Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Local wisdom of dayak ethnic groups in central kalimantan, Indonesia Suswandari, Suswandari; Armiyati, Laely; Azid, Nurulwahida
ETNOSIA : Jurnal Etnografi Indonesia Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Department of Anthropology, Faculty of Social and Political Sciences, Hasanuddin University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/etnosia.v7i1.20633

Abstract

The Dayak ethnicity is the largest community in the Central Kalimantan region, but this ethnic identity is slowly disappearing along with the development of modernization among the younger generation. This study aims mapped sub-ethnic and ethnic groups (sedatuk) and identify the local wisdom of the Dayak ethnic groups that still survive in Central Kalimantan. This study uses a library research approach. The research collects data by reviewing and exploring journals, books, and documents (both printed and electronic) and other relevant data sources. The results show that the Dayak ethnicity in Central Kalimantan is divided into several sub-ethnics, where each sub-ethnic is further divided into kinship clans (sedatuk). Local wisdom that Dayak Ethnic still maintains which are religious and kinship system. Also, value systems are appreciation of nature, communal system, ancestors’ veneration, marriage system, traditional building, art (traditional music, dance, song, weaving art, sculpting, painting, and tattoo), traditional weapon, farming, and agriculture. Local governments can collaborate with private and public institutions to preserve local Dayak ethnic wisdom, especially in the younger generation.
HUBUNGAN NASABAH PENGGUNA APLIKASI TEKNOLOGI DAN KEPUASAN JASA PERBANKAN DENGAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN IPS DI BANK PANIN JAKARTA BARAT Marantika, Yuni Shara; Suswandari, Suswandari; Sya'ban, Moh. Balya Ali
Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Vol. 21 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jep.v21i2.78769

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara nasabah pengguna aplikasi teknologi dan kepuasan terhadap layanan perbankan yang dapat dianalisis dari perspektif ilmu pengetahuan sosial (IPS). Penelitian ini menggunakan kuesioner dalam mengumpulkan data dengan metode survei. Peneliti menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasilnya menunjukkan bahwa nasabah pengguna aplikasi teknologi jasa perbankan dan kepuasan jasa perbankan terdapat pengaruh secara simultan dan signifikan terhadap nilai-nilai pendidikan IPS. Dengan kata lain, nasabah pengguna aplikasi teknologi jasa perbankan dan kepuasan jasa perbankan secara bersama-sama memiliki hubungan yang signifikan dengan nilai-nilai pendidikan IPS. Dalam uji koefisien determinasi yang telah diperoleh, dapat diketahui bahwa besarnya Adjusted R Square adalah 0,791=79,1%. Hal ini mengartikan bahwa pengaruh seluruh variabel independen terhadap variabel dependen sebesar 79,1% dan sebesar 28,9% dipengaruhi oleh variabel lain.
Pengaruh Model Pembelajaran Teams Games Tournament dan Motivasi Belajar Terhadap Retensi Kognitif Peserta Didik Sekolah Dasar Rahmawati, Juana; Suswandari, Suswandari; Irdalisa, Irdalisa
JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Vol 9, No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jkp.v9i1.68860

Abstract

This research examines the influence of the TGT model and learning motivation on the cognitive retention of class IV students in social studies subjects at SDN Ragunan 01. This research uses a quantitative approach with an experimental method of 2x2 factorial design. Based on the results of hypothesis testing and data analysis, it can be concluded that 1) there is an influence of learning models on students' cognitive retention in social studies subjects; 2) there is an influence of learning motivation on increasing students' cognitive retention; and 3) there is an interaction effect between learning models and learning motivation on cognitive retention in social studies subjects. So, the TGT model and learning motivation influence the cognitive retention of class IV students in social studies subjects at SDN Ragunan 01.
Pengaruh Literasi Ekonomi Terhadap Persepsi Kesetaraan Gender Pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Uhamka Susanti, Eka Nana; Suswandari, Suswandari; Putri, Erika
JPEK: Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan Vol 8 No 1 (2024): JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jpek.v8i1.25154

Abstract

The phenomenon of gender inequality is one of the causes of a country's economic growth problems. Developed countries are characterized by high levels of economic growth or economic complexity. One of the efforts made by developed countries is to increase investment in education equally for men and women. However, developing countries have not been able to achieve this because of limited opportunities for women in terms of education and employment. The level of education is a sign that there are differences in literacy according to the level of education. There is research that states that economic growth through women's empowerment is supported by education and literacy levels, but there is research that says education has no effect on gender equality. Therefore, the aim of this research is to determine the effect of economic literacy on perceptions of gender equality among students majoring in Economic Education at UHAMKA using quantitative research methods. The research population was students majoring in economics education at UHAMKA. Data collection methods are questionnaires and interviews. The research results show that economic literacy influences perceptions of gender equality. The magnitude of the influence of economic literacy on perceptions of gender equality is 21.40%.
Kajian Pendidikan Karakter pada Organisasi Kepercayaan dalam Ajaran Aliran Kebatinan Perjalanan Indriastuty, Hanifa Rizky; Suswandari, Suswandari
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2022): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v3i3.199

Abstract

Adanya Penetapan Presiden Nomor 1 Tahun 1965, hanya mengakui enam agama di Indonesia yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu yang dikukuhkan dengan UU Nomor 5 tahun 1969. Kelemahan regulasi ini adalah hanya menyebutkan agama yang berasal dari luar, dan tidak menyebutkan agama pribumi. Realitasnya penganut agama pribumi yang disebut aliran kepercayaan sekitar 12 juta pengikut. Situasi nyata pendidikan di Indonesia hari ini masih menjadi tantangan bersama akan tercapainya tujuan pendidikan karakter. Terlihat dari rendahnya kepedulian sosial, lingkungan semakin kotor, lunturnya jiwa gotong royong, diskriminasi dari berbagai aspek agama, kulit, ras suku sehingga berpotensi pada perpecahan. Berdampak pada pembangunan Indonesia yang akan terhambat. Aliran Kebatinan Perjalanan yang belum diketahui masyarakat umum, menelaah lebih lanjut nilai-nilai yang diajarkan dalam ajaran. Terdapat nilai religius, nilai kemanusiaan, nilai moral dan etika, nilai demokrasi relevansinya dengan mata pelajaran IPS. Oleh sebab itu adanya urgensi dari penelitian ini terhadap pendidikan karakter di Indonesia yang masih minim dari tujuannya akibat kurangnya penghayatan pada pelajaran IPS. diantaranya merubah stigma kepercayaan asli Indonesia, sebab adanya stigma masyarakat terhadap aliran kepercayaan yang menganggapnya sebuah kepercayaan mistis dan menyeramkan, Memperkaya wawasan tentang pandangan berbangsa dan bernegara melalui karakter yang ditumbuhkan dari kalangan penganut aliran. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian pendalaman fenomenologi yakni hal-hal yang berkaitan dengan Aliran Kebatinan Perjalanan. Penjaringan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dokumentasi dengan teknik triangulasi data. Hasil Penelitian berupa: 1) Asal mula terciptanya Aliran Kebatinan Perjalanan tidak terlepas dari kemunculan MaI Kartawinata dengan ajaran yang diakuinya sebagai kesatuan utuh dalam menjalankan alam dunia menuju kesempurnaan pada Tuhan YME, 2) Inti Ajaran Aliran Kepercayaan berupa konsep tentang Tuhan, Manusia, kehidupan setelah mati, konsep tentang alam, dan hubungan manusia dengan tuhannya. 3) implementasi karakter dalam Aliran Kebatinan Perjalanan diambil dari nilai-nilai universal yang hadir disetiap kegiatan keagamaan, upacara agama, pernikahan, membangun rumah. Adanya karakter cinta pada Tuhan, kejujuran, toleransi, mandiri, demokratis, nasionalis, peduli lingkungan, tanggung jawab. Dengan adanya penelitian ini peneliti beharap memperkaya wawasan tentang pandangan berbangsa dan bernegara melalui karakter yang ditumbuhkan dari kalangan penganut aliran kebatinan perjalanan sehingga Aliran Kebatinan Perjalanan memiliki kesetaraan dengan agama lain Indonesia.
Eksistensi Pemukiman Kelompok Pedagang Bakso Malang Di Kampung Duku Kebayoran Lama Jakarta Selatan Pratama, Aditya Yudha; Suswandari, Suswandari
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2023): Desember (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i3.4626

Abstract

Diawali dari salah satu wilayah di kecamatan Kebayoran Lama Jakarta Selatan, tepatnya di salah satu tempat tepatnya di Kampung duku, berdirilah sebuah pemukiman yang ditempati oleh perkumpulan pedagang bakso asli Malang. eksistensi Mereka awalnya datang di tahun 2019 lalu, hingga saat ini banyak dari mereka dating ke tempat yang sama dan membentuk sebuah komunitas baru yang berpusat kepada penjualan bakso malang. Yang menarik dari hal tersebut adalah kekuatan mereka yang mampu bekerja sama dan juga etos kerja yang signifikan kemudian menarik penulis untuk melakukan sebuah penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana perjalanan urbanisasi para pedagang bakso tersebut dan bagaimana strategi mereka dalam penjualan sehingga mampu bertahan hidup di keramaian ibu kota Jakarta.   Penelitian akan dilakukan secara kualitatif, studi pustaka jika diperlukan, serta melakukan proses wawancara untuk menggali sumber. Sehingga hasil yang di dapatkan sesuai dengan pendahuluan tentang bagaimana pola kehidupan dan cara menjalani hidup sebagai pedagang bakso di ibukota Jakarta.
Upacara Kawin Gantung di Masyarakat Cipaeh Serdang Kecamatan Gunung Kaler Banten Devana, Veralita; Suswandari, Suswandari
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 2 (2023): Desember (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i3.4627

Abstract

Praktik pernikahan dini atau pernikahan anak di bawah umur rupanya masih marak dijumpai di Indonesia, mulai dari daerah-daerah pedalaman hingga ke kota-kota besar. Ada banyak faktor yang melatarbelakangi terjadinya praktik pernikahan dini, di antaranya adalah faktor ekonomi, pendidikan dan adat istiadat. Desa Cipaeh Serdang di Kecamatan Gunung Kaler merupakan salah satu desa yang masih mempertahankan tradisi kawin gantung. Kawin gantung merupakan sebuah pernikahan yang dilakukan oleh pasangan pria dan wanita di mana setelah pernikahan tersebut berlangsung kedua pasangan tidak langsung tinggal di dalam satu rumah. Biasanya mereka yang melaksanakan kawin gantung adalah para remaja atau anak-anak di bawah umur yang masih belum paham mengenai kehidupan berumah tangga. Tradisi ini masih dipertahankan oleh masyarakat Cipaeh Serdang hingga saat ini, sebab mereka sangat menjunjung tinggi warisan leluhur mereka. Artikel ini akan membahas mengenai tradisi kawin gantung di Desa Cipaeh Serdang Kecamatan Gunung Kaler serta pandangan atau perspektif hukum mengenai pernikahan anak di bawah umur.
Ecotourism Development Strategy in Preserving Local Wisdom of Betawi Culture Nurseha, Nurseha; Suswandari, Suswandari; Eko Digdoyo; Nur Fajar Absor
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v14i1.1536

Abstract

This research aims to describe the potential for ecotourism in the Setu Babakan Betawi Cultural Village, analyze ecotourism development strategies in preserving the local wisdom of Betawi culture, analyze the impact of ecotourism development for the community in the Setu Babakan Betawi Cultural Village, and analyze the obstacles and challenges of ecotourism development in the Betawi Cultural Village Setu Babakan. This research uses a qualitative method with a phenomenological approach. The results of the research show that the development of the Setu Babakan Betawi Cultural Village area as ecotourism is a model for preserving Betawi culture based on the available natural environment. The potential for ecotourism in the Setu Babakan Betawi Cultural Village is natural resources, agro tourism, cultural tourism, water tourism, culinary tourism, and Museum Betawi. Furthermore, the strategy for developing ecotourism in preserving local Betawi cultural wisdom is to collaborate with other parties, carry out promotions, and procure typical Betawi plants. Meanwhile, the impact for the community is to increase people's income and learn Betawi cultural values and local wisdom. The challenges faced are the independence of the area so that it does not depend on the regional government, efforts to attract visitors through various media, and ways to make Betawi culture loved by the community, while the obstacles are budget problems from the government, the perception of the Betawi community as an ethnic group that is not advanced, and that it is not easy to collaboration with other parties.
Eksistensi Meme Sejarah dalam Wacana Membangun Kesadaran Sejarah: Studi Kasus Facebook Fanpage ‘Neo Historia Indonesia’ Suswandari, Suswandari; Soleh, Mohammad Badrus; Absor, Nur Fajar
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 6 No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v6i2.5242

Abstract

Currently, memes are often used to convey various information in various dimensions, ranging from conveying aspirations, criticism, ideology, and even history. One that consistently produces historical memes is Neo Historia Indonesia, a Facebook fan page containing memes with a vision to introduce history in a fun approach. The objectives of this research are 1) to examine the phenomenon of Historical Memes as popular culture in Indonesia; 2) to examine the role of Neo Historia Indonesia in the discourse of building historical awareness; 3) to compile criteria for Historical Memes that have the potential to build historical awareness, and 4) explore the benefits of historical Memes as digital content. This study uses a qualitative method with a case study approach. In collecting data, this research uses interviews, observation, and documentation techniques. This study finds that Historical Memes in Neo Historia Indonesia, as a popular culture, have the potential to build historical awareness. This is because the Historical Memes in Neo Historia Indonesia interestingly convey historical content. Thus, Historical Memes can be an effective medium for conveying messages about historical content, especially for young people.Saat ini, Meme kerap kali digunakan dalam penyampaian berbagai informasi dalam berbagai dimensi mulai dari penyampaian aspirasi, kritik, ideologi, bahkan sejarah. Salah satu yang memproduksi Meme sejarah secara konsisten ialah Neo Historia Indonesia, yakni sebuah Facebook fanpage yang berisi Meme dengan visi untuk mengenalkan sejarah dengan pendekatan yang menyenangkan. Adapun tujuan dari penelitian ini ialah: 1) menelaah fenomena Meme sejarah sebagai budaya populer di Indonesia; 2) menelaah peran Neo Historia Indonesia dalam wacana  membangun kesadaran sejarah; 3) menyusun kriteria Meme sejarah yang berpotensi membangun kesadaran sejarah; dan 4) menelusuri manfaat Meme sejarah sebagai sebuah konten digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dalam pengumpulan datanya penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menemukan bahwa Meme sejarah di Neo Historia Indonesia sebagai budaya populer memiliki potensi untuk membangun kesadaran sejarah. Hal ini dikarenakan Meme sejarah yang ada di Neo Historia Indonesia menyampaikan konten sejarah secara menarik. Dengan demikian, Meme sejarah dapat menjadi media penyampai pesan mengenai konten sejarah yang efektif, khususnya bagi masyarakat muda.
Peran Hikayat dalam Perang Kolonial di Aceh 1873-1912: Studi Analisis Wacana Kritis Terhadap Hikayat Perang Sabil Rahmawati, Melinda; Suswandari, Suswandari
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 6 No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v6i2.5827

Abstract

The purpose of this study is to find, assess, and analyze the correlation of the role of the Hikayat War Sabil by Teungku Chik Pante Kulu and the spirit of the Acehnese people in the Colonial War of 1873-1912 in Aceh. The method used is descriptive qualitative with critical discourse analysis in a historical approach (discourse-historical-approach). The result of this research is to know the role of context in the content of the Hikayat War Sabil by Teungku Chik Pante Kulu and the spirit of the Acehnese people in the Colonial War of 1873-1912 in Aceh. The conclusion of this research is The presence of the Hikayat Perang Sabil as one of the literary works encourages the fanaticism of the Acehnese people regarding imaginary views on war and teaches about the spirit of nationalism, patriotism, and obedience to religious orders.Tujuan penelitian ini untuk menemukan, menilai, dan menganalisis korelasi peran Hikayat Perang Sabil karya Teungku Chik Pante Kulu dan semangat rakyat Aceh dalam Perang Kolonial tahun 1873-1912 di Aceh. Metode digunakan deskriptif kualitatif dengan analisis wacana kritis dalam pendekatan sejarah (discourse-historical-approach). Hasil dari penelitian ini diketahuinya peran Hikayat Perang Sabil karya Teungku Chik Pante Kulu dan semangat rakyat Aceh dalam Perang Kolonial tahun 1873-1912 di Aceh. Kesimpulan penelitian ini hadirnya Hikayat Perang Sabil sebagai salah satu karya sastra mendorong fanatisme masyarakat Aceh mengenai pandangan imajiner terhadap perang dan mengajarkan tentang semangat nasionalisme, patriotisme, dan ketaatan pada perintah agama.