Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Personal Branding for the Mayor of Palu via the TikTok Account @hadiantorasyid Agung Gusnaldi; Andi Febri Herawati; Giska Mala Rahmarini
Tadulako Social Science and Humaniora Journal Vol. 3 No. 2 (2023): Tadulako Social Science and Humaniora Journal
Publisher : LPPM Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/sochum.v3i2.17390

Abstract

This research aims to find out how the Mayor of Palu is personally branded through the TikTok account @hadiantorasyid. The type of qualitative descriptive research with the basic case study of the research. Through the purposive sampling technique, four informants were selected, namely the Mayor of Palu, the Special Staff of the Mayor of Palu, the Chairman of the Media Center, and the Videographer of the Mayor of Palu, with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of this research show the Values and Vision, the presence of leaders who are close to their audiences, and the vision of building the City of Palu. Moral values, maintaining morals so as not to harm other parties. Be consistent, and consistently upload Content. Specialization, good exercise, and public speaking skills by the Mayor. Hobbies and Skills, Good Sports and Public Speaking by the Mayor. Authority, The supreme authority to regulate and enforce any rules. Relevant, showing the information and achievements of the Mayor clearly. Visibility, consistent major character. Persistence, the team's efforts to build Personal branding through TikTok social media. Acts of Kindness, the nature and character of the original Mayor. Content Quality Improvement, improve information quality with clear audio and clear images.
Komunikasi, Keberagaman, dan Pariwisata: Strategi Warga Rama Agung menuju Desa Wisata Religius Yulizar Pramudika Tawil; Giska Mala Rahmarini
Jurnal Ilmiah Syi'ar Vol 20, No 2 (2020): December 2020
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/syi'ar.v20i2.10500

Abstract

Indonesia sedang mengalami darurat komunikasi antar dan inter umat beragama. Isu perpecahan lebih mudah muncul dan dikonsumsi secara cepat oleh masyarakat dibanding isu kebersamaan. Menariknya selalu praktik terbaik keharmonisan antar umat beragama di wilayah pedesaan yang memunculkan optimistis bahwa keberagaman di Indonesia terus berlangsung. Studi ini menjelaskan komunikasi antar umat beragama  dalam mensukseskan penyelenggaraan desa wisata religi di Rama Agung. Kualitatif melalui pendekatan studi kasus dilakukan. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi, dan penelusuran literatur yang relevan. Khusus data wawancara, kami mengolahnya melalui mekanisme transkrip, pencarian kata kunci, kategorisasi kata kunci, dan pentemaan. Temuan kami meliputi tiga fokus penting: indikator keberagamaan, pola komunikasi desa wisata religi, dan forum untuk komunikasi. Kami menemukan tiga modal sosial yang menonjol: warisan sistem nilai yang dibawa oleh masyarakat pendatang dan hasil olah nilai di lingkungan, aturan atau kesepakatan tertulis antar masyarakat, dan kepemimpinan pemuka agama yang mampumenyeimbangkan keinginan internal dan eksternal. Forum komunikasiinformal dan formal telah digunakan oleh masyarakat untukmengkomunikasikan ide-ide mereka. Kemudian kami menyajikan polakomunikasi dari ide didiskusikan, pengembangan, hingga tahapeksekusi. Pada akhirnya studi ini menyerankan pendekatan naratifuntuk menggambarkan lebih jelas jalan komunikasi desa wisata religiyang diselenggarakan oleh keberagaman agama.