Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi Menggunakan Model RADEC Berbantuan Media Audiovisual pada Peserta Didik Kelas V SDN 24 Ujung Gurun Afriani, Iim; Suriani, Ari; Desyandri, Desyandri; Sukma, Elfia
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 3 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i3.3126

Abstract

This research aims to describe the improvement of writing skills for explanatory texts through the application of the RADEC model assisted by audiovisual media for fifth-grade students at SDN 24 Ujung Gurun. This research is a Classroom Action Research (CAR) with both qualitative and quantitative approaches, carried out in two cycles, each consisting of stages of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of the study include the classroom teacher and 28 fifth-grade students. Data collection techniques using observation, writing skill tests, and documentation. Quantitative data is analyzed by calculating the percentage of indicator achievement, while qualitative data is analyzed through the process of data reduction, presentation, and drawing conclusions. The research results show a significant increase in all observed aspects. The quality of the teaching module improved from 87.5% (good) in cycle I to 97.22% (very good) in cycle II. The implementation of learning by the teacher increased from 82.14% to 96.42%, while student activity also rose from 80.35% to 96.42%. The results of students' explanatory text writing skills improved from 68.91% (poor) in cycle I to 84.49% (good) in cycle II. Thus, the RADEC model assisted by audiovisual media proved effective in improving explanatory text writing skills among fifth-grade students of SDN 24 Ujung Gurun.
Pengaruh Teknologi Terhadap Minat Baca, Tulis dan Implementasi pojok Baca di SDN 03 Batu Balang Nabila, Rayhana; Suriani, Ari
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1660

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menilai pengaruh teknologi terhadap keterampilan membaca dan menulis anak-anak di sekolah dasar, serta menilai penerapan sudut baca sebagai strategi untuk meningkatkan minat siswa terhadap literasi. Meski teknologi digital menawarkan akses mudah ke informasi dan pembelajaran interaktif, dampak negatif seperti kecanduan perangkat, kurangnya bimbingan dari orang tua dan guru, serta minimnya media pembelajaran yang menarik dapat menghambat perkembangan literasi. Namun, jika dimanfaatkan secara tepat melalui aplikasi pendidikan dan layanan konseling, teknologi dapat meningkatkan motivasi belajar, seperti yang terlihat dalam penerapan sudut baca di SDN 03 Batu Balang yang berhasil membangkitkan minat siswa dalam membaca dan menulis dengan menyediakan buku-buku yang menarik, kegiatan rutin, dan pembelajaran interaktif. Oleh karena itu, keseimbangan antara penggunaan teknologi dan metode tradisional, ditambah pengelolaan sudut baca yang efektif, adalah kunci untuk mendukung kemajuan literasi anak-anak secara optimal.
Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Narasi Menggunakan Model Circuit Learning di Kelas IV SDN 20 Indarung Kota Padang Fauzia. Z, Sri; Suriani, Ari; Chandra , Chandra; Muhammadi , Muhammadi
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 5 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i5.4044

Abstract

This research aims to describe the improvement of writing skills of students using the Circuit Learning model in the fourth grade at SDN 20 Indarung, Padang City. The approach used is both qualitative and quantitative. The subjects of this research are the teacher and 30 fourth-grade students. This type of research is a Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, where Cycle I consists of 2 meetings and Cycle II consists of 1 meeting. Each cycle includes four stages: planning, implementation, observation, and reflection. Data collection techniques include observation, tests, non-tests, and document analysis. The research results show an improvement, with cycle I starting with an analysis of preparation results: a) The teaching module showed an average of 85 (B) and in cycle II increased to 95 (A), b) The implementation of the teacher aspect in cycle I had an average of 85.94 (B) and in cycle II an average of 91.7 (A), while the implementation of the student aspect in cycle I had an average of 85.94 (B) and in cycle II became 91.7, c) The assessment of students' writing skills in narrative texts in cycle I had an average of 75.55 (C) and in cycle II an average of 84.61 (B). Based on these results, it can be concluded that the Circuit Learning model can improve students' writing skills in narrative texts in the fourth grade at SDN 20 Indarung, Padang City.
Peningkatan Keterampilan Membaca Permulaan Peserta Didik Menggunakan Model Pembelajaran Picture Word Inductive di Kelas I SDN 03 Muara Panas Azizah, Nurul; Chandra, Chandra; Suriani, Ari; Maizatri, Ranti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan membaca permulaan pada peserta didik kelas I di SDN 03 Muara Panas. Data awal menunjukkan bahwa dari 21 peserta didik, 13 diantaranya masih mengalami kesulitan dalam mengenal huruf dan melafalkan bunyi, dengan rata-rata nilai mata pelajaran Bahasa Indonesia (membaca permulaan) sebesar 72,38% yang masih berada di bawah Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KTTP) yaitu 75. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan peningkatan keterampilan membaca permulaan peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Picture Word Inductive (PWI) di Kelas I SDN 03 Muara Panas. Jenis Penelitian yang peneliti gunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan 2 siklus, yaitu Siklus I (dua pertemuan) dan Siklus II (satu pertemuan). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PWI berhasil dan efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca permulaan peserta didik. Peningkatan terlihat dari perolehan rata-rata nilai pengetahuan dan keterampilan peserta didik: yaitu pada Siklus I Pertemuan 1, rata-rata nilai adalah 69% (predikat butuh bimbingan). Nilai meningkat pada Siklus I Pertemuan 2 menjadi 77% (predikat baik) dan peningkatan kembali terjadi pada Siklus II, dengan rata-rata nilai mencapai 86% (predikat baik). Pada akhir Siklus II, jumlah peserta didik yang meningkat menjadi 18 dari 21 peserta didik atau 86%, sehingga penelitian dihentikan pada siklus ini. Dengan demikian, model pembelajaran Picture Word Inductive (PWI) terbukti mampu meningkatkan keterampilan membaca permulaan peserta didik Kelas I SDN 03 Muara Panas.
Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Narasi Peserta Didik Menggunakan Model Think Talk Write Berbantuan Media Canva di Kelas IV SD Negeri 36 Cengkeh Kota Padang Oktovia, Vivi; Desyandri, Desyandri; Suriani, Ari; Chandra, Chandra
COGNITIVISM: Journal of Educational Research and Development Vol. 1 No. 4 (2025): COGNITIVISM: Journal of Educational Research and Development
Publisher : Lembaga Intelektual Muda Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was motivated by the low narrative writing skills of fourth-grade students at SD Negeri 36 Cengkeh, Padang. The purpose of this research was to describe the planning, implementation, and improvement of narrative text writing skills through the Think Talk Write (TTW) model assisted by Canva media. This research employed a Classroom Action Research (CAR) design with a qualitative and quantitative approach, conducted in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects were the classroom teacher as an observer, the researcher as a practitioner, and 30 fourth-grade students. Data were collected through observation, tests, and non-test techniques, using observation sheets and test items as instruments, and were analyzed descriptively both quantitatively and qualitatively. The findings revealed improvements in all aspects: lesson planning increased from 85.4% to 95.83%; teacher performance from 82.5% to 95%; student performance from 82.5% to 95%; writing skills from 77.07 to 86.52; and knowledge scores from 62.66% to 84%. It can be concluded that the TTW model assisted by Canva effectively improves students’ writing skills. It is recommended that teachers use this model as an alternative learning strategy for teaching Indonesian language in elementary schools.
Implementasi Model Pembelajaran RADEC pada Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi di Kelas V Sekolah Dasar Suriani, Ari; Yanti, Rifda
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 1 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i1.455

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui bagaimana implementasi model pembelajaran RADEC pada keterampilan menulis teks eksplanasi siswa kelas V SDN 29 Lumindai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode penelitian deskriptif kualitatif. Observasi ini dilakukan di SDN 29 Lumindai dengan populasi seluruh siswa kelas V SDN 29 dan 1 orang guru. Teknik sample yang digunakan yaitu Sampel Jenuh. Instrumen yang digunakan dalam penelitian dibagi menjadi 3 bagian yaitu; pedoman observasi, pedoman wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses pembelajaran yang selama ini digunakan sudah terselenggara dengan baik dan lancar. Model pembelajaran RADEC dikatakan efektif dalam proses keterampilan menulis Teks Eksplanasi, karena menurut guru yang bersangkutan model pembelajaran RADEC mampu membuat siswa aktif selama pembelajaran, penggunaan model pembelajaran RADEC menjadikan pembelajaran lebih bermakna dengan suasana pembelajaran yang menyenangkan.
Pengembangan Media Pembelajaran Video Menggunakan Aplikasi Inshot Pada Pembelajaran Tematik Terpadu di Kelas III Sekolah Dasar Andali Putri, Silvia; Suriani, Ari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13371

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum adanya pengembangan media pembelaran yang dilakukan oleh guru kelas di SDN 32 Muaro Putuih dan SDN 29 Gadih Angik. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran menggunakan aplikasi Inshot di kelas III SD. Penelitian merupakan penelitian pengembangan dengan menggunaan model ADDIE. Untuk uji praktikalitas video animasi diujikan kepada guru kelas III dan peserta didik kelas III SD Negeri 32 Muaro Putuih dan SD Negeri 29 Gadih Angik. Jumlah peserta didiknya adalah 38 orang. Dan sebelum melakukan uji coba peneliti melakukan validasi materi dengan persentase 90.23%, lalu hasil uji validasi bahasa yaitu 91.43% dan hasil validasi media adalah 92.85%. Sedangkan hasil uji coba praktikalitas oleh guru mendapatkan nilai kepraktisan adalah 94,44% dari peserta didik kelas III SDN 32 Muaro Putuih dan 93,27% dari peserta didik kelas III SD Negeri 29 Gadih Angik. Sehingga disimpulkan bahwa pengembangan media menggunakan aplikasi Inshot sudah sangat membantu siswa dalam belajar.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik dalam Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) Pada Kelas V SDN 09 Parak Gadang Kecamatan Padang Timur Dewi, Wittrina; Suriani, Ari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13378

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil belajar peserta didik masih rendah. Tujuan penelitian adalah untuk mendeksripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik dengan model Problem Based Learning (PBL) Kelas V SD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah pendidik dan peserta didik kelas V SD Negeri 09 Parak Gadang Kecamatan Padang Timur yang terdiri dari 21 orang peserta didik. Pendekatan penelitian adalah kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dengan tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Instrument penelitian adalah lembar observasi, lembar tes dan non tes. Hasil pengamatan terlihat RPP siklus I 86,25%, siklus II 97,5%. Pelaksanaan aktifitas guru siklus I 85,6%, meningkat di siklus II 96,4%. Aktifitas peserta didik siklus I 83,9% dan siklus II 96,4%. Pada hasil belajar peserta didik siklus I memperoleh rata-rata nilai 79,3 dan siklus II 90,7. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan model PBL dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Radec Terhadap Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi Siswa Kelas V Sekolah Dasar Yanti, Rifda; Suriani, Ari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.15098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model pembelajaran RADEC Terhadap Kemampuan Menulis Teks Eksplanasi Siswa Kelas V Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan desain Quasy Eksperimental Design berbentuk Nonequivalent Kontrol Group Design. Dalam penelitian ini populasi yang digunakan yaitu seluruh siswa kelas V SD Gugus 3 Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto. Sampel diambil dengan teknik probability sampling tipe simple random sampling dimana didapatkan SDN 29 Lumindai sebagai kelas eksperimen dan SDN 06 Lumindai sebagai kelas kontrol. Penelitian menggunakan instrument tes kemampuan menulis teks eksplanasi. Dari analisis data yang dilakukan didapatkan nilai rata-rata pretest kelas eksperimen 36,1 dan kelas kontrol 38,8 sedangkan rata-rata posttest kelas eksperimen 87,6 dan kelas kontrol 75,5. Dari analisis uji hipotesis thitung > ttabel yaitu 2,531 > 2,100922, maka hipotesis H1 diterima dan H0 ditolak. Uji N-GAIN diperoleh kelas eksperimen dan kontrol 0,81 dan 0,58 dengan hasil perhitungan N-Gain kedua kelas sebesar 0,23. Hasil uji regresi linear sederhana yaitu Fhitung > Ftabel= 6,489 > 5,32 H1 diterima dan H0 ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang positif dan signifikan dari model pembelajaran RADEC terhadap keterampilan menulis teks eksplanasi siswa kelas V Sekolah Dasar.
Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi Menggunakan Model Discovery Learning di Kelas V Sekolah Dasar Angely; Suriani, Ari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.15102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan model Discovery Learning pada keterampilan menulis teks eksplanasi peserta didik kelas V Sekolah Dasar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan menulis teks eksplanasi di kelas V Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas dengan empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi yang menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjeknya yaitu guru dan peserta didik kelas V yang berjumlah 27 orang peserta didik, 17 orang peserta didik laki-laki dan 10 orang peserta didik perempuan. Dari hasil penelitian modul ajar pada siklus I memperoleh kualifikasi (B) kemudian pada siklus II memperoleh kualifikasi (SB). Pada siklus I penilaian aktivitas guru memperoleh kualifikasi (B) kemudian pada siklus II memperoleh kualifikasi (SB). Pada siklus I penilaian aktivitas peserta didik kualifikasinya (B) meningkat pada siklus II dengan kualifikasi (SB). Penilaian terhadap hasil belajar peserta didik pada siklus I diperoleh predikat (C) meningkat pada siklus II memperoleh predikat (B). Dapat disimpulkan bahwa model Discovery Learning dapat meningkatkan keterampilan menulis teks eksplanasi peserta didik di kelas V Sekolah Dasar.