Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Humor Gimik sebagai Strategi Brand Awareness Wirausaha Mahasiswa: Training on Humor Gimmicks as a Brand Awareness Strategy for Student Entrepreneurs Mustaricha, Mitra; Sumadi, Tjipto; Syafrudin, Iqbal; hidayatullah, muhammad rafiq; Putri, Cahya Kamilah Eka; Utami, Layda Dwi
DARMADIKSANI Vol 5 No 4 (2025): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i3.8713

Abstract

Pada era digital yang kompetitif, strategi pemasaran berbasis konten menjadi salah satu pilihan  dalam meningkatkan brand awareness. Salah satu strategi yang semakin populer adalah penggunaan humor gimik dalam konten digital untuk menarik perhatian audiens. Namun, banyak wirausaha termasuk wirausaha muda yang belum memahami cara memanfaatkan humor gimik secara efektif dalam strategi pemasaran. Hal tersebut ditemui pada mahasiswa wirausaha Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa UNJ dalam menggunakan humor gimik sebagai strategi digital marketing. Program ini dilakukan melalui serangkaian pelatihan dan pendampingan yang meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik implementasi dan evaluasi yang dikemas melalui dua kegiatan yaitu Seminar Pengabdian Kewirausahaan Mahasiswa dan Program “Gebyar PPKN”. Hasil evaluasi pengabdian menunjukkan bahwa humor gimik berbasis iklan produk berhasil meningkatkan perhatian khalayak terhadap produk melalui kesan menarik yang didapat khalayak. Diharapkan program ini dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai konsep branding, pemasaran digital, dan pembentukan brand awareness yang kuat.    
Efektivitas Pembelajaran Berbasis Buku Interaktif dalam Meningkatkan Literasi Gizi Anak Usia Dini Kurniawaty, Lia; Yurita, Hestilia Oktama; Apriyansyah, Chandra; Jalal, Fasli; Sumadi, Tjipto; Izumi , Izumi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i1.7670

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas Buku Cerita Berbasis Literasi Gizi sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman anak usia dini mengenai konsep gizi seimbang dan kebiasaan hidup sehat. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dipadukan dengan desain mixed methods tipe exploratory sequential. Tahap awal dilakukan analisis kebutuhan melalui observasi, wawancara mendalam, dan Focus Group Discussion (FGD) dengan 15 guru PAUD di Kota Bekasi guna mengidentifikasi tantangan pedagogis dalam pembelajaran literasi gizi. Temuan analisis kebutuhan ini menjadi dasar perancangan dan pengembangan buku cerita yang bersifat naratif-edukatif dan kontekstual. Produk yang dihasilkan kemudian diuji pada 60 anak usia 3–6 tahun melalui desain pretest–posttest untuk menilai efektivitasnya. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman anak tentang gizi seimbang (t = 7,45; p < 0,001) serta peningkatan keterlibatan anak selama proses pembelajaran. Validasi ahli memperoleh skor rata-rata 4,8 dari skala 5, yang menunjukkan bahwa produk berada pada kategori “sangat layak” untuk digunakan dalam pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan menghadirkan model pembelajaran naratif-edukatif berbasis kesehatan yang memperkuat literasi gizi pada anak usia dini.
A Process-Oriented Framework of Moral Development in Early Childhood Collaborative Learning: A Structured Literature Review Widiyawati, Riyana; Edwita, Edwita; Sumadi, Tjipto
Journal of Education and Learning Sciences Vol. 6 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : CV. Gerasi Insan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56404/jels.v6i1.268

Abstract

Moral behaviour in early childhood represents a crucial dimension of holistic development; however, the processes through which it is formed remain insufficiently articulated, particularly in light of children’s still-developing capacities for self-regulation and reflection. While collaborative learning is widely acknowledged for enhancing social and cognitive competencies, its contribution to moral development is often taken for granted rather than critically examined. This study seeks to explore how collaborative learning supports the emergence of moral behaviour in early childhood education through a structured literature review guided by PRISMA principles. The findings suggest that moral development does not arise automatically from participation in collaborative activities, but is shaped through three interconnected processes: social interaction, which introduces children to multiple perspectives; negotiation and regulation, which enable them to manage differences and adjust behaviour; and reflective internalisation, through which social experiences are gradually integrated into personal moral understanding. Based on these insights, the study proposes a process-oriented conceptual framework that explains how moral behaviour is constructed within collaborative learning contexts. The study offers a theoretical contribution by questioning assumptions of automatic moral development and by providing a conceptual basis for understanding how moral learning unfolds in socially mediated environments.
Development of learning model based on sensory integration for students experiencing learning disabilities age 7–8 years Aziz, Abdul; Jamaris, Martini; Sumadi, Tjipto
COUNS-EDU: The International Journal of Counseling and Education Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy & Indonesian Counselor Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/0020220739320

Abstract

This study aims to develop a learning model, based on sensory integration, for improving academic abilities in low-grade elementary school students, aged 7-8 years experiencing learning disabilities. This intervention is known to be an effective learning model for students experiencing learning impairments. The methodology included a mixed design with research and development techniques, as well as Martini Jamaris’s Model. The subjects were 400 students of an elementary school in DKI Jakarta. The results showed that the learning model using interventions based on sensory integration is more effective than the conventional type, which is used in reducing sensation hypersensitivity and hyposensitivity to an adaptive response. All students with learning disabilities who received an intervention based on sensory integration are 100% progressed in acquiring better academic skills and more adaptive.
Development of a learning disabilities test a case study at elementary school Aziz, Abdul; Jamaris, Martini; Sumadi, Tjipto
COUNS-EDU: The International Journal of Counseling and Education Vol. 6 No. 3 (2021)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy & Indonesian Counselor Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/0020210639530

Abstract

This study aims to determine the procedure and to assess the quality of the development of test instruments in measuring the learning disabilities of elementary school students. Learning disabilities are formulated as disorders that occur in learning activities such as dyslexia, dysgraphia, dyscalculia. The type of the research is research and development by using Martini Jamaris’s Model. The subjects were 90 students of elementary school in Jakarta. The number of items was 75 items consisting of 19 items (dyslexia), 29 items (dysgraphia), and 27 items (dyscalculia). The results obtained in the validity test were declared valid were only 54 of the 75 items. Reliability of the test was stated to be reliable with very high interpretation in all dimensions. The results of the analysis of learning disabilities using a learning disabilities test that have been developed were obtained 90% of students experience learning disabilities.