Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

EFEKTIVITAS PEMBERIAN AROMATERAPI CEDARWOOD TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI HAID PADA REMAJA USIA 18-20 TAHUN DI FIKES UNITOMO B., Arkha Rosayaria; Khairoh, Miftahul; Amalia, Yustisia; Widuri, Sasi; Purwitasari, Alief Ayu; Megawati, Desy
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 4 (2024): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i4.2542

Abstract

Nyeri haid adalah keluhan ginekologis akibat ketidakseimbangan hormon progesteron dalam darah sehingga mengakibatkan timbul rasa nyeri yang paling sering terjadi pada wanita. Dampak nyeri haid pada remaja meliputi rasa terganggu, aktivitas menurun, kesulitan berkonsentrasi pada pekerjaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas aromaterapi cedarwood terhadap penurunan skala nyeri haid pada remaja usia 18-20 tahun di Fikes Unitomo. Intervensi yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri haid dengan menggunakan teknik farmakologi dan non farmakologi. Teknik non farmakologi yang digunakan melalui pemberian aromaterapi. Cedarwood memiliki berbagai kegunaan dalam aromaterapi. Memiliki berbagai khasiat antara lain anti inflamasi, merangsang sirkulasi darah, melindungi kulit kepala dari bakteri, menghilangkan rasa nyeri. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 20 responden, dengan rancangan penelitian Quasi Eksperimental dengan desain Two Group Only Post-test. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh remaja yang diberikan aromaterapi cedarwood yang merasa nyeri haid ringan 40%, nyeri haid sedang 60 %, nyeri haid berat 0 %, nyeri haid sangat hebat 0 %. Hasil uji efektivitas chi square yang digunakan diperoleh nilai p value 0,00 Jika p value < nilai α 0,05 , maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukan adanya Efektivitas Pemberian Aromaterapi Cedarwood Terhadap Penurunan Skala Nyeri Haid Pada Remaja di Fikes Unitomo
PERAN ORANG TUA MELALUI SOTH SEBAGAI UPAYA PENGENALAN KESEHATAN REPRODUKSI PADA ANAK USIA DINI Badrus, Arkha Rosyaria; Ummah, Kholifatul; Khairoh, Miftahul; Purwitasari, Alief Ayu; Ganisia, Ainun; Imeldawati, Rakhmalia; Fathiyyah, Nurul
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini pendidikan kesehatan reproduksi pada anak usia dini dirasa diperlukan dikarenakan adanya perubahan kebutuhan yang terus berubah, selain itu dianggap akan berdampak positif pada saat kehidupan remaja (S. Handayani et al., 2019).  Anak usia dini perlu mengetahui tentang dirinya dan alat kelaminnya, apa saja yang perlu dilindungi, dan bagaimana mereka dapat memberikan perlindungan sejak dini dari pihak-pihak yang akan melakukan kekerasan seksual. Selain itu, anak harus memiliki karakter yang kuat agar terhindar dari penyimpangan seksual (Soesilo, 2021). SOTH adalah singkatan dari Sekolah Orang Tua Hebat, yaitu program pengasuhan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan orang tua dalam mengasuh anak.  hasil penelitian tersebut menunjukkan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan responden terhadap Peran Orang Tua dalam Upaya Pengenalan Kesehatan Reproduksi Pada Anak Usia Dini setelah dilakukan Sekolah Orang Tua Hebat yakni sebanyak 78,6% responden memiliki pengetahuan yang baik sebanyak 22 orang, sedangkan responden yang memiliki pengetahuan cukup yakni sebanyak 6 orang 21,4%.  Adanya kegiatan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) ini dapat memberikan edukasi seks sejak dini bertujuan untuk memberikan informasi dan mengenalkan kepada anak bagaimana ia harus menjaga dan melindungi organ tubuhnya dari orang yang berniat jahat terhadap dirinya.
Enhancing Postpartum Maternal Health through Educational Interventions and Non-Invasive Biomedical Immunology-Based Monitoring in Pagesangan, Kebonsari, Surabaya Kholifatul Ummah; Arkha Rosyaria Badrus; Miftahul Khairoh; Yustisia Amalia; Cityta Putri Kwarta; Lentera Afrida Kusumawardani
Journal of Community Engagement in Health Vol. 8 No. 1 (2025): March
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v8i1.701

Abstract

The maternal mortality rate (MMR) in Indonesia remains relatively high, with postpartum infection being one of the leading causes. The postpartum period is a critical phase during which physiological changes occur, increasing the risk of infection. However, the lack of adequate maternal health monitoring remains a challenge in the early detection of complications. This study aims to implement health technology-based monitoring using wearable sensors (HRV sensor/smartwatch) and axillary thermometers to detect changes in maternal body temperature and heart rate variability during the postpartum period. A total of 20 postpartum mothers, aged 2-14 days, from Pagesangan Subdistrict, were monitored for seven days. The results showed that the majority of participants (90%) were in good health; however, two participants (10%) experienced an increase in body temperature above 38°C and unstable HRV, which are early indicators of postpartum infection. These participants were immediately provided with additional health education and referred to healthcare professionals for further examination. Meanwhile, the remaining participants continued to receive routine monitoring and education regarding postpartum infection prevention. The implementation of this community service program demonstrated that health technology-based monitoring is effective in detecting real-time health condition changes, allowing for faster medical interventions and increasing maternal awareness of postpartum health. The findings suggest that this method can serve as an innovative approach to reducing postpartum infection risks and improving maternal health quality. Further development and wider application of this approach in other regions are recommended to enhance postpartum care and maternal well-being.
Kegiatan Sosialisasi dan Penyeluhan Kesehatan : Pendemonstrasian dan Sosialisasi Kebencanaan SDN 1 Punggul Sidoarjo Arkha Rosyaria Badrus; Nurul Fathiyyah; Rakhmalia Imeldawati; Ainun Ganisia; Miftahul Khairoh; Shinta Nur Rochmayati; Kholifatul Ummah; Alief Ayu Purwitasari
Health Care : Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/healthcare.v3i1.102

Abstract

Indonesia, sebagai negara dengan tingkat kerawanan bencana alam yang tinggi, menjadikan upaya kesiapsiagaan sebagai prioritas nasional. Kabupaten Sidoarjo, dengan karakteristik geografis dan demografisnya, juga rentan terhadap berbagai ancaman bencana lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kegiatan sosialisasi dan penyuluhan kesehatan terkait tanggap bencana yang dilaksanakan di SDN Punggul 1 Sidoarjo. Metode pelaksanaan meliputi pengembangan materi adaptif, pembelajaran interaktif, simulasi rutin, pembentukan tim siaga bencana sekolah, sosialisasi kepada orang tua, penyediaan sarana prasarana darurat, dan integrasi dalam kegiatan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan pemahaman siswa, guru, dan staf mengenai jenis-jenis bencana, tanda peringatan dini, dan tindakan yang diperlukan. Selain itu, terjadi peningkatan kesadaran akan risiko bencana, keterampilan praktis evakuasi dan pertolongan pertama, kesiapsiagaan individu dan kolektif, serta penguatan kapasitas tim siaga bencana sekolah. Pengetahuan dengan sarana prasarana darurat juga meningkat. Kegiatan ini berkontribusi positif dalam membentuk komunitas sekolah yang lebih siap, aman, dan tangguh dalam menghadapi potensi bencana. Evaluasi pasca-kegiatan melalui kuis, observasi simulasi, dan umpan balik peserta mengkonfirmasi efektivitas intervensi ini sebagai landasan pengembangan program kesiapsiagaan bencana di tingkat sekolah.
EFEKTIVITAS PENDAFTARAN ONLINE TERHADAP WAKTU TUNGGU PENDONOR DARAH DI UTD PMI KOTA SURABAYA Dhanareswari, Putu Ayu; Amalia, Yustisia; Widuri, Sasi; Badrus, Arkha Rosyaria; Khairoh, Miftahul
Jurnal Medicare Vol. 4 No. 3: JULY 2025
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v4i3.248

Abstract

UTD PMI Surabaya City has provided online registration services, donors can register at home, because online donor registration can be accessed through the application provided by UTD PMI Surabaya City. The standard service time engaged in hospital health services regarding outpatient care is ≤ 60 minutes. This study is a quantitative study with a pre-experimental design using a one group pretest-posttest approach. This study aims to determine the effectiveness of Online Registration on Blood Donor Waiting Time at UTD PMI Surabaya City. Based on the results of the Mann Whitney test using SPSS in the study of the Effectiveness of Online Registration on Blood Donor Waiting Time at UTD PMI Surabaya City, the Sign value (2-tailed) = 0.000 is where the value is smaller than the significance value <0.05 so that Ho is rejected and Ha is accepted, which means there is effectiveness of Online Registration on Blood Donor Waiting Time at UTD PMI Surabaya City.
Efektifitas Abon Jantung Pisang Terhadap Kelancaran Asi pada Ibu 2 Minggu Post Partum Di PMB Domingas Sidotopo Wetan Surabaya Ummah, Kholifatul; Khairoh, Miftahul; Nur, Shinta
PROSIDING KONFERENSI NASIONAL ILMU KESEHATAN STIKES ADI HUSADA 2023 Vol 1 No 1 (2023): Prosiding Konferensi Nasional Ilmu Kesehatan STIKES Adi Husada
Publisher : STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/prosiding.v1i1.494

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif merupakan salah satu bentuk upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan status gizi anak pada 1000 hari pertama kelahiran (HPK). Kementerian Kesehatan RI (2017) melaporkan bahwa perempuan di Indonesia menyusui 96% anaknya namun hanya 42% yang memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konsumsi abon bunga pisang terhadap kelancaran ASI pada ibu 2 minggu nifas di PMB Domingas Sidotopo Wetan Surabaya. Metode penelitian menggunakan eksperimental dengan desain pra-posting tanpa kelompok kontrol. Lembar observasi alat ukur dan checklist pengeluaran ASI. Analisis MC Nemar.Analisis hipotesis data uji Mc Nemar dapat ditafsirkan dengan menentukan nilai signifikansi (2-tailed) < 0,005. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh Ho ditolak dan Ha diterima karena nilai uji Mc Nemar signifikan (2-tailed). Yang Anda dapatkan adalah 0,000. Terdapat efektivitas pemberian abon bunga pisang terhadap kelancaran ASI pada ibu nifas. Signifikansi (2-tailed) < 0,005. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan efektivitas ASI sebelum dan sesudah mengkonsumsi abon bunga pisang karena hasil uji hipotesis (2-tailed) Mc Nemar dapat menjamin Ho ditolak dan Ha dapat diterima, artinya terdapat efektivitas pemberian abon jantung pisang terhadap kelancaran ASIpada ibu 2 minggu post partum di PMB Domingas Sidotopo Wetan
PERAN ORANG TUA MELALUI SOTH SEBAGAI UPAYA PENGENALAN KESEHATAN REPRODUKSI PADA ANAK USIA DINI Badrus, Arkha Rosyaria; Ummah, Kholifatul; Khairoh, Miftahul; Purwitasari, Alief Ayu; Ganisia, Ainun; Imeldawati, Rakhmalia; Fathiyyah, Nurul
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini pendidikan kesehatan reproduksi pada anak usia dini dirasa diperlukan dikarenakan adanya perubahan kebutuhan yang terus berubah, selain itu dianggap akan berdampak positif pada saat kehidupan remaja (S. Handayani et al., 2019).  Anak usia dini perlu mengetahui tentang dirinya dan alat kelaminnya, apa saja yang perlu dilindungi, dan bagaimana mereka dapat memberikan perlindungan sejak dini dari pihak-pihak yang akan melakukan kekerasan seksual. Selain itu, anak harus memiliki karakter yang kuat agar terhindar dari penyimpangan seksual (Soesilo, 2021). SOTH adalah singkatan dari Sekolah Orang Tua Hebat, yaitu program pengasuhan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan orang tua dalam mengasuh anak.  hasil penelitian tersebut menunjukkan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan responden terhadap Peran Orang Tua dalam Upaya Pengenalan Kesehatan Reproduksi Pada Anak Usia Dini setelah dilakukan Sekolah Orang Tua Hebat yakni sebanyak 78,6% responden memiliki pengetahuan yang baik sebanyak 22 orang, sedangkan responden yang memiliki pengetahuan cukup yakni sebanyak 6 orang 21,4%.  Adanya kegiatan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) ini dapat memberikan edukasi seks sejak dini bertujuan untuk memberikan informasi dan mengenalkan kepada anak bagaimana ia harus menjaga dan melindungi organ tubuhnya dari orang yang berniat jahat terhadap dirinya.
ANALISIS PERBANDINGAN KADAR HEMATOKRIT SAMPEL DARAH SEGERA DAN TUNDA DENGAN HEMATOLOGY ANALYZER DI UTD PMI SURABAYA TAHUN 2025 Wahyuni, Nuris Sobriyanti; Kwarta, Cityta Putri; Khairoh, Miftahul
Jurnal Teknologi Bank Darah JTBD Vol.4 No.2 (Desember 2025)
Publisher : Akademi Bakti Kemanusiaan Palang Merah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65228/jtbd.v4i2.25

Abstract

Latar belakang: Hematokrit merupakan perbandingan jumlah eritrosit dengan volume darah keseluruhan yang dihitung dalam persentase. Kerusakan eritrosit dapat menyebabkan berbagai perubahan pada parameter hematologi, termasuk hematokrit. Hematokrit yang mengukur proporsi sel darah merah dapat mengalami penurunan jika ada kerusakan eritrosit yang signifikan, karena jumlah sel darah merah berkurang. Tujuan: Untuk mengetahui adakah perbedaan kadar hematokrit sampel darah segera dan tunda dengan hematology analyzer di UTD PMI Surabaya tahun 2025. Metodologi Penelitian: Jenis penelitian ini yaitu observasional analititik yang bersifat komparatif . Penelitian ini membandingkan hasil kadar hematokrit sampel darah segera dan tunda menggunakan alat hematology analyzer dengan 38 sampel darah sebagai bahan pemeriksaan. Hasil: Hasil analisis uji statistik dengan paired T-test menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara hasil kadar hematokrit pada pemeriksaan sampel darah segera (0 jam) dan Tunda (6 jam) dengan hematology analyzer mendapatkan nilai sign (2-tailed) = 0.379 yang berarti nilainya lebih besar dari nilai signifikansi α 0.05 atau p ˃ α (0.379 ˃ 0.05) maka Ha ditolak dan H0 diterima. Sehingga hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil kadar hematokrit sampel darah segera dan tunda dengan hematology analyzer. Kesimpulan: Tidak ada perbedaan kadar hematokrit sampel darah segera (0 jam) dan tunda (6 jam) dengan hematology analyzer di UTD PMI Surabaya Tahun 2025.
PENGARUH PENCUCIAN DARAH PADA KONFIRMASI GOLONGAN DARAH SISTEM ABO METODE TABUNG DI UTD PMI SURABAYA Wuru, Maria Yolanda; Kwarta, Cityta Putri; Khairoh, Miftahul
Jurnal Teknologi Bank Darah JTBD Vol.4 No.2 (Desember 2025)
Publisher : Akademi Bakti Kemanusiaan Palang Merah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65228/jtbd.v4i2.26

Abstract

Latar Belakang : Golongan darah sistem ABO sangat penting dalam transfusi darah untuk mencegah reaksi yang membahayakan. Metode tabung banyak digunakan untuk verifikasi golongan darah di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Surabaya. Namun, sisa plasma pada sel darah merah dapat mengganggu hasil aglutinasi dan menurunkan akurasi pemeriksaan. Pencucian darah sebelum pengujian dilakukan untuk menghilangkan plasma dan faktor pengganggu lainnya. Tujuan: Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pencucian darah terhadap konfirmasi golongan darah sistem ABO metode tabung di UTD PMI Surabaya. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah darah golongan AB rhesus positif sebanyak 23 sampel diambil dengan Teknik quota ampling. Pemeriksaan dilakukan dengan mengamati derajat aglutinasi menggunakan skala ordinal dari negatif hingga 4+ menggunakan ceklist dan dianalisis menggunakan uji signifikan Wilcoxon. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada darah yang tidak dicuci, 100% sampel menunjukkan tidak ada perubahan aglutinasi, sedangkan pada darah yang dicuci, terdapat perubahan aglutinasi pada 30,4% sampel dengan nilai sign.Kesimpulan : Pencucian darah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil verifikasi golongan darah sistem ABO menggunakan metode tabung di UTD PMI Surabaya, sehingga disarankan agar prosedur pencucian darah dapat diterapkan dalam praktik transfusi untuk meningkatkan akurasi pemeriksaan golongan darah.
Penguatan Layanan Kebidanan Esensial pada Kondisi Darurat dan Pasca Bencanadi Desa Nogosari, Kecamatan Pacet, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur Elga Ceisaria Andani; Miftahul Khairoh; Arkha Rosyaria Badrus; Rakhmalia Imeldawati; Ainun Ganisia; Nurul Fathiyyah; Shinta Nur Rochmayati; Kholifatul Ummah; Alief Ayu Purwitasari
Health Care : Journal of Community Service Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/healthcare.v3i4.176

Abstract

Emergency and post-disaster conditions often disrupt essential midwifery services, directly affecting the safety of mothers and newborns. Limited access to health facilities, shortages of healthcare personnel, and weak referral systems are major barriers to maternal and neonatal care in disaster-prone areas. This Community Service Program was conducted in Nogosari Village, Pacet District, Pasuruan Regency, East Java, to strengthen the preparedness of midwifery services. The methods included cross-sector coordination, community education, capacity building for supporting personnel, mentoring of health cadres, and simulation of essential midwifery service pathways in crisis situations. The activities focused on the provision of basic midwifery services, continuity of care for pregnant women, childbirth, postpartum mothers, and newborns, as well as strengthening the referral system. The results showed increased knowledge, skills, and preparedness among community members, cadres, and volunteers in maintaining essential midwifery services during emergencies. In addition, a shared understanding was developed regarding the importance of continuity of midwifery care as a form of protection for vulnerable groups. This program strengthened the resilience of community-based midwifery service systems and supported efforts to reduce maternal and neonatal morbidity and mortality risks in disaster situations. Furthermore, the activity encouraged sustainable collaboration among healthcare workers, village authorities, and the community to maintain adaptive and responsive midwifery services in the future.