Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

SOSIALISASI DAN BIMBINGAN TEKNIS PENGGUNAAN SMART LIFE JACKET DALAM MENINGKATKAN KESELAMATAN PELAYARAN PERSATUAN PENGEMUDI MOTOR SANGKUT (PPMS) BELAKANG PADANG Masril, Muhammad Abrar; Caniago, Deosa Putra; Jufri, Muhammad; Munir, Zainul; Aritonang, Mhd Adi Setiawan
MINDA BAHARU Vol 8, No 2 (2024): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v8i2.6884

Abstract

Penggunaan transporatsi laut khususnya kapal pompong sangat dibutuhkan oleh masyarakat Batam sebagai transportasi penyebrangan antar pulau. Sering terjadinya kecelakaan kapal pompong akibat cuaca yang ekstrim dan kelalaian pengemudi mengakibatkan sering adanya korban jiwa. Rendahnya tingkat kesadaran pengemudi kapal dan penumpang tentang pentingnya menggunakan peralatan keselamatan berlayar yaitu life jacket dapat membahayakan keselamatan saat berlayar dilaut. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk sosialisasi pentingnya menggunakan inovasi teknologi keselamatan pelayaran yaitu smart life jacket untuk keselamatan pelayaran Persatuan Pengemudi Motor Sangkut (PPMS). Smart life jacket menggunakan teknologi Global Positioning System (GPS). GPS bekerja dengan cara mengirimkan titik koodinat lokasi secara real-time posisi dari objek. Smart life jacket ini bekerja ketika user mengirimkan SMS melalui smart phone dengan cara mengetikkan “Lokasi”, maka secara otomamtis GPS yang ada pada smart life jacket akan membalas SMS tersebut berupa titik koordinat yang bisa dibuka melalui aplikasi google map sehingga posisi korban kecelakan kapal dilaut langsung tau posisi korban. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam lima tahap yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, dan keberlanjutan program. Hasil kegiatan pengabdian ini berdasarkan kuesioner menunjukkan bahwa para anggota PPMS menjawab bahwa pentingnya menggunakan teknologi smart life jacket untuk meningkatkan keselamatan pelayaran adalah 100%. Selanjutnya hasil kuesiner tentang mudahnya menggunakan smart life jacket dengan adalah 90%.
E-COMMUNITY ALUMNI PADA SMK PERMATA HARAPAN BERBASIS WEBSITE munir, Zainul Munir
JURSIMA Vol 6 No 2 (2018): Jursima Vol. 6 No. 2, Desember 2018
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS INDOBARU NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47024/js.v6i2.134

Abstract

SMK Permata Harapan adalah sekolah swasta yang cukup berprestasi dan mempunyai lulusan yang banyak dan sudah menyebar di berbagai kota Di Provinsi Kepri. Dalam komunikasi dengan alumni masih menggunakan grup di Aplikasi sosial media, kurang efektifnya aplikasi di sosial media apabila kehilangan kontak. Hal ini sangat merugikan bgai alumni untuk melakukan silaturahmi. Dengan adanya sistem informasi alumni dapat membantu penyimapan data dan terjaganya silaturahmi alumni SMK Permata Harapan.Kata Kunci : Sistem informasi Alumni, website, PHP, Mysql.
Sistem Pakar Penyakit Ikan Bawal Bintang Dengan Metode Case Based Reasoning Putra, Sapta Eka; Munir, Zainul; Masriadi, Masriadi
JURSIMA Vol 9 No 2 (2021): Jursima Vol. 9 No. 2, Agustus Tahun 2021
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS INDOBARU NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47024/js.v9i2.267

Abstract

Pada umumnya para nelayan di Batam telah beralih dari menangkap ikan dengan kapal pukat menjadi nelayan yang menggunakan keramba jaring untuk membudidayakan Ikan Bawal Bintang.Keramba adalah nama kolam ikan yang terbuat dari jaring untuk menampung ikan hasil budidaya, masalah yang sering terjadi pada Ikan Bawal Bintang. kasus penyakit yang disebabkan oleh berbagai sebab. Dan masih banyak ketidaktahuan nelayan akan jenis penyakit yang menyerang Ikan Bawal Bintang tersebut yang mengakibatkan nelayan tidak mengetahui cara pengobatan dan pencegahan terhadap penyakit tersebut. Karena permasalahan tersebut maka penggunaan metode case-based reasoning (CBR) memberikan solusi berupa sistem pakar, dimana metode tersebut menggunakan kemiripan dari setiap penyakit ikan yang akan diteliti. Tujuan akhir dari penelitian ini yaitu nilai persentase kesamaan serta saran berupa saran dan solusi yang akan dilaksanakan oleh para nelayan. Kata Kunci : Sistem Pakar, Case Base Reasoning, Penyakit Ikan Bawal Bintang, Nelayan.
Pengelolaan Antrian Kapal Pompong Berbasis Teknologi di Pelabuhan Sekupang-Belakang Padang Friadi, John; Masril, M. Abrar; Jufri, Muhammad; Caniago, Deosa Putra; Hernando, Luki; Munir, Zainul; Aritonang, Mhd Adi Setiawan; Aswirawan, M.Y Meinadia Sekarkinanti
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): Juni
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/yumary.v5i4.4353

Abstract

Purpose: The interactive whiteboard serves as an information hub in the queue system, displaying queue numbers in real-time and enabling user interaction. Its key features include automatic queue number management, access to additional information, and integration with technologies such as printers and QR codes. Its benefits include time efficiency, an improved customer experience, and flexibility for use across various sectors, making it an innovative solution to enhance service effectiveness. Methodology: The PKM program began with an initial analysis through site visits to the port and interviews with PPMS members. Activities included theory, practice, and queue technology simulations. Preparations involved coordination, provision of equipment, and materials. PPMS actively participated by providing facilities and attending training. Lecture, demonstration, and practice methods were applied to enhance understanding. Results: The ship queueing system at the port enhances loading and unloading efficiency. Interactive whiteboards simplify queue management with real-time features, QR codes, and technology integration. Surveys show that 90% of users find this system easy to use. Conclusions: This service proves that the application of technology in managing the queue of pompong ships at ferry ports has a significant positive impact. Limitations: The passage lacks specific data, overlooks challenges like maintenance and system failures, and has contextual gaps. It ignores scalability, usability for older users, and environmental constraints, limiting its assessment of the system’s effectiveness. Contribution: This community service demonstrates that the implementation of technology in managing the queue of pompong boats at the ferry port has proven effective in reducing waiting times, streamlining departure flows, and enhancing passenger and boat operator satisfaction.
Meningkatkan Kesiapan Kerja Siswa SMK Melalui Pelatihan Ergonomi dan K3: Studi Kasus di SMKN 4 Batam Permatasari, Ririt Dwiputri; Bora, M. Ansyar; Wijaya, I Made Sondra; Munir, Zainul; Harsyah, Abdulloh Bin; Shilah, Nur
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.17394

Abstract

Pendahuluan: Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berperan penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja. Namun, masih banyak siswa yang belum memahami prinsip ergonomi dan keselamatan serta kesehatan kerja (K3), sehingga berisiko mengalami cedera dan kecelakaan di tempat kerja. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan siswa sebelum menjalani praktik kerja industri. Metode: Pemberian materi teori, praktik, dan evaluasi.  Hasil: Adanya peningkatan kesadaran dan kesiapan siswa terhadap ergonomi dan K3. Sebanyak 56% siswa merasa sangat siap menerapkan prinsip ergonomi dan K3 dalam pekerjaan mereka, sementara 76% siswa menilai pelatihan ini sangat membantu dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan nyaman. Tidak ada responden yang merasa kurang paham atau tidak siap, yang menunjukkan bahwa materi dan metode pelatihan sudah sesuai dengan kebutuhan peserta. Kesimpulan: Pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menerapkan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja. Untuk meningkatkan efektivitas pelatihan, disarankan adanya integrasi dengan program magang industri serta pelatihan berkala dengan materi yang lebih spesifik sesuai bidang keahlian siswa.