Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pendampingan Bimbingan Belajar Dalam Meningkatan Minat Belajar Siswa Pada Masa Pandemi Covid-19 Hajeni Hajeni; Rahmatia Rahmatia; Nurdin S; Sukmawati Tono Palangngan; Heriyanti Heriyanti
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v5i2.366

Abstract

Pemberlakuan belajar Daring pada masa pandemic covid-19, sangat berdampak terhadap aktifitas guru, orang tua dan siswa. Berdasarkan hasil observasi bahwa selama pembelajaran daring berlangsung siswa sekolah dasar di Dusun Campae Desa Tanarigella mengalami penurunan minat belajar. Hal ini terlihat pada indikator: 1) Anak memiliki keterbatasan dalam membaca dan menulis. 2) Anak merasa jenuh dan bosan saat belajar di rumah. 3) Anak tidak mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Rendahnya minat belajar anak dipengaruhi oleh kurangnya interaksi langsung antara guru dan siswa sementara itu pedampingan orang tua juga tidak maksimal karena sibuk bekerja, yang sebagian besar pekerjaanya sebagai petani. Orang tua mengalami kesulitan untuk membagi waktu antara waktu bekerja dengan waktu mendampingi anak belajar. Permasalahan tersebut merupakan hal urgen yang membutuhkan pemecahan atau solusi. Adapun solusi yang diberikan oleh tim KKN-T Universitas Muhammadiyah Palopo yaitu melalui Bimbingan Belajar Kelompok. Kegiatan bimbingan belajar ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa di Dusun Campae. Teknik pengumpulan data dalam pengabdian ini menggunakan wawancara, observasi dan kuesioner sedangkan teknik analisis data secara naratif deskriptif. data Implikasi dari kegiatan pengabdian Bimbingan Belajar Kelompok Model STAD ini adalah minat belajar siswa pada masa pandemic covid-19 meningkat. Sehingga harapan penulis semua stakeholder Pendidikan terutama guru dapat mengimplementasikan kegiatan bimbingan belajar dalam meningkatkan minat belajar siswa.
Meningkatkan Religiusitas Warga Pra-Sejahtera di Kelurahan Surutangnga Kota Palopo Melalui Bimbingan Agama (Gerakan Jama’ah Dakwah Jama’ah) Nur Saqinah Galugu; Muhammad Yusuf; Marhani Marhani; Hajeni Hajeni; Nur Intan Syahputri Tabang
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v5i2.386

Abstract

Memiliki pengetahuan tentang agama yang kita anut adalah hal yang urgen untuk menguatkan keyakinan kita. Memeluk agama Islam tidak cukup dengan klaim diri akan tetapi juga dibutuhkan ilmu pengetahuan dan pengamalan sesuai dengan tuntunan al-qur’an dan sunnah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman agama Islam kepada para responden khususnya hal-hal yang mendasar dalam Islam dan menguatkan nilai-nilai keIslaman. Pengabdian ini dilakukan dengan menggunakan metode bimbingan kelompok dalam bentuk ceramah, diskusi dan praktik dengan mengadopsi metode pelaksanaan gerakan jama’ah dakwah jama’ah (GJDJ). Khalayak sasaran berjumlah 23 kepala keluarga pra-sejahtera yang berada di kelurahan Surutanga kota Palopo. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan dan telah membahas beberapa materi diantaranya ketauhidan, thahara, ibadah praktis dan juga pengurusan jenazah. Hasil dari kegiatan ini adalah khalayak sasaran memiliki pemahaman tentang Tauhid yang benar, tata cara bersuci, tata cara sholat dan juga mengurus jenazah akan tetapi khalayak sasaran masih perlu untuk terus didampingi agar dapat mempraktekkan secara sempurna dalam kehidupan mereka sehari-hari khususnya pada bacaan sholat dan pengurusan jenazah.
Pengaruh Permainan Papan Hitung dalam Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Hajeni Hajeni; Rahmatia Rahmatia
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.009 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v4i2.1667

Abstract

This study aims to determine the effect of counting board games on children's numeracy skills in group B at Pinano Kindergarten, Luwu Regency. The design of this research is quantitative research with descriptive statistical data analysis and non-parametric statistics The results showed that there was an effect of counting board games on children's numeracy skills at Pinano Kindergarten based on the research data at the pretest and posttest stages. MB category or 50%, 6 children in the BSH category or 37.50%, 0 children in the BSB category, the posttest stage shows 0 children in the BB category, 2 children in the MB category or 12.50%, 9 children in the BSH or 56.25%, and 5 children in the BSB category or 31.25%. This shows that there is an effect of counting board games on the numeracy skills of group B children at Pinano KindergartenAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan papan hitung terhadap kemampuan berhitung anak pada kelompok B di TK Pinano Kabupaten Luwu. Desain penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif dengan analisis data statistik deskriptrif dan statistic non parametrik.Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh permainan papan hitung terhadap kemampuan berhitung anak di TK Pinano berdasarkan data hasil penelitian pada tahap pretes dan posttes menunjukkan bahwa pada tahap pretes 2 anak berada pada kategori BB atau 12,50 %, 8 anak berada pada kategori MB atau  50%, 6 anak pada kategori BSH atau 37,50%, 0 anak berada pada kategori berkembang sangat baik, tahap posttes menunjukkan 0 anak pada kategori BB, 2 anak pada kategori MB atau 12,50%, 9 anak pada kategori BSH atau 56,25%, dan 5 anak pada kategori BSB atau 31,25%. Hal ini menunjukkan ada pengaruh permainan papan hitung terhadap kemampuan berhitung anak kelompok B di TK Pinano.
Religious Moderate Education and Cultural Hybridation at Muhammadiyah University Hadi Pajarianto; Budi Pramono; Puspa Sari; Hajeni Hajeni
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i02.3381

Abstract

This study aims to determine religious moderation education and the existence of cultural hybridization among university students. The subjects of this study were 50 students who were taking ma'had al-jami'a, in semester 2. The data were obtained from the Al-Islam Kemuhammadiyahan course with interviews. This study uses a qualitative approach and utilizes the nVivo 12 plus for data analysis. The results showed that religious moderation education was carried out with the content of national commitment, anti-violence, accommodative to local culture, standard tolerance in the curriculum, and hidden curricula in various learning activities. Moderation and hybridization are traits that will give birth to a moderate character in responding to differences. A moderate approach also produces hybridization through meetings and cultural crosses among participants with diverse backgrounds. The value of moderation in the Al-Islam Kemuhammadiyahan curriculum has designed a hybrid of cultures from diverse ethnicities, religions, and environments. The interdisciplinary implications of the study of religion, education, and sociology are confirmed in this article.
Pengaruh Latihan Squat Menggunakan Resistend Band Terhadap Kekuatan Tungkai Pada Tim Futsal Putri Universitas Muhammadiyah Palopo Peprianti Pairi; A. Heri Riswanto; hajeni hajeni; Rachmat Hidayat
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 7, No 2 (2023): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/sport.v7i2.7327

Abstract

This study aims to determine the effect of squat exercises using resistance bands on leg strength in the um.palopo futsal team.the method used in this study is a one group protest postest design experiment with a quantitative approach. Based on the results of data analysis that has been carried out, it is known that the number of research subjects amounted to 12 subjects. With an average pretest value of 228.92 and a postest value of 257.00. Std devitation pretest 9,643 and postest 10,207. Minimum pretest score 211 and postest 242 Maximum prestest 242 and postest 275. And the normality test that the pre-test and post-test data have a value of ρ (Sig.) 0.05, then the variables are normally distributed. Since the data is normally distributed, it can continue. Then a t test was carried out with the results obtained, namely sig, which is 0.000 0.05. This can be seen from the sig value of 0.000 0.05 which means that Ho is rejected. Thus, it can be concluded that there is a significant influence on training using resistance bands on the leg strength of the um.palopo futsal team. This squat exercise aims to increase leg strength in the um.palopo futsal team.
pengaruh latihan parasut terhadap kecepatan lari team futsal um.palopo fahrul aksal; A. Heri Riswanto; Hajeni Hajeni; Rachmat Hidayat
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 7, No 2 (2023): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/sport.v7i2.7323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Latihan menggunakan parasut terhadap kecepatan lari team futsal um.palopo.metode yang digunakan dalam   penelitian ini adalah eksperimen one group protest postest design dengan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan diketahui bahwa jumlah subjek penelitian berjumlah 15 subjek. Dengan nilai rata-rata (mean) pretest sebesar 8.93. Serta nilai postest sebesar 11.34. Std devitation pretest .871 dan postest 1.164. Nilai minimum pretest 8 dan postest 9. Nilai maximun prestest 11 dan postest 13. Dan uji normalitas bahwa data pre-test dan post-test memiliki nilai ρ (Sig.) 0.05, maka variabel berdistribusi normal. Karena data berdistribusi normal maka dapat dilanjutkan. Kemudian dilakukan uji t test dengan hasil yang didapatkan yaitu sig yaitu 0,000 0,05. Hal ini dapat dilihat dari nilai sig yaitu 0,000 0.05 yang berarti bahwa Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pada Latihan menggunakan parasut terhadap kecepatan lari team futsal um.palopo. Latihan parasut ini bertujuan untuk meningkatkan kecepatan lari pada team futsal um.palopo.
Manajemen Skala Suara Dalam Menanamkan Kedisiplinan Anak Usia Dini Febriyanti, Lulu; Hajeni, Hajeni; Rahmatia, Rahmatia
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4811

Abstract

Sound scale management in instilling discipline in early childhood is very important because it can help children develop disciplined character. This study used a descriptive method with a qualitative approach. The informants of this study were the principal and 5 accompanying teachers. Data collection techniques in this study used interview techniques, observation techniques, and documentation techniques. Based on the results of the study it was found that there were 3 stages in sound scale management in instilling discipline in early childhood, namely sound scale planning, sound scale implementation and sound scale evaluation. The planning of the sound scale was planned by the guidance counselor and then a meeting was held with the teacher and socialization to the parents of students, the implementation of the sound scale had 4 scales, scale 0, scale 1, scale 2, scale 3, scale 4. Scale 0 when the call to prayer is echoed, scale 1 talking with someone, scale 2 expressing opinions/speaking in small groups (3-20 people), scale 3 talking/playing in open spaces in large groups (20-50 people), scale 4 emergency: fire. Sound scale evaluation has advantages and disadvantages. The teacher has made a plan, implemented and evaluated which is able to develop a child's discipline attitude through habituation activities so that it can be concluded that the planning, implementation and evaluation carried out to instill discipline in children is in accordance with what is expected by the teacher.
Peran Guru dan Orang Tua dalam Menanamkan Kedisiplinan Anak Usia Dini Nianti, Nianti; Hajeni, Hajeni; S, Nurdin
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1650

Abstract

Guru dan orang tua memiliki peranan yang sangat penting dalam pembentukan karakter, khusunya kedisiplinan pada anak usia dini. Sederhananya, kedisiplinan anak usia dini perlu dibentuk serta ditanamkan, berupa sikap taat dan patuh pada setiap aturan yang berlaku, khusunya dilingkungan sekolah dan rumah. Tujuan penelitian ini untuk mengatahui peran guru serta orang tua dalam pembentukan karakter dan kedisiplinan peserta didik pada anak usia dini. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, dengan desain penelitian observasi awal, Pastisipan yang terlibat dalam penelitian ini yaitu anak usia dini/siswa Taman Kanak-kanak, Kepala Sekolah, guru, serta orang tua siswa. Data diperoleh melalui Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data hasil temuan di lapangan kemudian di analisi dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, kemudia menarik kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan guru dan orang tua sangat berperan penting dalam menanamkan kedisiplinan pada anak usia dini. Peran Guru yang dilaksanakan oleh para guru mencakup beberapa indikator pembiasaan, yaitu (1) Peran guru sebagai model, (2) Peran guru sebagai pemimpin, dan (3) Peran guru sebagai penunjuk arah. Tidak hanya guru, orang tua juga memiliki peranan yang sangat penting dalam menanamkan kedisplinan pada anak usia dini, salah satunya melalui pola asuh orang tua terhadap anak. Peran orang tua mencakup beberapa indikator pembiasaan, yaitu (1) Peran orang tua sebagai model atau contoh, dan (2) peran orang tua sebagai pendamping
Manajemen Skala Suara Dalam Menanamkan Kedisiplinan Anak Usia Dini Febriyanti, Lulu; Hajeni, Hajeni; Rahmatia, Rahmatia
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4811

Abstract

Sound scale management in instilling discipline in early childhood is very important because it can help children develop disciplined character. This study used a descriptive method with a qualitative approach. The informants of this study were the principal and 5 accompanying teachers. Data collection techniques in this study used interview techniques, observation techniques, and documentation techniques. Based on the results of the study it was found that there were 3 stages in sound scale management in instilling discipline in early childhood, namely sound scale planning, sound scale implementation and sound scale evaluation. The planning of the sound scale was planned by the guidance counselor and then a meeting was held with the teacher and socialization to the parents of students, the implementation of the sound scale had 4 scales, scale 0, scale 1, scale 2, scale 3, scale 4. Scale 0 when the call to prayer is echoed, scale 1 talking with someone, scale 2 expressing opinions/speaking in small groups (3-20 people), scale 3 talking/playing in open spaces in large groups (20-50 people), scale 4 emergency: fire. Sound scale evaluation has advantages and disadvantages. The teacher has made a plan, implemented and evaluated which is able to develop a child's discipline attitude through habituation activities so that it can be concluded that the planning, implementation and evaluation carried out to instill discipline in children is in accordance with what is expected by the teacher.
Meningkatkan Motorik Halus Anak Melalui Media Maze Berbasis Bahan Bekas Landung, Wijayanti; Ulpi, Wahyuni; Hajeni, Hajeni
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1656

Abstract

Upaya peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui media Maze dilakukan agar anak mampu melibatkan seluruh motorik halusnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui media Maze berbasis bahan bekas pada peserta didik Taman TK Tunas Harapan Kaliba Mamase. Jenis Penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas, dengan desain penelitian perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Partisipan yang terlibat dalam penelitian ini yaitu peserta di TK Tunas Harapan Kaliba Mamase. Data diperoleh melalui observasi dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi kemampuan motorik halus peserta didik. Data yang diperoleh di analisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan tahapan analisis data primer dan sekunder yaitu reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan media maze berbasis bahan bekas dapat meningkatkan kemampuan motorik halus peserta didik TK Tunas Harapan. Pada siklus I kemampuan motorik halus anak mencapai persentase 46,5% kategori mulai berkembang (MB) dan pada siklus II meningkat menjadi 77% kategori berkembang sangat baik (BSB).