Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENEGAKAN HUKUM UNTUK PELAKU TERKAIT E-COMMERCE SEBAGAI BENTUK DARI PERLUASAN EKONOMI Tulim, Anto; Yuanita, Yuanita; Erma, Zetria
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 1 No. 1 (2019): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perdagangan bebas mempunyai arti khusus ketika perdagangan diartikan sebagai proses tukar-menukar yang didasarkan atas kehendak suka rela dari masing-masing pihak tanpa dibatasi ruang dan waktu. Aspek tanpa dibatasi ruang dan waktu menjadi penting dalam perdagangan bebas karena akibat dari perluasan perdagangan dunia yang terjadi sehingga bisa dikatakan perdagangan bebas muncul karena melihat adanya manfaat dari pengembangan arus teknologi. Perluasan ekonomi berdampak pada berkembangnya kemajuan teknologi perdagangan bebas antar negara. melalui perdagangan internasional melahirkan aturan perdagangan bebas serta lebih fokus pada pengembangan pasar bebas atau cepat dalam suatu kehidupan tanpa batas. Wujud dari akibat perluasan perdagangan bebas adalah munculnya fenomena electronic commerce. Penelitian ini mencoba menganalisis permasalahan bagaimana penegakan hukum untuk pelaku terkait e-commerce sebagai bentuk dari perluasan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif atau yuridis normatif dan bersifat deskriptif analisis dengan bentuk penelitian desk study. Penelitian hukum kepustakaan adalah penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, tantangan hukum dalam pembangunan e- commerce yaitu bentuk badan hukum, perizinan, aspek legalitas dan perlindungan hukum para pihak dalam komuniatas e-commerce dan kedua, peran pemerintah dalam pembangunan bisnis e- commerce adalah dengan melakukan perbaikan sistem hukum nasional sesuai dengan dinamika perkembangan telematika dan menerbitkan regulasi yang memuat aspek pendanaan, perpajakan, perlindungan konsumen, pendidikan atau sumber daya manusia, infrastruktur jaringan komunikasi, logistik, keamanan siber serta manajemen pelaksana peta jalan e-commerce.
PENEGAKAN HUKUM DALAM PENANGANAN PENYEBARAN VIRUS CORONA (COVID-19) SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI KOTA MEDAN Tulim, Anto; Erma, Zetria; Yuanita, Yuanita
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 3 No. 1 (2021): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Virus Corona (Covid-19) telah membawa dampak yang sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia umumnya dan kota Medan khususnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penegakan hukum dalam penanganan penyebaran virus corona (Covid-19) sebagai upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kota Medan. Jenis penelitian ini adalah normatif dengan menggunakan data sekunder. Penegakan hukum yang dilakukan pemerintah kota Medan adalah dengan mengeluarkan Peraturan Wali Kota Medan No. 27 Tahun 2020 sebagai upaya yang bersifat preventif yaitu kebijakan tentang protokol kesehatan dengan teknik koersif, informatif, canalizing, edukatif, persuasif dan redudansi dengan melakukan stategi komunikasi kepada masyarakat dan bersifat represif yang memberikan sanksi untuk memberikan efek jera bagi pelanggarnya sehingga masyarakat dapat meningkatkan pemberdayaannya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang cendrung sangat rendah dan menurun. Selain itu Pemko Medan juga melakukan kerjasama dengan KADIN untuk membangkitkan UMKM. Disarankan agar masyarakat meningkatkan kesadarannya untuk mematuhi peraturan tentang protokol kesehatan dan pemerintah daerah beserta aparaturnya memberikan sanksi yang tegas bagi pelanggarnya sehingga bisa membantu masyarakat untuk mengembangkan usaha dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi terutama UMKM.
EKSISTENSI BIMBINGAN KARIR DI DESA DAN KOTA DALAM PEMILIHAN KARIR SISWA Salim, Agus; Fadhilah, Sinta Rahmatil; Aminah, Siti; Yuanita, Yuanita; Al-Havis, Muhammad; Malika, Tetra; Qamarah, Metra Arifin
Reflektika Vol 19, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Al-Amien Prenduan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/reflektika.v19i2.977

Abstract

This research examines the role of guidance and counseling in high school, focusing on the importance of the role of guidance and counseling teachers in helping students understand themselves and their environment. The method used is a qualitative descriptive approach through observation, interviews, and documentation in several high schools in Jambi. The research results show that career guidance is a crucial component in school guidance and counseling programs. This program plays an important role in helping students achieve optimal personal and academic development. However, many high school students face big challenges in choosing a career path, especially in deciding to continue their college education. Effective guidance and counseling can be a solution to help students overcome these obstacles and make the right decisions regarding their future. This research emphasizes the important role of guidance and counseling in supporting student development in school and provides insight into the need to strengthen career guidance programs in the context of secondary school education. 
Family welfare: Relationship with gender roles and wife's income Hasyim, Fuad; Salim, Agus; Yuanita, Yuanita; Bahren, Bahren
INTERNATIONAL JOURNAL OF CHILD AND GENDER STUDIES Vol 12 No 1 (2026)
Publisher : UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/equality.v12i1.32254

Abstract

The family represents the smallest unit within a society or a nation, generally consisting of parents and children whose marital status is legally recognized. Within the family structure, roles and responsibilities are distributed based on gender. This division of tasks aims to support the overall achievement of the family’s goals. This study investigates the negotiation of gender roles and economic welfare within dual-earner families, specifically analyzing how disproportionate female income contributions correlate with domestic task distribution and household prosperity levels. This research employed a survey method with a sample of 85 dual-earner families randomly selected from a total population of 109 families. The collected data were analyzed using descriptive quantitative methods and statistically tested with the Fisher Exact Test. The results indicate that domestic responsibilities are predominantly handled by wives, while public or social activities are performed jointly by both husbands and wives. Moreover, in 96.4% of the families, more than half of the total household income comes from the wives’ earnings. The majority of families, totaling 80 households (94.2%), are classified as first-level prosperous families, while the remaining 5 families (5.8%) fall into the pre-prosperous category. According to the World Bank classification, 3 families (3.6%) are in the extreme poverty category, 65 families (76.4%) are in the lower-middle-income group, and 17 families (20%) are categorized as upper-middle-income.