Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Edukasi Pentingnya Gizi Seimbang Pada Masa Lansia di Posbindu Bunga Teuleung Kelurahan Cilendek Barat Bogor Zakiah, Lela; Damai, Restu; Nia, Intan; Maslamah, Siti; Shindi, Meiki; Zonaffel, Cecilia; Fauziah, Shifa
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v5i1.1627

Abstract

Pemenuhan kebutuhan gizi lansia yang diberikan dengan baik dapat membantu dalam proses beradaptasi atau menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang dialaminya selain itu dapat menjaga kelangsungan pergantian sel-sel tubuh sehingga dapat memperpanjang usia. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian edukasi pentingnya gizi seimbang pada masa lansia di Posbindu Bunga Teuleung Kelurahan Cilendek Barat Rw 17. Metode yang digunakan ceramah dengan media booklet dan poster dengan sampel 30 orang lansia. Kegiatan ini diawali dengan memberikan penilaian kuesioner sebelum edukasi (pre test) selanjutnya pemberian edukasi pentingnya gizi seimbang pada lansia serta diakhiri dengan evaluasi berupa penilaian kuesioner (post test). Hasil penyuluhan ini di dapatkan nilai pre test menunjukkan responden pengetahuan kurang baik berjumlah 63,3% dan hasil post test pada lansia mengalami peningkatan yaitu 76,7% Kesimpulan bahwa kegiatan penyuluhan ini berjalan lancar dan terdapat peningkatan pengetahuan pada lansia tentang pentingnya Gizi seimbang Kata kunci : Edukasi, Lansia, Gizi Seimbang
Upaya Peningkatan Gizi Ibu Hamil untuk Mencegah Stunting dengan Pendidikan Kesehatan di Puskesmas Parung Bogor Zakiah, Lela; Rahmadini, Annisa Fitri; Ramadani, Fikria Nur; Rahmawati, Ayu; Syahrani, Cahya; Tiberyal, Chairunnisa; Aprilia, Dea Rahma
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Spesial Issue
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi yang sering terjadi pada balita di Indonesia. Permasalahan asupan gizi penyebab stunting sudah dimulai sejak pada masa kehamilan. Stunting berhubungan erat dengan pendapatan keluarga, sosial budaya, kebijakan ekonomi, dukungan keluarga, dan faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi asupan gizi dimulai dari masa kehamilan. Peningkatan pengetahuan ibu hamil dapat dilakukan dengan kegiatan edukasi. Edukasi ialah kegiatan pendidikan kesehatan yang dilakukan pada individu, keluarga, kelompok serta masyarakat untuk merubah perilaku dari tidak sehat ke pola yang lebih sehat. Upaya pendidikan kesehatan dapat dilakukan pada ibu hamil dengan mencegah stunting yaitu dengan diberikan pendidikan kesehatan terkait gizi ibu hamil. Kegiatan edukasi dilakukan di Puskesmas Parung dengan jumlah sasaran 30 orang. Dilakukan pengukuran pre dan post test setelah edukasi dilakukan. Didapatkan hasil yang signifikan (P value < 0,005) terhadap pengetahuan ibu hamil. Sehingga pendidikan kesehatan merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil terkait stunting.  
EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PERILAKU SEKSUAL BERISIKO DI KOTA BOGOR Zakiah, Lela; Yusnia, Nina; Umniyyatal Aliyyah, Aruni
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (BHAKTIMAS)
Publisher : UNIT PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - UTPAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70429/bhaktimas.v3i2.263

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap pengaruh lingkungan yang kurangsehat, termasuk dalam hal perilaku seksual. Kurangnya pemahaman tentang kesehatan reproduksidapat meningkatkan risiko perilaku menyimpang. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untukmemberikan pemahaman yang tepat kepada remaja mengenai kesehatan reproduksi, dampaknegatif dari perilaku seksual beresiko, serta pentingnya menjaga organ reproduksi sejak dini.Edukasi diberikan melalui metode ceramah dengan bantuan media poster dan leaflet kepada 30remaja di wilayah Gang Makam, Kota Bogor. Sebelum penyuluhan, dilakukan pre-test untukmengukur tingkat pengetahuan awal peserta. Hasilnya menunjukkan bahwa hanya 26,7%responden berada pada kategori pengetahuan baik, sementara 73,3% lainnya masih tergolongkurang. Setelah edukasi diberikan, dilakukan post- test dan terjadi peningkatan signifikan, di mana83,3% peserta menunjukkan pengetahuan yang baik. Analisis data menggunakan uji Tberpasangan menunjukkan nilai t = -4,011 dengan p = 0,000 (p < 0,05), menandakan terdapatperbedaan yang bermakna antara sebelum dan sesudah edukasi. Dapat disimpulkan bahwakegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi. Olehkarena itu, disarankan agar program edukasi seperti ini dilaksanakan secara berkala, denganpendekatan yang lebih variatif dan sesuai dengan kebutuhan remaja saat ini.