Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Permainan Tradisional Kola-Kola Tematik untuk Penguatan Karakter Anak Usia dini Hajeni, Hajeni; Rahmatia, Rahmatia; Syam, Rapika
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5538

Abstract

Perkembangan teknologi di era 4.0 turut memberikan dampak terhadap melemahnya pengetahuan dan kecintaan masyarakat tentang permainan tradisional. Muncul berbagai macam permainan modern seperti video game dan virtual game yang tanpa disadari menimbulkan efek negatif baik dari segi fisik maupun psikis. Penelitian ini memiliki urgensi dalam modifikasi permainan tradisional Kola-Kola Tematik menjadi menarik dan memiliki dampak terhadap penanaman dan penguatan nilai karakter anak usia dini, sekaligus untuk melestarikan kearifan budaya lokal. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui tingkat validitas dan keefektifan media permainan tradisional Kola-Kola Tematik untuk penguatan karakter anak usia dini sebagai upaya melestarikan kebudayaan lokal. Data yang dihasilkan dalam penelitian ini akan  dianalisis dengan menggunakan Teknik analisis kualitatif dan kuantitatif Adapun hasil dari penelitian ini yaitu tersedianya produk hasil pengembangan media permainan tradisional kola-kola tematik, hasil Uji validitas ahli materi dan ahli media berada pada kategori layak untuk diterapkan, dan tingkat kefektifan media berdasarkan hasil uji validitas adalah 83,33% pada kategori layak, sehingga dapat disimpulkan bahwa media permainan tradisional kola-kola tematik dapat menguatkan karakter anak usia dini
Peran Guru dan Orang Tua dalam Menanamkan Kedisiplinan Anak Usia Dini Nianti, Nianti; Hajeni, Hajeni; S, Nurdin
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1650

Abstract

Guru dan orang tua memiliki peranan yang sangat penting dalam pembentukan karakter, khusunya kedisiplinan pada anak usia dini. Sederhananya, kedisiplinan anak usia dini perlu dibentuk serta ditanamkan, berupa sikap taat dan patuh pada setiap aturan yang berlaku, khusunya dilingkungan sekolah dan rumah. Tujuan penelitian ini untuk mengatahui peran guru serta orang tua dalam pembentukan karakter dan kedisiplinan peserta didik pada anak usia dini. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, dengan desain penelitian observasi awal, Pastisipan yang terlibat dalam penelitian ini yaitu anak usia dini/siswa Taman Kanak-kanak, Kepala Sekolah, guru, serta orang tua siswa. Data diperoleh melalui Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data hasil temuan di lapangan kemudian di analisi dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, kemudia menarik kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan guru dan orang tua sangat berperan penting dalam menanamkan kedisiplinan pada anak usia dini. Peran Guru yang dilaksanakan oleh para guru mencakup beberapa indikator pembiasaan, yaitu (1) Peran guru sebagai model, (2) Peran guru sebagai pemimpin, dan (3) Peran guru sebagai penunjuk arah. Tidak hanya guru, orang tua juga memiliki peranan yang sangat penting dalam menanamkan kedisplinan pada anak usia dini, salah satunya melalui pola asuh orang tua terhadap anak. Peran orang tua mencakup beberapa indikator pembiasaan, yaitu (1) Peran orang tua sebagai model atau contoh, dan (2) peran orang tua sebagai pendamping
Meningkatkan Motorik Halus Anak Melalui Media Maze Berbasis Bahan Bekas Landung, Wijayanti; Ulpi, Wahyuni; Hajeni, Hajeni
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1656

Abstract

Upaya peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui media Maze dilakukan agar anak mampu melibatkan seluruh motorik halusnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui media Maze berbasis bahan bekas pada peserta didik Taman TK Tunas Harapan Kaliba Mamase. Jenis Penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas, dengan desain penelitian perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Partisipan yang terlibat dalam penelitian ini yaitu peserta di TK Tunas Harapan Kaliba Mamase. Data diperoleh melalui observasi dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi kemampuan motorik halus peserta didik. Data yang diperoleh di analisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan tahapan analisis data primer dan sekunder yaitu reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan media maze berbasis bahan bekas dapat meningkatkan kemampuan motorik halus peserta didik TK Tunas Harapan. Pada siklus I kemampuan motorik halus anak mencapai persentase 46,5% kategori mulai berkembang (MB) dan pada siklus II meningkat menjadi 77% kategori berkembang sangat baik (BSB).
Religious Moderate Education and Cultural Hybridation at Muhammadiyah University Pajarianto, Hadi; Pramono, Budi; Sari, Puspa; Hajeni, Hajeni
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i02.3381

Abstract

This study aims to determine religious moderation education and the existence of cultural hybridization among university students. The subjects of this study were 50 students who were taking ma'had al-jami'a, in semester 2. The data were obtained from the Al-Islam Kemuhammadiyahan course with interviews. This study uses a qualitative approach and utilizes the nVivo 12 plus for data analysis. The results showed that religious moderation education was carried out with the content of national commitment, anti-violence, accommodative to local culture, standard tolerance in the curriculum, and hidden curricula in various learning activities. Moderation and hybridization are traits that will give birth to a moderate character in responding to differences. A moderate approach also produces hybridization through meetings and cultural crosses among participants with diverse backgrounds. The value of moderation in the Al-Islam Kemuhammadiyahan curriculum has designed a hybrid of cultures from diverse ethnicities, religions, and environments. The interdisciplinary implications of the study of religion, education, and sociology are confirmed in this article.
Pengaruh Latihan Kelincahan Dan Latihan Kecepatan Terhadap Peningkatan Dribble Pada Siswa Ekstrakurikuler Futsal SMA Negeri 3 Palopo Unco Prasetyo Rahim; Nur, Suaib; Hajeni, Hajeni
Jurnal Porkes Vol 8 No 3 (2025): December: Article in Progress
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/porkes.v8i3.32004

Abstract

The background of this study is the importance of dribbling techniques in futsal, but the basic dribbling skills of futsal extracurricular students at SMAN 3 Palopo are still not optimal. This study aims to determine the effect of agility training and speed training on improving dribbling skills, as well as comparing the effectiveness of the two training methods. The method used was a quantitative experiment with a two group pretest-posttest design. The sample consisted of 20 students divided into two groups: group A was given agility training (zig-zag run) and group B was given speed training (shuttle run), each for 16 sessions. The research instrument used a dribbling test. The data were analyzed using normality, homogeneity, paired sample t-test, and independent sample t-test. The results showed that both agility and speed training had a significant effect on improving dribbling (p < 0.05). However, the independent sample t-test proved that agility training was significantly more effective than speed training. The conclusion of this study is that although both exercises are effective, agility training has a greater impact on improving students' futsal dribbling skills. These findings recommend that coaches prioritize agility training in dribbling technique development programs.