Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

UJI EFEK ANTI DIABETES EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP TIKUS PUTIH SPRAGUE DAWLEY YANG DIINDUKSI ALOKSAN Toby, Tarsisius Ryang; Amat, Anita Lidesna Shinta; Artawan, I Made
Cendana Medical Journal Vol 8 No 2 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.311 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i2.3336

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah gangguan metabolik yang terjadi secara kronik atau menahun akibat kelainan dari produksi dan sifat insulin atau keduanya yang menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan. Hal ini mengakibatkan peningkatan kadar glukosa darah diatas nilai normal atau hiperglikemia. Angka kejadian DM di dunia pada tahun 2017 berjumlah 424,9 juta jiwa, sedangkan di Indonesia berjumlah 10,3 juta jiwa yang menepati peringkat ke enam didunia dan provinsi NTT menepati peringkat ke empat di Indonesia. Pada daun kelor (Moringa oleifera) terkandung antioksidan flavonoid yang memiliki fungsi untuk meningkatkan sekresi insulin dan meningkatkan ambilan glukosa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya efek antidiabetika eksrak etanol daun kelor (Moringa oleifera) terhadap tikus putih Sprague dawley yang diinduksi aloksan. Metode penelititan eksperimental dengan desain true experimental-randomized pretest and post test with control group. Sampel penelitian berjumlah 24 ekor tikus jantan dipilih secara acak ke dalam beberapa kelompok yaitu kontrol normal (tidak diberikan perlakuan), kontrol negatif (diberikan Na-CMC 0,5%),kontrol positif (diberikan glibenklamid 5 mg/kgBB) dan tiga kelompok perlakuan ekstrak yaitu dosis 1 (250 mg/kgBB), dosis 2 (450 mg/kgBB) dan dosis 3 (600 mg/kgBB). Berikutnya dilakukan pre-test untuk mengetahui keadaan awal sampel, kemudian dilanjutkan dengan post-test untuk melihat pengaruh pemberian perlakuan tersebut. Hasil ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) dalam semua dosis memiliki nilai probabilitas <0,05 yang menunjukan penurunan kadar gula darah yang signifikan secara statistik. Kesimpulan dari penelitian ini didapat Ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) memiliki efek anti diabetik
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE-OPERASI DI RSUD PROF DR. W. Z. JOHANNES KUPANG Supardi, Fretrien Jiliamarch; Artawan, I Made; Pakan, Prisca Deviani
Cendana Medical Journal Vol 8 No 2 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.878 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i2.3355

Abstract

Kecemasan adalah suatu karakteristik emosi yang ditandai dengan perasaan tertekan, khawatir dan terjadi perubahan fisik seperti tekanan darah.Seseorang berpotensi mengalami kecemasan dengan keadaan atau tindakan yang membahayakan kesehatan atau mengancam nyawanya salah satunya adalah tindakan operasi yang dapat mempengaruhi kondisi fisik individu.Tatalaksana kecemasan terbagi dalam tatalaksana farmakologi dan nonfarmakologi.Terapi farmakologi meliputi obat-obatan dan terapi non-farmakologi meliputi relaksasi, distraksi, dan salah satunya terapi musik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh terapi musikklasik terhadap tingkat kecemasan pasien pre-operasi di RSUD Prof. Dr. W Z Johannes Kupang. Metode penelitian ini merupakan penelitian Quasi-eksperimental dengan rancangan pre-test and post-test with control group design. Teknik pengambilan Responden menggunakan analitik komparatif dua kelompok dengan jumlah total responden 30 orang.Pada kelompok perlakuan diberikan terapi musik selama 20 menit menggunakan headphone. Hasil pada pengukuran kecemasan sebelum dan sesudah didapatkan pada kelompok kontrol sebanyak 15 orang mengalami kecemasan ringan dan mengalami perubahan kecemasan menjadi kecemasan ringan sebanyak 12 orang dan kecemasan sedang 3 orang. Sedangkan, kelompok perlakuan didapatkan sebanyak 13 orang dengan kecemasan ringan, 1 orang kecemasan dengan sedang, dan 1 orang dengan kecemasan berat dan mengalami perubahan kecemasan menjadi kecemasan ringan sebanyak 15 orang setelah mendengarkan musik. Perbandingan kelompok kontrol dan perlakuan terdapat perbedaan yang signifikan pada kedua kelompok. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat pengaruh pemberian terapi musik klasik terhadap tingkat kecemasan pasien pre-operasi (p = 0,000)
HUBUNGAN OBESITAS DENGAN KEJADIAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA PASIEN WANITA DI RSUD PROF. DR. W.Z JOHANNES KUPANG Lomu Nifu, Florya Jocenly; Artawan, I Made; Rini, Desi Indria; Sagita, Sidarta
Cendana Medical Journal Vol 8 No 3 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.932 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i3.3484

Abstract

Obesitas saat ini disebut sebagai salah satu ‘’New World Syndrome’’ atau sindrom dunia baru karena angka kejadiannya terus meningkat dan telah menimbulkan beban sosial-ekonomi serta masalah kesehatan masyarakat. salah satu gangguan muskuloskeletal akibat dampak dari obesitas adalah Nyeri Punggung Bawah (NPB). NPB merupakan keluhan nyeri yang menjadi penyebab utama disabilitas (kelumpuhan), penurunan kualitas hidup, dan keluhan utama bagi para pekerja yang datang ke pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara obesitas dengan kejadian nyeri punggung bawah pada pasien wanita di RSUD Prof. Dr. W.Z Johannes Kupang. Metode penelitian yang digunakan adalah desain penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan case control study. Besar sampel yang digunakan sebanyak 80 sampel yang terbagi atas kelompok kasus dan kelompok kontrol dengan teknik consecutive sampling. Data diperoleh dari rekam medis kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil pada penelitian ini diperoleh hasil p=0,004 (p<0,05) dan nilai OR = 3,889. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara obesitas dengan kejadian nyeri punggung bawah pada pasien wanita di RSUD Prof. Dr. W.Z Johannes Kupang
PENCEGAHAN KEJADIAN HIPOTENSI PASCA ANESTESI SPINAL PADA PEMBEDAHAN SEKSIO SESAREA Djari, Tesalonica Oryza Sativa; Artawan, I Made; Woda, Rahel Rara; Sihotang, Jojor; Riwu, Magdarita
Cendana Medical Journal Vol 9 No 1 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (987.813 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i1.4938

Abstract

Seksio caesarea adalah tindakan pembedahan melalui insisi dinding abdomen dan uterus. Pembedahan seksio sesarea difasilitasi dengan anestesi spinal, salah satu komplikasi dari anestesi spinal adalah hipotensi. Pengobatan untuk mencapai stabilitas hemodinamika selama anestesi spinal menjadi salah satu tantangan dalam anestesiologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pencegahan apa saja yang dilakukan untuk mengurangi hipotensi pasca anestesi spinal. Metodelogi penelitian literature review dengan metode pencarian menggunakan situs literatur jurnal yang terakreditasi. Jenis penelitian randomizes controlled trial, subyek pasien seksio sesarea. Tahun jurnal yang digunakan dibatasi 2015-2020. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan vasopressor fenilefrin mengurangi hipotensi, insiden hipotensi secara signifikan lebih tinggi pada preload dibandingkan co-loading (
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK SIPIL UNIVERISTAS NUSA CENDANA Marcus, Diana Andini; Sagita, Sidarta; Artawan, I Made
Cendana Medical Journal Vol 9 No 1 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.495 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i1.4945

Abstract

Stres merupakan suatu kondisi yang dialami secara fisik maupun psikologi diakibatkan oleh berbagai tekanan dan tuntutan yang di hadapi oleh setiap individu diakibatkan oleh berbagai faktor. Apabila stres yang dialami tidak diatasi secara baik maka individu tersebut cenderung melampiaskan kearah yang negatif yaitu dengan merokok dimana didalam rokok terkandung zat nikotin yang mengakibatkan kecanduan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan perilaku merokok pada mahasiswa Fakultas Teknik Sipil Angkatan 2018 Universitas Nusa Cendana. Metode penelitian ini merupakan penelitian obeservasional analitik dengan pendekatan case control. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 86 responden yang dibagi dalam dua kelompok yaitu kelompok kasus 43 responden dan kontrol 43 responden angkatan 2018 Fakultas Teknik Sipil Universitas Nusa cendana dan berjenis kelamin laki-laki. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skor PSS-10 dan skor perilaku merokok. Teknik analisa data yang digunakan adalah uji somers’d. Hasil analisis bivariat menunjukan adanya hubungan signifikan antara tingkat stres dengan perilaku merokok pada mahasiswa Teknik Sipil Angkatan 2018 Universitas Nusa Cendana dengan arah hubungan positif dengan nilai r=0,275 dan p=0,032 artinya semakin tinggi tingkat stres semakin tinggi perilaku merokok. Nilai korelasi mempunyai kekuatan sedang. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara tingkat stres dengan perilaku merokok pada mahasiswa Fakultas Teknik Sipil angkatan 2018 Universitas Nusa Cendana.
HUBUNGAN PENGGUNAAN TELEPON SELULER DENGAN NYERI KEPALA PRIMER PADA MAHASIWA KEDOKTERAN UNDANA Haning, Andre Januar Dwi Putra; Artawan, I Made; Amat, Anita Lidesna Shinta Shinta; Kareri, Dyah Gita Rambu
Cendana Medical Journal Vol 9 No 1 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.714 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i1.4949

Abstract

Nyeri kepala adalah nyeri yang dirasakan di bagian kepala atau disebut juga sefalgia. Nyeri kepala secara umum dibedakan atas dua yaitu nyeri kepala primer dan nyeri kepala sekunder. Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2016 secara global sekitar 50% dari orang dewasa berumur 18-65 tahun pernah menderita nyeri kepala. Jenis nyeri kepala yang paling sering dialami adalah nyeri kepala primer yaitu Tension-type headache (TTH), Migren, dan Klaster. Salah satu faktor penyebab terjadinya nyeri kepala adalahan penggunaan media elektronik dan telepon seluler adalah media elektronik yang paling banyak dimiliki. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara penggunaan telepon seluler dengan nyeri kepala primer pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Undana. Metode penelitian ini termasuk penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional .Sampel pada penelitian ini berjumlah 69 orang diperoleh dengan teknik propotionate stratified ramdom sampling. Hasil dari 69 responden didapati 43 orang mengalami nyeri kepala dan 26 orang tidak mengalami nyeri kepala. Didapati juga penggunaan telepon seluler yang sedang 1 orang dan tinggi 68 orang. Pada penelitian ini diperoleh hasil p= 0,181, yang artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara penggunaan telepon seluler dengan nyeri kepala primer pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Undana dengan penilaian menggunakan uji chi-square. Kesimpulan penelitian ini tidak terdapat hubungan antara penggunaan telepon seluler dengan nyeri kepala primer pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Undana.
Faktor Risiko Kanker Payudara Di RSUD Prof. Dr.W.Z Johannes Kupang Nusa Tenggara Timur Tahun 2017-2019 Dati, Theresia Yuliana; Sasputra, I Nyoman; Rante, Su Djie To Rante; Artawan, i Made
Cendana Medical Journal Vol 9 No 2 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.773 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i2.5979

Abstract

Kanker payudara adalah keganasan yang berasal dari sel kelenjar, saluran kelenjar, dan jaringan penunjang payudara, tidak termasuk kulit payudara. Di Indonesia kanker payudara menempati posisi pertama dengan angka kejadian kanker payudara sebesar 42,1 per 100.000 penduduk. Tujuan penelitian ini mengetahui karakteristik faktor resiko yang mempengaruhi angka insiden kanker payudara seperti umur, usia menarch dini, indeks masa tubuh, riwayat keluarga dan riwayat menyusui dengan kejadian kanker payudara di RSUD Prof. W.Z. Johannes Kupang. Metodologi penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional menggunakan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian adalah penderita kanker payudara di RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang berjumlah 84 responden dengan cara total sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi Chi-square. Hasil penelitian ini tidak terdapat hubungan umur dengan kejadian kanker payudara didapatkan hasil p = 0,983 (p<0,05), tidak terdapat hubungan usia menarch dini terhadap kejadian kanker payudara didapatkan hasil p = 0,705 (p<0,05), tidak terdapat hubungan obesitas terhadap kejadian kanker payudara didapatkan hasil p = 0, ,214 (p<0,05), tidak terdapat hubungan riwayat keluarga terhadap kejadian kanker payudara didapatkan hasil p = 0, ,053 (p<0,05), tidak terdapat hubungan riwayat menyusui terhadap kejadian kanker payudara didapatkan hasil p = 0,215 (p<0,05) dengan menggunakan uji Chi-square test. Kesimpulan penelitian ini tidak terdapat hubungan yang signifikan antara umur, usia menarch dini, index masa tubuh, riwayat keluarga dan riwayat menyusui terhadap kejadian Kanker payudara di RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang tahun 2017-2019
Hubungan Antara Pengetahuan Dan Sikap Terhadap Perilaku Pencegahan Covid-19 Pada Mahasiswa Papua Dan Papua Barat Di Kupang Rumere, Basterlita Y; Sasputra, I Nyoman; Lidia, Kartini; Artawan, I Made
Cendana Medical Journal Vol 9 No 2 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.276 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i2.5983

Abstract

Coronavirus (CoV) adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari gejala ringan sampai berat. Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Tanda dan gejala umum infeksi COVID-19 antara lain gejala gangguan pernapasan akut seperti demam, batuk dan sesak napas. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap perilaku pencegahan COVID-19 pada mahasiswa Papua dan Papua Barat di Kupang. Metode penelitian ini adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional dan menggunakan uji Gamma. Pemilihan sampel menggunakan total sampling. Hasil analisis statistik dengan Gamma didapatkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan tentang COVID-19 terhadap perilaku pencegahan COVID-19 pada mahasiswa Papua dan Papua Barat di Kupang dengan nilai p=0.078. Hasil analisis dengan Gamma didapatkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara sikap tentang COVID-19 terhadap perilaku pencegahan COVID-19 pada mahasiswa Papua dan Papua Barat di Kupang dengan nilai p=0.000. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan tentang COVID-19 terhadap perilaku pencegahan COVID-19 pada mahasiswa Papua dan Papua Barat di Kupang. Ada hubungan yang bermakna antara sikap tentang COVID-19 terhadap perilaku pencegahan COVID-19 pada mahasiswa Papua dan Papua Barat di Kupang
PERBEDAAN USIA DAN JENIS KELAMIN TERHADAP KETUNTASAN PENGOBATAN TB PARU DI PUSKESMAS DI KOTA KUPANG Lestari, Ni Putu Widaria Atik; Dedy, Maria Agnes Etty; Artawan, I Made; Buntoro, Ika Febianti
Cendana Medical Journal Vol 10 No 1 (2022): April (Terbitan 23, Tahun 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6802

Abstract

Tuberkolosis adalah suatu penyakit yang disebabkan langsung oleh kuman TB (Mycobacterium tuberculosis). Walaupun telah ditemukan obat-obat dalam mengatasi penyakit TB, namun jumlah kasus TB di Indonesia khususnya Kota Kupang masih banyak. Penyebab terjadinya kegagalan pengobatan TB dapat dipengaruhi oleh faktor obat, penyakit dan penderitanya sendiri. Berdasarkan faktor penderita sendiri, yaitu usia dan jenis kelamin. Semakin bertambahnya usia seseorang dapat mempengaruhi sistem imun seseorang untuk melawan infeksi. Berdasarkan jenis kelamin dapat mempengaruhi ketuntasan pengobatan dilihat dari gaya hidup laki-laki tidak sehat dibandingkan perempuan yang dapat mempengaruhi daya tahan tubuh sehingga mempengaruhi ketuntasan pengobatan TB. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan usia dan jenis kelamin terhadap ketuntasan pengobatan Tuberkulosis Paru di Puskesmas Kota Kupang. Metode penelitian ini merupakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dengan menggunakan uji beda nonparemetik. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan teknik Cluster Sampling, dimana untuk sampel diambil berdasarkan jumlah kasus TB terbanyak di Puskesmas Kota Kupang yaitu pada Puskesmas Oesapa, Puskesmas Sikumana, Puskesmas Oebobo dan Puskesmas Bakunase dengan jumlah kasus TB paru sebanyak 225 kasus. Dari jumlah kasus yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi yaitu sebanyak 174 orang. Pengumpulan data menggunakan rekam medic dan dianalisis menggunakan uji Mann-whitney. Hasil berdasarkan penelitian ini dari 174 sampel, berdasarkan usia didapatkan 156 responden tuntas dalam pengobatan. Berdasarkan Jenis kelamin di dapatkan 78 responden perempuan tuntas dalam pengobatan, sedangkan untuk jenis kelamin laki-laki sebanyak 96 tuntas dalam pengobatan. Hasil Uji analisis bivariat diperoleh hasilp=0,251 (p>0,05) pada usia dan p=0,594 (p>0,005) pada jenis kelamin. Kesimpulan penelitian berdasarkan ketuntasan pengobatan Tb paru tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara usia dan jenis kelamin terhadap ketuntasan pengobatan.
SENAM MATA MENURUNKAN COMPUTER VISION SYNDROME (CVS) PADA MAHASISWA UNIVERSITAS NUSA CENDANA Nau, Stevania Vincenisia; Sagita, Sidarta; Setiawan, I Made Buddy; Artawan, I Made
Cendana Medical Journal Vol 10 No 1 (2022): April (Terbitan 23, Tahun 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6807

Abstract

Seseorang yang menggunakan komputer selama dua jam atau lebih dikatakan dapat menyebabkan terjadinya Computer Vision Syndrome (CVS). Sejak diterapkan pembelajaran jarak jauh, penggunaan laptop atau komputer semakin meningkat khususnya dikalangan mahasiswa dikarenakan pembelajaran dapat berlangsung dari pagi hingga sore hari, sehingga dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan, khususnya kesehatan mata seperti terjadinya CVS. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam mata dalam menurunkan Computer Vision Syndrome pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana tahun 2021. Metode penelitian ini menggunakan rancangan non equivalent control group design lalu dilakukan pengelompokan menjadi kelompok kontrol dan kelompok eksperimen yang dilakukan secara acak pada mahasiswa Universitas Nusa Cendana. Pengambilan besar sampel menggunakan teknik non probability sampling dengan pendekatan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan data dianalisa menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil dari penelitian ini uji wilcoxon masing-masing kelompok mengalami penurunan gejala CVS. Pada kelompok intervensi nilai p = 0,000 (p<0,05) dan kelompok kontrol nilai p = 0,002 (p<0,000). Dan uji Mann Whitney tidak terdapat perbedaan bermakna antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol, dengan nilai p = 0,095 (p>0,05). Dari penelitian ini Kesimpulan yang diambil adalah senam mata tidak mempunyai pengaruh terhadap penurunan gejala CVS yang dirasakan responden.