Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

OPTIMALISASI KELAS IBU HAMIL DALAM MENCEGAH KOMPLIKASI PERSALINAN MENGGUNAKAN APLIKASI SI PITA DI PUSKESMAS PASAR MINGGU: OPTIMIZATION OF ANTENATAL CLASSES IN PREVENTING CHILDBIRTH COMPLICATIONS THROUGH THE SI PITA APPLICATION AT PUSKESMAS PASAR MINGGU Puspita, Erlin; Masita, Masita; Fratidhina, Yudhia; Rahmadani, Siti; Wahyunita, Vina Dwi; Paisal, Fitrah Ivana; Setyawati, Arfani Eka
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v6i1.2982

Abstract

Prioritas program pembangunan kesehatan di Indonesia yaitu peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak, terutama kelompok paling rentan seperti ibu hamil, bersalin, dan bayi pada masa perinatal. Kondisi ini ditandai dengan masih tingginya Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi. Upaya yang telah dilakukan antara lain pemberdayaan masyarakat melalui Kelas Ibu Hamil dan Balita, Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi, serta penggunaan Buku KIA. Penyuluhan kesehatan Ibu dan Anak umumnya masih dilakukan melalui konsultasi perorangan pada pemeriksaan kandungan atau saat posyandu. Meskipun bermanfaat menangani kasus per kasus, metode ini memiliki kelemahan. Kelas Ibu Hamil menjadi sarana belajar bersama untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu mengenai kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan nifas, perawatan bayi baru lahir, mitos, penyakit menular, dan akte kelahiran. Seiring perkembangan teknologi, media edukasi digital banyak digunakan, termasuk aplikasi berbasis mobile. Aplikasi SI PITA merupakan aplikasi skrining komplikasi ibu hamil dengan memasukkan data Buku KIA, keluhan, dan pertanyaan persiapan persalinan. Pemanfaatan aplikasi yang mudah diakses ibu hamil dan keluarga dapat mengoptimalkan kesiapan persalinan sehingga lebih aman dan sehat. Aplikasi tersebut telah diteliti efektivitasnya pada ibu hamil di Jakarta Selatan, dan setelah edukasi melalui Aplikasi SI PITA terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai kesiapan persalinan dan risiko kehamilan.
Modeling cervical cancer prevention behavior community: a SEM approach Sulastriningsih, Kursih; Wahyunita, Vina Dwi; Rodiyah, Dedeh
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 36 No. 1 (2026): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v36i1.3117

Abstract

Background: Cervical cancer is one of the leading causes of death among women and remains a major public health issue, particularly in developing countries such as Indonesia. Objective: This study aimed to analyze the direct and indirect influences, as well as the magnitude of these influences, of the role of midwives, the role of health cadres, family support, and the motivation of women of childbearing age on cervical cancer prevention behavior in the Depok City community. Methods:  This research employed a quantitative approach with a cross-sectional design. A total sample of 100 women of childbearing age was selected using a purposive sampling technique. Data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with SmartPLS 3.3 and SPSS 24. Results: The findings revealed that cervical cancer prevention behavior was significantly influenced by the role of midwives (29.12%), the role of cadres (18.28%), family support (14.45%), and women’s motivation (27.19%). The direct effect on prevention behavior was 89.0%, while the indirect effect was 1.55%, resulting in a total overall effect of 91%. Conclusion: The role of midwives emerged as the most dominant factor influencing prevention behavior. Increased activeness and competency of midwives in providing education and services contributed to higher participation of women in cervical cancer prevention efforts. These findings are expected to serve as a basis for strengthening promotive and preventive interventions through the empowerment of health workers, families, and communities in supporting healthier behavioral practices.