p-Index From 2021 - 2026
6.864
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Komunikasi FPIPS Journal The Winners Jurnal Komunikasi Channel : Jurnal Komunikasi Kanal : Jurnal Ilmu Komunikasi Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi Journal of Management and Business Review Jurnal ASPIKOM Jurnal Sinergitas PkM & CSR Warta Perpustakaan Pusat Undip Jurnal Manajemen Strategi dan Aplikasi Bisnis Ultimacomm: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Profetik J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Restorica: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara dan Ilmu Komunikasi Translitera : Jurnal Kajian Komunikasi dan Studi Media Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Coverage: Journal of Strategic Communication Ekspresi dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama JOPPAS: Journal of Public Policy and Administration Silampari Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi ABDIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JOURNAL OF COMMUNITY ENGAGEMENT AND EMPOWERMENT Jurnal Ilmu Komunikasi Progressio Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Journal of Pragmatics and Discourse Research Media Pustakawan Kalbisocio: Jurnal Bisnis dan Komunikasi Journal Media Public Relations KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science Jurnal Signal Media Informasi ELIGIBLE : Journal of Social Sciences Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Jurnal Pengabdian Masyarakat KALBISIANA Jurnal Sains, Bisnis dan Teknologi JURNAL FPPTI
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN KUALITAS KONTEN CHANNEL YOUTUBE GADGETIN TERHADAP KEPUASAN VIEWERS KONTEN GADGET Santi Delliana; Boyke Wenno
Journal Media Public Relations Vol. 1 No. 2 (2021): Journal Media Public Relations
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (829.806 KB) | DOI: 10.37090/jmp.v1i2.474

Abstract

Perkembangan teknologi selalu berkembang seiring berkembangnya zaman dan tentunya kebutuhan info tentang teknologi juga dibutuhkan. Fenomena penjualan handphone murah di Indonesia masih marak terjadi. Hal tersebut makin dikuatkan dengan adanya dua kasus terakhir pada tahun 2020 yang berkaitan dengan fenomena tersebut, yaitu kasus import barang ilegal berupa handphone yang dilakukan oleh Pstore yang bisa dijual murah di Indonesia dan kasus penipuan pembelian handphone secara pre order yang dilakukan oleh Grab Toko dengan harga murah padahal produk yang dibeli tidak pernah ada. Channel youtube Gadgetin dengan kontennya memperlihatkan kepada khalayak agar berhati-hati dan waspada dalam membeli handphone dengan harga murah. Dalam studi ini, paradigma positivistik, serta pendekatan kuantitatif, digunakan. Ini adalah jenis penelitian eksplanatori yang menggunakan Teori Uses and Gratification untuk membantu menjelaskan mengapa sesuatu terjadi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah survei dengan penyebaran kuesioner tertutup kepada 400 responden, dilanjutkan dengan uji validitas dan reliabilitas menggunakan teknik Pearson's Correlation dan Cronbach Alpha. Selanjutnya dilakukan analisis data dengan bantuan Uji Koefisien Korelasi dan Analisis Regresi Linier Sederhana. Menurut temuan penelitian, terdapat korelasi 80,3 persen antara kualitas konten gadget di kanal YouTube "Saya coba belanja ponsel murah di Instagram" dengan kepuasan penonton terhadap konten gadget. Sisanya 19,7 persen dipengaruhi oleh variabel yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
PEMANFAATAN GOOGLE FORM DAN GOOGLE SPREEDSHEET DI LEARNING RESOURCE CENTER (LRC) INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS KALBIS Fredi Wahyu Wasana; Santi Delliana
Warta Perpustakaan Pusat Undip Volumen 14, Nomor 1, Tahun 2021 (Mei 2021)
Publisher : UPT Perpustakaan Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

LRC Kalbis Institute memiliki berbagai layanan dan sebagian masih memakai sistemkonvensional, hal ini bisa terlihat dari beberapa layanan perpustakaan yang masih menggunakan sistem berkas dengan mencetak formulir seperti, layanan pengajuan bebas pustaka, peminjaman ruang diskusi, penyerahan tugas akhir dan Kalbis library quiz. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk lebih lanjut mengetahui manfaat aplikasi Google Form dalam menunjang layanan perpustakaan, mengikuti perkembangan teknologi informasi dankomunikasi, kombinasi pemanfaatan google form dan Google docs (Spredsheet) jelas memberikan kemudahan bagi Pemustaka dan mengurangi beban kerja Pustakawan yang sebelumnya dilakukan secara konvensional. Oleh sebab itu, kegiatan layanan yang berhubungan dengan pengisian formulir dan pemesanan penggunaan fasilitas perpustakaan dilakukan secara daring. Penulis menggunakan metode kualitatif deskripsi. Hasil pembahasan yaitu pemanfaatan aplikasi google form dan google speadsheet bisa merubah layanan yang sebelumnya sistem konvensional menjadi online sehingga meningkatkan efektivitas dan efisiensi pekerjaan dalam memberikan layanan pada LRC Kalbis Institute. Kolaborasi pemanfaatan kemajuan teknologi informasi dan pemanfaatan aplikasi smartphone sebaiknya dilakukan untuk mempermudah dan memperkaya pilihan dalam menunjang inovasi layanan di LRC Kalbis Institute.
Peningkatkan Kemampuan Siswa SMA Angkasa 2 dalam Menggunakan Aplikasi Editing Video Digital Raden Hayamwuruk; Ratu Sal Savana; Muhammad Kurnia; Vincent Valent; Santi Delliana
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2021): December
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v6i2.2448

Abstract

Di masa yang terus berkembang seperti saat ini, ilmu pengetahuan dan pengaplikasian ilmu pengetahuan menjadi sebuah acuan bagi sebuah bangsa dan masyarakat yang ada di dalam nya untuk lebih maju dalam bermasyarakat dan untuk memenuhi standar sosial, terutama dalam industry ekonomi kreatif seperti melakukan video editing. Pemahaman ilmu pengetahuan dalam video editing terutama menggunakan aplikasi editing video digital Adobe Premier Pro CC dipercaya dapat meningkatkan kualitas bersaing dalam masyarakat dan meningkatkan semangat bermasyarakat dan pengaplikasian ilmu pengetahuan di Indonesia, terutama terhadap generasi muda di Indonesia.
Strategi Kampanye Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam Meningkatkan Pemilih Aktif Pada Pemilu 2019 (Kajian Deskriptif di Akun Instagram KPU) Rian Budifebrianto; Santi Delliana
Restorica: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara dan Ilmu Komunikasi Vol 6 No 2 (2020): Restorica: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/restorica.v6i2.1344

Abstract

Communication in social media is a form of communication carried out by many parties, one of which is KPU. Welcoming the political year, the KPU is actively conducting campaigns to increase the number of active voters monitored each year. One of the campaign strategies used by KPU is using Instagram social media; according to KPU, this internet-based social media can reach the public widely and quickly. This study uses a qualitative research approach with the post-positivism paradigm. In this research, the model used is Ostergaard's campaign model. Based on research results, in conducting campaigns through Instagram, KPU utilizes several features on Instagram, such as posting, hashtags, and captions. In addition to using the Instagram feature, KPU also prioritizes speed in clarifying emerging hoaxes and attractive designs in its Instagram posts. KPU can create a positive perspective in the community, especially new voters who are expected to become active voters. KPU is a trusted distributor of information for the public regarding the 2019 elections.
Citizen Journalism as Postmodern Journalism Nova Darmanto; Santi Delliana
Jurnal Ilmiah Publipreneur Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Publipreneur
Publisher : Politeknik Negeri Media Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46961/jip.v5i1.60

Abstract

The rise of Citizen Journalism cannot be separated from the emergence of new genres in the media;the State of Citizen Journalism is inseparable from technological developments. The presence of online media currently characterizes the rapid growth of information and communication technology. The internet is a digital media that has become a symbol in the advancement of computerized era knowledge that gave birth to new media. The emergence of the internet, technology with the basis of this communication had a significant impact on the rapid pace of development in aspects of information, including points of reportage and journalism. Establishment of Citizens Journalism is born for the emergence of online Journalism. Online journalism has developed the necessaryfoundation of the concept of citizen journalism where the activities of citizen journalism are carried out using technology Digital technology is a technology that no longer uses human or manual power. Digital systems are the development of analog systems. Digitalization tends to be an automatic operating system with a format that can be read by computers. The term postmodern journalism is a reaction to modern journalism. A shift is not always formed from the revolution. The change from contemporary to postmodernism is a gradual evolution, in a process that is continuous through various periods and times. Postmodernism criticizes modernism, which has resulted in the centralization and universalization of ideas in many fields of science and technology.
PENGARUH TERPAAN TAYANGAN ANIMASI NUSSA OFFICIAL (CUCI TANGAN YUK) DI YOUTUBE TERHADAP PERILAKU IMITASI ANAK Anasthya Luviani; Santi Delliana
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jm.v3i2.3726

Abstract

Tayangan Nussa Official episode Cuci Tangan Yuk memberikan efek pada anak usia 4-5 tahun berupa meniru tingkah lakunya. Kegiatan mencuci tangan kini menyadarkan masyarakat akan pentingnya kesehatan. Dalam situasi wabah Covid-19 ini budaya mencuci tangan memakai sabun sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuannya untuk mengetahui seberapa besar pengaruh terpaan tayangan animasi Nussa Official episode Cuci Tangan Yuk di YouTube terhadap perilaku imitasi anak usia 4-5 Kota Bekasi Utara. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis eksplanatif. Sampel pada penelitian ini adalah anak usia 4-5 tahun berjumlah 97 orang. Data diperoleh menggunakan kuesioner dengan skala likert, kemudian di analisis menggunakan uji regresi linier sederhana melalui software IBM SPSS 25. Penelitian ini menggunakan Teori Belajar Sosial. Hasilnya terdapat pengaruh terpaan tayangan animasi Nussa Official episode Cuci Tangan Yuk terhadap perilaku imitasi anak usia 4-5 tahun di Kota Bekasi Utara dengan koefisien korelasi sebesar 0,427 dengan persamaan regresi Y= 46,328+0,797X. Adapun koefisien determinasi R Square=0,182 yang berarti variabel terpaan tayangan animasi Nussa Official episode cuci tangan yuk mempengaruhi perilaku imitasi sebesar 18,2%. Kata Kunci: Perilaku imitasi;Anak usia dini;Terpaan tayangan;Youtube.
Mental Health Communication in Indonesian Natural Disaster Victims Trauma Recovery Nani Kurniasari; Satya Candrasari; Santi Delliana
Jurnal ASPIKOM - Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24329/aspikom.v6i2.867

Abstract

Trauma healing is a crucial stage in a long tourism sector recovery process after a natural disaster. Post-disaster psychological support is needed to reduce trauma in society, especially for remote communities. However, health services for people affected by health crises due to disaster at the provincial level are inadequate. This study aims to identify mental health communication forms in the trauma recovery process for tsunami victims in Pandeglang, Banten. This research uses the case study method. Approached descriptive-qualitatively, this study describes the practice of mental health communication in the context of trauma healing for natural disaster victims in Indonesian tourist attractions. This study found that mental health communication efforts included psychosocial assistance for children and adults, treatment for people with mental health disorders (ODGJ- orang dengan gangguan jiwa), counseling for victims, home visits, and health services for 26 ODGJs, and home visits for victims without mental disorders.
The Influence of Brand Ambassador Yuki Kato on the Purchase Decision of Senka Perfect Whip Atika Gustiana Fitri; Santi Delliana
Ultimacomm: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 14 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/ultimacomm.v14i1.2587

Abstract

A brand ambassador is an effort made by a company to convey or promote its product brand through a celebrity as someone who promotes product advertisements to present the best image of a product with the aim that the advertised brand is immediately accepted by consumers and invites consumers to want to use the product. This study aims to determine the effect of Yuki Kato's brand ambassador on the purchasing decision of Senka Perfect Whip. This study uses stimulus-response theory and quantitative methods by distributing questionnaires to 400 respondents to followers of the @yukikt Instagram account. This study indicates the influence of brand ambassadors from four indicators, namely visibility, credibility, attractiveness, and strength. In addition, purchasing decisions consist of two indicators: attitude change and behavior change.
BINGKAI KEHIDUPAN JANDA MENEROPONG DARI KACAMATA DRAMATURGI Santi Delliana
CoverAge: Journal of Strategic Communication Vol 11 No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/coverage.v11i2.1818

Abstract

Perilaku seksual legal dilakukan dalam ikatan perkawinan. Namun perilaku seksual di luar nikah oleh janda juga menarik untuk diteliti. Karena sebagai manusia normal, hasrat seksual tetap ada meski pernikahan tidak terikat. Pertanyaan penelitian ini adalah bagaimana bingkai kehidupan seorang janda dilihat dari perspektif dramaturgi. Peneliti berusaha menemukan bahwa para janda yang berpartisipasi dalam penelitian ini, melakukan hubungan seksual di luar nikah, juga memainkan peran depan dan belakang dalam kehidupan komunitas. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif analitik dengan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara dengan tiga informan. Temuan studi ini menunjukkan bahwa saat ini, informan tampaknya memiliki detail dalam bermain peran (1). Informan muncul dalam keluarga dan hubungan sosialnya menjadi perempuan yang baik dan berpendidikan, menekankan nilai-nilai agama. Informan tampak lebih terhormat dan berpendidikan. (2). Informan tidak mengisolasi diri dari publik. Mereka memiliki banyak pasangan, tetapi mereka tetap menyendiri untuk berbagi perilaku seksual mereka. (3). Perasaan informan perlu lebih dikendalikan secara sosial dan untuk menciptakan pengalaman interaksi sosial asosiatif. (4). Ada dunia ketiga / dunia luar untuk menyaksikan aktor menjaga rahasia ini. (5). Perbedaan posisi informan dan perasaan menyesal dan berdosa terhadap Tuhan, keluarga, dan teman. perasaan perlu lebih dikendalikan secara sosial dan untuk menciptakan pengalaman interaksi sosial asosiatif. (4). Ada dunia ketiga / dunia luar untuk menyaksikan aktor menjaga rahasia ini. (5). Perbedaan posisi informan dan perasaan menyesal dan berdosa terhadap Tuhan, keluarga, dan teman. perasaan perlu lebih dikendalikan secara sosial dan untuk menciptakan pengalaman interaksi sosial asosiatif. (4). Ada dunia ketiga / dunia luar untuk menyaksikan aktor menjaga rahasia ini. (5). Perbedaan posisi informan dan perasaan menyesal dan berdosa terhadap Tuhan, keluarga, dan teman.
SELF DISCLOSURE GENERASI Z DI TWITTER Ajeng Prima Dewi; Santi Delliana
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 3, No 1 (2020): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.278 KB) | DOI: 10.33822/jep.v3i1.1526

Abstract

Pergeseran bentuk komunikasi antar individu melalui media sosial merupakan kajian yang menarik karena ruang tersebut memberikan tempat untuk mengekspresikan dirinya dan mengungkapkan pemikirannya. Namun tidak semua orang dapat memiliki keberanian ataupun kemampuan untuk melakukan pengungkapan diri atau self disclosure. Penelitian ini mengkaji bagaimana bentuk pengungkapan diri remaja generasi Z melalui media twitter. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Self Disclosure pada Media Sosial Twitter berbentuk emosi, kegundahaan, pemikiran, dan kesedihan dimana informan merasa lega dengan adanya dukungan atau support sebagai bentuk reply. Adanya kepercayaan yang terjalin dan juga sudah mengenal satu sama lain atara dirinya dan kawan-kawan sehingga merasa aman karena berada dalam frekuensi yang sama. Topik pengungkapan diri dibatasi, sehingga tidak memojokkan orang lain dna menjatuhkan nama orang lain.