Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Stratifikasi Pendidikan Islam: Implikasi Kafa'ah dalam Pendidikan pada Jamiat Kheir dan Al-Irsyad Ariyani, Dewi; Roqib, Moh
Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jk.v13i2.14667

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika stratifikasi sosial dalam perkembangan pendidikan Islam di Indonesia, dengan fokus pada dua organisasi yaitu Jamiat Kheir dan Al-Irsyad. Konflik ideologis antara keduanya pada awal abad ke-20, yang berkaitan dengan perbedaan pandangan terhadap konsep kafa’ah, menggambarkan permasalahan antara tradisi sosial yang dipertahankan oleh Jamiat Kheir dan reformasi sosial yang diusung oleh Al-Irsyad. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sikap kedua organisasi tersebut terhadap stratifikasi sosial dalam konteks pendidikan Islam, serta implikasinya pada akses pendidikan dan mobilitas sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, yang mengandalkan analisis terhadap sumber-sumber sejarah dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jamiat Kheir, melalui kurikulum yang lebih konservatif, berupaya mempertahankan hierarki sosial berbasis nasab, sementara Al-Irsyad, dengan prinsip kesetaraan dan kurikulum nondikotomi, berfokus pada pembukaan akses pendidikan yang lebih inklusif dan mendorong mobilitas sosial. Konflik ideologis ini berperan penting dalam pembentukan identitas sosial komunitas Arab di Indonesia, serta berpengaruh pada perkembangan pendidikan Islam yang lebih egaliter. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh model pendidikan ini terhadap perkembangan pendidikan Islam di Indonesia pada masa kini.
Sosialisasi Pendidikan Seksual Dalam Rangka Mencegah Dampak Negatif Pernikahan Dini di Kalangan Siswa SMAN 1 Cimanggung: Desa Sindanggalih Kecamatan Cimanggung Ulum, Muhammad Saepul; Sungkawa, Asep; Marliah; Rahmawati, Aisyah; Nusaibah, Ai Nova; Farida, Idza; Lestari, Dewi; Nurhayati, Nuri; Halimah, Lina Siti; Zaenab, Siti; Ariyani, Dewi; Fauzi, Achmad; Hadi, Hilman Abdul; Nugraha, Muhammad; Sirojul, Aceng M; Pujianto, Agung; Rizki, Deden M
Jurnal Komunikasi Pengabdian Masyarakat (Komdimas) Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Komunikasi Pengabdian Masyarakat (KOMDIMAS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61519/kdm.v2i2.76

Abstract

Pernikahan dini menjadi isu serius yang dapat berdampak negatif terhadap perkembangan sosial, ekonomi, dan kesehatan individu, terutama di kalangan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas sosialisasi pendidikan seksual dalam mencegah dampak negatif pernikahan dini di kalangan siswa kelas 11 SMAN 1 Cimanggung, Desa Sindanggalih, Kecamatan Cimanggung kabupaten sumedang. Kegiatan ini melibatkan narasumber dari Kantor Urusan Agama Kecamatan Cimanggung dan dosen pembimbing lapangan (DPL) yakni Bapak Muhammad Saepul Ulum, S.Kom.I, M. Sos. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi untuk menggali pemahaman siswa mengenai pendidikan seksual dan isu pernikahan dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi pendidikan seksual yang dilakukan di sekolah memberikan pemahaman yang lebih baik tentang konsekuensi pernikahan dini, serta meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya kesehatan reproduksi dan juga menunjukan kesadaran lebih tinggi terhadap pentingnya menunda pernikahan hingga usia yang lebih matang. Selain itu, keterlibatan orang tua dan masyarakat juga berperan penting dalam mendukung pendidikan ini. Dengan demikian, sosialisasi pendidikan seksual terbukti efektif dalam mengurangi angka pernikahan dini dan dampak negatifnya di kalangan remaja. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan program pendidikan seksual di sekolah serta kolaborasi dengan pihak terkait untuk menciptakan lingkungan yang mendukung bagi remaja.