Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Berbantuan Google Sites pada Materi Protista Siswa Kelas X SMAN 9 Makassar Wahida, Nur; Wajdi, Muhammad; Fadhilah, Nurul
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 7 No. 2 (2025): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v7i2.2577

Abstract

Jenis penelitian ini ialah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbantuan Google Sites pada Materi Protista Siswa Kelas X SMAN 9 Makassar, serta mengujivaliditas dan kepraktisan media ajar. Media ajar ini dikembangkan menggunakan Google Sites memuat tujuan pembelajaran, materi, video dan game. Data dikumpulkan melalui angket validasi ahli, angket respon guru dan respon siswa. Hasil validasi oleh ahli materi dan media menunjukkan bahwa media ajar yang dikembangkan dikategorikan sangat valid dengan hasil uji kevalidan yang sama yakni 51 dengan skor maksimum 56. Uji kepraktisan yang dilakukan oleh gurumemperoleh presentase kepraktisan 80% (kategori praktis), sedangkan uji kepraktisan oleh siswa memperoleh presentase sebesar 86% (kategori sangat praktis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ajar yang dikembangkan valid dan praktis untuk digunakan segai mmedia pembelajaran pada materi Protista.
Pemberdayaan Dosen, Himpunan Mahasiswa (Hima) Prodi Paud Universitas Mulia Balikpapan Dalam Akselerasi Implementasi Indikator PHBS Di Wilayah Rt 19 Kelurahan Sungai Nangka Kecamatam Balikpapan Selatan Purwanti, Sri; Vitriana, Bety; Merlina, Merlina; Norlaila, Norlaila; Maurellia, Cindy; Wahida, Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2274

Abstract

This community-service program aimed to raise the implementation of 12 Clean- and-Healthy-Life-Behavior (PHBS) indicators in RT 19, Sungai Nangka Village, South Balikpapan, where coverage was only 68.01 % of the 95 % national target. Using a collaborative-educative approach, lecturers and students of the Early- Childhood-Teacher-Education (PAUD) study program of Universitas Mulia accompanied residents through counseling, hands-on demonstrations, and behavioral-change monitoring. A participatory method was applied in stages: baseline survey, interactive education, proper-hand-washing practice, waste management, communal morning exercise, and a healthy-vegetable bazaar. The result was a significant improvement in PHBS practices, evidenced by winning first place in the city-level PHBS competition. The activity strengthened the university’s Tridharma role, built sustainable campus–community partnerships, and serves as a model for community-based health education. The program demonstrates that university, community collaboration effectively creates lasting healthy-behavior change.ABSTRAKProgram pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan implementasi 12 indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di RT 19 Kelurahan Sungai Nangka, Balikpapan Selatan, yang capaiannya baru 68,01% dari target nasional 95%. Melalui pendekatan kolaboratif dan edukatif, dosen dan mahasiswa Prodi PAUD Universitas Mulia mendampingi warga dengan kegiatan penyuluhan, demonstrasi praktik, dan monitoring perubahan perilaku. Metode partisipatif diterapkan secara bertahap: survei awal, edukasi interaktif, praktik cuci tangan, pengelolaan sampah, senam massal, dan bazar sayur sehat. Hasilnya, terjadi peningkatan signifikan perilaku PHBS, dibuktikan dengan meraih Juara 1 Lomba PHBS tingkat Kota Balikpapan. Kegiatan ini memperkuat peran kampus dalam Tridharma, membangun kemitraan berkelanjutan dengan masyarakat, serta menjadi model pendidikan kesehatan berbasis komunitas. Program ini menunjukkan bahwa kolaborasi kampus-masyarakat efektif menciptakan perubahan perilaku hidup sehat yang berkelanjutan.