Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

AKTIVITAS OSMOREGULASI IKAN CAPUNGAN TITIK HITAM (Sphaeramia orbicularis) PADA LINGKUNGAN BERSALINITAS Samsu Adi Rahman; Frederik Dony Sangkia; Iksan Randa Manuli; Muhammad Safir
JURNAL AKUAKULTUR, TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN PERIKANAN TANGKAP, ILMU KELAUTAN Vol 7 No 1 (2024): JOINT-FISH - Jurnal Akuakultur, Teknologi Dan Manajemen Perikanan Tangkap, Ilmu K
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muslim Indonesia Makassar, Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/joint-fish.v7i1.405

Abstract

Osmoregulation in fish is a process that involves regulating the balance of water and electrolytes in their bodies, especially changes in salinity in the water environment where they live. This study aims to determine the osmoregulatory ability of orbiculate cardinalfish (Sphaeramia orbicularis) to changes in salinity. This research used a Completely Randomized Design (CRD) with four treatments, namely control (no treatment), 150 mL fresh water/L sea water, 100 mL fresh water/L sea water, and 50 mL fresh water/L sea water and respectively three repetitions each. orbiculate cardinalfish with a length ranging from 5.2 ± 0.46 cm and a weight of 2.3 ± 0.25 g were kept in each rearing container and given treatment based on each treatment. The parameters observed in this study were the fish's osmoregulatory ability by looking at fish behavior, external organs (fish skin and gills), and examination of internal organs (kidneys), and survival rate. The results showed that the control treatment at the end of the study had abnormal kidney and gill conditions. Meanwhile, the dilution treatment of 150 mL fresh water/L sea water, 100 mL fresh water/L sea water, and 50 mL fresh water/L sea water showed normal conditions or symptoms in the kidneys and gills, but the fish skin organs showed pale or faded in all treatments. Based on these results it can be concluded that the best treatment is 150 mL fresh water/L sea water treatment.
PENINGKATAN EKONOMI LOKAL MELALUI PRODUKSI MAKANAN BERBAHAN BAKU IKAN Mutalib, Yanti; Sululing, Siswadi; Ayatullah, Maulana Wahyu; Ogotan, Arianti A.; Sangkia, Frederik Dony
Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) - Inpress
Publisher : Yayasan Lavandaia Dharma Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59458/jwl.v5i1.125

Abstract

Kegiatan pengabdian berbasis masyarakat (PBM) ini berjudul: Peningkatan Ekonomi Lokal Melalui Produksi Makanan Berbahan Baku Ikan. Sasaran kegiatan ini adalah istri-istri Nelayan kelompok Poklashar Kadompe di Desa Tinangkung Kec. Tinangkung Selatan Kab. BangKep. Masalah yang dihadapi kelompok mitra adalah (1) ikan hanya dijual mentah dengan harga sangat murah maka keuntungan yang didapat kecil, (2) kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan makanan berbahan baku ikan, (3) kurangnya peralatan karena modal usaha yang terbatas, (4) Kurangnya wawasan dan keterampilan dalam membuat kemasan produk yang menarik, (5) Pengetahuan tentang pemasaran produk yang masih minim, (6) Kurangnya pemahaman tentang manajemen usaha. Tujuan Program PBM ini adalah memberdayakan istri-istri nelayan di Desa Tinangkung Kec. Tinangkung Selatan Kab. BangKep, dan melatih mitra menjadi pengusaha produk olahan, bakso dan abon ikan. Metode pelaksanaan adalah metode pelatihan dan penyuluhan/sosialisasi mulai dari teknik produksi dan pengemasan produk, teknik promosi dan pemasaran serta manajemen usaha dan pembukuan keuangan kelompok.
PENGGUNAAN WARNA WADAH YANG BERBEDA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS WARNA IKAN MAS KOI (Cyprinus carpio) Rahman, Samsu Adi; Djiada, Herdiyanto; Sangkia, Frederik Dony
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 9 No. 2 (2020): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v9i2.7069

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perbedaan warna wadah pemeliharaan terhadap kualitas warna ikan mas koi (Cyprinus carpio). Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Terpadu Fakultas Perikanan Universitas Muhammadiyah Luwuk. Ikan mas koi berukuran 3-5 cm dipelaihara selama 28 hari. Penelitian dilakukan dengan empat perlakukan dengan tiga ulangan yaitu: perlakuan kontrol (wadah putih); perlakuan wadah merah; perlakuan wadah kuning; perlakuan wadah hitam. Pakan yang diberikan yaitu pelet dengan frekuensi pemberian pakan dua kali setiap hari secara satiasi, yaitu pagi hari (pukul 09.00), dan sore (pukul 16.00). Pengukuran kualitas warna menggunakan perangkat lunak “Adobe photoshop 8” dengan melihat nilai rata-rata Red Green Blue (RGB). Hasil penelitian menunjukkan semua perlakuan memberikan peningkatan kualitas warna pada ikan, dengan peningkatan warna terbaik pada wadah pemeliharaan berwarna merah. Parameter kualitas air selama penelitian berada pada kisaran normal.
PERFORMA CAIRAN FERMENTASI DAUN MANGROVE Sonneratia alba DENGAN PENGENCERAN BERBEDA UNTUK PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii Rahman, Samsu Adi; Sangkia, Frederik Dony; Athirah, Admi; Pattirane, Chrisoetanto P
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 10 No. 2 (2021): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/octopus.v10i2.7542

Abstract

Penelitian ini bertujuan membandingkan penggunaan pengenceran cairan fermentasi daun mangrove Sonneratia alba yang berbeda untuk pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezii. Penelitian ini dilaksanakan di Perairan Desa Bulagi II, Kecamatan Bulagi, Kabupaten Banggai. Organisme uji yang digunakan dalam penelitian adalah rumput laut dari jenis K. alvarezii. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan, yaitu kontrol, A (1 L cairan fermentasi /100 L air laut), B (1 L cairan fermentasi /50 L air laut), dan C (1 L cairan fermentasi /25 L air laut). Rumput laut direndam dalam cairan fermentasi daun mangrove selama satu jam dengan pengenceran berbeda. Parameter yang damati dalam penelitian ini meliputi pertumbuhan mutlak, pertumbuhan spesifik harian, dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengenceran cairan fermentasi daun mangrove yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan rumput laut. Berdasarkan nilai rata-rata pertumbuhan terbaik ditunjukkan perlakuan 1 L cairan fermentasi /100 L air laut dengan pertumbuhan mutlak (147.52g), dan pertumbuhan spesifik (4.32%). Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perendaman rumput laut selama 1 jam dengan 1 L cairan fermentasi S. alba yang diencerkan dalam 100 L air laut dapat digunakan untuk meningkatkan petumbuhan rumput laut K. alvarezii