Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

White Ribbon Movement: Peran Siswa Sekolah Menengah dalam Gerakan Pro-Demokrasi Thailand Diva Livia Rizkysah Fajrin; Havidz Ageng Prakoso
SOSIOEDUKASI Vol 11 No 1 (2022): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.592 KB) | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v11i1.1939

Abstract

Tujuan riset ini untuk menjelaskan peran di balik keterlibatan siswa sekolah menengah dalam protes pro-demokrasi di Thailand pada tahun 2020 dan 2021. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan data sekunder yang berasal dari sumber tertulis seperti buku, literatur, jurnal akademik, berita, dan media online yang relevan dengan penelitian ini. Untuk menjelaskan masalah penelitian, digunakan teori peran dan konsep Social Movement. Penelitian menemukan bahwa protes siswa sekolah menengah dimotivasi oleh keluhan terhadap sistem pendidikan yang di anggap telah usang serta menuntut pemerintah yang otoritatif, khususnya monarki. Menuntut agar sistem sekolah diubah menjadi lebih baik serta mengekspresikan diri mereka secara bebas dan tanpa rasa takut akan hukuman fisik adalah sebagaian dari hak demokrasi.
PENYELENGGARAAN PAGELARAN OLAHRAGA BALAP DI SIRKUIT MANDALIKA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN NATION BRANDING INDONESIA Vicky Rahmadana; Havidz Ageng Prakoso
Moderat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 8 No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.158 KB) | DOI: 10.25157/moderat.v8i2.2704

Abstract

Indonesia experienced an economic recession during the Covid-19 pandemic, so the government tried to restore the national economy by doing various ways, such as by increasing nation branding. The implementation of racing sports, namely WSBK (World Super Bike) and MotoGP at the Mandalika Circuit, has great potential in improving Indonesia's nation branding. Therefore, this study aims to describe how the influence ofracing sports performances at the Mandalika Circuit on the improvement of Indonesia's nation branding. This study uses a qualitative descriptive research method using a conceptual framework, namely nation branding and sport tourism. The results obtained are that the WSBK and MotoGP performances at the Mandalika Circuit have succeeded in increasing Indonesia's nation branding at the international level, so that it has the potential to attract economic benefits from tourism and contribute to national economic recovery. The WSBK and MotoGP shows are great sport tourism opportunities for Indonesia in the future, because they not only improve the country's image in the international world but also have the potential to become a large foreign exchange contributorfor the country
DILEMA INDONESIA DALAM RATIFIKASI FRAMEWORK CONVENTION ON TOBACCO CONTROL TERHADAP INDUSTRI ROKOK NASIONAL Achmad Ravie; Havidz Ageng Prakoso; Haryo Prasodjo
REFORMASI Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rfr.v13i1.3983

Abstract

Thispaper discusses Indonesia's dilemma regarding the ratification of the Framework Convention on Tobacco Control (FCTC). The purpose of this study is to understand more about the dilemma of the Ratification of the International Treaty Convention on Tobacco Control related to the threat of Indonesian state income from cigarette taxes for Indonesia. Data collection techniques in this study using library research (library research). The analysis technique in this study uses inductive analysis techniques. The Framework Convention on Tobacco Control was issued as one of the efforts of the international community to control tobacco consumption. The Indonesian state itself, which is actively participating in the formulation of the Framework Convention on Tobacco Control agreement as a drafting committee, has not yet been willing to ratify the Framework Convention on Tobacco Control. In fact, Indonesia is the only country in the Asia Pacific region that is not yet willing to ratify this agreement. Therefore, various questions arise as to why the Indonesian government is not yet willing to ratify this treaty convention.AbstrakPenelitian ini membahas dilema Indonesia terkait ratifikasi Framework Convention on Tobacco Control (FCTC). Tujuan penelitian ini yaitu untuk memehami lebih lanjut mengenai dilema Ratifikasi Konvensi Perjanjian Internasional Masalah Pengendalian Tembakau terkait ancaman pendapatan negara Indonesia dari pajak rokok bagi Indonesia. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan studi pustaka (library research). Teknik analisa pada penelitian ini menggunakan teknik analisa induktif. FCTC dikeluarkan sebagai salah satu upaya dari masyarakat internasional guna untuk pengendalian konsumsi tembakau. Negara Indonesia sendiri yang aktif ikut serta dalam perumusan perjanjian FCTC sebagai drafting committee, sampai dengan saat ini belum juga bersedia untuk meratifikasi FCTC. Bahkan negara Indonesia menjadi negara satu-satunya di kawasan Asia Pasifik yang belum bersedia untuk meratifikasi perjanjian ini. Faktor penyebab dilema yang dihadapi Indonesia yaitu Industri rokok memberikan dampak positif bagi pendapatan Negara tetapi memiliki dampak buruk terhadap kesehatan masyarakat.
MELIHAT PRAKTEK PENJUALAN SENJATA API MELALUI DARKAWEB : A SYSTEMATIC LITERATUR REVIEW Beida Almira Herlianti; Salahudin Salahudin; Syamsulrizal Syamsulrizal; Havidz Ageng Prakoso
Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Ekobis: Ekonomi Bisnis dan Manajemen
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37932/j.e.v13i1.702

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai praktik dan produk dari penjualan senjata api secara ilegal melalui darkweb yang bisa saja nantinya digunakan sebagai penegak hukum untuk menutup situs tersebut, serta memberikan wawasan mengenai perdagangan senjata ilegal di darkweb. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic literature system dengan menggunakan 178 artikel ilmiah yang bersumber dari database scopus dan menggunakan aplikasi Vosviewer. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih belum banyak penelitian yang membahas mengenai penjualan senjata api melalui darkweb karena kurangnya penelitian terdahulu, cukup banyak toko-toko yang menjual berbagai barang-barang berupa senjata api, obat-obatan terlarang, dan macam-macam barang lainnya melalui situs darkweb. Penjual senjata melalui darkweb beberapa memberikan detail secara rinci dan jelas mengenai senjata yang dijual, bahkan juga memberi jaminan bahwa barang yang dipesan akan tiba tanpa adanya kecurigaan dari pihak Bea Cukai. Hasil penelitian ini berkontribusi perkembangan ilmu Hubungan Internasional dengan fokus terhadap penjualan senjata api melalui darkweb. Keterbatasan artikel ini adalah artikel yang digunakan hanya bersumber dari database scopus, sehingga temuan penelitian tidak dapat menggambarkan secara komprehensif tentang penjualan senjata api secara ilegal dan juga pendalaman mengenai darkweb. Penelitian berikutnya perlu menggunakan artikel-artikel ilmiah yang bersumber dari database bereputasi lainnya.
The Strategy of Rural Tourism Development Based on Green Economy Concept (A Study on Gubugklakah Village in Malang, East Java – Indonesia) Havidz Ageng Prakoso
Jurnal Partisipatoris Vol. 4 No. 2 (2022): September
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp.v4i2.26329

Abstract

The purpose of the study was to examine how Gubugklakah Village becomes an International tourism object based on Green Economy concept. This study applied a qualitative design. The data from this study were analyzed comprehensively and descriptively. The results of the study showed that Gubugklakah Village has successfully performed Green Economy concept as a tourism object due to its consistency in providing an eco-friendly environment, natural resource, and human resource..
Perbandingan Gerakan Sosial Baru Dan Gerakan Sosial Lama (Studi Kasus Di Myanmar) Aisha Ferin Nakya*; Andi Muhammad Rifansyah Alghifari; Zulfikar Rizqy Ramadhan; Rizwar Khalifatullah Ahmad; Muhammad Zaini; Havidz Ageng Prakoso
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i4.26095

Abstract

Pada penulisan penelitian ini, membahas perbandingan gerakan sosial lama menuju gerakan sosial baru dengan aktor buruh di Myanmar, kemudian menjelaskan berdasarkan teori tersebut. Gerakan sosial lama yang akhirnya melahirkan gerakan sosial baru memunculkan berbagai fenomena yang dapat dikaji dari berbagai perspektif. Adapun tujuan dari penulisan artikel ini ialah untuk mengkaji perbandingan gerakan sosial lama hingga gerakan sosial baru dilihat dari studi kasus gerakan buruh di Myanmar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Menggunakan metode library research, dengan kata lain sumber data berdasarkan literatur (tesis, jurnal, buku, artikel, dll). Penemuan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. Dengan sudut pandang gerakan sosial lama, gerakan buruh di Myanmar berfokus pada melawan pemerintah militer dan memperjuangkan demokrasi. Selain itu juga  bertujuan untuk menangani masalah buruh di daerah perbatasan.
PENDAMPINGAN PETANI MUDA KOPI ROBUSTA DALAM UPAYA MENINGKATKAN EKSISTENSI PETANI KOPI DI DESA AMADANOM, KECAMATAN DAMPIT, KABUPATEN MALANG Zahidi, M. Syaprin; Prakoso, Havidz Ageng; Agustino, Hutri; Septia, Erfan Dani
Jurnal Terapan Abdimas Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v5i2.5174

Abstract

Abstract. Amadanom Village, Dampit District, Malang Regency is known as Robusta coffee granary but at present there are problems faced by coffee farmers in Amadanom Village. The problem is about the regeneration of coffee farmers who are hampered by the lack of interest in the young generation in Amadanom Village to continue their parents' profession as coffee farmers. So, in this service program we focus the program on coffee literacy classes which are held intensively for 30 days. The purpose of this activity is to encourage young people in Amadanom Village to continue their parents' work as coffee farmers. The method of activities that we do is to hold workshops that bring experts in the fields of Branding, Information Technology, Agrotechnology and Online Marketing. This community service has succeeded in forming a Young Farmers Group who is committed to continuing the profession of their parents as coffee farmers in Amadanom Village.Abstrak. Desa Amadanom, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang dikenal sebagai lumbung kopi robusta namun pada saat ini ada permasalahan yang dihadapi oleh para petani kopi di Desa Amadanom. Masalah itu adalah tentang regenerasi petani kopi yang terhambat akibat dari kurang berminatnya generasi muda di Desa Amadanom untuk melanjutkan profesi orang tuanya sebagai petani kopi. Maka, dalam program pengabdian ini kami memfokuskan program pada kelas literasi kopi yang diadakan secara intensif selama 30 hari. Tujuan dari kegiatan ini adalah mendorong generasi muda di Desa Amadanom untuk melanjutkan pekerjaan orang tuanya menjadi petani kopi.  Adapun metode kegiatan yang kami lakukan adalah dengan mengadakan workshop yang mendatangkan para ahli di bidang Branding, Teknologi Informasi, Agroteknologi dan Marketing Online. Kegiatan pengabdian ini berhasil membentuk Kelompok Petani Muda yang berkomitmen untuk meneruskan Profesi orang tuanya sebagai petani kopi di Desa Amadanom.         
MAKSIMALISASI POTENSI WISATA LITERASI KOPI BUKIT VAN D’KOCK Pradana, Hafid Adim; Zahidi, M. Syaprin; Prakoso, Havidz Ageng; Suhermanto, Dedik Fitra
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v6i2.4832

Abstract

Desa Amadanom dikenal sebagai salah satu desa penghasil kopi di Kecamatan Dampit. Fakta ini tidak lepas dari banyaknya perkebunan kopi yang dimiliki warga sehingga profesi petani kopi di desa tersebut merupakan profesi yang sudah berlangsung secara turun temurun. Berangkat dari fakta di atas, dalam berbagai program pengabdian yang kami laksanakan dalam beberapa tahun terakhir, kami menekankan upaya penguatan petani kopi di desa ini. Berbeda dengan sebelumnya, pada KKN 2020 kami fokus untuk memaksimalkan potensi lain yang dimiliki Desa Amadanom. Salah satu potensi yang kami lihat memiliki prospek positif di desa ini adalah potensi wisata perbukitan yang memiliki pemandangan yang indah. Di antara bukit-bukit tersebut, yang paling menonjol adalah Bukit Van d'Kock. Berdasarkan identifikasi masalah dengan mitra, program pengabdian masyarakat kami bertujuan untuk membangun kesadaran bersama dan kesamaan pandangan antara perangkat desa dan masyarakat desa Amadanom tentang memaksimalkan potensi wisata perbukitan Van d'Kock berdasarkan prinsip pengembangan pariwisata berkelanjutan. Dari berbagai diskusi dan dua workshop yang kami selenggarakan, kami menemukan fakta bahwa pada dasarnya mayoritas warga Amadanom memiliki keinginan yang sama bahwa Desa Amadanom memiliki potensi wisata yang dapat dijual dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian. Berangkat dari semangat tersebut, kami sebagai tim pengabdian kemudian menyediakan booklet atau buku panduan singkat yang berisi tentang pengembangan potensi wisata desa. Kami berharap buku panduan yang kami buat ini dapat mempermudah aparat desa, karang taruna, dan masyarakat desa Amadanom dalam mengembangkan potensi wisata yang ada di desa Amadanom khususnya yang berkaitan dengan Wisata Literasi Kopi Van d'Kock Hill. 
Analysis of Indonesian coal export policy Manurung, Riski Nurul Hasanah; Prakoso, Havidz Ageng; Roziqin, Ali
Publisia: Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol 9, No 1: APRIL 2024
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/pjiap.v9i1.12344

Abstract

Indonesia's coal exports play an important role in driving the country's economy and are one of its main export commodities. As one of the world's largest coal producers, Indonesia consistently contributes significantly to the global market. This research aims to provide an in-depth analysis of the export policy of coal commodities in Indonesia. The research method is qualitative, using a descriptive analysis approach. The study examines policies related to coal exports, including government regulations, trade rules, environmental regulations, and other policies that influence the Indonesian coal export process or policy changes that affect Indonesian coal exports. At the same time, it analyses the effects and implications of these policies on the export of coal commodities in Indonesia. The research uses the theory of trade liberalism as a framework to address the research objectives. The findings indicate that Indonesia's coal export policy significantly impacts the coal industry, the national economy and international market dynamics. Although mercantilism may persist for a certain period, the dominance of liberalism, which adheres to the principles of market mechanism, has successfully surpassed the influence of mercantilism. Thus, this research contributes to a better understanding of the role of coal in Indonesia's export context and provides a basis for future policy improvements.
Relevansi Ide Poin SDG’s dan GNH Dalam Implementasi Pembangunan Sosial-Ekonomi yang Adil Melalui Sektor Pariwisata di Bhutan Prakoso, Havidz Ageng; Anwar, Vivi Alayda; Malasari
Jurnal Partisipatoris Vol. 6 No. 1 (2024): March
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp.v6i1.39009

Abstract

Pariwisata berkelanjutan di Bhutan didasarkan pada prinsip Gross National Happiness (GNH), sebuah filosofi pembangunan unik yang menekankan keseimbangan antara pembangunan material dan non-material, seperti pelestarian budaya dan lingkungan, tata kelola yang baik, dan kesejahteraan sosial. Filosofi ini relevan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) yang dirancang oleh PBB untuk mengatasi tantangan global, termasuk keberlanjutan pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi ide GNH terhadap SDGs dalam konteks pembangunan sosio-ekonomi pariwisata berkelanjutan di Bhutan. Dengan menggunakan teori konstruktivisme sosial Alexander Wendt, yang menekankan pentingnya ide dan gagasan dalam membentuk norma internasional, penelitian ini mengeksplorasi kesamaan antara GNH dan SDGs. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur, mencakup sumber dari buku, jurnal terindeks Scopus, laporan UNWTO, dan dokumen dari GNH Center Bhutan serta Pemerintah Bhutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GNH telah menjadi inspirasi dalam penyusunan poin-poin SDGs, terutama yang terkait dengan pelestarian lingkungan (poin 13 dan 15), budaya (poin 11), dan pemberdayaan masyarakat (poin 8). Kebijakan "High Value Low Impact" yang diterapkan Bhutan mencerminkan integrasi antara GNH dan SDGs, menciptakan model pembangunan pariwisata yang mendukung ekonomi lokal sambil tetap menjaga keberlanjutan alam dan budaya.