Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Digital Transformation Technology (Digitech)

Pengukuran Self-Regulated Learning (SRL) dengan Bantuan Media Pembelajaran Permatasari, Endah; Wahyudin; Putro, Budi Laksono
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 1 (2024): Periode Maret 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i1.3695

Abstract

Self-Regulated Learning (SRL) merupakan kemampuan diri seseorang dalam mengelola pengalaman belajar guna mencapai hasil yang diinginkan. Kurikulum di Indonesia saat ini menggunakan Kurikulum Merdeka, yang memiliki karakter yaitu dapat mengembangkan soft skill dan karakter melalui projek profil pelajar Pancasila. Salah satu profil pelajar Pancasila adalah elemen mandiri yaitu pelajar memiliki pemahaman terhadap diri sendiri dan situasi yang dihadapi, serta regulasi diri untuk mencapai tujuan dan meningkatkan kualitas hidup. Pada penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dan membuat sintesa mengenai media pembelajaran untuk pengukuran regulasi diri pada pembelajaran atau Self-Regulated Learning (SRL), guna menemukan media pembelajaran yang dikembangkan untuk kebutuhan pengukuran Self-Regulated Learning (SRL) peserta didik. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan melakukan pencarian database yang relevan pada artikel yang diterbitkan dari tahun 2019 sampai 2023. Strategi yang dilakukan dalam pencarian mencakup tinjauan secara sistematis. Pencarian database awal melalui Google, Google Scholar, dan Publish or Parish. Berdasarkan hasil tinjauan secara sistematik literatur maka dihasilkan bahwa Self-Regulated Learning (SRL) dapat ditingkatkan melalui media pembelajaran. Pada umumnya penelitian yang dilakukan untuk mengukur Self-Regulated Learning (SRL) mengembangkan media pembelajaran berbasis website yaitu sekitar 22% dari total penelitian yang ditemukan. Ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis website layak untuk dikembangkan terutama dalam pengukuran Self-Regulated Learning (SRL), dengan cara mengembangkan media pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengukur Self-Regulated Learning (SRL). 90% pengukuran Self-Regulated Learning (SRL) dilakukan di luar media pembelajaran dan hanya 10% pengukuran yang dilakukan di dalam media pembelajaran.
E-Learning Berbasis Design Thinking untuk Meningkatkan Kognitif Siswa dalam Pembelajaran Pemodelan Perangkat Lunak Ningsih, Siti Widya; Putro, Budi Laksono; Nurdin, Enjang Ali; Nugraha, Eki
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 1 (2024): Periode Maret 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i1.3928

Abstract

Perancangan e-learning berbasis Design Thinking merupakan pendekatan inovatif dalam pembelajaran pemodelan perangkat lunak. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana merancang e-learning yang efektif berdasarkan prinsip Design Thinking untuk meningkatkan pembelajaran pemodelan perangkat lunak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sistem e-learning yang menggunakan pendekatan Design Thinking dan menerapkannya dalam pembelajaran pemodelan perangkat lunak. Luaran yang ingin dicapai adalah merancang e-learning yang interaktif, menarik dan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang pemodelan perangkat lunak. Metode penelitian yang digunakan adalah Smart Learning Environment Establishment Guideline (SLEEG). Dalam metode ini terdapat enam tahapan yaitu Plan, Do, Check, Act, tahapan tersebut meliputi metode Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation atau ADDIE. Studi literatur, observasi dan wawancara juga dilakukan oleh peneliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan e-learning berbasis Design Thinking dapat meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran Pemodelan Perangkat Lunak (PPL). Rata-rata keseluruhan aspek sebesar 101,4 yang dapat dikategorikan “Baik”. Data penelitian menunjukkan adanya peningkatan prestasi kognitif belajar siswa yang signifikan dan respon positif siswa terhadap penggunaan e-learning sebagai media pembelajaran.
Pengukuran Self-Regulated Learning (SRL) dengan Bantuan Media Pembelajaran Permatasari, Endah; Wahyudin; Putro, Budi Laksono
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 1 (2024): Periode Maret 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i1.3695

Abstract

Self-Regulated Learning (SRL) merupakan kemampuan diri seseorang dalam mengelola pengalaman belajar guna mencapai hasil yang diinginkan. Kurikulum di Indonesia saat ini menggunakan Kurikulum Merdeka, yang memiliki karakter yaitu dapat mengembangkan soft skill dan karakter melalui projek profil pelajar Pancasila. Salah satu profil pelajar Pancasila adalah elemen mandiri yaitu pelajar memiliki pemahaman terhadap diri sendiri dan situasi yang dihadapi, serta regulasi diri untuk mencapai tujuan dan meningkatkan kualitas hidup. Pada penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dan membuat sintesa mengenai media pembelajaran untuk pengukuran regulasi diri pada pembelajaran atau Self-Regulated Learning (SRL), guna menemukan media pembelajaran yang dikembangkan untuk kebutuhan pengukuran Self-Regulated Learning (SRL) peserta didik. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan melakukan pencarian database yang relevan pada artikel yang diterbitkan dari tahun 2019 sampai 2023. Strategi yang dilakukan dalam pencarian mencakup tinjauan secara sistematis. Pencarian database awal melalui Google, Google Scholar, dan Publish or Parish. Berdasarkan hasil tinjauan secara sistematik literatur maka dihasilkan bahwa Self-Regulated Learning (SRL) dapat ditingkatkan melalui media pembelajaran. Pada umumnya penelitian yang dilakukan untuk mengukur Self-Regulated Learning (SRL) mengembangkan media pembelajaran berbasis website yaitu sekitar 22% dari total penelitian yang ditemukan. Ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis website layak untuk dikembangkan terutama dalam pengukuran Self-Regulated Learning (SRL), dengan cara mengembangkan media pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengukur Self-Regulated Learning (SRL). 90% pengukuran Self-Regulated Learning (SRL) dilakukan di luar media pembelajaran dan hanya 10% pengukuran yang dilakukan di dalam media pembelajaran.
E-Learning Berbasis Design Thinking untuk Meningkatkan Kognitif Siswa dalam Pembelajaran Pemodelan Perangkat Lunak Ningsih, Siti Widya; Putro, Budi Laksono; Nurdin, Enjang Ali; Nugraha, Eki
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 1 (2024): Periode Maret 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i1.3928

Abstract

Perancangan e-learning berbasis Design Thinking merupakan pendekatan inovatif dalam pembelajaran pemodelan perangkat lunak. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana merancang e-learning yang efektif berdasarkan prinsip Design Thinking untuk meningkatkan pembelajaran pemodelan perangkat lunak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sistem e-learning yang menggunakan pendekatan Design Thinking dan menerapkannya dalam pembelajaran pemodelan perangkat lunak. Luaran yang ingin dicapai adalah merancang e-learning yang interaktif, menarik dan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang pemodelan perangkat lunak. Metode penelitian yang digunakan adalah Smart Learning Environment Establishment Guideline (SLEEG). Dalam metode ini terdapat enam tahapan yaitu Plan, Do, Check, Act, tahapan tersebut meliputi metode Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation atau ADDIE. Studi literatur, observasi dan wawancara juga dilakukan oleh peneliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan e-learning berbasis Design Thinking dapat meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran Pemodelan Perangkat Lunak (PPL). Rata-rata keseluruhan aspek sebesar 101,4 yang dapat dikategorikan “Baik”. Data penelitian menunjukkan adanya peningkatan prestasi kognitif belajar siswa yang signifikan dan respon positif siswa terhadap penggunaan e-learning sebagai media pembelajaran.
Penerapan Design Collaboration Berbasis CSCL untuk Meningkatkan Collaborative & Cognitive Skills pada Pembelajaran TIK Ningsih, Siti Widya; Putro, Budi Laksono; Nurdin, Enjang Ali
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 2 (2024): Periode September 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i2.5425

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memberikan dampak signifikan terhadap pendidikan, namun implementasinya dalam pembelajaran masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan pemahaman pedagogis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan Design Collaboration berbasis collaborative learning dalam meningkatkan keterampilan kolaboratif dan kognitif siswa pada pembelajaran TIK. Luaran penelitian berupa peningkatan signifikan dalam keterampilan kolaboratif, seperti komunikasi dan kerja tim, serta keterampilan kognitif, seperti pemahaman aplikasi teknologi. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain quasi-experimental pretest-posttest untuk mengevaluasi dampak intervensi, dilengkapi dengan observasi dan wawancara untuk menggali pengalaman siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata keterampilan kolaboratif dari 54,45 menjadi 87,76 setelah intervensi. Secara kognitif, persentase pemahaman siswa terhadap fungsi aplikasi meningkat dari 58,62% menjadi 93,10%, yang menunjukkan efektivitas metode ini dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan era digital