Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

RANCANG BANGUN TRAINER FRICTION LOSS PADA SISTEM PERPIPAAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DI LABORATORIUM MEKANIKA FLUIDA PADA JURUSAN TEKNIK MESIN UNESA Wijanarko, Diastian Vinaya; Arsana, I Made; Yunitasari, Bellina
Otopro Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/otopro.v13n1.p1-8

Abstract

Rancang bangun trainer friction loss pada sistem perpipaan telah selesai di uji pada penelitian ini.  Bahan pipa terbuat dari westpex, tekanan air diukur dengan menggunakan pressure gauge, pengukur debit menggunakan flow meter. Pengkuran akan dilakukan pada bukaan katub seperempat, setengah, tigaperempat, dan penuh. Hasil pengujian alat akan diolah kedalam bentuk head loss, pressure loss, kecepatan aliran, bilangan Reynolds, dan koefisien gesek pipa. Berdasarkan hasil yang telah dicapai, kesimpulan yang didapatkan adalah head loss meberikan hasil semakin meningkat pada bukaan katub setengah sampai penuh, pressure loss memberikan hasil yang semakin meningkat pada bukaan katub seperempat sampai penuh, kecepatan aliran aliran pada bukaan katub seperempat sampai penuh semakin besar sehingga bilangan Reynolds meningkat mengikuti besarnya bilangan Reynold, dan koefisien gesek pipa pada setiap bukaan katub seperempat sampai penuh menurun.
POTENSI PENCAIRAN BATUBARA KALIMANTAN TIMUR SEBAGAI BAHAN BAKAR CAIR BERDASARKAN KAJIAN GEOKIMIA ORGANIK DEGRADASI FRAKSI POLAR BATUBARA, PIT KANCIL, KALIMANTAN TIMUR Yunitasari, Bellina
Otopro Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/otopro.v13n1.p9-22

Abstract

Karakteristik biomarka hidrokarbon batubara Pit Kancil, Sangatta, Kalimantan Timur dapat memberikan informasi mengenai sumber bahan organik, lingkungan pengendapan, proses diagenesis dan kematangan batubara. Sampel batubara diekstraksi dengan metode soklet untuk memisahkan senyawa biomarka dari matrik sampel. Ekstrak biomarka difraksinasi menggunakan metode kromatografi kolom, sehingga diperoleh fraksi polar untuk selanjutnya di degradasi dan diidentifikasi menggunakan kromatografi gas-spektrometri massa (KG-SM).Analisa geokimia organik hidrokarbon hasil degradasi fraksi polar batubara pit Kancil, Sangatta, Kalimantan Timur diperoleh biomarka diantaranya n-alkana C11-C23, alkil naftalena dan biomarka alkil fenantrena. Hasil analisa biomarka menunjukkan bahwa masukan organik batubara berasal dari tumbuhan tingkat tinggi sub-devisi Gimnospermae pada zaman Miosen dan telah melewati proses diagenesis dengan tingkat kematangan batubara yang rendah. Berdasarkan analisa biomarka, dan korelasi terhadap produk pencairan batubara, maka batubara Pit Kancil, Sangatta, Kalimantan Timur berpotensi untuk dicairkan pada proses pemanfaatannya sebagai bahan bakar kerosine dan solar.
MODEL HYBRID PEMBANGKIT LISTRIK DI PEDESAAN Ansori, Aris; Yunitasari, Bellina; Soeryanto, Soeryanto; Muhaji, Muhaji
Otopro Vol 13, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/otopro.v13n2.p58-62

Abstract

Energi listrik merupakan salah satu jenis energi yang paling banyak digunakan dalam aktivitas manusia sehari-hari. pemenuhan kebutuhan energi listrik dapat meningkatkan kesejahteraan hidup, tetapi tidak semua orang terpenuhi kebutuhan energi listrik. Permasalahan tidak terpenuhinya kebutuhan listrik sebagian masyarakat dikarenakan tidak adanya suplai listrik dari PLN, khususnya di darah pedesaan yang terpencil yang tidak ada jaringan listrik PLN. Solusi dari masalah energi listrik di daerah pedesaan adalah dengan memanfaatkan potensi energi terbarukan di daerah pedesaan untuk dapat dikonversi menjadi energi listrik, seperti; energi matahari dan energi biogas. Penelitian ini bertujuan untuk membuat model pembangkit listrik hybrid solar PV-biogas OFF-grid untuk aplikasi di pedesaan. Metode penelitian dilakukan beberapa tahap, (a) membuat digester 2 m2, (b) pembangkit listrik genset biogas 1 Kw, (c) pembangkit listrik solar PV, (d) sistem kontrol hybrid Off-grid. Konfigurasi pembangkit listrik solar PV-biogas dapat menghasilkan daya listrik solar PV 1.260 KW per hari dan pembangkit listrik biogas menghasilkan 1.434 KW, sehingga total konfigurasi dua sistem pembangkit menghasilkan 2.694 KW. Model pembangkit listrik hybrid solar PV-biogas dengan model Off-grid dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi listrik di daerah pedesaan yang tidak ada jaringan listrik PLN
Rancang Bangun Trainer Friction Loss Pada Sistem Perpipaan Sebagai Media Pembelajaran Di Laboratorium Mekanika Fluida Pada Jurusan Teknik Mesin Unesa Wijanarko, Diastian Vinaya; Arsana, I Made; Yunitasari, Bellina
Otopro Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/otopro.v13n1.p1-8

Abstract

Rancang bangun trainer friction loss pada sistem perpipaan telah selesai di uji pada penelitian ini.  Bahan pipa terbuat dari westpex, tekanan air diukur dengan menggunakan pressure gauge, pengukur debit menggunakan flow meter. Pengkuran akan dilakukan pada bukaan katub seperempat, setengah, tigaperempat, dan penuh. Hasil pengujian alat akan diolah kedalam bentuk head loss, pressure loss, kecepatan aliran, bilangan Reynolds, dan koefisien gesek pipa. Berdasarkan hasil yang telah dicapai, kesimpulan yang didapatkan adalah head loss meberikan hasil semakin meningkat pada bukaan katub setengah sampai penuh, pressure loss memberikan hasil yang semakin meningkat pada bukaan katub seperempat sampai penuh, kecepatan aliran aliran pada bukaan katub seperempat sampai penuh semakin besar sehingga bilangan Reynolds meningkat mengikuti besarnya bilangan Reynold, dan koefisien gesek pipa pada setiap bukaan katub seperempat sampai penuh menurun.
Potensi Pencairan Batubara Kalimantan Timur Sebagai Bahan Bakar Cair Berdasarkan Kajian Geokimia Organik Degradasi Fraksi Polar Batubara, Pit Kancil, Kalimantan Timur Yunitasari, Bellina
Otopro Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/otopro.v13n1.p9-22

Abstract

Karakteristik biomarka hidrokarbon batubara Pit Kancil, Sangatta, Kalimantan Timur dapat memberikan informasi mengenai sumber bahan organik, lingkungan pengendapan, proses diagenesis dan kematangan batubara. Sampel batubara diekstraksi dengan metode soklet untuk memisahkan senyawa biomarka dari matrik sampel. Ekstrak biomarka difraksinasi menggunakan metode kromatografi kolom, sehingga diperoleh fraksi polar untuk selanjutnya di degradasi dan diidentifikasi menggunakan kromatografi gas-spektrometri massa (KG-SM).Analisa geokimia organik hidrokarbon hasil degradasi fraksi polar batubara pit Kancil, Sangatta, Kalimantan Timur diperoleh biomarka diantaranya n-alkana C11-C23, alkil naftalena dan biomarka alkil fenantrena. Hasil analisa biomarka menunjukkan bahwa masukan organik batubara berasal dari tumbuhan tingkat tinggi sub-devisi Gimnospermae pada zaman Miosen dan telah melewati proses diagenesis dengan tingkat kematangan batubara yang rendah. Berdasarkan analisa biomarka, dan korelasi terhadap produk pencairan batubara, maka batubara Pit Kancil, Sangatta, Kalimantan Timur berpotensi untuk dicairkan pada proses pemanfaatannya sebagai bahan bakar kerosine dan solar.
Konsep Desain Kopi Combre Untuk Industri Skala Mikro Saepuddin, Ahmad; Permadi, Luchyto Chandra; Adiwibowo, Priyo Heru; Kurniawan, Wahyu Dwi; Nurjannah, Ika; Drastiawati, Novi Sukma; Fitriani, Indah Martha; Yunitasari, Bellina; Hidayatullah, Rachmad Syarifudin
Riau Journal of Empowerment Vol 7 No 3 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/raje.7.3.200-207

Abstract

One of the challenges faced by micro-businesses like Kopi Combre in the village of Sumberdem, Wonosari District, when they want to use packaging for their products is selecting packaging that is unique and appealing to consumers. The primary goal of this community engagement project is to provide guidance in designing packaging structures and labels suitable for the micro-scale industry, particularly for Kopi Combre. The method involves community engagement and incorporates literature studies and information analysis. This study covers aspects such as coffee product attributes, packaging structure design, and labels. The findings indicate that the most suitable packaging type for the micro-scale industry is the Pouch packaging, while the packaging and label design will feature dark colors and include information about the coffee product and a unique brand.
Increased Productivity and Quality Of Presto Food Production through Automatic Presto Machines Handajani, Sri; Yunitasari, Bellina; Tjahyaningtijas, Raden Roro Hapsari Peni Agustin; Budijono, Agung Prijo; Umaroh, Susi Tri
THE SPIRIT OF SOCIETY JOURNAL : International Journal of Society Development and Engagement Vol 8 No 2: March 2025
Publisher : LPPM of NAROTAMA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/scj.v8i2.3107

Abstract

Presto food is one of the favorite foods of Indonesians. Some of the favorite types of presto food are grilled chicken, presto duck, fish pepes, and presto milkfish. Sidoarjo Regency is one of the regions in East Java that has an area of 15,530 hectares of ponds that produce abundant milkfish of approximately 9,866,300 tons. This is a factor in the emergence of MSMEs engaged in the culinary sector, one of which is UKM Presto Sidoarjo. Limited production equipment causes the production process to be inefficient in terms of time and fuel. Marketing that has not been widespread and product packaging that is less attractive is a factor in the product being less known to the public. The implementation method is carried out through a participatory approach, training and mentoring, as well as discussion activities between the proposing team and partners. The result of this activity is the creation of an automatic presto machine that is able to increase production capacity from 5 kg per process to 10 kg per process and the formation of partners who are independent in using the machine and increasing sales turnover through marketing on social media and product packaging that has good, creative elements, imprints on consumers and labels.
ADVOKASI BERJEJARING DAN SOCIAL MOVEMENT PEKERJA MIGRAN INDONESIA ASAL PONOROGO DI HONG KONG MELALUI PEMBENTUKAN KOMUNITAS KEDAERAHAN Eprilianto, Deby Febriyan; Megawati, Suci; Pradana, Galih Wahyu; Mahadhika, Vita; Perwitasari, Dita; R, Dwi Anggorowati; Pamungkas, Heni Purwa; Yunitasari, Bellina; Mahdiannur, Muhammad Arif; Ramadani, Ali Hasbi; Arizal, Heru; Sari, Lisa Amelia; H, Mohammad Hermy; Angelly, Ryke; Rachmadhani, Azzahroh
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31858

Abstract

Peningkatan jumlah pekerja migran Indonesia, salah satunya di Hong Kong menjadikan peluang dan tantang tersendiri bagi penyelenggaran keselamatan dan keamanannya. Banyaknya kasus terkait dengan kesejahteraan dan kesenjangan pekerja migran seringkali dialami, baik secara fisik maupun secara mental. Butuhnya dukungan orang terdekat dalam penanganan berbagai permasalahan yang terjadi sangatlah diperlukan. Jumlah PMI asal Ponorogo di Kabupaten Ponorogo merupkan jumlah yang tertinggi di Hong Kong. Berdasarkan analisa awal yang dihadapi oleh mitra, antara lain: (1) belum terwadahi secara kelembagaan keberadaan Pekerja Migran Indonesia asal Ponorogo di Hongkong, (2) minimnya pemanfaatan jejaring kedaerahan yang dilakukan untuk berkegiatan bersama, (3) belum dimanfaatkan secara baik momentum bersama yang dilakukan setiap bulan sekali bahkan setiap minggu sekali yang dilakukan, (4) jika terjadi permasalahan pada Pekerja Migran Indonesia kecendurungan diselesaikan dan dipendam secara individul, belum adanya wadah untuk konsultasi, dan (5) rasa kebersamaan dan kekeluargaan yang tinggi, namun belum adanya kegiatan positif yang dilakukan secara bersama. Adapun solusi yang dapat ditawarkan, antara lain: (1) pendampingan dalam pembentukan Komunitas Kedaerahan PMI asal Ponorogo di Hongkong, (2) program kegiatan pelatihan dan seminar advokasi dan kepemimpinan untuk meningkatkan rasa kekeluargaan dan kebersamaan, dan (3) kegiatan social movement sebagai wadah berbagi dan peduli terhadap sosial ekonomi masyarakat. Kegiatan yang telah dilakukan berkolaborasi dengan KJRI Hong Kong dan Dompet Dhiafa Hong Kong.