Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PERENCANAAN SIMPANG BERSINYAL JALAN TLOGO – SERUT KECAMATAN NGUNUT KABUPATEN TULUNGAGUNG Amerosady, Roky; Poerwanto, Johanes Asdhi; Subagyo, Udi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i3.3198

Abstract

Pada simpang sering mengalami permasalahan, salah satunya kemacetan kendaraan pada tengah simpang. Permasalahan tersebut di Kabupaten Tulungagung sering terjadi pada simpang tak bersinyal Jl. Tlogo - Serut Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung. Setelah dilakukan beberapa perencanaan oleh penulis, maka didapatkan hasil yang dapat mengatasi permasalahan tersebut dengan perencanaan simpang bersinyal 2 Fase dengan beberapa rekayasa lalulintas dengan tundaan simpang rata – rata 13,589 detik/smp sehingga tercapainya tingkat pelayanan simpang kelas B yang telah ditetap berdasar PM no. 96 tahun 2015. Pada tahun ke 6 (2027) simpang tersebut perlu dilakukan peninjauan ulang yang dikarenakan tingkat pelayanan simpang Jl. Tlogo – Serut masuk dalam kelas C dengan nilai tundaan 15,545 detik/smp. Untuk Rerencana Anggaran Biaya pada perencanaan simpang bersinyal tersebut yang telah dihitung yakni dengan total biaya Rp. 203.768.900,00.
PERENCANAAN ULANG GEOMETRIK JALUR LINTAS SELATAN PANTAI SINE PUCANG LABAN BATAS KABUPATEN BLITAR Ameera, Nabila Shafa; Subagyo, Udi; Lestari, Agustin Dita
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i3.3352

Abstract

Peningkatan konektivitas dan pemerataan insfrastruktur di wilayah Pantai Selatan Jawa (Pansela) salah satunya dengan pembangunan jalan pada Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir ruas jalan Pantai Sine–Pucang Laban wilayah Kabupaten Tulungagung yang berbatasan dengan Kabupaten Blitar. Desain perencanaan geometrik oleh PT. Yodya Karya (Persero) Tbk. Selaku konsultan perencana proyek menggunakan metode Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota Tahun 1997 (TPGJAK, No.038T/BM/1997) sehingga kaidah geometrik yang digunakan dirasa kurang tepat dalam pengimplementasiannya, diikuti dengan kondisi eksisting lokasi jalan termasuk perbukitan dan medan yang berkelok-kelok. Metode perencanaan ulang menggunakan pedoman geometrik jalan terbaru yaitu Pedoman Desain Geometrik Jalan 2021 (PDGJ No. 13/P/BM/2021). Pengumpulan data yang digunakan melalui data sekunder, dengan studi literatur maupun riset. Data sekunder yang dibutuhkan adala peta kontur, data koordinat, gambar DED, dan volume lalu lintas. Melakukan tahapan dengan analisis eksisting pada komponen alinemen vertikal maupun horizontal selanjutnya apabila terdapat ketidak sesuaian nilai komponen terhadap pedoman perencanaan dilakukan perubahan nilai komponen baru yang mengacu terhadap PDGJ Tahun 2021. Berdasarkan hasil perencanaan ulang dengan Pedoman Desain Geometrik Jalan 2021 pada kecepatan 20 dan 40km/jam. Dihasilkan komponen alinemen yang terdiri dari alinemen vertikal dan horizontal dengan 29 tikungan alinemen horizontal, yang terdiri dari 21 Tikungan tipe Spiral-Circle-Spiral (SCS) dan 8 Tikungan tipe Full Circle (FC). Sedangkan pada alinemen vertikal terdiri 18 lengkung vertikal yang terdiri dari 10 lengkung tipe cembung dan 8 lengkung tipe cekung.
PERENCANAAN ULANG GEOMETRIK JALAN LINGKAR SELATAN KABUPATEN SAMPANG Triono, Ipung Wisnu; Subagyo, Udi; Bani, Martince Novianti
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i3.3356

Abstract

Pembangunan Proyek Jalan Lingkar Selatan di Kabupaten Sampang dibangun untuk memenuhi kebutuhuhan jalan. Tujuan dibangunnya proyek ini, agar semua kendaraan besar dapat melewati Kabupaten Sampang dan mampu menurunkan kepadatan kendaraan di jalan masuk ke pusat kota. Namun, perencanaan proyek ini masih berpedoman pada Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota No. 038/TBM/1997. Maka dari itu dirancang ulang berdasarkan Pedoman Desain Geometrik Jalan (PDGJ) No. 13/P/BM/2021. Selain itu, akan dilakukan identifikasi terhadap kondisi eksisting dan analisis hingga mendapatkan elemen perencanaan geometrik yang memenuhi standar menurut PDGJ tersebut. Data yang digunakan berupa data sekunder meliputi peta topografi, titik koordinat, dan volume lalu lintas harian yang diperoleh dari dokumen perencanaan pembangunan proyek. Selanjutnya dianalisis menggunakakan PDGJ 2021 dengan software desain AutoCAD Civil 3d 2018. Berdasarkan hasil perhitungan didapat bahwa beberapa komponen geometrik jalan yang tidak memenuhi kriteria, baik pada perencanaan alinemen horizontal maupun vertikal. Hasil akhir yang diperoleh dari perencanaan ulang geometrik jalan ini berupa alinemen horizontal sebanyak 15 tikungan yang terdiri dari 10 tikungan S-C-S dan 5 tikungan F-C. Bukan hanya itu, melainkan juga ada 10 lengkung vertikal yang terdiri dari 5 lengkung vertikal cekung dan 5 lengkung vertikal cembung.
PERENCANAAN ULANG JALAN PADA JALAN SIMPANG PENAWAR - GEDONG AJI BARU - RAWAJITU PROVINSI LAMPUNG Putri, Styfani Yudianto; Subagyo, Udi; Rahman, Aulia
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i3.3519

Abstract

Jalan Simpang Penawar – Gedong Aji Baru – Rawajitu Provinsi Lampung merupakan jalan prioritas nasional yang berperan penting dalam perekonomian nasional terutama dalam sektor industri perkebunan tebu, perkebunan sawit, dan tambak udang. Perencanaan jalan ini diharapkan dapat mendukung jalan menuju kawasan industri agar perekonomian dapat meningkat kembali. Namun, perencanaan proyek ini masih berpedoman pada Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota Tahun 1997 (TPGJAK No. 038T / BM / 1997). Maka dari itu direncanakan ulang menggunakan Pedoman Desain Geometrik Jalan 2021 (PDGJ No. 13 / P / BM / 2021). Selain itu, akan dilakukan identifikasi terhadap kondisi eksisting dan analisis hingga mendapatkan elemen perencanaan geometrik yang memenuhi standar PDGJ tersebut. Data sekunder yang dibutuhkan adalah peta topografi yang diperoleh dari tanahair.indonesia.com, data koordinat perencanaan lama, volume kendaraan, dan pertumbuhan kendaraan. Berdasarkan hasil dari perencanaan geometrik jalan pada jalan Simpang Penawar – Gedong Aji Baru – Rawajitu diperoleh sebanyak 19 tikungan horizontal (alinyemen horizontal) terdiri dari 9 tikungan Full-circle dan 10 tikungan tipe spiral-circle-spiral. Selain itu, diperoleh 19 lengkung vertikal (alinyemen vertikal) dengan 7 lengkung tipe cekung dan 12 tikungan tipe cembung.
STUDI KELAYAKAN LALU LINTAS SIMPANG 5 BYPASS MOJOKERTO TERHADAP PERENCANAAN UNDERPASS Rofi'ah, Nailur; Subagyo, Udi; Raharjo, Nain Dhaniarti
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i4.3603

Abstract

Meningkatnya mobilisasi masyarakat menyebabkan volume kendaraan dan kepadatan lalu lintas meningkat di Simpang 5 Bypass Mojokerto. Kemacetan terjadi akibat volume kendaraan yang terus meningkat tidak diimbangi dengan peningkatan kapasitas jalan. Simpang 5 Bypass Mojokerto memiliki 5 lengan yakni Jalan Bypass Mojokerto pada arah utara, Jalan Jayanegara pada arah barat, Jalan Totok Kerot pada arah selatan, Jalan Kuwung pada barat laut dan Jalan Gempol-Mojokerto pada arah timur. Kondisi eksisting simpang menunjukkan bahwa tundaan per-kendaraan mencapai 80,8 detik dimana hal tersebut menjadikan tingkat pelayanan simpang pada LOS F, kemudian direncanakan 2 skenario penanganan dimana skenario 1 adalah pembangunan underpass pada lengan utara dan selatan tanpa pengaturan ulang fase dan skenario 2 adalah pembangunan underpass pada lengan utara dan selatan dengan pengaturan ulang fase. Didapatkan skenario penanganan terbaik adalah skenario 2 menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kinerja simpang dari tingkat layanan F menjadi B. Nilai kemacetan dan biaya operasional kendaraan juga dapat dikurangi dengan solusi ini. Skenario tersebut memiliki tingkat kelayakan terbaik dengan perbedaan biaya operasional sebesar Rp. 11.354.644/jam dari kondisi eksisting. Tingkat pelayanan simpang akan optimal selama 3 tahun dengan LOS B.
PENATAAN ULANG PARKIR di MALL TRANSMART KOTA MALANG Kurniawan, Faris Muntaz; Ratnaningsih, Dwi; Subagyo, Udi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i4.3711

Abstract

Mall Transmart di kota Malang memiliki fasilitas parkir yang terdiri dari parkir VIP dan reguler. Area parkir VIP yang selalu penuh dibandingkan dengan area parkir reguler mengindikasikan peminat area parkir VIP yang lebih tinggi dari pada area reguler. Namun tempat parkir VIP yang disediakan mall lebih sedikit dari reguler. Hal tersebut mengakibatkan terjadinya ketidaknyamanan pengunjung mall. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik parkir existing , redesign parkir kendaraan roda empat, untuk mengetahui karakteristik parkir setelah penataan ulang. Data yang dibutuhkan berupa data sekunder: yaitu data denah parkir lantai 1, 2, 3, jumlah keluar dan masuk , durasi parkir kendaraan dan data primer: yaitu data inventarisasi parkir. Lebih dari itu, metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Direktorat Bina Sistem Lalu Lintas dan Angkutan Kota Tahun 1998. Hasil diperoleh karakteristik parkir existing sebagai berikut: yaitu kapasitas parkir pada VIP dan reguler sebesar 18 dan 395 kendaraan, indeks parkir VIP dan reguler tertinggi sebesar 1,11 (111%) dan 0,24 (24%), terdapat tiga desain alternatif dan alternatif III menghasilkan karakteristik parkir penataan ulang sebagai berikut kapasitas parkir VIP dan reguler sebesar 131 dan 295 kendaraan. Indeks parkir untuk VIP dan reguler sebesar 0,15 (15%) dan 0,33 (33%).