Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PERENCANAAN GEOMETRIK JALAN ALTERNATIF ANTARA JALAN RAYA PURUT LUMBANG - JALAN RAYA SUKAPURA DI KABUPATEN PROBOLINGGO Pamungkas, Galih Satya; Subagyo, Udi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.7818

Abstract

Kabupaten Probolinggo sebagai daerah produktif di sektor pertanian dan perkebunan membutuhkan jalan alternatif untuk menunjang mobilitas dan mempercepat pertumbuhan ekonomi. Demi menunjang agar bisa meningkatkan perekonomian warga di daerah pasar patalan dan dapat mempersingkat waktu salah satunya dengan pembangunan jalan alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan geometrik jalan alternatif antara jalan raya purut lumbang – jalan raya sukapura. Tiga alternatif perencanaan disusun untuk menentukan jalur paling aman, nyaman, dan efisien. Data yang akan digunakan yaitu peta topografi dan tata guna lahan serta Perencanaan mengacu pada PDGJ 2021. Hasilnya, Alternatif 1 dipilih dengan panjang jalan 9.713,60 meter, lima tikungan S-C-S pada alinemen horizontal, serta 51 lengkung vertikal (26 cekung dan 25 cembung).
EVALUASI KERUSAKAN PERKERASAN LENTUR PADA RUAS JALAN KREBET SENGGRONG – PRINGU KABUPATEN MALANG Prakosa, Pucca Ardelia Hassya; Subagyo, Udi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8256

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kerusakan perkerasan lentur pada ruas Jalan Krebet Senggrong – Pringu, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang memiliki peran vital sebagai jalur penghubung antar kawasan permukiman, pertanian, dan destinasi wisata lokal. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya angka kerusakan jalan di Indonesia, termasuk di Jawa Timur, di mana sekitar 20% dari total panjang jalan di Kabupaten Malang berada dalam kondisi rusak. Kerusakan-kerusakan yang terjadi, seperti retak kulit buaya, retak blok, lubang, dan alur roda (rutting), tidak hanya menurunkan kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga berdampak serius terhadap keselamatan lalu lintas dan efisiensi transportasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui survei lapangan yang mencakup observasi visual untuk menghitung Surface Distress Index (SDI) serta pengukuran ketidakrataan permukaan menggunakan International Roughness Index (IRI) dengan bantuan aplikasi Roadroid. Data primer diperoleh dari survei langsung terhadap kondisi jalan, sedangkan data sekunder mencakup informasi teknis jalan dan daftar harga satuan pekerjaan dari Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa jenis kerusakan dominan adalah retak kulit buaya sebesar 0,768%. Berdasarkan analisis SDI dan IRI, kondisi jalan diklasifikasikan menjadi 34% dalam kondisi baik, 36% sedang, dan 30% rusak ringan. Bentuk penanganan yang direkomendasikan mencakup pemeliharaan rutin dan berkala, seperti penambalan lubang, pengisian retak, serta perataan permukaan perkerasan. Estimasi biaya penanganan dihitung menggunakan Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) tahun anggaran 2024 sesuai regulasi pemerintah daerah. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan teknis dan praktis bagi instansi terkait dalam merancang kebijakan perbaikan infrastruktur jalan secara tepat guna, efisien, dan berkelanjutan.
EVALUASI KINERJA RUAS JALAN RAYA MANGGA AKIBAT KEGIATAN PASAR BANGIL KABUPATEN PASURUAN Fitri, Nur Hikmah; Subagyo, Udi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i1.8604

Abstract

Kegiatan pasar tradisional yang berlangsung di sepanjang Jalan Raya Mangga, Bangil, Kabupaten Pasuruan, menimbulkan berbagai permasalahan lalu lintas seperti kemacetan, penurunan kecepatan kendaraan, serta meningkatnya hambatan samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja ruas jalan tersebut dalam kondisi eksisting dan menganalisis solusi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas. Metode penelitian yang digunakan mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dan Permenhub No. PM 96 Tahun 2015 terkait tingkat pelayanan jalan. Data primer diperoleh melalui survei lapangan berupa volume lalu lintas, kecepatan kendaraan, geometri jalan, dan hambatan samping. Sedangkan data sekunder mencakup klasifikasi jalan, jumlah penduduk, dan data operasional kendaraan (BOK). Hasil analisis menunjukkan bahwa kecepatan arus bebas sebesar 29,6 km/jam dengan kapasitas 1.426,8 SMP/jam. Tingkat pelayanan jalan berada pada kategori E, yang ditentukan berdasarkan kecepatan. Biaya kemacetan tercatat sebesar Rp239/km pada hari Senin dan Rp288/km pada hari Sabtu, mengindikasikan tingginya beban lalu lintas pada waktu-waktu tertentu. Hasil solusi alternatif terdapat 3 alternatif, solusi alternatif yang terbaik yaitu mengurangi hambatan samping dengan peraturan larangan parkir di bahu jalan, penertiban dan relokasi pedagang pasar, pelebaran jalan serta mengubah tipe jalan menjadi 2/2-T, dengan scenario alternatif ini, nilai kecepatan rata-rata mobil penumpang (VMP) sebesar 60 km/jam, termasuk dalan tingkat pelayanan C.