Claim Missing Document
Check
Articles

Literature Riview Analisis Mendengarkan Musik Klasik Terhadap Konsenterasi Belajar Mahasiswa Di Institusi Pendidikan Keperawatan matan, sriyanti; Muzakkir; Darmawan, Sri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v3i3.648

Abstract

Musik Klasik (dalam kapital) adalah yang menunjukkan khusus pada genre atau aliran musik seni di Wina, Austria, pada abad ke–18-19 (1760-1830) dengan pelopornya W.A.Mozart, Joseph Haydn, dan Ludwig van Beethoven. Mendengarkan Musik Klasik dapat meningkatkan konsenterasi pada praktiknya, proses belajar menggunakan otak kiri, sedangkan musik menempati otak kanan. Karena kedua sisi otak sama-sama dipergunakan pada saat bersamaan, terciptalah sinergi atau kerja sama yang baik, sehingga konsenterasi pun meningkat. Manfaat musik bagi kecerdasan otak yaitu musik dapat memberikan rangsangan-rangsangan yang kaya untuk segala aspek perkembangan secara kognitif dan kecerdasan emosional. Tingkat keefektifan penggunaan terapi musik terhadap kecerdasan seseorang yaitu sebesar 70%. Untuk mengetahui pengaruh musik terhadap konsentrasi belajar dapat dilakukan dengan mengamati informasi sinyal otak melelui EEG. Frekuensi/ gelombang otak yang diperlukan dalam belajar (rileks) adalah gelombang Alpha 8-13 Hz/detik, gelombang Beta yang berkisar antara 12-25 Hz yang diukur dengan menggunakan alat pendeteksi gelombang otak yanag dinamakan EEG (Elektro Enchepalograph). Tempo musik yang rendah dan pitch antara 70-80 bpm (bit per menit), berupa lagu instrumental yang tidak memiliki kata-kata atau lirik lagu. Pemberian musik klasik juga digunakan dalam dunia keperawatan (mengurangi kecemasan, menurunkan tingkat stres, membantu memperbaiki tingkat kognitif pada penderita Alzheimer serta sebagai media untuk menurunkan tingkat depresi seseorang). Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara mendengarkan musik klasik dengan konsenterasi belajar. Penelitian ini menggunakan desain systematic literature riview. Artikel dikumpulkan melalui Pubmed dan Google Scholar dengan menggunakan kata kunci, mendengarkan musik klasik, konsenterasi belajar mahasiswa, musik klasik untuk keperawatan. Kriteria artikel yang digunakan adalah yang terpublikasi 5 tahun terakhir dan artikel yang full teks. Hasil tinjauan literature menunjukkan ada hubungan antara mendengarkan musik klasik dan konsenterasi belajar. Penelusuran artikel yang terkait 10 sumber yang termasuk dalam kriteria. Kesimpulan, konsenterasi belajar dapat meningkat dengan frekuensi dan tempo musik yang tepat.
Hubungan Antara Paparan Abu Vulkanik Terhadap Kejadian ISPA Di Masyarakat Desa Gosoma Kota Tobelo Hamisi, Jihan fahirawati; Sri Darmawan; Yasir Haskas
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 1 No 6 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v1i6.664

Abstract

Kandungan material dari abu vulkanik yang di sebabkan oleh adanya letusan gunung berapi mengandung Si02 atau pasir yang bisa melukai antara lain yaitu saluran pernapasan, mata, bahkan kulit. Gangguan pernafasan ini di akibat menghirup abu vulkanik seperti iritasi hidung dan tenggorokan, batuk, bronkitis maupun sesak napas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara paparan abu vulkanik terhadap kejadian ISPA di masyarakat desa gosoma kota tobelo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitaf dengan metode penelitian Analitik dengan desain Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua masyarakat desa gosoma yang Mengidap penyakit ISPA yang berjumlah 44 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik Cluster sampling, di dapatkan 44 responden sesuai dengan kritria insklusi. Pengumpulan data di lakukan dengan munggunakan kuesioner. Kemudian di lakukan analisa data dengan menggunakan uji statistic Chi Square dengan tingkat signifikasi (α = 0,05) dimana jika p < α Maka Ha di terima, tetapi jika p > α Maka Ho di terima, hasil penelitian menunjukan bahwa HA di terima atau terdapat hubungan antara intensif ( p = 0,05 < α), supervisi ( p = 0,002 < α). Dari hasil penelitian ini dapat di simpulkan bahwa adanya hubungan antara paparan abu vulkanik terhadap kejadian ISPA di masyarakat desa gosoma kota tobelo.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP LANSIA DALAM PEMANFAATAN PELAYANAN POSBINDU PTM DI WILYAH KERJAH PUSKESMAS MONCONGLOE Buton, Eka rahayu; Darmawan, Sri; Dewi, Indra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 1 No 6 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v1i6.672

Abstract

anjut usia merupakan fase penurunan kemampuan akal dan fisik yang di tandai dengan adanya beberapa perubahan dalam hidup seseorang, dimana kita ketahui bahwa manusia mencapai tiga tahap yaitu tahap anak, dewasa dan tua, dimana setiap orangnya tentu harus siap menerima keadaan atau perubahan barunya dalam setiap tahap hidupnya dan bisa menyusuaikan diri dalam kondisi lingkungan sekitarnya (Darmoso,2014). Adapun tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahuinya pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan dan sikap lansia dalam pemenfaatan pelayanan Posbindu PTM di Wilayah kerja puskesmas mongcongloe. Jenis penelitian ini menggunakan Experimental design yaitu pra-experimental design dengan pendekatan rancangan One-group prepost design. Penelitian ini menggunakan Purposive di sebut juga Judgement sampling. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini sabanyak 42 responden. pengumpulan data dilakukan menggunakan kuisioner dan dianalisis menggunakan Uji T Berpasangan. (p<0.05) serta analisa bivariat menggunakan uji normalitas hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan dan sikap lansia (p = 0.00), dan Uji T Berpasangan menunjkan Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan sikap Lansia (p = 0.00). Hasil penelitian ini menunjukan pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan dan sikap lansia dalam pemanfaatan pelayanan Posbindu PTM Di Wilayah Kerja Puskesmas Moncongloe.
Hubungan Health Literacy dengan kepatuhan perawatan Ulkus Diabetes Pada pasien DM tipe II di Klinik ETN Center kota Makassar Ukwatu, Marlon Fijai; Darmawan, Sri; BN, Indah Restika
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v2i1.680

Abstract

Penyakit diabetes melitus merupakan penyakit ganguan metabolik yang terjadi akibat terjadinya peningkatan kadar glukosa darah. Bahkan penyakit DM juga bisa menyebabkan terjadinya ulkus kaki diabetik secara umum ulkus kaki diabetik dapat terjadi akibat infusiensi pada arteri tungkai bagian bawah sebanyak 90%-95%. Rata-rata kasus kematian di akibatkan karena klien menderita penyakit DM tipe II, bahkan menurut internasional diabetes fader-ation (IDF) memprediksi indonesia menduduki peringkat ke-6 dengan sumbangsi penderita DM dengan usia 20-27 tahun Health literacy adalah pengetahuan mengenai informasi kesehtan melalui sumber-sumber informasih yang dapat di akses melalui media seperti media buku, majalah kesehatan, radio,Tv dan internet yang mempunyai tujuan untuk memperoleh informasih kesehatan Untuk mengkaji apakah ada hubungan antara health literacy dan kepatuhan perawatan ulkus diabetes pasien DM tipe II Di Klinik ETN Center di Kota Makassar. Desain penelitian yang di gunakan meneliti yaitu Cross Sectional (potongan lintang) adalah desain penelitian analitik yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Variabel dimana variabel independen dan variabel dependen diidentifikasi pada satuan waktu dari hasil penelitian yang di lakukan maka Hasil uji chi square di dapatkan nilai ρ= 0,028 yang menunjukan nilai ρ lebi kecil dari nilai α= 0,05 dalam artian HO di tolak, berarti terdapat pengaru hubungan Health Literacy dengan kepatuan perawatan ulkus DM. Kesimpulan yang dapat di ambil dari hasil penelitian ini adalah adanya hubungan antara Health Literacy dengan kepatuan perawatan ulkus DM sangat berpengaru.
HUBUNGAN DIET DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN HOSPITAL READMISSION PADA PASIEN DIABETES MELITUS bunga allo, lisminarti; Darmawan, Sri; haskas, Yusran
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v2i2.715

Abstract

Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang cenderung mengalami peningkatan baik secara global maupun secara nasional dan telah mengancam sejak usia muda.Tujuan penelitan ini untuk mengetahui adanya hubungan antara diet dan aktivitas fisik dengan kejadian hospital readmission pada pasien diabetes melitus di RSUD Haji Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik proposive sampling, di dapatkan 62 responden. Pengumpulan data dilakukan dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi square (p<0,05), serta analisis univariat dan bivariat untuk melhat hubungan tiap-tiap variabel bebas dan variabel terikat. Hasil analisis bivariat menunjukan adanya hubungan diet dengn kejadian hospital readmission (p=0,002), terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian hospital readmission (p=0.003) kesimpuan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan diet dan aktivitas fisik dengan kejadian hospital readmission pada pasien diabetes melitus di RSUD Haji Kota Makassar.
LITERATUR REVIEW : EVALUASI PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI PADA PERILAKU SEKSUAL REMAJA Yunan, Septiyani; Dewi, Indra; Darmawan, Sri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v2i2.785

Abstract

Abstrak Kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan fisik mental dan sosial yang utuh bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan dalam segala aspekyang berhubungan dengan sistem reproduksi fungsi serta prosesnya. Atau suatu keadaan dimana manusia dapat menikmati kehidupan seksualnya serta mampu menjalankan fungsi dan proses reproduksinya secara sehat dan aman. Perilaku seksual merupakan tingkat laku yang didorong oleh seksual baik lawan jenis maupun sesama jenis. perilaku seksual adalah segala tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual, baik dengan lawan jenisnya maupun dengan sesama jenis. Bentuk-bentuk tingkah laku ini bisa bermacam-macam, mulai dari perasaan tertarik sampai tingkah laku berkencan (berpacaran), bercumbu dan bersenggama. Artikel dikumpul melalui google scholar dengankata kunci pendidikan kesehatan remaja perilaku seksual. Kriteria artikel yang digunakan yakni artikel yang dipublikasikan tahun 2017-2020. Penelitian ini menggunakan study Literature Review. Hasil penelitian yang di review sebanyak 5 artikel, semua artikel tersebut menyatakan bahwa kurangnya evaluasi pendidikankesehatan reproduksi terhadap perilaku seksual remaja mengakibatkan berbagai dampak yang merugikan kelompok remaja dan keluarganya sebab pada masa ini remaja mengalami perkembangan penting seperti kognitif emosi sosial dan seksual. Kesimpulan evaluasi pemberian pendidikan kesehatan reproduksi pada perilaku seksual remaja. Kata Kunci: Kesehatan Pendidikan; Perilaku Remaja; Reproduksi; Seksual
Hubungan Kontrol Glikemik Dan Kepatuhan Pengobatan Dengan Kejadian Hospital Readmission Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Hasan, M Afdal; Darmawan, Sri; Haskas, Yusran
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v3i4.944

Abstract

Diabetes Mellitus adalah penyakit menahun (kronis) berupa gangguan metabolik yang ditandai dengan kadar gula darah yang melebihi batas normal, dimana pancreas tidak lagi mampu menghasilkan insulin, atau ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang dihasilkannya dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan kontrol glikemik dan kepatuhan pengobatan dengan kejadian hospital readmission pada pasien diabetes mellitus di Rs Bhayangkara Makassar. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling didapatkan 48 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi square (p<0.05), serta analisis univariat dan analisis bivariat untuk melihat hubungan dari setiap variable bebas dan variable terikat. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara kontrol glikemik dengan kejadian hospital readmission (p=0.004), terdapat hubungan antara kepatuhan pengobatan dengan kejadian hospital readmission (p=0.035). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan kontrol glikemik dan kepatuhan pengobatan dengan kejadian hospital readmission pada pasien diabetes mellitus di Rs Bhayangkara Makassar. Saran kepada peneliti selanjutnya agar dapat melaksanakan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh pengobatan diabetes untuk mengurangi resiko terjadinya komplikasi diabetes mellitus dengan kejadian hospital readmission.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Terhadap Sikap Remaja Tentang Seksual Pranikah Mahmud, Sarwin; Nurafriani, Nurafriani; Darmawan, Sri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 5 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v3i5.954

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem, fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja, adapun masalah kesehatan reproduksi yang disebabkan oleh perilaku seksual pranikah pada remaja dapat mengakibatkan resiko terjadinya infeksi penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS, dan kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) yang menyebabkan aborsi pada remaja, Oleh karena itu diperlukannya penyuluhan sebagai salah satu sarana untuk mendapatkan informasi yang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan reproduksi terhadap sikap remaja tentang seksual pranikah pada siswa SMA Cokroaminoto Tamalanrea Makassar. Rancangan penelitian adalah pre-eksperimental dengan desain penelitian one group pretest-posttest design. Subyek dalam penelitian ini sebanyak 49 orang siswa dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya perbedaan sikap saat sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan reproduksi dengan di dapatkan nilai Sig.(2-tailed) 0,001 < α = 0,05.
Pengaruh Health Education Terhadap Persetujuan Tindakan Pemasangan Stand Percutaneus Coronary Interventions Pada Pasien Stemi Arifuddin; Mutmainna, Amriati; Darmawan, Sri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 5 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v3i5.959

Abstract

ST Elevasi Miokard Infark (STEMI) adalah fase akut dari nyeri dada yang ditampilkan, terjadi peningkatan baik frekuensi, lama nyeri dada dan tidak dapat di atasi dengan pemberian nitrat, yang dapat terjadi saat istirahat maupun sewaktu-waktu yang disertai infark miokard akut dengan STEMI yang terjadi karena adanya trombosis akibat dari ruptur plak aterosklerosis yang tak stabil. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh health education terhadap persetujuan tindakan pemasangan stand Percutaneus Coronary Interventions (PCI) pada pasien dengan ST Elevasi Miokard Infark (STEMI) di Ruang UGD PJT RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Pre-experimental Design dengan rancangan One Group Pretest-Postest Design. Pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 pasien. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan uji Paired Sample T Test. Hasil penelitian didapatkan nilai mean ± SD pengetahuan sebelum health education yaitu 8,07 ± 4,792, sedangkan sesudah health education yaitu 21,53 ± 5,022. Hasil uji Independent Sample T Test diperoleh nilai thitung sebesar 15,421 > nilai ttabel sebesar 1,69913 dan nilai ρ=0,000 < α=0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh health education terhadap persetujuan tindakan pemasangan stand Percutaneus Coronary Interventions (PCI) pada pasien dengan ST Elevasi Miokard Infark (STEMI) di Ruang UGD PJT RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar
Pengaruh Program Diabetes Self Management Education Terhadap Pengetahuan Penderita Dm Tipe Ii Di Puskesmas Galesong Sidiq, Muh. Amin; Zainal, Syaifuddin; Darmawan, Sri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 6 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v3i6.984

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Salah satu upaya yang memegang peranan penting dalam penatalaksanaan meningkatkan menejemen diri Diabetes Miletus tipe 2 adalah edukasi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Pengaruh Program Diabetes Self Management Education terhadap Pengetahuan Penderita DM tipe II di Puskesmas Galesong. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi experimental pre-post test without one group design. Pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 32 pasien. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan uji Paired Sample Test. Hasil penelitian didapatkan nilai mean ± SD pengetahuan sebelum dilakukan Diabetes Self Management Education yaitu 1.38 ± 0.492 , sedangkan sesudah edukasi diabetes yaitu 1.72 ± 0.457. Hasil uji Paired Sample Test diperoleh nilai T sebesar -4.030 dan nilai ρ=0,000, demikian hipotesis alternatif diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah adanya Pengaruh Program Diabetes Self Management Education terhadap Pengetahuan Penderita DM tipe II di Puskesmas Galesong.