Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JURNAL SIMETRIK

ANALISIS MOMEN TULANGAN SISTEM RANGKA TERHADAP KAPASITAS LENTUR BALOK BETON BERTULANG Pieter L Frans
JURNAL SIMETRIK Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.152 KB) | DOI: 10.31959/js.v9i2.412

Abstract

Tulangan yang digunakan untuk balok beton pada saat ini umumnya berupa tulangan geser atau sengkang dipasang secara tegak lurus terhadap sumbu balok. Gagasan yang melatari tajuk permasalahan ini timbul dari hasil pengamatan penulis terhadap penggunaan tulangan sistem rangka balok beton bertulang dengan mengubah konfigurasi tulangan geser vertikal menjadi tulangan miring yang kurang akan teori terkait penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas momen lentur balok beton tulangan sistem rangka dan menghasilkan persamanaan teoritis momen lentur penahan tulangan sistem rangka. Penelitian ini merupakan penelitian ekeperimental laboratorium dengan rancangan benda uji sebanyak dua belas  benda uji yang terdiri dari tiga balok normal (BN) sebagai balok variabel kontrol dan sembilan balok tulangan sistem rangka (BTR) sebagai variabel bebas. Data dianalisis dengan menggunakan metode kekuatan (strength design method). Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan tulangan sistem rangka meningkatkan kekuatan balok pada saat mencapai beban ultimit terhadap kapasitas lentur dengan momen penahan rangka MPF pada balok BTR25 sebesar 10,23%, balok BTR50 sebesar 7,47% dan balok BTR75 sebesar 4,60%.
ANALISIS KARAKTER GELOMBANG UNTUK PENEMPATAN INFRASTRUKTUR PARAWISATA PANTAI DESA AMAHUSU Pieter Lourens Frans; Christina Siwalette
JURNAL SIMETRIK Vol 11, No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v11i2.844

Abstract

Sektor pariwisata menjadi fokus pemerintah terkait bertambahnya kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Pemerintah Kota Ambon dengan memanfaatkan agenda tahunan Darwin-Ambon Yacht Race (DAYR) telah menetapkan Desa Amahusu Kecamatan Nusaniwe sebagai destinasi wisata pantai. Permasalahan di daerah pantai Desa Amahusu adalah erosi pantai yang disebabkan oleh hantaman gelombang. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan kajian yang tepat mengenai karakter gelombang seperti tinggi gelombang, periode dan arahnya datang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa karakter gelombang pantai Desa Amahusu. Metode penelitian ini merupakan studi kasus dengan teknik analisis menggunakan Mavic pro 2 camera untuk mengukur topografi pantai, metode Admiralty untuk memperoleh tipe dan elevasi muka air laut, Software Windrose untuk memperoleh kecepatan dan arah angin, metode Shore Protection Manual untuk memperoleh karekteristik gelombang. Hasil penelitian menunjukan bahwa tinggi gelombang representative sebesar Hs = 0,78 m dalam waktu Ts 4,57 detik, bahwa pada periode 2 tahunan hingga 50 tahunan akan terjadi tinggi gelombang ekstrim berkisar antara Hs = 0,77 m sampai 0,86 m dengan waktu berkisar antara Ts = 4,53 sampai 4,84 detik terjadi dari arah Barat.
PERILAKU DEFLEKSI BALOK BETON TULANGAN SISTEM RANGKA DENGAN JARAK SPASI SEPEREMPAT TINGGI EFEKTIF BALOK Pieter Lourens Frans; Josephus R. Matitaputty
JURNAL SIMETRIK Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v10i2.573

Abstract

Penyelidikan defleksi telah dilakukan sebelum tahun 1970-an dan analisisnya memberikan batasan tegangan beton sekitar 45% dari kekuatan tekannya dan tegangan baja 50% dari kekuatan lelehnya pada balok beton bertulang. Pada umumnya balok beton bertulang menggunakan tulangan sengkang dipasang secara tegak lurus terhadap sumbu balok guna menahan kekuatan gaya geser. Perubahan geometrik tulangan sistem rangka dapat meningkatkan kekuatan geser dan kekuatan lentur serta mengurangi besarnya defleksi pada balok. Oleh pengamatan penulis, bagaimana perilaku defleksi balok beton dengan mengubah konfigurasi tulangan geser vertikal menjadi tulangan miring. Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku defleksi balok beton tulangan sistem rangka dengan jarak spasi seperempat dari tinggi efektif balok. Penelitian ini merupakan penelitian ekeperimental laboratorium dengan rancangan benda uji sebanyak enam benda uji yang terdiri dari tiga balok normal (BN) sebagai balok variabel kontrol dan tiga balok tulangan sistem rangka dengan jarak spasi 0,25d (BTR25) sebagai variabel bebas. Data dianalisis dengan menggunakan metode kekuatan (strength design method). Hasil penelitian menunjukan bahwa perilaku defleksi balok beton tulangan sistem rangka dengan jarak spasi seperempat dari tinggi efektif balok (BTR25) mempunyai kemampuan layan (serviceability) lebih baik dan meningkatkan kapasitas lentur balok Mu hingga 10,23% serta dapat mengurangi besar lendutan dari balok BN.
PERILAKU DEFLEKSI BALOK BETON TULANGAN SISTEM RANGKA DENGAN JARAK SPASI SEPERDUA TINGGI EFEKTIF BALOK Tonny Sahusilawane; Pieter Lourens Frans
JURNAL SIMETRIK Vol. 12 No. 1 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v12i1.1066

Abstract

Penyelidikan defleksi telah dilakukan sebelum tahun 1970-an dan analisisnya memberikan batasan tegangan beton sekitar 45% dari kekuatan tekannya dan tegangan baja 50% dari kekuatan lelehnya pada balok beton bertulang. Pada umumnya balok beton bertulang menggunakan tulangan sengkang dipasang secara tegak lurus terhadap sumbu balok guna menahan kekuatan gaya geser. Perubahan geometrik tulangan sistem rangka dapat meningkatkan kekuatan geser dan kekuatan lentur serta mengurangi besarnya defleksi pada balok. Oleh pengamatan penulis, bagaimana perilaku defleksi balok beton dengan mengubah konfigurasi tulangan geser vertikal menjadi tulangan miring. Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku defleksi balok beton tulangan sistem rangka dengan jarak spasi seperdua dari tinggi efektif balok. Penelitian ini merupakan penelitian ekeperimental laboratorium dengan rancangan benda uji sebanyak enam benda uji yang terdiri dari tiga balok normal (BN) sebagai balok variabel kontrol dan tiga balok tulangan sistem rangka dengan jarak spasi 0,50d (BTR50) sebagai variabel bebas. Data dianalisis dengan menggunakan metode kekuatan (strength design method). Hasil penelitian menunjukan bahwa perilaku defleksi balok beton tulangan sistem rangka dengan jarak spasi seperdua dari tinggi efektif balok (BTR50) mempunyai kemampuan layan (serviceability) lebih baik dan meningkatkan kapasitas lentur balok Mu hingga 7,47% serta dapat mengurangi besar lendutan dari balok BN.
PENGARUH LIMBAH PEMBAKARAN SAMPAH ANORGANIK SEBAGAI MATERIAL SUBSTITUSI TERHADAP KUAT TEKAN BETON Sinmiasa, Filimon; Frans, Pieter Lourens; Apalem, Delvia Rimesye
JURNAL SIMETRIK Vol 14 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v14i2.2728

Abstract

 Seiring dengan berkembangnya teknologi beton yang semakin maju maka berpengaru juga terhadap nilai ekonomis material. kebutuhan pasir akan mengakibatkan harga pasir semakin meningkat terutama untuk daerah perkotaan, dikarenakan biaya akses transportasi yang lebih tinggi. Bersamaan dengan hal tersebut juga angka presentase timbunan sampah di kota Ambon semakin meningkat pesat, salah satu upaya penanggulangan sampah adalah dengan cara dibakar. Limbah pembakaran sampah belum dimanfaatkan sehingga dapat mengakibatkan pecemaran lingkungan. Metode penelitian yang dipakai adalah metode eksperimen yang dilakukan di laboratorium Politeknik Negeri Ambon, yaitu dengan melakukan pemeriksaan material dan uji kuat tekan beton, yang menggunakan limbah pembakaran sampah non-organik sebagai material substitusi agregat halus dengan presentase pengurangan penambahan sebanyak 0%, 5%, 10%, dan 15%. Hasil uji kuat tekan beton yaitu nilai kuat tekan beton normal sebesar 18.65 MPa, nilai kuat tekan beton additive 5% limbah pembakaran sampah anorganik sebesar 16.83 MPa, kemudian beton additive 10% limbah pembakaran sampah anorganik sebesar 15.44 MPa, sedangkan beton additive 15% limbah pembakaran sampah anorganik sebesar 13.83 MPa.