Claim Missing Document
Check
Articles

PHBS SANTRI DAN APLIKASI UKS PONDOK PESANTREN AL-HAMDANIYAH BUDURAN SIWALAN PANJI SIDAORJO Nurul Azizah; Jamilatur Rohmah; Miftahul Mushlih; Paramitha Amelia Kusumawardani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Dalam Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2020): APRIL 2020
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpmk.v2i1.19583

Abstract

Pendahuluan: Berdasarkan survey di Pondok pesantren Al-Hamdaniyah kami menemukan santri yang sakit terbaring dikamar hanya beralaskan kain dan selimut. Kondisi ini sangat tidak nyaman karena 1 kamar berisi 10 anak dengan berbagai macam aktivitas yang dapat menimbulkan kegaduhan sehingga dapat mempengaruhi istirahat santri yang sakit. Selain itu dapat dibilang berbahaya karena penyakit kemungkinan dapat menularkan pada santri di sekelilingnya. Di pondok tidak ada UKS dan kader kesehatan sehingga yang sakit kadang tidak terurus. Santri pondok pesantren Al-Hamdaniyah tidak pernah mendapatkan pendidikan tentang pola hidup bersih dan sehat di lingkungan pondok pesantren.Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan pada tanggal 11 Maret 2020 dilaksanaan workshop dan penyuluhan tentang perilaku hidup bersih dan sehat baik secara individu maupun di lingkungan pondok pesantren, kemudian dilanjutkan dengan bimbingan serta pembentukan kader kesehatan, kemudian dilanjutkan dengan pengadaan UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) yang akan dimanfaatkan bagi santri yang sedang sakit untuk istirahat atau sekedar cek kesehatan dan melakukan perawatan sakit ringan. Beberapa santri juga akan kami bentuk untuk menjadi kader kesehatan, agar dapat mengenali tanda gejala awal adanya kesakitan sebelum di periksakan kepada tenaga medis, dan dapat melakukan perawatan mandiri setelah santri berobat hingga santri dapat sembuh dengan baikHasil: kegitan seminar PHBS di lingkungan pondok pesantren berlangsung lancar, dan para santri terlihat antusias mengikuti acara hingga selesai. Pembinaan kader kesehatan telah dilakukan, dan para calon kader kesehatan dapat mengkuti pembinaan dengan baik. Tersedianya UKS baru yang dapat menjadi fasilitas tambahan dan bermanfaat bagi santri.Kesimpulan: Program pengabdian masyarakat ini telah dilaksanakan. Dan menghasilkan sebuah perubahan sesuai dengan target luaran, yakni pengetahuan tentang PHBS individu dan lingkungan pondok pesantren, terbentunya kader kesehatan untuk menjalankan kegiatan UKS, terwujudnya UKS di pondok pesantren Al-Hamdaniyah.
Efek Samping KB Suntik Kombinasi (Spotting) dengan Kelangsungan Akseptor KB Suntik Kombinasi Paramitha Amelia Kusumawardani; Hanik Machfudloh
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol 5, No 1 (2021): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKes Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/ji-kes.v5i1.227

Abstract

Abstrak Berbagai macam metode kontrasepsi tersedia baik berupa metode hormonal maupun metode non hormonal. Data Riskesdas 2018 menunjukkan KB suntik 3 bulan merupakan kontrasepsi hormonal yang paling banyak digunakan. Setiap kontrasepsi hormonal yang ada mempunyai efek samping termasuk KB suntik 3 bulan yang mengandung progestin. Dari data register yang diambil di PBM Desa Suko Kabupaten Sidoarjo, akseptor KB suntik 3 bulan hampir seluruh akseptor mengalami efek samping, Tujuan penelitian mengkaji efek samping KB suntik 3 bulan terhadap kelangsungan penggunaan KB suntik 3 bulan. Desain penelitian yang digunakan desain penelitian korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional dengan studi retrospektif. Populasi pada penelitian seluruh akseptor KB suntik 3 bulan yang mengalami efek samping (spotting) di PBM Desa Suko Kabupaten Sidoarjo berjumlah 34 akseptor dan sampel yang diambil 31 akseptor.Teknik sampling menggunakan random sampling. Uji statistik Chi-Kuadrat dengan taraf signifikan 0,05 didapatkan 2X sebesar 2,981823 sedangkan 2X tabel Chi-Kuadrat dengan d.b=1 sebesar 3,481. Jadi didapatkan hasil 2X hitung lebih kecil dari 2X tabel Chi-Kuadrat maka hipotesa Ho diterima. Kesimpulan efek samping (spotting) tidak ada hubungan dengan kelangsungan penggunaan KB suntik 3 bulan.Kata kunci: efek samping, spotting, kontrasepsi, KB suntik  Abstract There are various contraceptive methods available, both hormonal and non-hormonal methods. The 2018 Riskesdas data shows that 3 months injection contraceptive is hormonal contraceptive most used. Every hormonal contraceptive has side effects including 3 months injection contraceptive that contains progestin. Based on registered data taken at PBM (Independence Midwife Practice) Suko village, Sidoarjo, almost all acceptors of 3-month injection contraceptive experience side effects, therefore researchers want to study side effects of 3-month injection contraceptive toward the continuity of using 3-month injection contraceptive. The research design used correlation research design using a cross sectional approach with a retrospective study. Population in study was 34 acceptor of 3 month injection contraceptive who experienced side effects (spotting) in PBM Suko village, Sidoarjo and the sample was 31 acceptors. Sampling technique uses random sampling. Chi-Square statistical test with a significant level of 0.05 was obtained 2X of 2.981823 while the 2X Chi-Square table with d.b = 1 was 3.481. So the result is 2X count smaller than 2X Chi-Square table, so the Ho hypothesis is accepted. Conclusion of this study is that side effects (spotting) have no relationship with continuity of using injection contraceptives for 3 months.Keywords: side effect, spotting, contraception, injection contraceptive
PPM-TKP Karang Taruna Desa Sambibulu Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo Provinsi Jawa Timur Cholifah Cholifah; Paramitha Amelia Kusumawardani
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 34, No 5 (2018): Proceedings the 3rd UGM Public Health Symposium
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.792 KB) | DOI: 10.22146/bkm.37479

Abstract

Tujuan: Desa Sambibulu terletak di kecamatan Taman, kabupaten Sidoarjo, terdiri dari 7 RW dengan 38 RT dan terbagi menjadi 3 dusun yaitu Dusun Sambisari, Dusun Sambiroto dan Dusun Sambibulu. Desa Sambibulu mempunyai karang taruna yang memiliki visi dan misi dan pengurus serta anggota yang aktif mengadakan kegiatan setiap minggu dan rapat rutin wajib setiap satu bulan sekali. Karang taruna tersebut dipilih karena sebagian besar pengurus dan anggota merupakan usia remaja yang sangat terbatas pengetahuan dan pemeliharaan kesehatannya, hanya sedikit yang mendapatkan pengetahuan kesehatan reproduksi dari sekolah dalam mata pelajaran Biologi. Permasalahan yang terkait dengan karang taruna yang sedang dihadapi tidak tersedianya wadah untuk para remaja mendapatkan informasi tentang kesehatan reproduksi remaja dan pemeliharaan kesehatan reproduksinya, terlihat dari tingginya ketidaktahuan dan ketidakmampuan remaja dalam pemeliharaan kesehatan reproduksinya, antara 727 remaja dari 799 remaja (81%). Permasalahan lain terkait dengan kesehatan reproduksinya yang dihadapi kedua mitra adalah kegiatan remaja yang selama ini dilakukan jarang memperhatikan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi sehingga banyak remaja yang percaya pada mitos-mitos reproduksi dan belum pernah mendapatkan informasi secara formal tentang kesehatan reproduksi, pengetahuan tentang kesehatan reproduksi yang mereka peroleh dari teman sebaya dan dari sumber media informasi internet. Konten : Solusi untuk mengatasi permasalahan supaya remaja mendapatkan pemahaman yang benar tentang kesehatan reproduksinya dan wadah untuk remaja mendapatkan informasi serta pemeliharaan kesehatan reproduksinya maka dibentuklah Pos Pelayanan Terpadu ( Posyandu) Remaja. Target yang dicapai yaitu terbentuknya posyandu remaja di karang taruna desa Sambibulu dengan cara membentuk 10 kader kesehatan remaja di posyandu remaja.  Pelaksanaan PKM melibatkan mahasiswa dari jurusan D3 Kebidanan sebanyak 4 orang. Setelah itu, akan dilakukan pendampingan ke mitra agar hasil PKM dapat terimplementasikan dengan baik di posyandu.Kata kunci : Karang Taruna; Kader Kesehatan Reproduksi Remaja; Posyandu Remaja
Inovasi media dakwah Pimpinan Ranting Muhammadiyah Desa Suko Kec. Sidoarjo melalui Taman Baca digital Ribangun Bamban Jakaria; Arif Senja Fitrani; Paramitha Amelia Kusumawardani
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.322 KB) | DOI: 10.35568/abdimas.v5i2.2242

Abstract

Management of Reading Gardens for Muhammadiyah Branch Leaders in Suko Village, Kec. Sidoarjo Kab. Sidoarjo, East Java, during the last few years experienced a significant decline, this was due to a number of things, including the management system for reading gardens was still carried out traditionally, while in this pandemic condition, the impact was that reading gardens were often closed which caused them to appear poorly maintained so many residents who cannot use the reading garden to gain knowledge. With these problems, the solutions offered are improving services and improving/assisting service facilities by modernizing the Taman Baca management system by digitizing the Reading Gardens. So that by modernizing the management of the Reading Gardens and doing it professionally, it can maximize the potential of the Reading Gardens of the Muhammadiyah Branch Leadership in Suko village, sub-district. Sidoarjo kab. Sidoarjo, East Java, as well as being able to provide a stimulus in an effort to increase the love of reading and professionalism of management and administrators. The method of implementing this activity is carried out with several approaches, namely Participatory Rural Appraisal and Participatory Technology Development. The implementation technique is divided into 3 (three) stages, namely preparation, implementation and evaluation monitoring. so that the end result of the modernization of this Reading Park is to make the PRM Reading Garden in Suko village a sub-district. Sidoarjo, becomes a reference for independent public libraries in Sidoarjo, especially for similar reading parks managed by PRM throughout East Java and improves thinking, reading and writing skills or other skills needed (soft skills and hard skills) by the community.
Peningkatan Peran Kader Lansia dalam Meningkatkan Kesehatan Lansia di masa pandemi covid-19 Desa Penatarsewu Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo Paramitha Amelia Kusumawardani; Siti Cholifah; Hamzah Setiawan
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kebencanaan dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.178 KB)

Abstract

Pandemi covid-19 berdampak multidimensi di berbagaiaspek kehidupan terutama lanjut usia (lansia) yang menghadapirisiko signifikan terkena covid-19. Protokol kesehatan danpemantauan kesehatan lansia di masa pandemi saat ini tidakberjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Tidak sedikitlansia yang tidak menyadari pentingnya melaksanakan protokolkesehatan dalam pencegahan penularan covid-19 sehingga untukmemaksimalkan penularan covid-19 maka tim pengabdimelakukan kegiatan pada kader lansia di masa pandemi saat ini.Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini mampu memberikanpeningkatan derajat mutu kesehatan lansia supaya hidup sehatdan mandiri di masa pandemic. Pelaksanaan pengabdianmasyarakat dilakukan di pos posyandu lansia desa Penatarsewukecamatan Tanggulangin Sidoarjo dengan dihadiri oleh mitrapengabdian yaitu kader lansia, perangkat desa dan timpengabdian masyarakat. Kegiatan yang diadakan pelatihanprotokol kesehatan 5 M, dengan diadakannya pelatihan ini makakader – kader lansia dapat meningkatkan pengetahuannyatentang protokol kesehatan 5 M dan mencegah penularan covid19 terutama pada lansia. Kegiatan yang kedua yaitu pelatihanpemantauan kesehatan lansia di masa pandemi covid-19.Pastisipasi mitra dengan menjadi kader dan memantau kesehatanpara lansia dengan mandiri. Kemudian memberikan info grafisberupa poster tentang protokol kesehatan dan pemantauankesehatan lansia di masa pandemi covid-19. Setelah diberikanpelatihan tersebut, kader-kader lansia akan di damping olehpetugas kesehatan dan tim pengabdi serta mahasiswa kebidananuntuk melaksanakan kegiatan sesuai pelatihan yang sudahdiberikan.
The Comparison Of Effectiveness Between Ginger Drinks And Dark Chocolateindecreasingdysmenorrhea Paramitha Amelia Kusumawardani; Cholifah Cholifah
International Journal of Health Science and Technology Vol 2, No 1 (2020): July
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.494 KB) | DOI: 10.31101/ijhst.v2i1.1822

Abstract

The aims of the study are to measure and obtain data change on dysmenorrhea in the group of ginger drinks and dark chocolateand to compare the effectiveness between ginger drinks and dark chocolate in decreasing dysmenorrhea. Dysmenorrhea disorders can be occur for several hours even up to several days and interfere daily activities. Approximately 15% during menstrual dysmenorrhea has an impact on daily activities, requiring antianalgesic drugs and nearly 40% of dysmenorrhea may require medical treatment and 8-10% are not attending school. The research design uses Quasi Experimental with one group pretest-posttest design. The result ofdifference between pretest and posttest valueobtained by using Paired Sample Test.The result of the research shows the correlation between intensity of dysmenorrhea and ginger drinks seen from significant value α 0.020 α 0.05 while the strength of the relation is medium which seen from correlation strength is 0.592. Whereas there is no correlation between intensity of dysmenorrhea and dark chocolate seen from significant value α 0.421 α 0.05 with low relation strength seen from correlation strength value 0,225. Based on the results, the researchers concluded that ginger drinks is more influential in decreasing dysmenorrhea than dark chocolate with α 0.020 α 0.05. 
Kadar Glukosa Darah Puasa Akseptor Kontrasepsi Suntik dan AKDR Siti Cholifah; Paramitha Amelia Kusumawardani; Miftahul Mushlih; Siti Nur Azizah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/jiks.v14i1.536

Abstract

Pemeriksaan kesehatan pada pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) dan Pimpinan Cabang Istimewa Aisyiyah (PCIA) Taiwan Wahyuntari, Evi; Armenia Diah Sari; Kusumawardani, Paramitha Amelia
Hasil Karya 'Aisyiyah untuk Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/hayina.3563

Abstract

Agenda SDGs 2030 berfokus pada penyakit tidak menular (PTM), yang merupakan penyebab kematian terbesar di dunia. kegiatan promotive dan preventif sebagai upaya pencegahan PTM. Mitra kegiatan adalah PCIA dan PCIM Taiwan dimana sebagai tujuan studi lanjut bagi mahasiswa baik jenjang S2 dan S3 serta sebagai tujuan pegawai migran Indonesia. Tujuan kegiatan melakukan pemeriksaan Kesehatan pada anggota PCIM dan PCIA Taiwan. Permasalahan yang di hadapi mitra adalah belum dilakukan kegiatan pemeriksaan Kesehatan sebagai skrining PTM. Solusi permasalahan dengan melakukan pemeriksaan asam urat, gula darah dan IMT. Hasilnya di dapatkan 13 (54%) responden dengan obesitas, 23 (92%) responden dengan prediabetes dan 6 (24%) responden dengan asam urat. Kesimpulan bahwa pemeriksaan Kesehatan rutin diperlukan sebagai upaya preventif terhadap PTM.
Acupressure LI4 and SP6 on Pain with Quality of Life in Post Partum Sectio Caesarea Azizah, Nurul; Rosyidah, Rafhani; Kusumawardani, Paramitha Amelia; Jayanti, Ratna Dwi
Jurnal Midpro Vol. 14 No. 1 (2022): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/md.v14i1.375

Abstract

Pain is an unpleasant experience. In patients who still feel pain, it will affect the mobilization of the mother after cesarean section and all aspects of quality of life. Various attempts have been made to relieve pain both pharmacologically and non-pharmacologically. Acupressure LI4 and SP6 are believed to reduce pain. This study aims to identify the effect of Hegu LI4 and SP6 acupressure on Pain on Quality of Life in Post Partum SCThe research design used was a quasi-experimental with pre-post test non-equivalent control group design. The sampling technique was non-probabilty sampling with consecutive sampling with a total sample of 30 respondents in the treatment group and the control group. Independent bivariable analysis until T-test with a significance value of P <0.05, multivariable analysis using linear regression. The results of this study are expected to help postpartum Sectio Caesarea mothers in reducing pain. The results of this study can reduce pain and improve the quality of life for postpartum SC which will be the basis for studies in the field of obstetrics
Differences in Knowledeges and Attitudes Of Adolescents Before and After Being Given Health Promotion Regarding The dangers of Free Sex Kusumawardani, Paramitha Amelia
Jurnal MIDPRO Vol 14 No 2 (2022): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/md.v14i2.493

Abstract

Abortion and pregnancy are examples of unwanted things that arise as a negative result of free-sex behavior in adolescents. The knowledge and attitudes of adolescents will be influenced by the lack of information regarding reproductive health in adolescents. In addition, other factors that can affect the knowledge and attitudes of adolescents are health education by schools and local health workers. The aim of the study was to find out the knowledge and attitudes of adolescents before and after receiving health promotion about the language of free sex in Suko village. The research method used is descriptive with a cross-sectional design. Sampling technique with purposive sampling. The study population consisted of 68 men adolescents and women in Suko village in October-November 2022. The results showed that before health promotion was given, adolescent knowledge was sufficient (55.9%) and after it was given it was good (89.7%). The attitude of adolescents before giving health promotion had a positive attitude (52.9%) and after being given it increased (75.0%). The conclusion of the study is that there is an increase in the knowledge and attitudes of adolescents after being given health promotion regarding the dangers of free sex.