Articles
PENGARUH PENERAPAN METODE 5S (SEIRI, SEITON, SEISO, SEIKETSU, DAN SHITSUKE) TERHADAP PEMELIHARAAN ALAT KESEHATAN DI RUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN
Paskah Rina Situmorang;
Hamonangan Damanik
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52943/jikeperawatan.v5i2.316
Peralatan kesehatan merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien harus dilaksanakan secara berkesinambungan dan didukung dengan adanya peralatan yang selalu dalam kondisi siap pakai serta dapat berfungsi dengan baik. Upaya yang dilakukan oleh tenaga kesehatan di rumah sakit adalah dengan upaya penyediaan alat kesehatan yang baik, aman dan siap pakai. Agar peralatan kesehatan dalam keadaan siap pakai perlu diadakan pemeliharaan yang pereventif melalui pemeliharaan alat-alat dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh penerapan metode 5S terhadap pemeliharaan alat kesehatan di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode quasi experimental study dengan desain one group pre test-post test. Populasi dalam penelitian ini/adalah seluruh perawat yang ada di rumah sakit umum Imelda pekerja Indonesia medanberjumlah 126 orang perawat. Teknik pengambilan sampel adalah Acidental Sampling. Hasil penelitian didapatkan dari data demografi perawat yang bekerja di RSU IPI berdasarkan unsia mayoritas berusia 21-30 tahun sebanyak 91 orang dan minoritas berusia 41-50 tahun sebanyak 3 orang, berdasarkan jenis kelamin mayoritas berjenis kelamin perempuan sebanyak 87 orang dan minoritas berjenis kelamin laki-laki sebanyak 39 orang, berdasarkan tingkat pendidikan perawat mayoritas berpendidikan D3 keperawatan sebanyak 108 orang dan mayoritas berpendidikan D4 keperawatan sebanyak 1 orang, dan berdasarkan lama bekerja mayoritas masa kerja perawat 1-5 tahun sebanyak 82 orang dan minoritas dengan masa kerja 11-15 tahun sebanyak 20 orang. Dan hasil uji statistik diperoleh bahwa ada pengaruh penerapan metode 5S terhadap pemeliharaan alat kesehatan dengan menggunakan uji statistik Mc Nemar sebesar 0,002. Setelah intervensi penerapan metode 5S terhadap pemeliharaan alat kesehatan mengalami peningkatan yaitu dalam kategori baik. Saran kepada seluruh perawat agar terus melakukan proses pemeliharaan alat kesehatan dengan baik sehingga alat-alat di ruangan dalam keadaan bersih, rapi, dan keadaan siap pakai sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan asuhan keperawatan kepada pasien dan juga dapat mengurangi angka kematian.
TINGKAT KECEMASAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DALAM MENJALANI HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT IMELDA PEKERJA INDONESIA
Hamonangan Damanik
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 6 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52943/jikeperawatan.v6i1.365
ABSTRAK Gagal ginjal kronik merupakan kerusakan ginjal progresif ditandai dengan uremia (urea dan limbah lain yang beredar di dalam darah serta komplikasinya jika tidak di lakukan dialisis atau transplantasi ginjal). Penderita gagal ginjal kronik yang akan melakukan hemodialisa sering mengalami kecemasan. Kecemasan merupakan reaksi normal terhadap situasi yang sangat menekan kehidupan seseorang yang berlangsung tidak lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat kecemasan pasien gagal ginjal kronik dalam menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Imelda Pekerja Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan rancangan studi cross sectional. Penelitian dilakukan pada April tahun 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang menjalani hemodialisis di RS Imelda Pekerja Indonesia sebanyak 205 orang. Tehnik sampling pada penelitian ini adalah tekhnik nonprobability sampling yaitu purposive sampling dengan demikian jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 31 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden yang menjalani hemodialisa mengalami kecemasan dengan tingkat kecemasan sedang 19 orang (61,3%), sedangkan minoritas responden hemodialisa dengan tingkat kecemasan berat 4 orang (12,9%).Disarankan bagi responden agar dapat mencari informasi mengenai terapi hemodialisis, seperti manfaat, proses dan dampak yang ditimbulkan oleh terapi tersebut. Dengan demikian responden dapat memahami bahwa terapi yang diberikan adalah untuk membantunya tetap sehat.
GAMBARAN PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG PEMBUANGAN LIMBAH SAMPAH TERHADAP PENCEGAHAN DBD DI LINGKUNGAN V KELURAHAN LABUHAN DELI
Sarmaida Siregar;
Aureliya Hutagaol;
Hamonangan Damanik;
Sarida Surya Manurung
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52943/jikeperawatan.v7i2.400
Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh virus Dengue dan ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti yang ditandai dengan demam mendadak dua sampai tujuh hari tanpa penyebab yang jelas,lemah atau lesu, gelisah, nyeri ulu hati, disertai dengan tanda-tanda perdarahan di kulit berupa bintik perdarahan (petechia), ruam (purpura).Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskrifsikan pengetahuan keluarga tentang pembungan limbah sampah terhadap pencegahan DBD di Lingkungan V Kelurahan Medan Marelan.Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yang bertujuan untuk membuat gambaran pengetahuan keluarga tentang pembungan limbah sampah terhadap pencegahan DBD dengan rancangan cross sectional. Pada penelitian ini mengunakan kuesioner dalam pengumpulan data. Populasi dalam penelitian seluruh keluarga yang tinggal di Lingkungan V Kelurahan Medan Marelan dan salah satu anggota keluarganya pernah menderita penyakit DBD. Jumlah populasi adalah sebanyak 37 orang dan sampel yang diambil dengan tehnik total sampling yaitu 37 orang. Identifikasi pengetahuan Keluarga tentang pembungan limbah sampah terhadap pencegahan DBD menggunakan instrumen dalam bentuk kuisioner tertutup. Berdasarkan hasil penelitian mayoritas pengetahuan keluarga cukup sebanyak 18 responden (48%) dan minoritas baik sebanyak 9 responden (24%), Untuk itu masih sangat penting penyuluhan pada keluarga tentang pembungan limbah sampah terhadap pencegahan DBD di Lingkungan V Kelurahan Medan Marelan agar tercapai kategori pengetahuan keluarga baik.
PENGARUH PEMBERIAN MASSASE PUNGGUNG TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PADA PASIEN APPENDIKTOMI DI RSUD RANTAU PRAPAT
Hamonangan Damanik;
Sarida Surya Manurung;
Deddy Sepadha Putra Sagala
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52943/jikeperawatan.v8i1.752
ABSTRACT Appendicitis is a condition in which inflammation occurs due to infection in the appendix or appendix. Infections in the appendix or appendix can cause acute inflammation, so immediate surgery is needed to prevent complications that can generally endanger health. This study aims to analyze the effect of giving back massage to reduce pain scale in appendectomy patients at Rantau Prapat Hospital. The type of research used is quantitative with a quasi-experimental design with a one-group pre-test/post-test design. The study was conducted in July 2021 at the Rantau Prapat Hospital. The population in this study were all post appendectomy patients who were treated in June-July 2021. The population in this study was 16 people. The sampling technique in this study was a total sampling technique, thus the number of samples in this study was 16 people. The results of data analysis carried out using the t test obtained results with a probability value (p) = 0.000 (p <0.05) meaning that there was an effect of back massage on decreasing pain levels in post-appendectomy patients. It is hoped that the hospital will always improve services to patients by developing and applying non-pharmacological therapy techniques in addition to pharmacological treatment that is effective in reducing pain scale in patients, especially postoperative patients.
PENGARUH BREATHING RELAXATION DENGAN TEHNIK BALLON BLOWING TERHADAP SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN TUBERCULOSIS DI RUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN TAHUN 2021
Sarida Surya Manurung;
Rini Panggabean;
Hamonangan Damanik;
Deddy Sepadha Putra Sagala
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52943/jikeperawatan.v8i2.1095
Pulmonary Tuberculosis is a direct infectious disease caused by Tuberculosis bacteria (Mycobacterium tuberculosis), which are aerobic bacteria that can live mainly in the lungs. Physiological and psychological changes statistically are symptoms that are often experienced by tuberculosis patients which can reduce the patient's quality of life. Breathing relaxation with balloon blowing technique is a form of breathing exercise that can improve lung function. The purpose of this study was to determine the effect of breathing relaxation with the balloon blowing technique on oxygen saturation in tuberculosis patients at the Imelda General Hospital for Indonesian Workers in 2021. The population in this study was 137 people. The sampling technique in this study was accidental sampling using inclusion and exclusion criteria, thus the number of samples was 30 people. The design of this study was pre-experimental with pre-post-test one design. Data were analyzed univariately and bivariately using the Wilcoxon test. The results showed that there was a significant change in oxygen saturation before and after the intervention was given for 6 days. The results of statistical analysis showed p value = 0.01 <0.05 on the oxygen saturation variable. breathing relaxation using the balloon blowing technique can increase oxygen saturation in tuberculosis patients at IPI Medan Hospital. It is recommended for respondents to maintain oxygen saturation by doing breathing relaxation using the balloon blowing technique.
HUBUNGAN KECEMASAN DAN KEPATUHAN KELUARGA PASIEN TERHADAP PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19
Deddy Sepadha Putra Sagala;
Hamonangan Damanik;
Sarida Surya Manurung;
Erika Zai
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52943/jikeperawatan.v9i1.1240
CoronaVirus (COVID-19) is a pandemic case since March 11, 2020. COVID-19 is a disease caused by CoronaVirus.CoronaVirus (CoV) is part of a family of viruses that cause illness ranging from the flu to more severe diseases such as Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV) and Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV). Globally confirmed on May 29, 2020 is 5,657,529 people and deaths are 356,254 in 216 countries. This study aims to determine the relationship between anxiety and patient family compliance with the transmission of Covid-19. This research is a quantitative research using a correlational design with the type of research design (cross sectional). The population in this study is the sum of the entire family of patients who visited the General Hospital Imelda Workers Indonesia Medan from July-August and the sample of this study was 97 respondents using purposive sampling method. Anxiety data collection used the Hamillion Rating Scale For Anxiety (HARS) questionnaire while for complaince data collecction used the 2022 Central Bureau Of Statistics questionnaire and analysis with Spearmen's test. The results showed that the relationship between anxiety and patient's family adherence to Covid-19 transmission was obtained with p value 0.002 <0.005 there was a relationship. Based on the results of this study, the more anxious, the more obedient in implementing health protocols.
Hubungan Kualitas Tidur dengan Fatigue pada Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)
Christine Handayani Siburian;
Hamonangan Damanik;
Ratna Dewi;
Meriani Herlina
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): November 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54259/sehatrakyat.v1i4.2024
Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) is a preventable and treatable disease characterized by persistent respiratory symptoms and airflow limitation. The existence of sleep disorders experienced by sufferers certainly will not be able to restore and restore the body's condition properly and cannot rest his body properly. This situation results in irritability, fatigue, dizziness, anxiety, and stress which will affect the quality of life of these sufferers. This research design is quantitative which is used to examine certain populations or samples. The method used in this research is an analytic survey with a cross-sectional approach, namely a study to determine the relationship and level of relationship between two or more variables without any effort to influence these variables so that there is no variable manipulation. The number of samples is 30 people with accidental sampling technique. The research results obtained results p value = 0.004. This figure shows a very strong correlation between sleep quality and fatigue in COPD patients. It is suggested that the results of this study can be used as material for policy making in improving health services for patients with Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD).
Sosialisasi Pengisian Kelengkapan Dokumen Rekam Medis Rawat Inap Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Rsu Imelda Medan
Ali Sabela Hasibuan;
Ratna Dewi;
Hamonangan Damanik;
Esraida Simanjuntak;
Mei Sryendang Sitorus
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2023): Juli : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jpikes.v3i2.2591
This service aims to find out the number of incomplete medical records for inpatient diabetes mellitus patients at Imelda Hospital, Medan. This service uses a descriptive method, namely a research method carried out with the main aim of finding out the number of incomplete filling in inpatient medical records for Diabetes Mellitus patients. From the results of the service, it was found that the number of incomplete filling out of the integrated record form was found to be 17.40%, initial assessment was 15, 22% of medical resumes were 9.79% and informed consent was 17.40%, the doctor's name was 21.74% and the doctor's signature was 8.70%, while for patient identification, anesthesia records and the operation report is filled out completely. The suggestions from the author are: (1) the permanent procedure for analyzing incompleteness in filling out inpatient medical records needs to be revised so that all forms are analyzed, and continuous socialization needs to be carried out.
EDUKASI PERAWATAN DIRI TERHADAP AKTIVITAS SEHARI-HARI PASIEN HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT IMELDA MEDAN PEKERJA INDONESIA TAHUN 2022
Sagala, Deddy Sepadha Putra;
Manurung, Sarida Surya;
Zamago, Jonta Hendrik Pratama;
Hutagaol, Aureliya;
Damanik, Hamonangan;
Noradina, Noradina
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA) Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA)
Publisher : Universitas Imelda Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (200.538 KB)
|
DOI: 10.52943/ji-somba.v2i2.1146
Kondisi pasien yang menjalani hemodialisa akan mempengaruhi pemenuhan aktivitas sehari-hari. Intervensi yang dapat mengatasi masalah ini melalui edukasi perawatan diri, yaitu suatu proses interaksi antara petugas kesehatan (perawat) dengan pasien untuk meningkatkan kemampuan pasien melakukan perawatan dirinya. Jenis penulisan ini adalah quasi eksperimental dengan desain nonequvalent pre-post test with control group. Sampel penulisan yaitu pasien hemodialisa yang mengalami gangguan aktivitas sehari-hari, terdiri dari 28 orang masing-masing kelompok dengan tekhnik aksidental sampling. Aktivitas sehari-hari manajemen nutrisi dan cairan, mobilisasi/pergerakan, aktivitas rumah, istirahat tidur dan tanggung jawab terhadap pengobatan sebelum dan sesudah edukasi intervensi pada kelompok intervensi dianalisis dengan Wilcoxon signed ranks test dengan nilai(p<0.05), pada kelompok kontrol dianalisa dengan uji Wilcoxon Signed Ranks Test dengan nilai (p>0.05). Aktivitas sehari-hari sesudah edukasi perawatan diri pada kelompok intervensi dan kontrol dianalisis dengan Mann-Whitney test dengan nilai (p<0.05). Penulisan ini menunjukkan ada pengaruh edukasi perawatan diri terhadap aktivitas sehari-hari responden. Edukasi perawatan diri dapat meningkatkan kemampuan perawatan diri sehari-hari pasien hemodialisa jika dilakukan secara berkelanjutan dengan waktu minimal 1 bulan dengan cara diingatkan kembali setiap minggu dan dievaluasi diminggu keempat. Edukasi ini dapat menjadi masukan kepada pelayanan kesehatan khususnya keperawatan untuk selalu memberikan edukasi perawatan diri kepada pasien yang menjalani hemodialisa secara terus-menerus
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI RSU IMELDA
Damanik, Hamonangan
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Prima Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Hypertension is a persistent increase in systolic blood pressure which is 140 mmHg or more and diastolic blood pressure is 90 mmHg or more based on the examination at least three times at different times. The progressive muscle relaxation technique is to focus on a muscle activity, by identifying the muscles that are tense and then reducing tension by doing relaxation techniques to get a feeling of relaxation. This study aims to determine the effect of progressive muscle relaxation techniques on reducing blood pressure in hypertensive patients at Imelda Hospital Medan. The study was conducted in July 2018, a type of quasi-experimental study with a cross-sectional one-group approach pre-post test design. The population in this study were patients suffering from hypertension in April to June in the inpatient room of the Medan Imelda Hospital. The population in this study was 126 people. The sampling technique in this study was accidental sampling, thus the number of samples in this study were 23 people. Statistical analysis used paired t-test. The results of the bivariate analysis showed the average value of the systole before was 160.61 while the average value of the systole after 156.57 and the value of p = 0.000