Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Gaba-Gaba

PELATIHAN PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA BERBASIS MULTILITERASI BAGI GURU MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI AMBON Lewier, Mariana; Maspaitella, Martha; da Costa, Romilda Arivina
Gaba-Gaba : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 2 No 2 (2022): Gaba-Gaba: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/gabagabavol2iss2pp68-77

Abstract

Dalam realita dan problematika kondisi perkembangan pendidikan di Maluku, masih banyak ditemui kondisi-kondisi yang perlu diperhatikan secara lebih serius. Salah satunya adalah komitmen dan SDM, yakni para guru masih perlu ditingkatkan karena berimbas pada kompetensi guru dalam bidang bahasa dan sastra Indonesia dalam kaitan dengan pembelajaran literasi. Untuk itu, peningkatan kompetensi guru menjadi prasyarat mutlak bagi lahirnya generasi cerdas, inovatif, produktif, kreatif, dan berkarakter. Sehubungan dengan hal tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan di Madrasah Tsanawiyah Negeri Ambon (MTsN Ambon), dan diarahkan pada pelatihan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia berbasis multiliterasi bagi para guru karena sebelumnya pendekatan ini belum pernah diterapkan. Kegiatan PkM ini diawali dengan penyuluhan; diikuti dengan proses diskusi atau tanya-jawab. Sebagai bentuk praktiknya, para guru diminta kesediaannya untuk menulis teks narasi bertopik Aku dan Laut. Hasilnya menunjukkan para guru cukup antusias mengerahkan kesan, juga kenangan masa kecil untuk bernarasi mengenai dirinya masing-masing dan laut. Tidak sedikit juga yang saling mencurahkan kesan, kenangan, dan pendapatnya kepada rekan yang lain agar sama-sama memperoleh peluang pengembangan ide dan berimajinasi lebih lanjut.
LITERASI BAHASA DAN SASTRA SISWA SMP NEGERI 6 INAMOSOL da Costa, Romilda Arivina; Hiariej, Chrissanty
Gaba-Gaba : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 3 No 2 (2023): Gaba-Gaba: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/gabagabavol3iss2pp66-75

Abstract

Aspek penting yang digunakan untuk mengembangkan keterampilan berbahasa, dapat ditunjang oleh minat, tetapi juga memerlukan latihan secara rutin. Tidak heran jika semua pengguna bahasa untuk setiap kalangan pun harus mempertimbangkan semua hal dalam menggunakan bahasa. Pertimbangan bahasa, kemampuan bahasa pun menjadi bahan yang diperlukan dalam kelancaran komunikasi. Kemampuan yang mejadi objek berkaitan dengan kemampuan menyimak, berbicara, membaca, menulis, menghitung, dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan sesuai pokok pembahasan. Secara umum, kemampuan bahasa seperti ini disebut kemampuan dalam berliterasi. Dalam berliterasi, pengetahuan menjadi penting untuk dapat diasah di segala bidang. Namun, dalam konteks sederhana, literasi perlu dikembangkan dalam ranah yang lebih kecil, tapi punya pengaruh yang besar. Ranah yang dimaksudkan adalah pada siswa. Dengan demikian, dengan memanfaatkan pengabdian kepada masyarakat, literasi bahasa dan sastra diterapkan pada sekolahh yang letaknya jauh dari kota, dengan latar belakang siswa yang masih asli, penuh sistem kedaerahan. Penerapan literasi bahasa dan sastra yang disampaikan diarahkan langsung pada lingkungan dan faktor lokal yang bersifat original. Hal ini yang menyebabkan menariknya pengabdian ini dilakukan dalam upaya untuk pengambangan ilmu, tetapi juga peningkatan kemampuan literasi. Kegiatan dilaksanakan secara langsung di SMP Negeri 6 Inamosol untuk mengembangkan kemampuan literasi siswa. Luaran kegiatan berupa hasil kreatifitas siswa yang ditulis dalam bentuk kalender cerita, serta artikel PKM pada jurnal nasional belum terakreditasi, yakni Jurnal Gaba-Gaba, yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Pattimura.
Menata Bahasa dalam Laporan Ilmiah: Cermin Ketajaman Bernalar da Costa, Romilda Arivina
Gaba-Gaba : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 4 No 2 (2024): Gaba-Gaba: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/gabagabavol4iss2pp75-84

Abstract

Writing is one of the expressive and productive language skills. To achieve these skills, especially those related to scientific writing, including scientific reports or practicum reports, requires intensive learning and training. Mastery of writing theory and knowledge can be obtained through learning activities, while training activities contain the concept of getting used to writing behavior. In community service activities that carry the theme Organizing Language in Scientific Reports: A Mirror of Reasoning Acumen, this community service activity presents the theory and knowledge of writing along with simple strategies to start writing practicum reports, which has been a concern of SMK Negeri 10 Seram Barat for final year students who have completed practice in agencies that collaborate with the school. The implementation of this community service activity began with a quiz on Indonesian word equivalents for certain terms that are widely used in society, followed by information on various supporting references, such as KBBI, Thesaurus, and EYD 2022, then a brief description of writing as a reasoning process, and ended with an example of describing facts. The counseling has enlightened the students of SMA Negeri 10 Seram Barat to develop writing as a fun habit, and through writing, they are expected to recognize their abilities and potential.
PENDAMPINGAN AWAL PRAKTIK KEPENDIDIKAN MELALUI KEGIATAN PENGENALAN LAPANGAN PERSEKOLAHAN I DI SMA NEGERI 5 MALUKU TENGAH da Costa, Romilda Arivina; Somelok, Grace
Gaba-Gaba : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 2 No 1 (2022): Gaba-Gaba: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/gabagabavol2iss1pp7-13

Abstract

Kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) I merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memberikan pengalaman awal kepada mahasiswa dalam memahami dunia kependidikan secara langsung. Kegiatan ini dilaksanakan di SMA Negeri 5 Maluku Tengah dengan fokus pada pendampingan awal praktik kependidikan, khususnya dalam memahami kultur sekolah, struktur organisasi, serta tata tertib yang berlaku. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi langsung, wawancara dengan warga sekolah, serta partisipasi dalam aktivitas harian sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengenali dan memahami dinamika lingkungan sekolah secara lebih konkret, serta membangun komunikasi yang baik dengan guru dan tenaga kependidikan. Selain itu, keterlibatan aktif mahasiswa dalam berbagai kegiatan sekolah turut memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal awal yang kuat bagi mahasiswa dalam menempuh tahap praktik lanjutan. Kesimpulannya, PLP I memberikan kontribusi nyata dalam membentuk kesiapan awal mahasiswa sebagai calon pendidik.
EKSPLORASI AWAL DUNIA PERSEKOLAHAN MELALUI PENGENALAN LINGKUNGAN PERSEKOLAHAN I DI SMP NEGERI 4 AMBON Solissa, Everhard Markiano; da Costa, Romilda Arivina
Gaba-Gaba : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 3 No 1 (2023): Gaba-Gaba: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/gabagabavol3iss1pp14-20

Abstract

Kegiatan Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) I merupakan langkah awal bagi mahasiswa pendidikan dalam memahami dunia persekolahan secara langsung. PLP I di SMP Negeri 4 Ambon dilaksanakan dengan pendekatan observasi terhadap struktur organisasi, kultur sekolah, tata tertib, serta kebiasaan positif yang ada di lingkungan sekolah. Mahasiswa melakukan pengamatan, mencatat aktivitas harian, dan berinteraksi dengan warga sekolah untuk menggali informasi secara mendalam. Hasil observasi menunjukkan bahwa sekolah memiliki sistem manajemen yang tertata, budaya disiplin, serta lingkungan yang mendukung proses pembelajaran yang baik. Kegiatan ini memberikan pengalaman awal yang penting bagi mahasiswa untuk membentuk pemahaman kontekstual mengenai dunia pendidikan. Selain itu, PLP I juga mendorong pengembangan keterampilan reflektif dan komunikasi mahasiswa sebagai bekal menuju peran mereka sebagai pendidik di masa depan.
MENELUSURI KEHIDUPAN SEKOLAH DARI DEKAT: PENGALAMAN PLP I DI SMA NEGERI 53 MALUKU TENGAH Maspaitella, Martha; da Costa, Romilda Arivina
Gaba-Gaba : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 3 No 1 (2023): Gaba-Gaba: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/gabagabavol3iss1pp21-27

Abstract

Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) I merupakan tahap awal dalam proses pembentukan jati diri calon guru melalui observasi langsung di lingkungan sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenal lebih dalam struktur organisasi, kultur, serta sistem yang berlaku di SMA Negeri 53 Maluku Tengah. Metode yang digunakan adalah observasi partisipatif non-intervensi, di mana mahasiswa hanya mengamati berbagai aspek kehidupan sekolah tanpa terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa SMA Negeri 53 Maluku Tengah memiliki kultur sekolah yang positif dan terstruktur, terlihat dari kebiasaan guru dan siswa dalam menerapkan nilai kedisiplinan, keteraturan, dan kerja sama. Selain itu, adanya kegiatan rutin seperti upacara bendera, program kebersihan, serta penerapan tata tertib yang konsisten turut membentuk karakter peserta didik. Kesimpulan dari kegiatan PLP I ini adalah bahwa observasi langsung di sekolah memberikan pengalaman awal yang penting bagi mahasiswa dalam memahami dunia pendidikan secara nyata sebagai bekal untuk tahap pembelajaran berikutnya.
Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah dan Cara Submit Ke OJS bagi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia da Costa, Romilda Arivina; Somelok, Grace
Gaba-Gaba : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 4 No 1 (2024): Gaba-Gaba: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/gabagabavol4iss1pp18-24

Abstract

This community service activity aims to enhance the academic literacy of students in the Indonesian Language Education Study Program, particularly in writing scientific articles and using the Open Journal System (OJS) platform as a publication medium. In practice, many students still face challenges in composing scientific articles that meet academic standards and are unfamiliar with the publication process on OJS. This skill is crucial for fostering an academic culture, supporting final projects, and boosting graduates' competitiveness in academia and the professional world. During offline training, participants were guided from basic understanding of scientific articles, scientific writing rules, to step-by-step technical practices in uploading and submitting articles on OJS. The training consisted of interactive lectures, group discussions, and hands-on simulations led by experienced facilitators. Evaluation results indicated a significant improvement in participants' understanding of scientific article structure and publication procedures on OJS-based journals. Participants also demonstrated high enthusiasm throughout the activities. This training is expected to be the first step toward cultivating a culture of scientific publication among students and inspiring them to share knowledge through scientific journals actively.
PENGUATAN LITERASI BERBASIS KEARIFAN LOKAL BAGI GURU DI SMA NEGERI 50 MALUKU TENGAH, KECAMATAN TELUK ELPAPUTIH, KABUPATEN MALUKU TENGAH Lewier, Mariana; da Costa, Romilda Arivina
Gaba-Gaba : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 1 No 3 (2021): Gaba-Gaba: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/gabagabavol3iss1pp91-96

Abstract

Abstrak: Penguatan literasi di sekolah merupakan sebuah upaya yang dilakukan dengan melibatkan guru dan siswa secara menyeluruh dengan tujuan agar sekolah menjadi sebagai organisasi pembelajaran yang warganya literat secara sadar dan bertanggung jawab. Hal ini bersejalan dengan kemampuan yang diharapkan, yakni agar para siswa mampu mengakses, memahami, dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui berbagai aktivitas membaca, menulis, menyimak, dan berbicara. Berpijak dari realitas minimnya akses literasi yang berdampak pada rendahnya minat baca-tulis di masyarakat Indonesia, kegiatan pengadian kepada masyarakat ini difokuskan pada peningkatan kecapakan guru dan siswa dalam berliterasi yang berbasis pada kearifan lokal serta penekanan pada pentingnya literasi dalam bingkai etnokomunikasi. Kegiatan dalam bentuk ceramah diselingi pentas seni bahasa dan sastra ini diikuti oleh guru, siswa, dan komunitas seni SMA Negeri 50 Maluku Tengah. Hasil yang dicapai menyasar pada pemahaman dan penyeragaman persepsi tentang pentingnya penguatan literasi dengan menjadikan guru sebagai pionir literasi di sekolah. Para peserta mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru dalam hal alih wahana serta konsep etnokomunikasi sehingga mampu mengeksplorasi kekayaan budaya lokal sebagai wujud jati diri yang mengandung beragam kearifan lokal. Kata kunci: penguatan literasi, kearifan lokal, etnokomunikasi Abstract: Strengthening literacy in schools is an effort made by involving teachers and students as a whole with the aim that schools become learning organizations whose citizens are literate consciously and responsibly. This is in line with the expected abilities, namely so that students are able to access, understand, and use things intelligently through various reading, writing, listening, and speaking activities. Based on the reality of the lack of access to literacy which has an impact on the low interest in reading and writing in Indonesian society, this community service activity is focused on increasing the skills of teachers and students in literacy based on local wisdom and emphasizing the importance of literacy in an ethnocommunication frame. The activity in the form of lectures interspersed with language and literary arts performances was attended by teachers, students, and the arts community of SMA Negeri 50 Central Maluku. The results achieved are aimed at understanding and uniform perception of the importance of strengthening literacy by making teachers as literacy pioneers in schools. The participants gained new knowledge and experience in terms of vehicle transfer and the concept of ethnocommunication so that they were able to explore the richness of local culture as a form of identity that contains a variety of local wisdom. Keywords: literacy strengthening, local wisdom, ethnocommunication
PENGAYAAN KOSA KATA BAHASA DAERAH BERBASIS MASYARAKAT PESISIR DI KALANGAN SISWA SMA NEGERI 55 TELUK ELPAPUTIH da Costa, Romilda Arivina
Gaba-Gaba : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 1 No 3 (2021): Gaba-Gaba: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/gabagabavol3iss1pp115-120

Abstract

Abstrak Perkembangan dan perubahan bahasa secara masif telah menyentuh teritorial tradisional termasuk di Negeri Waraka yang terletak di pesisir Teluk Elpaputih Maluku Tengah, yang masyarakatnya menuturkan bahasa Wemale atau bahasa Waraka. Hanya generasi usia lanjut yang berkomunikasi dalam bahasa tersebut. Untuk itu, diinisiasi penyuluhan kepada generasi muda tentang pentingnya bahasa daerah melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) kepada para siswa di SMA Negeri 55 Teluk Elpaputih. Metode yang digunakan adalah metode ceramah singkat disertai tanya-jawab, diskusi dan mendata kosakata, serta permainan acak pasangan kartu. Hasilnya memperlihatkan bahwa kosakata bahasa daerah yang dimiliki para siswa memang sangat minim karena transmisi antara orang tua kepada anak terhambat. Namun, potensi para siswa cukup besar untuk mulai men-input kosakata sehari-hari, dan dibiasakan melalui kalimat-kalimat sederhana dari dalam keluarga. Dengan demikian, bahasa daerah memang harus diprioritaskan di rumah. Kata kunci: pengayaan, kosakata, bahasa daerah, strategi, keluarga Abstract Massive language developments and changes have touched traditional territories, including in the Waraka State located on the coast of Elpaputih Bay, Central Maluku, where the people speak the Wemale language or the Waraka language. Only the older generation communicates in this language. For this reason, counseling was initiated to the younger generation about the importance of regional languages ​​through community service activities (PkM) to students at SMA Negeri 55 Teluk Elpaputih. The method used is a short lecture method with questions and answers, discussion and vocabulary collection, as well as a random game of card pairs. The results show that the local language vocabulary owned by the students is indeed very minimal because the transmission between parents to children is hampered. However, the potential of the students is big enough to start inputting everyday vocabulary, and get used to it through simple sentences from within the family. Thus, regional languages ​​should be prioritized at home. Keywords: enrichment, vocabulary, regional language, strategy, family
Peningkatan Kapasitas Akademik: Pelatihan Analisis Hasil Penelitian dan Manajemen Referensi Berbasis Mendeley da Costa, Romilda Arivina; Supriyono, Areni Yulitawati; Umkeketony, Sarleoki Nancy; Sarbuan, Defita; Amura, Putri Nurul Aien
Gaba-Gaba : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 5 No 2 (2025): Gaba-Gaba: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/gabagabavol5iss2pp64-71

Abstract

Efficient reference management and bibliography preparation are essential skills for students to support the quality of academic work. The Indonesian Language and Literature Education Study Program at Pattimura University (PBSI Unpatti) faces challenges related to reference management skills, particularly in using Mendeley software. The community service activity (PkM) was carried out on September 26–27, 2025. This activity was attended by 17 PBSI students from the 2019–2022 cohorts with the aim of improving students’ understanding, skills, and confidence in using Mendeley for research result analysis and academic writing. The training was conducted using a participatory, practice-based approach, including theory sessions, demonstrations of Mendeley usage, hands-on practice, and Q&A discussions. Evaluation results showed that the majority of participants experienced improvements in material comprehension, practical Mendeley skills, and confidence in using the software. These findings indicate that practice-based training is effective in enhancing students’ academic capacity, particularly in reference management and academic writing. The training also provides a foundation for the development of follow-up activities and the integration of digital literacy into the PBSI Unpatti curriculum.