Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penerapan Media Poster untuk Meningkatkan Daya Ingat Siswa Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Siswa Sekolah Dasar Amalia, Rizki; Aulia, Nisa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30440

Abstract

Dalam proses pendidikan, media pengajaran berfungsi sebagai jembatan informasi yang pada waktu dan situasi yang tepat, dapat mempercepat pemahaman serta berdampak pada daya ingat siswa. Daya ingat adalah kemampuan yang sangat penting bagi siswa dalam menjalani kegiatan belajar, agar tujuan pendidikan bisa terlaksana. Oleh karena itu, tujuan dari studi ini adalah untuk menganalisis seberapa besar peningkatan aspek ingatan siswa dalam pembelajaran PAI pada siswa kelas III di SD Islam As’ad, Kota Jambi. Penelitian ini termasuk dalam kategori Penelitian Tindakan Kelas yang berfokus pada situasi di dalam kelas, atau dikenal sebagai classroom action researc. Metode yang diterapkan dalam studi ini adalah model Kemmis dan McTaggart, yang terbagi menjadi empat langkah, yaitu: perencanaan, pelaksanaan dan pengamatan, refleksi, serta perencanaan kembali. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tiga pertemuan, dan dengan metode pengumpulan data yang meliputi: observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Berdasarkan pengamatan terhadap aktivitas guru di siklus I dan berikutnya, ada peningkatan sebesar 18%, sedangkan aktivitas siswa mengalami kenaikan sebesar 15% antara siklus pertama dan kedua. Untuk hasil tes ketuntasan belajar, terjadi peningkatan dari 39% (pra-siklus) menjadi 68% (siklus I), dan mencapai 87% (siklus II). Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media poster dapat meningkatkan daya ingat siswa di Sekolah Dasar dalam pembelajaran PAI.
Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas V SD dalam Pembelajaran Berbasis Proyek Peta Timbul Susanti, Atika; Muktadir, Abdul; Aulia, Nisa; Harini, Bunda
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 9 No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v9i3.30258

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar yang masih kurang terfasilitasi dalam pembelajaran. Dengan demikian diperlukan model pembelajaran yang mampu mendorong siswa untuk menganalisis, mengevaluasi, dan merefleksikan informasi. Salah satunya melalui pembelajaran berbasis proyek pembuatan peta timbul. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berpikir kritis siswa kelas V sekolah dasar dalam pembelajaran berbasis proyek melalui pembuatan peta timbul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi deskriptif. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas V SD Negeri 44 Kota Bengkulu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis proyek peta timbul mampu memfasilitasi pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa, yang mencakup kemampuan dalam menginterpretasi informasi, menganalisis konsep, mengevaluasi hasil, menarik inferensi, menjelaskan proses, dan melakukan refleksi diri. Selama pembuatan peta, siswa menunjukkan peningkatan dalam menyampaikan argumen, bekerja sama, serta mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan. Pembelajaran berbasis proyek melalui pembuatan peta timbul dapat menjadi strategi yang efektif dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar.
Penyaluran Zakat Fitrah kepada Guru Ngaji PNS di Desa Tabudarat Kecamatan Labuan Amas Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah Hikmah, Nurul; Zahra, Fatimah; Aulia, Nisa; Hamnah, Siti; Silahuddin
Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Pelabuhan Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/alkhidmah.321607

Abstract

Zakat fitrah merupakan salah satu instrumen keuangan Islam yang bertujuan untuk membantu mustahik, khususnya fakir dan miskin, menjelang Hari Raya Idulfitri. Namun, di Desa Tabudarat Kecamatan Labuan Amas Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah terdapat perbedaan pandangan mengenai penyaluran zakat fitrah kepada guru ngaji yang juga berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Fenomena ini menimbulkan pertanyaan apakah praktik tersebut sesuai dengan prinsip hukum Islam atau disebabkan oleh kurangnya pemahaman masyarakat terhadap ketentuan zakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memahami secara mendalam kelayakan guru ngaji yang berstatus PNS sebagai penerima zakat fitrah dalam konteks hukum Islam dan realitas sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap lima informan: seorang tokoh agama, anggota masyarakat, pengurus masjid, guru ngaji yang juga PNS, dan tokoh masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pandangan. Sebagian berpendapat bahwa mereka yang aktif berdakwah dan hidup sederhana masih layak menerima zakat. Sementara itu, pihak lain menilai bahwa status sebagai PNS menunjukkan kecukupan ekonomi sehingga tidak termasuk dalam kategori mustahik. Kesimpulannya diperlukan pedoman dan kriteria yang lebih jelas dalam pendistribusian zakat fitrah kepada guru ngaji PNS agar tetap selaras dengan keadilan Islam dan tujuan utama zakat.
Kegiatan bakti sosial donor darah dalam rangka HUT IDI cabang padangsidempuan ke 73 tahun 2023: “Memperkuat Tradisi Luhur, Bersatu dan Mengabdi untuk Rakyat Indonesia” Rahayu, Lydia Ernawati; Nurkhalizah, Dena; Aulia, Nisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 3 (2023): Vol. 5 No. 3 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i3.1162

Abstract

Currently in Indonesia the need for blood cannot be met optimally, therefore cooperation from all parties is needed so that this blood need can be met properly. Seeing this condition, in the context of the 73rd anniversary of IDI Padangsidempuan Branch, a blood donation social service activity was carried out. This blood donation activity is in collaboration with the Indonesian Red Cross (PMI) Padangsidempuan City. The technique of this blood donation activity is divided into several stages, the first is the registration process for donor participants through registration with the organizing committee, the second stage is registration or re-registration for all participants, the third stage is a health check for all donor participants, and the final stage is the process blood donation by donor participants who have passed the health test. This blood donation activity was attended by IDI administrators, Padangsidempuan city environmental health and medical personnel, Aufa Royhan University Blood Bank Technology Lecturers, TBD students, and the general public. There were 62 blood donor participants who registered, and after a health check, 41 people passed the health check and were able to donate blood. The blood obtained from this activity amounted to 41 bags. This blood donation activity is packaged in an attractive way, publicized and involves organizations/institutions in order to increase the level of community participation. Pada saat ini di Indonesia kebutuhan akan darah belum dapat terpenuhi secara maksimal, maka daripada itu dibutuhkan kerja sama semua pihak agar kebutuhan darah ini dapat terpenuhi dengan baik. Melihat kondisi ini, dalam rangka HUT IDI Cabang Padangsidempuan yang ke-73, dilakukan kegiatan bakti sosial donor darah. Kegiatan donor darah ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padangsidempuan. Teknis kegiatan donor darah ini dibagi menjadi beberapa tahap, yang pertama dilakukan proses pendaftaran peserta donor melalui pendaftaran kepada panitia pelaksana, tahap kedua adalah registrasi atau pendaftaran ulang bagi semua peserta, tahap ketiga adalah pengecekan kesehatan kepada semua peserta donor, dan tahap yang terakhir adalah proses donor darah oleh peserta donor yang telah lulus tes kesehatan. Kegiatan donor darah ini diikuti oleh pengurus IDI, Tenaga Kesehatan dan Tenaga Medis lingkungan kota Padangsidempuan, Dosen Teknologi Bank Darah Universitas Aufa Royhan, mahasiswa TBD, serta masyarakat umum. Peserta donor darah yang mendaftarkan diri berjumlah 62 orang, dan setelah dilakukan cek kesehatan, terdapat 41 orang yang lulus cek kesehatan dan dapat mendonorkan darah. Darah yang didapat dari kegiatan ini berjumlah 41 kantong. Kegiatan donor darah ini yang dikemas secara menarik, publikasi dan melibatkan organisasi/ lembaga agar dapat meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat.