Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pemanfaatan Pupuk Organik Rumput Laut (Ulva Sp.) Terhadap Produktivitas dan Kandungan Protein Chlorella pyrenoidosa Septiani, Lusi; Tartila, Shobrina Silmi Qori; Mujtahidah, Tholibah
JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP) Vol 6, No 1 (2025): November 2025
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jvip.v6i1.7458

Abstract

Chlorella pyrenoidosa sering dimanfaatkan sebagai pakan alami larva ikan maupun udang. Tingginya pemanfaatan C. pyrenoidosa menyebabkan adanya upaya untuk mendukung banyaknya permintaan yang berkesinambungan. Beberapa jenis bahan alami dapat dimanfaatkan sebagai pupuk untuk memenuhi kebutuhan nutrien bagi C. pyrenoidosa, salah satunya yaitu rumput laut jenis Ulva sp. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan perlakuan terbaik pupuk Ulva sp. terhadap produktivitas dan kandungan protein C. pyrenoidosa. Penelitian dilakukan di Laboratorium Terpadu Universitas Tidar. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan empat kali ulangan, meliputi perlakuan pupuk Walne yaitu P1 (1 ml/L), P2 (1 ml/L Ulva sp.), P3 (2 ml/L Ulva sp.), P4 (3 ml/L Ulva sp.). Parameter yang diamati yaitu kepadatan C. pyrenoidosa, laju pertumbuhan spesifik, biomassa dan protein, serta parameter kualitas air. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analysis of variance (ANOVA) yang dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf kesalahan 5%, sedangkan nilai kandungan protein dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa P2 mampu meningkatkan kepadatan sebesar 5,06±1,91x106 sel/ml, laju pertumbuhan spesifik sebesar 0,34±0,09 individu/hari, dan biomassa sebanyak 0,60±0,06 gr/L, tetapi kadar protein tertinggi diperoleh pada P3 sebesar 13,64%.Kata kunci : C. pyrenoidosa; pupuk Ulva sp.; produktivitas; protein
Evaluasi Suplementasi Kombinasi Minyak Nabati dan Minyak Hewani terhadap Kinerja Reproduksi Awal Ikan Baung (Hemibagrus nemurus) Betina Tartila, Shobrina Silmi Qori; Mujtahidah, Tholibah; Azril, Muh.; Risqulloh, Sultan Jibran; Oktavian, Muhammad Abizar Sakti; Azmi, Rifky Tsabitul; Fatikasari, Amelia
Jurnal Kelautan, Lingkungan, dan Perikanan Vol 7 No 1 (2026): MANFISH JOUNAL
Publisher : Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31573/manfish.v7i1.1156

Abstract

nabati (minyak ikan dan minyak sawit) dalam pakan yang dapat meningkatkan proses kematangan awal gonad pada calon induk betina ikan beong (206,88±31,84 g; 26,18±2,04 cm). Seluruh ikan betina dipelihara dalam delapan unit keramba jaring berukuran 2×1×1 m³ dengan kepadatan 2 ekor/keramba. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan dua perlakuan, yaitu pakan kontrol (tanpa kombinasi minyak ikan dan minyak sawit/K) dan kombinasi minyak ikan serta minyak sawit masing-masing 2% (IS). Parameter yang diamati meliputi: (1) kinerja reproduksi (bobot akhir/Wt, panjang akhir/Pt, konsumsi pakan/JKP, indeks gonadosomatik/GSI, dan indeks hepatosomatik/HSI); (2) profil kimia darah (high density lipoprotein/HDL, trigliserida/TG, kolesterol total/TC, dan glukosa/GLU). Seluruh data dianalisis menggunakan uji t-sampel independen dengan tingkat kepercayaan 95% (p<0,05). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perlakuan IS berbeda nyata dibandingkan perlakuan K pada FI dan Wt (p<0,05), dimana nilai Wt pada perlakuan IS (233±49,82 g) lebih tinggi daripada perlakuan K (179±16,27 g). Namun, nilai JKP pada perlakuan IS (95,5±40,73 g) lebih rendah daripada perlakuan K (169,8±21,82 g; p<0.05). Seluruh parameter profil kimia darah menunjukkan tidak adanya perbedaan nyata (p>0,05), kecuali pada nilai TG, dimana perlakuan IS (94,27±9,76 mg/dL) lebih tinggi daripada perlakuan K (103,08±10,93 mg/dL). Suplementasi pakan berupa minyak ikan (2%) dan minyak sawit (2%) dapat mempercepat tingkat pematangan gonad awal pada calon induk betina ikan beong, berdasarkan peningkatan nilai TG dan bobot akhir dengan tingkat konsumsi pakan yang lebih rendah.
Development and Validation of the Vark Instrument in Citizenship Education Learning: A Structural Equation Modeling Approach for More Accurate Learning Style Measurement Widiyanto, Delfiyan; Novitasari, Novitasari; Syahroni, Mashud; Prananda, Alifia Revan; Mujtahidah, Tholibah; Istiqomah, Annisa
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 6 No 2 (2025): April
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v6i2.1561

Abstract

Purpose of the study: This research aims to develop and test the VARK learning style instrument in Citizenship Education Learning using SEM (Structural Equation Modeling) to produce a valid, reliable and goodness of fit instrument for more accurate measurement of learning styles. Methodology: This study employs quantitative methods to evaluate the VARK learning styles theory in citizenship education through three primary phases: (1) assessing interrater validity to verify the construct's feasibility, (2) establishing empirical validity via Confirmatory Factor Analysis (CFA) to examine the construct's effectiveness and reliability, and (3) utilizing Structural Equation Modeling (SEM) along with goodness-of-fit (GOF) analysis to determine the model's overall suitability. Main Findings: The findings of this research indicate that the VARK learning styles framework and related instruments in citizenship education are very suitable for measurement. The model meets the main criteria: (1) Inter-rater Validity Test confirms its validity, (2) Construct Validity Test using Confirmatory Factor Analysis shows validity and reliability, and (3) Goodness-of-Fit Test places the model in the acceptable fit category. So this instrument can be used to measure learning styles accurately. Novelty/Originality of this study: The novelty of this research lies in the development and instrument of VARK learning styles in Citizenship Education learning which was tested using Structural Equation Modeling (SEM) to produce a feasible and accurate instrument for measuring learning styles.