p-Index From 2021 - 2026
7.253
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Komunikasi FPIPS Journal The Winners Jurnal Komunikasi Channel : Jurnal Komunikasi Kanal : Jurnal Ilmu Komunikasi Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi Journal of Management and Business Review Jurnal ASPIKOM Jurnal Sinergitas PkM & CSR Warta Perpustakaan Pusat Undip Jurnal Manajemen Strategi dan Aplikasi Bisnis Ultimacomm: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Profetik J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Restorica: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara dan Ilmu Komunikasi Translitera : Jurnal Kajian Komunikasi dan Studi Media Komunikologi: Jurnal Pengembangan Ilmu Komunikasi dan Sosial Coverage: Journal of Strategic Communication Ekspresi dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama JOPPAS: Journal of Public Policy and Administration Silampari Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi ABDIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JOURNAL OF COMMUNITY ENGAGEMENT AND EMPOWERMENT Jurnal Ilmu Komunikasi Progressio Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Journal of Pragmatics and Discourse Research Media Pustakawan Kalbisocio: Jurnal Bisnis dan Komunikasi Journal Media Public Relations KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science Jurnal Signal Media Informasi ELIGIBLE : Journal of Social Sciences Jurnal Pengabdian Masyarakat KALBISIANA Jurnal Sains, Bisnis dan Teknologi Jurnal Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Vibes Chill di Perpus: Spotify sebagai Healing Digital untuk Gen Z Delliana, Santi; Pratiwi, Enjela; Wasana, Fredi Wahyu; Sari, Erlina Kusuma
Media Informasi Vol 33 No 2 (2024): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mi.v33i2.14752

Abstract

Generasi Z, yang tumbuh di era digital, menghadapi tekanan dan tantangan kesehatan mental. Musik diakui sebagai penenang stres dan pengatasi tekanan psikologis. Spotify, dengan lebih dari 500 juta pengguna aktif, memungkinkan pemilihan playlist sesuai suasana hati. Playlist menenangkan membantu meningkatkan konsentrasi dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Musik juga meningkatkan motivasi dan semangat belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Wawancara semi-struktur dan analisis konten dari narasi pengguna Spotify perpustakaan. Teknik purposive sampling digunakan untuk pemilihan lima (5) informan. Data wawancara dikategorikan dengan menggunakan open coding. Hasil menunjukkan bahwa pemanfaatan playlist Spotify di perpustakaan dapat memengaruhi suasana hati dan motivasi belajar pengguna. Ini dapat diimplementasikan sebagai fungsi rekreasi digital perpustakaan, melibatkan interaksi antara pengguna dan perpustakaan. Spotify yang mudah diakses dan menarik dapat menjadi alternatif rekreasi digital yang menarik bagi pengguna perpustakaan.
PEMANFAATAN GOOGLE FORM DAN GOOGLE SPREEDSHEET DI LEARNING RESOURCE CENTER (LRC) INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS KALBIS Fredi Wahyu Wasana; Santi Delliana
Warta Perpustakaan Pusat Undip Volume 14, Nomor 1, Tahun 2021 (Mei 2021)
Publisher : UPT Perpustakaan dan Undip Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

LRC Kalbis Institute memiliki berbagai layanan dan sebagian masih memakai sistemkonvensional, hal ini bisa terlihat dari beberapa layanan perpustakaan yang masih menggunakan sistem berkas dengan mencetak formulir seperti, layanan pengajuan bebas pustaka, peminjaman ruang diskusi, penyerahan tugas akhir dan Kalbis library quiz. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk lebih lanjut mengetahui manfaat aplikasi Google Form dalam menunjang layanan perpustakaan, mengikuti perkembangan teknologi informasi dankomunikasi, kombinasi pemanfaatan google form dan Google docs (Spredsheet) jelas memberikan kemudahan bagi Pemustaka dan mengurangi beban kerja Pustakawan yang sebelumnya dilakukan secara konvensional. Oleh sebab itu, kegiatan layanan yang berhubungan dengan pengisian formulir dan pemesanan penggunaan fasilitas perpustakaan dilakukan secara daring. Penulis menggunakan metode kualitatif deskripsi. Hasil pembahasan yaitu pemanfaatan aplikasi google form dan google speadsheet bisa merubah layanan yang sebelumnya sistem konvensional menjadi online sehingga meningkatkan efektivitas dan efisiensi pekerjaan dalam memberikan layanan pada LRC Kalbis Institute. Kolaborasi pemanfaatan kemajuan teknologi informasi dan pemanfaatan aplikasi smartphone sebaiknya dilakukan untuk mempermudah dan memperkaya pilihan dalam menunjang inovasi layanan di LRC Kalbis Institute.
Rebel Together Sebagai Strategi Komunikasi Pemasaran Digital Madformakeup Di Tengah Pandemi COVID-19 Indri Julianti; Santi Delliana
Communicatus: Jurnal Ilmu komunikasi Vol. 4 No. 2. December (2020): Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/cjik.v4i2.9686

Abstract

The appearance of virus COVID-19 pandemic has made businesses change their marketing communication strategic ways to survive in this pandemic, including makeup companies like Madformakeup. One of the strategies used by Madfromakeup is planning a fair and effective digital marketing communication strategy and implementing customer engagement through the Rebel Together program. This study aims to determine the digital marketing communication strategy adopted by Madformakeup in increasing sales during the COVID-19 pandemic. The method that the researcher used is a qualitative method with the type of descriptive research. The results of this study are that Madformakeup implemented a digital marketing communication strategy during the COVID-19 pandemic so well and effectively through the STP and IMC concepts. To produce a digital marketing communication strategy that can be accepted by the public, especially customers from Madformakeup. Researchers collected data through interviews, observation, and documentation in the form of photos.
The Influence of Brand Ambassador Yuki Kato on the Purchase Decision of Senka Perfect Whip Atika Gustiana Fitri; Santi Delliana
ULTIMA Comm Vol 14 No 1 (2022): ULTIMACOMM
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/ultimacomm.v14i1.2587

Abstract

A brand ambassador is an effort made by a company to convey or promote its product brand through a celebrity as someone who promotes product advertisements to present the best image of a product with the aim that the advertised brand is immediately accepted by consumers and invites consumers to want to use the product. This study aims to determine the effect of Yuki Kato's brand ambassador on the purchasing decision of Senka Perfect Whip. This study uses stimulus-response theory and quantitative methods by distributing questionnaires to 400 respondents to followers of the @yukikt Instagram account. This study indicates the influence of brand ambassadors from four indicators, namely visibility, credibility, attractiveness, and strength. In addition, purchasing decisions consist of two indicators: attitude change and behavior change.
Pengaruh Konten “Tiktok Kuy Entertainment” Terhadap Persepsi Positif Remaja (Survei pada Remaja Rusun Conver Kemayoran) Adhityo Kurniawan Dian Pambudi; Santi Delliana
KALBISIANA Jurnal Sains, Bisnis dan Teknologi Vol. 12 No. 3 (2026): Kalbisiana
Publisher : UNIVERSITAS KALBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53008/yhr0tn67

Abstract

Although social media has become an integral part of everyday life, its development as mass media calls attention to its potential influence in shaping public opinion. However, with this development, problems that need to be understood more deeply, especially regarding the impact of content presented by platforms such as TikTok Kuy Entertainment on teenagers' perceptions, have emerged. Fundamental questions arise regarding how such content can shape teenagers' views, values, and attitudes and how this can influence their social and psychological dynamics. Social media as is mass media because it has the capacity tocan shape public opinion that develops in society. This study aims to find out whether TikTok Kuy Entertainment content influences adolescents' perceptions. This study uses a positivist paradigm with a quantitative approach and uses a questionnaire as the research method. The theory used in this study is the hypodermic needle theory. The data collection method used a survey method in which questionnaires were distributed to 120 respondents and responses were obtained. It passed validity testing using Pearson correlation technique and reliability testing using Cronbach alpha technique. Next, analyze the data using a correlation coefficient test and simple linear regression analysis. The results of this study show that the influence of Tiktok TikTok Kuy entertainment content contributes up to 88. 3% to his teenagers' recognition.