Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

EDUKASI PADA KADER POSYANDU DALAM DETEKSI RISIKO STUNTING Yuliani, Wiwin; Ulfha, Sri Maria; Milasari, Lisa Astria; Meliana, Igat
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.28492

Abstract

Latar belakang masalah penelitian ini merupakan masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia, khususnya di daerah pedesaan. Stunting memengaruhi perkembangan fisik dan kognitif anak-anak, yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Penelitian pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pekerja Posyandu untuk menemukan anak-anak yang rentan terhadap stunting di tempat kerja mereka. Metode dalam kegiatan ini menggunakan psikoedukasi, yang terdiri dari dua sesi: yaitu seminar dan tanya jawab yang melibatkan kader Posyandu, tenaga kesehatan, dan akademisi. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa anggota staf Posyandu telah memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang signifikan tentang tanda-tanda risiko stunting, metode pengukuran antropometri yang tepat, dan pentingnya gizi seimbang. Pembahasan hasil menunjukkan bahwa intervensi edukasi yang dilakukan secara intensif dan berkelanjutan dapat meningkatkan efektivitas kader Posyandu dalam mendeteksi dan menindaklanjuti kasus-kasus risiko stunting di masyarakat. Edukasi ini juga diharapkan dapat memperkuat sistem pencegahan dan penanganan stunting di tingkat desa, serta berkontribusi pada upaya nasional untuk mengurangi prevalensi stunting di Indonesia.
Perspectives of Multicultural Counseling in Elementary School Educatio Yuliani, Wiwin; Banjarnahor, Nurmauli
Proceedings of Siliwangi Annual International Conference on Guidance and Counselling Vol. 1 No. 1 (2022): SAICGC, Volume 1 (December 2022)
Publisher : Academia Edu Cendekia Indonesia (AEDUCIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64420/saicgc.v1i1.13

Abstract

Counseling is a process to help individuals overcome obstacles to their own development and achieve optimal development of their personal abilities. Given that the people being assisted come from different cultural backgrounds, a deep understanding of counseling services is required. Multicultural counseling, also known as cross-cultural counseling, is a form of counseling to understand clients with different background characteristics. The type of research used by researchers in this research is library research or library research. In carrying out educational activities, multicultural education must also be taught in classrooms, schools and to build students'' and teachers'' critical awareness of what is happening at the moment. The main goal of multicultural education is to make the younger generation become agents to reduce inter-group conflicts (SARA), which usually involve radicalism movements that often occur in Indonesia. Being able to be a role model who is able to accept differences with full tolerance makes the teacher''s task as an educator, this must be balanced with a holistic understanding of multicultural concepts. The attitude that must be changed or improved is that what is must be changed to universalism, with the hope of giving birth to a generation ready to live in tolerance (tasamuh) and multiculturalism, so that there is no exclusive attitude which can make students extreme towards their understanding and less able to have a sense of tolerance and differences between other students (Nugraha, Agung, 2018).