Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search
Journal : Jurnal Voering

PENGARUH CAMPURAN BAHAN BAKAR BENSIN DAN ETANOL TERHADAP PRESTASI MESIN BENSIN Yolanda Jacqueline Lewerissa
Jurnal Voering Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Voering - Juli 2017
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1833.485 KB) | DOI: 10.32531/jvoe.v2i1.37

Abstract

Penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui prestasi mesin pada campuran bahan bakar bensin dan etanol yang dihasilkan oleh mesin Enduro XL. Untuk mengetahui prestasi mesin maka dilakukan perhitungan daya efektif, pemakaian bahan bakar, pemakaian bahan bakar spesifik, laju aliran massa sebenarnya, laju aliran massa teoritis, perbandingan udara bahan bakar, efisiensi volumetrik, efisiensi termal. Dan juga penelitian dilakukan pada kondisi lima variasi putaran dengan beban konstan serta bahan bakar yang digunakan hanya satu jenis yaitu premium (bensin) dengan etanol 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%.Dari hasil pengujian bahwa rata-rata daya untuk bahan bakar campuran lebih besar dari premium murni, adanya kenaikan pemakaian bahan bakar seiring dengan meningkatnya putaran karena angka oktan campuran bahan bakar bensin dan etanol lebih besar dibandingkan dengan bensin murni sehinggamudah terbakar, semakin tinggi campuran bahan bakar maka semakin rendah perbandingan udara dengan bahan bahan bakar maka pembakaran yang terjadi kurang sempurna masuk kedalam ruang bakar, efisiensi thermal yang dihasilkan bahan bakar campuran rata-rata lebih rendah dari premium murni kecuali pada campuran 5 %. Untuk itu prestasi mesin yang menggunakan bahan bakar campuran lebih tinggi dari prestasi mesin yang menggunakan bahan bakar premium. Konsumsi bahan bakar untuk bahan bakar campuran lebihbesar dibandingkan bahan bakar premium murni.
ANALISIS PERHITUNGAN DAYA MESIN PADA MESIN SEPEDA MOTOR TIPE YAMAHA VEGA–R BERBAHAN BAKAR LIQIUFIED PETROLEUM GAS (LPG) Yolanda Jacqueline Lewerissa
Jurnal Voering Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Voering - Juli 2017
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.556 KB) | DOI: 10.32531/jvoe.v2i1.40

Abstract

Analisis ini dilakukan adalah untuk mengetahui tekanan indikator dan tekanan efektif  pada mesin  sepeda motor Yamaha tipe Vega-R berbahan bakar LPG dan  daya mesin pada mesin sepeda motor Yamaha tipe Vega-R  berbahan bakar (LPG).Untuk mengetahui besar tekanan dan daya tersebut dilakukan perhitungan-perhitungan secara teoritis dengan menggunakan persamaan termodinamika, persamaan tekanan indikator dan efektif mesin serta persamaan daya mesin.. Mesin yang digunakan adalah mesin motor Yamaha tipe Vega-R yang sudah dimodifikasi dari motor berbahan bakar bensin menjadi motor berbahan bakar LPG, yang dikerjakan pada Laboratorium Teknik Mesin Politeknik Katolik Saint Paul Sorong. Dari hasil perhitungan diperoleh bahwa Tekanan indikator mesin berbahan bakar LPG motor Yamaha tipe Vega-R adalah 0,544 MPa dan tekanan efektifnyaadalah  0,450 MPa, sedangkan Daya indikator mesin berbahan bakar LPG motor Yamaha tipe Vega-R adalah 8,001 (10,9 HP) kW dan daya efektifnya  adalah 6,619 kW (9 HP).
ANALISIS PENURUNAN EMISI CO2, NOx, SOx MESIN BAHAN BAKAR LNG (DF) TERHADAP MESIN BAHAN BAKAR DIESEL (HFO) Yolanda Jacqueline Lewerissa
Jurnal Voering Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Voering - Juli 2017
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1108.241 KB) | DOI: 10.32531/jvoe.v2i1.65

Abstract

Analisis ini dilakukan adalah untuk mengetahui secara teoritis penurunan emisi CO2, NOx dan SOx pada mesin diesel berbahan bakar LNG (DF) yang dibandingkan dengan mesin diesel berbahan bakar diesel (HFO). Untuk mengetahui penurunan emisi CO2, dilakukan perhitungan-perhitungan secara teoritis yaitu perhitungan volume fraksi CO2 mesin bahan bakar LNG (DF) stoikiometrik dan aktual dibandingkan mesin bahan bakar diesel, penurunan NOx dilakukan dengan membandingkan temperatur maksimum kedua mesin dengan masing-masing bahan bakar dan penurunan SOx dengan memperhatikan komposisi total masing-masing bahan bakar. Mesin yang digunakan adalah mesin Yanmar model 6AYM-ETE yang dimodifikasi dari mesin berbahan bakar diesel menjadi mesin berbahan bakar LNG (DF). Dari hasil perhitungan diperoleh bahwa Penurunan emisi CO2 untuk mesin dengan bahan bakar LNG (DF) bila dibandingkan dengan mesin berbahan bakar diesel (HFO) pada kondisi stoikiometrik sebesar 20,77 %, sedangkan pada kondisi aktual sebesar 23,68 %. Penurunan emisi NOx untuk mesin dengan bahan bakar LNG (DF) dibandingkan dengan mesin berbahan bakar diesel (HFO) sebesar 77,62 %. Tidak ada emisi SOx karena dari komposisi total bahan bakar LNG tidak mengandung sulfur.
ANALISIS ENERGI PADA PERENCANAAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU) DENGAN CYCLE TEMPO Yolanda Jacqueline Lewerissa
Jurnal Voering Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Voering - Juli 2018
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1181.626 KB) | DOI: 10.32531/jvoe.v3i1.85

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat pemodelan siklus uap (steam cycle) untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan menggunakan program Cycle-Tempo dan untuk Mengetahui besarnya prestasi (energi) yang dihasilkan oleh siklus Uap (steam cycle) untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) pada berbagai kondisi dengan menggunakan program Cycle-Tempo.Data yang diambil adalah data spesifikasi dan desain termal serta beberapa data pendukung yang berkaitan dengan bahan bakar dan perhitungan ekonomi dengan formulasi yang ada berdasarkan hukum pertama dan kedua termodinamika. perhitungan mengenai kesetimbangan energi pada sistem PLTU dapat digambarkan dengan diagram sankey (gambar 4.14), besar energi yang dihasilkan dari pembakaran batubara yakni 36088,89 kW sedangkan jumlah yang dapat diserap oleh fluida dalam boiler adalah 25262,22 kW. Kerugian energi pada boiler adalah sebesar 10826,67 kW atau sebesar 29,99% merupakan kerugian energi yang terbawa melalui gas asap, adanya karbon yang tidak terbakar, kerugian energi akibat kelemba ban bahan bakar, terdapatnya hidrogen dalam bahan bakar, kerugian energi akibat radiasi dan konveksi serta kerugian energi yang terbawa melalui abu dan terak. Sedangkan energi yang diteruskan sebagai penggerak (input) komponen-komponen lain adalah sebesar 16651,96 kW namun dari sejumlah energi tersebut sebanyak 14993,25 kW dari energi yang keluar dari turbin masih dilepaskan melalui pendingin pada konsensor. Jumlah energi yang dapat ditransfer untuk menghasilkan energi listrik maksimum adalah 8351,95 kW atau sekitar 21,14%. Dengan perhitungan berdasarkan hukum pertama termodinamika dimana daya yang dibangkitkan sebesar 8351,95 kW dan absorbsi energi pada boiler dari hasil pembakaran sebesar 36088,89 kW diperoleh efisiensi termal siklus sebesar 22,44%.
ANALISIS UKURAN SABUK UNTUK TURBIN CROSS FLOW PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO (PLTMH) 30 KVA MARLON HETHARIA; YOLANDA J. LEWERISSA; ROY MATAPERE
Jurnal Voering Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Voering - Juli 2020
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v5i1.215

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis ukuran sabuk dan puli dari sistem transmisi energi mekanik PLTMH untuk ukuran generator yang diinginkan. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen untuk mengetahui data putaran poros turbin untuk generator 30 kVA dan jarak sumbu poros dari turbin ke generator. Kemudian ukuran sabuk yang akan digunakan dianalisisi secara teoritis. Dari hasil perhitungan dapat diketahui bahwa untuk mentransmisikan daya dari turbin ke generator melalui putaran poros turbin, poros generator, puli turbin dan puli generator dengan daya 30 kVA menggunakan sistem transmisi sabuk dengan pemilihan sabuk-V tipe B; No : 97 dengan panjang keliling L = 2.464 mm dan kecepatan 11 m/s untuk ukuran poros turbin 50 mm, poros generator 41 mm, ukuran puli turbin 275,5 mm, puli generator 145 mm, jarak sumbu poros 900 mm, putaran poros turbin 786 rpm dan putaran poros generator 1500 rpm.
KAJIAN PERSAMAAN TERMODINAMIKA DARI SONG DAN MASON PADA ARGON DIBANDINGKAN DENGAN PERSAMAAN TERMODINAMIKA GAS IDEAL, BEATTIE-BRIDGEMAN DAN VAN DER WAALS YOLANDA J. LEWERISSA
Jurnal Voering Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Voering - Juli 2020
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v5i1.217

Abstract

Analisis ini dilakukan untuk mengkaji secara teoritis besaran termodinamika P-V-T dari persamaan keadaan menurut Song dan Mason pada zat Argon dibandingkan dengan tiga persamaan keadaan yang sudah lazim digunakan yaitu persamaan gas ideal, persamaan Beattie Bridgeman dan persamaan Van der Waals. Kajian dilakukan secara teoritis dengan cara melakukan perhitungan untuk mendapatkan nilai P-V-T untuk masing-masing persamaan dengan terlebih dahulu mengasumsi besaran-besaran yang diketahui. Hasil perhitungan memperlihatkan hasil yang mendekati kesamaan, hal ini menunjukkan bahwa persamaan keadaan analitis Song dan Mason untuk Molekul Cairan Convex Argon memiliki hubungan yang sama dengan ketiga persamaan keadaan lainnya dalam Termodinamika yang sudah lazim digunakan yaitu persamaan gas ideal, persamaan keadaan Beattie-Bridgeman dan persamaan keadaan Van der Waals. Namun persamaan tersebut tidak dapat digunakan untuk menentukan besaran volume, karena persamaannya tidak menunjukkan adanya besaran volume. Persamaan inipun hanya dapat digunakan untuk gas yang memiliki nilai-nilai konstanta sesuai jenis gas dalam penggunaannya
DESAIN DAN PEMBUATAN ALAT PRESS SANTAN KELAPA HENDRIK PILIP LAIM; YOLANDA J. LEWERISSA
Jurnal Voering Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Voering - Desember 2020
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v5i2.301

Abstract

Alat press santan kelapa yang tanpa menggunakan bahan bakar ataupun tenaga listrik yang khususnya di peruntukan pada daerah-daerah terpencil bisa dapat membantu meringankan ataupun mempersingkat pekerjaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses desain dan pembuatan alat press santan kelapa. Hasil dari desain dan pembuatan alat press santan kelapa ini setelah selesai maka dilakukan pengujian untuk mengetahui apakah alat sudah sesuai dengan yang direncanakan serta diharapkan atau tidak. Pengujian alat dilakukan dengan cara mengepress kelapa parut yang dicampur air, kelapa dapat dipress dengan baik dan menghasilkan santan. Jadi dapat disimpulkan alat dapat berfungsi dengan baik. Adapun alat press santan kelapa yang di desain dan dibuat ini memiliki keterbatasan diantaranya, panci yang digunakan dan pressure gauge.
ANALISIS PEMAKAIAN BAHAN BAKAR DIESEL AKIBAT PENGARUH OVERSIZE MESIN MITSUBISHI 6D16-OA PADA KAPAL SPOB LATJINTA MARLON HETHARIA; YOLANDA J. LEWERISSA; VALERIAN VALESKA
Jurnal Voering Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Voering - Juli 2019
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v4i1.327

Abstract

Sistem penggerak kapal terbagi menjadi tiga sistem, yang merupakan sistem paling utama dalam penggerak kapal, yaitu mesin penggerak utama (main engine), sistem transmisi dan alat gerak (propulsor). Sistem transmisi dalam kapal berfungsi untuk menyambungkan gerakan dari mesin penggerak utama (main engine) ke alat gerak kapal (propulsor). Mesin diesel masih menjadi pilihan utama. Mesin diesel Mitsubishi adalah salah satu mesin diesel 4 tak 6 silinder dengan daya 185 HP yang digunakan oleh kapal spob latjinta sebagai mesin penggerak utamanya. Kapal SPOB LATJINTA adalah sebuah kapal milik PT. Klasaman Permai yang mana berfungsi sebagai kapal suplai bahan bakar ke daerah-daerah terpencil di kawasan Papua Barat. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah observasi lapangan untuk memperoleh data primer, dan didukung dengan data sekunder yang diperoleh dari wawancara. Dari hasil penelitian dan analisis data yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa perhitungan pemakaian bahan bakar (B) diperoleh pemakaian bahan bakar pada mesin Mitsubishi 6D16 adalah sebesar 42.262 kg/jam.
ANALISIS PEMAKAIAN BAHAN BAKAR JETSKI BERTENAGA MOTOR MATIC 115 CC MARIA R. IMKO; YOLANDA J. LEWERISSA; TYAS AGUNG SAPUTRA
Jurnal Voering Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Voering - Juli 2019
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v4i1.331

Abstract

Perkembangan dunia otomotif sekarang ini sangatlah pesat, terutama pada sepeda motor yang banyak diminati oleh masyarakat sebagai sarana transportasi. Permainan jetski sekarang hanya dimiliki oleh orang-orang kalangan atas, Tentu sangat memprihatinkan dengan geogfrafis Indonesia merupakan negara kepulauan dan mempunyai pantai terpanjang dan terindah. Jetski merupakan suatu permainan wisata tirta atau perairan yang menggunakan boat bertenaga motor. Berdasarkan hal tersebut maka penulis tertarik melakukan pengujian pemakaian bahan bakar dari modifikasi mesin Jetski bertenaga motor matic mio soul guna mengetahui pemakaian bahan bakar pada putaran rendah, sedang dan tinggi. Dari hasil perhitungan pengujian pemakaian bahan dapat disimpulkan bahwa semakin besar putaran mesin maka semakin besar pula pemakaian bahan bakar yang terkonsumsikan oleh kerja mesin jetski bertenaga motor matic mio soul 115 CC, yaitu pada putaran rendah fuel consumption 1,55928 Kg/Jam sedangkan pada putaran tinggi besar fuel consumption 5,24724 Kg/Jam hal ini disebabkan karena jumlah putaran yang diperbesar berdasarkan pengunaan gas, oleh mesin jetski bertenaga motor matic.
ANALISIS KONSUMSI BAHAN BAKAR ALAT PENGGEMBUR TANAH DENGAN PENGGERAK MOTOR 160cc Yolanda Jacqueline Lewerissa; Adam Mustamu
Jurnal Voering Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Voering - Juli 2021
Publisher : Politeknik Katolik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jvoe.v6i1.374

Abstract

All Terrain Vehicle (ATV) adalah sebuah kendaraan dengan penggerak mesin menggunakan motor bakar, mengunakan pula rangka khusus yang dirancang sedemikian rupa untuk dapat melintas di segala medan. ATV merupakan perpaduan antara motor roda dua dan mobil yang keduanya memiliki kelebihan masing-masing pada saat melintas di medan sulit. Pada mulanya ATV hanya digunakan oleh para pemilik perkebunan untuk alat transportasi mereka, tapi seiring dengan perkembangan jaman ATV dapat digunakan untuk banyak kegiatan di dunia otomotif seperti balap, motor penjelajah alam, kendaraan operasional tim SAR atau di Indonesia banyak disewakan untuk kegiatan lintas alam ditempat wisata. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui besar konsumsi bahan bakar pada alat penggembur tanah dengan jenis tanah yang berbeda pada kondisi kering dan basah. Semakin besar putaran mesin dengan beban yang semakin besar maka konsumsi bahan bakar akan semakin meningkat. Dimana konsumsi bahan bakar yang paling banyak terdapat pada tanah basah dimana pada putaran 3000 dengan beban 30 dan menggunakan bahan bakar 0.938 m/l sedangkan konsumsi bahan bakar paling sedikit terlihat pada pengujian tanah kering pada putaran mesin 1000 dengan tanpa beban menggunakan 0.678 ml/s. Sedangkan konsumsi bahan bakar yang paling besar terjadi pada putaran 3000 dengan beban 30 dan menggunakan bahan bakar 0.903 m/l.