Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Perbandingan Penentuan Hiposentrum Menggunakan Metode Grid Search, Geiger, dan Random Search: Studi Kasus pada Letusan Gunung Sinabung 2017 Arimuko, Abraham; Wibawa, Adi Surya Widya; Firmansyah, Akmal
DIFFRACTION Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (796.905 KB) | DOI: 10.37058/diffraction.v1i2.1290

Abstract

Penentuan lokasi hiposentrum gempa Bumi penting untuk dilakukan dengan cepat dan tepat. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya gempa Bumi tersebut. Penelitian ini menggunakan input parameter hiposentrum awal, serta waktu penjalaran gelombang P. Data ini diperoleh dari BMKG Earthquakes Repository. Kejadian gempa Bumi yang digunakan adalah kejadian gempa Bumi pada 9 Februari 2017 dengan magnitudo gempa Bumi (MLv) 4,6 dan 4,2 pada kedalaman 10 km. Posisi stasiun pencatat gempa juga digunakan dalam proses perhitungan. Data tersebut diinversi untuk mendapatkan posisi hiposentrum baru sebagai hasil dari perhitungannya. Selain itu, hasil dari perhitungan ini adalah lama pemrosesan yang akan dianalisis dalam penelitian ini. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini yaitu metode grid search membutuhkan waktu yang lebih lama dalam pemrosesan data dibandingkan metode Geiger karena iterasi Geiger cepat mendapatkan hasil optimum.
Tectonic Structure of Northern Sumatra Region Based on Seismic Tomography of P and S Wave Velocity Silitonga, Betrix Elisabet; Suardi, Iman; Firmansyah, Akmal; Hanif, Muhammad; Ramdhan, Mohamad; Sembiring, Andry Syaly
EKSPLORIUM Vol 44, No 1 (2023): May 2023
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/eksplorium.2023.6784

Abstract

The tectonic setting of Sumatra Island is strongly influenced by the oblique subduction of the Indo-Australian Plate, which subducts the Eurasian Plate at a speed of 52–60 mm/year. The movement of these plates resulted in the Northern Sumatra region having seismic sources from tectonic and volcanic activity. The data used in this study is in the form of seismic wave travel-time recorded by numerous seismic stations in the research area from January 2012 to December 2020. The data comes from 5,003 earthquakes recorded by the BMKG seismic network. The inversion is a simultaneous inversion between seismic velocity models (Vp and Vs) and hypocenter parameters by applying a double-difference seismic tomography algorithm. Tomogram results in parts of Aceh (Singkil and Subulussalam) and North Sumatra (Pakpak Bharat and Dairi) at a depth of 0 km show negative perturbations in Vp and Vs values and high Vp/Vs values. The anomaly is most likely related to cracks in fluid-saturated rocks. The tomograms in the south of Lake Toba at depths of 30 km and 40 km have high Vp and Vs perturbation values and low Vp/Vs values. This anomaly indicates a magma supply line that is no longer active or has cooled for a long time. Based on the seismic tomography modeling results, the subducted Indo-Australian Plate to the Eurasian Plate is visible in the study area.
Analisis Pakar dan Aktivis Media Sosial Terhadap Solusi Penanganan Konten Pornografi pada Kontroversi Pemblokiran X Uddin, Badie; Firmansyah, Akmal; Putri, Anisa Syavira Haryono
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 7, No 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v7i5.7972

Abstract

Abstrak - Rencana pemerintah Indonesia untuk memblokir akses ke media sosial X dalam upaya menghentikan penyebaran konten pornografi telah memicu perdebatan luas. Langkah ini dinilai tidak menyelesaikan akar masalah dan berpotensi membungkam suara kritis publik. Aktivis seperti Nenden Sekar Arum berpendapat bahwa pemblokiran platform media sosial bukanlah solusi yang efektif dalam penanganan penyebaran konten pornografi di Indonesia. Nenden menyebutkan bahwa strategi pemblokiran platform digital, seperti yang pernah dilakukan terhadap Reddit dan Telegram, tidak efektif karena konten yang sama tetap banyak ditemukan meskipun platform-platform tersebut telah diblokir. Dan juga menurut Pakar Alia Yofira dari TaskForce KBGO menyatakan bahwa selama ini, ketika TaskForce KBGO menemukan penyebaran foto dan video intim non-konsensual di platform X, langkah yang diambil adalah melakukan pelaporan massal. Dengan melakukan pelaporan secara bersama-sama, diharapkan X dapat lebih cepat mengambil tindakan, baik itu menurunkan konten terkait atau menangguhkan akun penyebarnya. Namun, menurut Alfons Tanujaya, pakar keamanan siber dari Vaksincom, pemblokiran media sosial X dapat mengurangi akses terhadap konten pornografi hingga 50 persen, meskipun hanya merupakan solusi jangka pendek. Alfons juga menekankan perlunya memikirkan upaya jangka panjang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama anak-anak di bawah umur, mengenai bahaya konten pornografi. Penelitian ini akan mengkaji dampak dari pemblokiran media sosial X terhadap penyebaran konten pornografi, mempertimbangkan efektivitas langkah-langkah pemblokiran sebelumnya, serta mengeksplorasi pendekatan alternatif yang dapat diambil oleh pemerintah. Dengan memahami perspektif pakar dan aktivis, diharapkan dapat ditemukan solusi yang lebih komprehensif dan berkelanjutan dalam menangani masalah ini, yang tidak hanya berfokus pada penutupan akses tetapi juga pada peningkatan edukasi digital, pengawasan yang lebih baik, dan pelibatan masyarakat dalam upaya pencegahan kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO).Kata Kunci: Media Sosial, X, Pornografi, Pengawasan, Kebijakan Pemerintah.Abstract - The Indonesian government's plan to block access to X social media in an effort to stop the spread of pornographic content has sparked widespread debate. The move is seen as not solving the root of the problem and has the potential to silence the public's critical voice. Activists such as Nenden Sekar Arum argue that blocking social media platforms is not an effective solution in handling the spread of pornographic content in Indonesia. Nenden mentions that the strategy of blocking digital platforms, such as what was done to Reddit and Telegram, is ineffective because the same content is still found even though these platforms have been blocked. And also according to Expert Alia Yofira from TaskForce KBGO stated that so far, when TaskForce KBGO found the spread of non-consensual intimate photos and videos on the X platform, the steps taken were to conduct mass reporting. By reporting together, it is hoped that X can take action more quickly, be it taking down related content or suspending the spreading account. However, according to Alfons Tanujaya, a cybersecurity expert from Vaksincom, X's social media blocking can reduce access to pornographic content by 50 percent, although it is only a short-term solution. Alfons also emphasized the need to think about long-term efforts to raise public awareness, especially minors, about the dangers of pornographic content. This research will examine the impact of X social media blocking on the spread of pornographic content, consider the effectiveness of previous blocking measures, and explore alternative approaches that the government could take. By understanding the perspectives of experts and activists, it is hoped that a more comprehensive and sustainable solution can be found in dealing with this issue, which focuses not only on blocking access but also on improving digital education, better monitoring, and community involvement in the prevention of online gender-based violence (GBV) cases.Keywords: Social Media, X, Pornography, Surveillance, Government Policy.
The Importance Of Humanism Education For Primary School Children In The 21st Century Globalization Era Firmansyah, Akmal; Yudha, Muhamad; Suyato, Suyato; Sukarti, Sri Endang Edi
Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter Vol. 8 No. 2 (2024): WASKITA: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter
Publisher : PUSAT MPK UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.waskita.2024.008.02.7

Abstract

This article discusses the importance of humanism education for primary school children in the 21st century era of globalization. In the context of globalization, children face complex challenges that require adaptive social, emotional and cultural skills. Humanism education offers an approach that can build character, empathy and tolerance, and increase multicultural awareness. The purpose of this study was to explore the implementation strategies, challenges, and solutions in implementing humanism education in elementary schools. The research method used was a qualitative approach with a case study in an elementary school that implemented a humanism approach.Data were obtained through participatory observation, in-depth interviews with teachers and students, and analysis of curriculum and education policy documents. The sample selection was purposive, focusing on schools with good humanism practices. The results showed that the integration of humanism values in the curriculum, teacher training, and community support were key to successful implementation. The main challenges included a curriculum focused on standardized tests, limited resources and resistance from various parties. However, support from the government, ongoing teacher training and community involvement can overcome these barriers. In conclusion, humanism education is important to prepare children for the dynamics of globalization, build strong character, and create an inclusive and supportive learning environment.
Regional Autonomy and Special Autonomy: A Review of Integration in Regional Governance from the Perspective of Civic Education Sunarso, Sunarso; Dewi Puspitasari , Chandra; Hidayah, Yayuk; Firmansyah, Akmal
Mendapo: Journal of Administrative Law Vol. 5 No. 3 (2024): Oktober 2024
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/mendapo.v5i3.35076

Abstract

This study addresses the challenges and impacts of Regional and Special Autonomy in local governance, with a particular focus on the role of civic education. The central problem is understanding how these autonomy concepts influence local development and citizen participation.The objectives of this research are to analyze how Regional and Special Autonomy affect societal dynamics and local development, and to assess the role of civic education in enhancing the implementation of these concepts. A literature study approach was employed to gain a comprehensive understanding of the issue. The analysis involved reviewing a diverse range of sources, including legal documents, academic journals, and research reports. The study utilized a variety of literature sources relevant to Regional and Special Autonomy and civic education, providing a broad and deep examination of the subject matter.The findings highlight that a thorough understanding of Regional and Special Autonomy is crucial within civic education frameworks. Effective implementation of these autonomy concepts at the local level can foster greater citizen participation in development and decision-making. Additionally, civic education plays a critical role in preparing citizens to understand and engage with their rights and responsibilities, thereby supporting more inclusive and sustainable governance. The study concludes that integrating Regional and Special Autonomy with civic education is essential for enhancing local governance. A better grasp of these concepts, supported by robust civic education, can lead to more democratic, inclusive, and sustainable community development.
THE IMPORTANCE OF HUMANISM EDUCATION FOR MADRASAH TSANAWIYAH STUDENTS IN THE 21ST CENTURY GLOBALIZATION ERA Firmansyah, Akmal; Yudha, Muhamad; Samsuri, Samsuri
Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru Vol. 16 (2024): TING XVI 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pentingnya pendidikan humanisme bagi peserta didik Madrasah Tsanawiyah (MTs) di era globalisasi abad 21. Pendidikan humanisme dianggap sebagai komponen penting dalam pembentukankarakter yang mampu menjawab tantangan globalisasi, seperti dehumanisasi dan meningkatnya polarisasi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mixed method) dengan desain eksplanatori. Subyek penelitian adalah peserta didik dan guru di beberapa MTs di Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Penelitian ini dilaksanakan selama enam bulan, dari Januari hingga Juni 2024. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam,dan angket. Data kualitatif dianalisis menggunakan analisis tematik, sementara datakuantitatif dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwapendidikan humanisme memiliki peran signifikan dalam membentuk karakter pesertadidik MTs. Pendidikan humanisme yang terintegrasi dengan kurikulum berbasis agamamampu meningkatkan kesadaran sosial, toleransi, dan etika peserta didik. Namun,tantangan utama dalam implementasi pendidikan humanisme adalah keterbatasan saranadan pemahaman guru dalam mengaplikasikan nilai-nilai humanisme secara komprehensif. Kesimpulannya, pendidikan humanisme penting untuk diperkuat di Madrasah Tsanawiyah sebagai fondasi bagi pembentukan karakter peserta didik dalammenghadapi era globalisasi yang kompleks
Pelatihan Dan Pengenalan Design Grafis Dengan Menggunakan Aplikasi Paint Untuk Siswa/i SMP Utama Pondok Aren Tangerang Selatan Somantri; Rozi, Fachul; Abdillah, Muhammad; Rizal Kholiq, Abdul; Firmansyah, Akmal; Bimantoro, Ilham; Rafi Pratama, Aditya; Bunga Firdausy, Sahnaya; Hikmatullah, Fajar
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 : April (2025): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This training aims to enhance the skills of students at SMP Utama Pondok Aren, Tangerang Selatan, in using the Paint application, which is a built-in Microsoft software. By utilizing Paint, students are expected to develop basic drawing and graphic design skills, which can serve as a crucial foundation in learning information and communication technology. The training methods include theoretical and practical sessions, where students are introduced to various features and functions of the Paint application. Evaluation is conducted through the assessment of practical assignments given during the training. The results of the training indicate a significant improvement in students' understanding and skills in using the Paint application. This program is expected to make a positive contribution to the efforts of developing technological skills among junior high school students.
PENDAMPINGAN DAN EDUKASI LITERASI DIGITAL BAGI ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM: MEMBANGUN KESADARAN HUKUM DAN KEAMANAN DIGITAL Suyato; Kuncorowati, Puji Wulandari; Saputro, Johan Dwi; Sukarti, Sri Endang Edi; Firmansyah, Akmal
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v2i2.413

Abstract

Era digital membawa peluang sekaligus tantangan baru, terutama bagi anak-anak yang berhadapan dengan hukum (ABH). Mereka rentan terhadap penyalahgunaan teknologi informasi dan minimnya kesadaran hukum serta keamanan digital. Penelitian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pendampingan dan edukasi literasi digital bagi ABH sebagai upaya membangun kesadaran hukum dan keamanan digital di RT 07 RW 59 Sengkan Joho, Condongcatur, Sleman. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatoris melalui kegiatan penyuluhan, diskusi interaktif, simulasi penggunaan digital yang aman, serta refleksi bersama. Sasaran kegiatan adalah anak-anak yang pernah berkonflik dengan hukum maupun anak-anak berisiko tinggi terhadap pelanggaran hukum di lingkungan tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan yang dilakukan secara sistematis dan berbasis pendekatan empatik mampu meningkatkan pemahaman anak terhadap pentingnya hukum, etika digital, dan cara melindungi diri di dunia maya. Anak-anak juga menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap konsekuensi hukum dari aktivitas daring yang tidak bertanggung jawab. Selain itu, keterlibatan tokoh masyarakat dan orang tua menjadi faktor pendukung penting dalam membangun ekosistem digital yang aman dan inklusif bagi anak. Kesimpulan dari kegiatan ini menekankan pentingnya sinergi antara edukasi hukum dan literasi digital sebagai strategi preventif terhadap potensi pelanggaran hukum oleh anak di era digital. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis perlindungan anak dan transformasi digital yang beretika.
PENYULUHAN NASIONALISME DAN KESADARAN HUKUM SEJAK DINI: PENYULUHAN DAN SOSIALISASI PENCEGAHAN KEJAHATAN JALANAN Sunarso; Hidayah, Yayuk; Sutrisno, Cucu; Firmansyah, Akmal; Mistison, Beni Igo Mistison; Hamonangan, Ranto Praja Hamonangan
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v2i2.414

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan nasionalisme dan kesadaran hukum warga, khususnya kalangan remaja, melalui penyuluhan dan sosialisasi pencegahan kejahatan jalanan di wilayah RT 07 RW 59, Sengkang Joho, Condongcatur, Sleman, Yogyakarta. Berdasarkan hasil analisis situasi, daerah ini mengalami peningkatan keresahan masyarakat akibat maraknya kasus kejahatan jalanan seperti klitih dan perkelahian remaja yang meresahkan ketertiban umum. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah rendahnya pemahaman remaja terhadap nilai-nilai kebangsaan, serta minimnya kesadaran hukum dalam kehidupan sehari-hari. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pendekatan partisipatif berupa penyuluhan interaktif, diskusi kelompok terfokus, serta simulasi kasus hukum sederhana yang relevan dengan konteks kehidupan remaja. Materi disampaikan oleh tim dosen dan praktisi hukum dengan pendekatan edukatif dan komunikatif, menggunakan media audiovisual dan modul cetak sebagai pendukung. Kegiatan dilaksanakan pada 27 Mei 2025 dan melibatkan unsur tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, serta pemuda setempat.Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya nasionalisme dan kesadaran hukum, ditunjukkan dengan partisipasi aktif dan respon positif terhadap materi. Diskusi kelompok menghasilkan sejumlah rekomendasi komunitas, antara lain pembentukan satgas remaja sadar hukum dan forum dialog berkala. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam membangun budaya hukum dan nasionalisme sejak dini guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Tectonic Pattern Imaging of Southern Sumatra Region Using Double Difference Seismic Tomography Firmansyah, Akmal; Wandono; Ramdhan, Mohamad
EKSPLORIUM Vol. 43 No. 1 (2022): MAY 2022
Publisher : BRIN Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/eksplorium.2022.43.1.6603

Abstract

Southern Sumatra and its surroundings are close to the contact zone of the Indo-Australian plate and Eurasian plate, so the area always relates to the high seismicity zone. The Sumatran subduction zone, the Mentawai fault, and several segments of the Sumatran fault drive seismic activities in the area. Tectonic settings are essential to understanding the area's source and hazard. This understanding can be obtained using the relocated hypocenter distribution and the 3D velocity model in the area. Relocated hypocenters and velocity models are obtained from simultaneous inversion from the BMKG earthquake catalog in January 2012-December 2020 using the double difference seismic tomography method. Seismic velocity inversion of P- and S- wave tomograms image the thermal zone beneath Dempo and Patah volcanoes at a depth of 30-50 km. Slab dehydration is also observed in several forearc high zone. Both phenomena are associated with negative anomalies. The Sumatran and Mentawai fault zones are marked between negative and positive anomalies on the contact zone. The subducted slab of the Indo-Australian plate is observed until a depth of 150 km, which is the maximum depth of nodes used in this study. The granitic basement beneath Anak Krakatau volcano is detected until 10 km. Two of those geological features are related to positive anomalies.