Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Penerapan Kepatuhan Hand Hygiene pada Perawat di Ruang Hemodialisa Rumah Sakit Bina Kasih Herawati, Trisna; Nita, Yureya
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v2i2.321

Abstract

Infeksi terkait pelayanan kesehatan (HAIs) masih menjadi tantangan utama dalam sistem pelayanan kesehatan di Indonesia. Salah satu upaya paling efektif dalam mencegah HAIs adalah melalui praktik hand hygiene yang tepat. Namun, tingkat kepatuhan perawat terhadap hand hygiene di berbagai fasilitas kesehatan masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan  kepatuhan hand hygiene perawat di ruang hemodialisa Rumah Sakit Bina Kasih. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Intervensi berupa edukasi dan demonstrasi five moments dan enam langkah hand hygiene dilakukan selama tiga hari. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor kepatuhan yang signifikan dari nilai pretest ke posttest pada dua perawat pelaksana. Penerapan model TPB terbukti dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan perawat terhadap praktik hand hygiene. Studi ini merekomendasikan integrasi model TPB dalam pelatihan rutin keperawatan untuk meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.
Edukasi Cegah Stunting pada Warga RT 02 RW 06 Rumbai Timur Kota Pekanbaru Nita, Yureya; Puswati, Desti; Devita, Yeni; Ezalina, Ezalina; Fa'izah, Nurul; Husaila, Husaila
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol. 7 No. 3 (2025): November
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v7i3.957

Abstract

Stunting is a problem that is increasingly found in developing countries, including Indonesia. Stunting occurs due to the problem of nutritional intake received during pregnancy, infantry and childhood. Mother's ignorance about health and nutrition before and after pregnancy. The purpose of this community service is that stunting is a disorder of child growth and development caused by lack of nutritional intake, infection, and inadequate stimulation. This community service activity was carried out with a health counseling method by providing education to residents in East Rumbai RT 02, RW 06, Pekanbaru City, Riau. The time for the implementation of the service is in June 2024. Participants in community service activities to prevent stunting in children are residents in RT 02/RW06, East Rumbai District, Pekanbaru City, Riau. The number of participants who took part in this activity was 25 people with an age range of 25 – 45 years. The result of this health counseling is that most of the participants can understand the material well. This is evidenced by the number of people who ask enthusiastically to get knowledge and information related to stunting. The results of the pre-test evaluation were 63%, and after health counseling, the results of the participants' post test became 92%. With the holding of this activity, the residents of East Rumbai should understand more about stunting prevention, and it will be beneficial in the future for residents who will have children, and who already have children. Advice for East Rumbai residents is expected to be able to apply new knowledge by consuming good food and drinks to maintain and avoid stunting after getting education related to stunting prevention.
Manajemen Keperawatan tentang Mitigasi Bencana untuk Mencegah Terjadinya Banjir di Desa Sawah Kabupaten Kampar Riau Putra, Ifon Driposwana; Ezalina, Ezalina; Emulyani, Emulyani; Nita, Yureya; Harahap, Afrida Sriyani; Adelia, Gita
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i4.71

Abstract

Bencana banjir merupakan salahsatu permasalahan yang sering terjadi di Kabupaten Kampar Provinsi Riau, khususnya di Desa Sawah, yang berdampak pada kesehatan masyarakat dan mengganggu aktivitas sosial ekonomi masyarakat. Upaya mitigasi bencana menjadi langkah penting dalam mengurangi risiko dan dampak banjir melalui pemberdayaan masyarakat dan penguatan kapasitas tenaga kesehatan, khususnya perawat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat serta kader kesehatan dalam manajemen keperawatan berbasis mitigasi bencana banjir. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan simulasi kesiapsiagaan banjir, serta pendampingan dalam pembuatan rencana aksi mitigasi berbasis komunitas. Sasaran kegiatan adalah masyarakat Desa Sawah sebanyak 50 orang yang terdiri atas perangkat desa, kader posyandu, dan warga rentan terdampak bencana banjir. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta mengenai tanda-tanda awal bencana, tata cara evakuasi, dan langkah-langkah pencegahan banjir dengan peningkatan rata-rata skor pengetahuan sebesar 40% ketika sebelum dilakukan intervensi dan meningkat menjadi 80% setelah dilakukan intervensi. Selain itu, terbentuk tim relawan tanggap banjir desa yang berkoordinasi dengan puskesmas dan Badan Penangunggulangan Bencana Daerah setempat. Kegiatan ini memperlihatkan bahwa penerapan manajemen keperawatan dalam mitigasi bencana dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat serta mendorong kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan banjir.
SLOW STROKE BACK MASSAGE SEBAGAI PENDEKATAN KEPERAWATAN DALAM MENURUNKAN NYERI PASIEN KANKER SERVIKS Rahmadani, Nelza; Dyna, Fitri; Nita, Yureya; Purwaningsih, Arlia
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 1 (2026): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, January 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/sinergi.v3i1.2245

Abstract

Cervical cancer is one of the most common cancers affecting women in Indonesia. Management of cervical cancer generally involves chemotherapy, which often causes pain, especially in advanced stages. Approximately 50-70% of cervical cancer patients experience persistent pain. Unmanaged pain can decrease quality of life, limit daily activities, and cause psychological problems such as anxiety and depression, as well as physical disturbances including sleep problems and reduced appetite. Therefore, complementary non-pharmacological interventions are needed to support pain management. Slow Stroke Back Massage (SSBM) is a nursing intervention that promotes relaxation and reduces pain perception. This nursing care aimed to apply SSBM as an evidence-based nursing intervention to reduce pain in cervical cancer patients. The method used was a case study with the application of Evidence-Based Practice Nursing. The subject was a cervical cancer patient experiencing pain. The SSBM intervention was administered once daily for 3 consecutive days. Pain intensity was measured using the Numeric Rating Scale. The results showed that the average pain score before the SSBM intervention was 4, while after the intervention it decreased to 2. Patient observations indicated reduced pain intensity and increased comfort after the intervention. In conclusion, SSBM is an effective non-pharmacological pain
Perbedaan Edukasi Media Video Animasi dan Demonstrasi Terhadap Keterampilan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Pada Anak Pra-Sekolah Di Tk Aisyiyah Bustanul Athfal 2 Pekanbaru Hulu, Putri Yani; Maulinda, Dini; Adelia, Gita; Nita, Yureya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6968

Abstract

Cuci tangan pakai sabun (CTPS) merupakan praktik sanitasi dasar yang penting dalam pencegahan penyakit infeksi pada anak Pra-sekolah, namun penerapannya di Indonesia masih perlu ditingkatkan. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menunjukkan tingkat penerapan CTPS sesuai standar sebesar 47,5%, sehingga diperlukan edukasi kesehatan sejak usia dini dengan media pembelajaran yang sesuai karakteristik perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan edukasi media video animasi dan metode demonstrasi terhadap keterampilan CTPS pada anak Pra-sekolah di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 2 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Experiment menggunakan rancangan Pre-test Post-test Nonequivalent Control Group Design, dengan sampel 32 anak Pra-sekolah yang diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan pembagian proporsional dan instrumen berupa lembar observasi keterampilan CTPS. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa rata-rata keterampilan CTPS pada kelompok video animasi adalah 2,38 (SD 0,500) pada Pre-test dan 6,50 (SD 0,516) pada Post-test, sedangkan pada kelompok demonstrasi sebesar 3,13 (SD 0,885) pada Pre-test dan 8,06 (SD 0,929) pada Post-test. Hasil analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon pada kedua kelompok menunjukkan p < 0,001 yang berarti terdapat peningkatan keterampilan CTPS bermakna, sedangkan uji Mann–Whitney menunjukkan p < 0,001 yang menandakan adanya perbedaan keterampilan CTPS Post-test antara kedua kelompok, dengan kelompok demonstrasi memiliki keterampilan CTPS yang lebih tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa edukasi media video animasi dan metode demonstrasi efektif meningkatkan keterampilan CTPS pada anak Pra-sekolah, dengan metode demonstrasi lebih optimal serta disarankan pengembangan variasi media edukasi dan evaluasi keberlanjutan keterampilan CTPS.
Hubungan Praktik Pemberian Makanan dengan Status Gizi (BB/U) pada Anak Usia Prasekolah di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 2 Pekanbaru Putri, Ovila Dania; Maulinda, Dini; Puswati, Desti; Nita, Yureya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6972

Abstract

Masalah gizi pada anak usia prasekolah merupakan isu kesehatan kompleks yang berkaitan dengan tingginya angka kematian anak di bawah lima tahun secara global maupun peningkatan prevalensi wasting di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara praktik pemberian makanan dengan status gizi (BB/U) pada anak usia prasekolah di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 2 Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif observasional dengan desain korelasional menggunakan pendekatan cross- sectional. Waktu penelitian dilaksanakan mulai tanggal 15 – 18 Desember 2025. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi anak dan orang tua di lokasi penelitian yang berjumlah 104 responden, diambil dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner Feeding Practice and Structure Questionnaire (FPSQ-28) dan pengukuran antropometri berat badan. Hasil penelitian secara univariat menunjukkan bahwa mayoritas anak (66,3%) menerima praktik pemberian makan non-responsif, sementara sebagian besar anak (80,8%) memiliki status gizi baik. Berdasarkan uji statistik Chi-Square, diperoleh nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara praktik pemberian makanan dengan status gizi anak. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa praktik pemberian makan yang tidak responsif dapat meningkatkan risiko terjadinya status gizi kurang pada anak usia prasekolah. Disarankan bagi orang tua untuk meningkatkan responsivitas terhadap isyarat makan anak guna menjaga status gizi yang optimal.
Hubungan Pengetahuan Dengan Pemeriksaan Triple Eliminasi Pada Ibu Hamil di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru Hilvadani, Tita; Dyna, Fitri; Maulinda, Dini; Nita, Yureya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7080

Abstract

Infeksi HIV, sifilis, dan hepatitis B pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang serius karena berisiko tinggi menularkan infeksi dari ibu ke anak. Pemeriksaan triple eliminasi merupakan upaya penting untuk mendeteksi dan mencegah penularan ketiga infeksi tersebut sejak dini. Namun, cakupan pemeriksaan triple eliminasi belum sepenuhnya optimal, salah satunya dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan pemeriksaan triple eliminasi pada ibu hamil di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Payung Sekaki dengan jumlah 84 orang, dan seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk mengukur pengetahuan ibu hamil dan lembar ceklis untuk mengetahui status pemeriksaan triple eliminasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan tinggi (82,1%) dan hampir seluruh ibu hamil telah melakukan pemeriksaan triple eliminasi (95,2%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil dengan pemeriksaan triple eliminasi dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05).Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan pemeriksaan triple eliminasi di Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Oleh karena itu, peningkatan edukasi dan penyuluhan kesehatan kepada ibu hamil perlu terus dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan cakupan pemeriksaan triple eliminasi sebagai upaya pencegahan penularan HIV, sifilis, dan hepatitis B dari ibu ke anak.
the Nursing Care for Preschool Children with Hospitalization Anxiety Through Lego Play Therapy: Nursing Care for Preschool Children with Hospitalization Anxiety Through Lego Play Therapy Juani, Syahbina putri; Adelia, Gita; Nita, Yureya; Febriyeni, Cindy
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2026): In Press
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hospitalisasi dapat menimbulkan stres dan kecemasan pada anak prasekolah akibat perubahan lingkungan, prosedur medis, serta keterpisahan dari keluarga yang berdampak pada proses penyembuhan dan perkembangan psikososial. Kondisi ini memerlukan intervensi keperawatan yang tepat, salah satunya melalui pendekatan nonfarmakologis berbasis perkembangan anak. Terapi bermain LEGO merupakan intervensi yang dapat memberikan distraksi positif, meningkatkan rasa aman, serta menurunkan kecemasan melalui stimulasi motorik halus, kreativitas, dan kontrol diri anak selama hospitalisasi. Tujuan studi kasus ini adalah menerapkan terapi bermain LEGO sebagai intervensi keperawatan berbasis Evidence-Based Practice (EBP) dalam mengatasi kecemasan pada anak prasekolah yang menjalani hospitalisasi sekaligus mendukung peningkatan kecerdasan dan kreativitas anak. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan melibatkan dua anak prasekolah yang menjalani hospitalisasi. Intervensi terapi bermain LEGO diberikan selama tiga hari berturut-turut pada tanggal 14–16 Juli 2025 dengan durasi 15 menit setiap sesi. Tingkat kecemasan diukur menggunakan lembar observasi kriteria kecemasan sebelum intervensi (pretest) dan setelah intervensi (posttest). Hasil menunjukkan penurunan tingkat kecemasan pada kedua responden, dari kategori kecemasan sedang menjadi tidak cemas dan kecemasan ringan.Kesimpulannya, terapi bermain LEGO efektif menurunkan kecemasan pada anak prasekolah yang menjalani hospitalisasi. Penelitian lanjutan dengan desain eksperimen dan sampel lebih besar disarankan untuk memperkuat bukti ilmiah.
the Nursing Care for Preschool Children with Hospitalization Anxiety through Snake and Ladder Play Therapy in the Anggrek Ward of Arifin Achmad Regional Hospital, Pekanbaru.: Asuhan Keperawatan Pada Anak Pra Sekolah Dengan Kecemasan Hospitalisasi Melalui Terapi Bermain Ular Tangga di Ruangan Anggrek RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Anisa, Khairin; Adelia, Gita; Nita, Yureya; Febriyeni, Cindy
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2026): In Press
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hospitalisasi merupakan pengalaman yang dapat menimbulkan stres dan kecemasan pada anak usia prasekolah akibat perubahan lingkungan, prosedur medis, serta keterpisahan dari keluarga, yang berpotensi menghambat proses perawatan dan pemulihan. Salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang sejalan dengan prinsip atraumatic care adalah terapi bermain. Penulisan ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan terapi bermain ular tangga dalam menurunkan kecemasan hospitalisasi pada anak prasekolah di Ruang Anggrek RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif berbasis Evidence-Based Practice (EBP) dengan melibatkan dua anak usia prasekolah yang mengalami kecemasan selama hospitalisasi. Terapi bermain ular tangga diberikan selama tiga hari berturut-turut dengan durasi ±15–20 menit setiap sesi. Tingkat kecemasan diukurmenggunakan lembar observasi modifikasi Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan pada kedua klien, dari kategori kecemasan sedang menjadi kecemasan ringan setelah diberikan terapi bermain ular tangga. Kesimpulannya, terapi bermain ular tangga efektif sebagai intervensi keperawatan dalam menurunkan kecemasan hospitalisasi pada anak prasekolah serta mendukung penerapan atraumatic care di ruang perawatan anak