dan memanfaatkan metode pemasaran yang tepat agar produk yang dijual laku dipasaran, Mengingat peran penting dari teknologi informasi dalam kegiatan bisnis, menuntut pelaku usaha untuk meningkatkan literasi digitalnya minimnya pengetahuan pengrajin anyaman tradisional di desa Beringin Sanggul memberikan motivasi untuk dilaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Dimana produk yang dihasilkan termasuk dalam produk yang unik dan langka ditemukan dipasaran, sasaran penjualan selain dari penggunaan produk tersebut sesuai dengan manfaat sebelumnya, namun beberapa tempat yang menggunakan konsep klasik digunakan sebagai hiasan dalam ruangan yang berkesan estetik. berdasarkan hal tersebut pengabdian kepada masyakarat ini dilakukan dengan cara pemberian materi tentang pemasaran digital, dimana metode yang diterapkan adalah ceramah, tanya jawab dan simulasi. Adapun target yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelaksanaan pengenalan digital marketing dalam upaya meningkatkan penghasilan sekaligus melestarikan kerajinan anyaman yang pada saat sekarang sulit ditemukan. Target luaran yang dapat diharapkan adalah terpublikasi melalui jurnal, serta kemampuan dalam memanfaat media online untuk memasarkan produk.