Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Hubungan antara Kontrol Diri dengan Perilaku Konsumtif Pada NCTzen Dewasa Awal di Tangerang Hafid, Bella Indi Rahmawati; Satwika, Yohana Wuri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.11265

Abstract

Penyebaran K-Pop yang berlangsung dengan cepat di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Hal ini menjadi tren bagi kalangan muda, yang dapat menimbulkan perilaku konsumtif untuk membeli hal-hal yang berkaitan dengan idola yang disukai. Kontrol diri dianggap berkaitan dengan perilaku konsumtif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri dengan perilaku konsumtif pada NCTzen dewasa awal di Tangerang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode kuantitatif. Subjek pada penelitian berjumlah 272 orang dengan kriteria penggemar NCT atau NCTzen, berusia 18 – 25 tahun, berdomisili di Tangerang raya. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang berisi skala kontrol diri dan skala perilaku konsumtif. Metode analisis data yang digunakan adalah korelasi pearson product moment. Temuan penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif antara kontrol diri dengan perilaku konsumtif pada NCTzen dewasa awal di Tangerang dengan koefisien korelasi senilai 0,241. Sehingga dapat dikatakan kontrol diri yang semakin tinggi maka perilaku konsumtif akan semakin rendah, begitupun sebaliknya.
Gambaran Problem Focused Coping Mahasiswa Berkebutuhan Khusus Universitas Negeri Surabaya Al Hajjar, Firdausy; Satwika, Yohana Wuri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13139

Abstract

Mahasiswa berkebutuhan khusus tentunya dalam masa perkuliahan memiliki kesulitan dan persoalan layaknya mahasiswa reguler lainnya. Dalam menghadapi permasalahan tentunya dibutuhkan cara atay strategi dalam menyelesaikan masalah tersebut. Penelitian ini bersokus pada gambaran problem focused coping mahasiswa berkebutuhan khusus Universitas Negeri Surabaya dengan kriteria responden yaitu mahasiswa berkebutuhan khusus yang merupakan mahasiswa aktif Universitas Negeri Surabaya yang pernah mengalami suatu persoalan dan mampu menghadapinya. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semistrukturan bersama ketiga subjek dan orang terdekat yang relevan. Hasil data penelitian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Dari hasil tersebut mengungkap tiga tema besar yaitu strategi coping, aspek – aspek problem focused coping, serta faktor – faktor yang dapat mempengaruhi coping. Subjek dalam penelitian ini menunjukkan adanya coping yang baik dalam menghadapi permasalahan. Akan tetapi, terdapat salah satu subjek yang memilih self harm sebagai bentuk coping atas stressor yang ada.
Factors Shaping Problem-Focused Coping in Blind Students Satwika, Yohana Wuri; Al Hajjar, Firdausy; Zahra, Nashwa Afifa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13444

Abstract

Mahasiswa tunanetra memiliki kesulitan dan persoalan layaknya mahasiswa reguler lainnya dalam masa perkuliahan. Dalam proses penyelesaian permasalahan tentunya terdapat faktor pembentuk individu dalam mengambil sebuah keputusan dalam penyelesaian masalah. Penelitian ini berfokus pada faktor – faktor pembentuk problem focused coping mahasiswa tunanetra dengan kriteria responden yaitu mahasiswa tunanetra yang pernah mengalami suatu persoalan dan mampu menghadapinya. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semistruktural bersama kedua subjek dan orang terdekat yang relevan. Hasil data penelitian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Penelitian mengungkap pembentukan coping dalam menyelesaikan masalah pada subyek dipengaruhi oleh dua hal yakni dua faktor yakni faktor individu dan lingkungan. Responden dalam penelitian ini menunjukkan adanya faktor pembentuk coping yang baik dalam menghadapi permasalahan. Faktor individu berupa kesehatan mental, kepribadian, keterampilan dalam memecahkan masalah, serta kematangan emosional. Faktor lingkungan berupa dukungan sosial yang sangat penting bagi kedua subjek dalam menghadapi permasalahan yang ada, dan juga sistem budaya serta jenis kelamin yang dapat membedakan subjek dalam membentuk coping.
Consumptive Behavior in Early Adult NCTzen (Descriptive Study: NCTzen Fans in Tangerang) Satwika, Yohana Wuri; Hafid, Bella Indi Rahmawati; Wati, Dewi Fatma
Procedia of Social Sciences and Humanities Vol. 6 (2024): International Conference Psychology and Education Transformation For Bright Future
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pssh.v6i.557

Abstract

The spread of K-Pop is taking place rapidly around the world including in Indonesia. This has become a trend for young people, which can lead to consumptive behavior to buy things related to the idols they like. This study aims to determine the description of consumptive behavior in early adult NCTzen in Tangerang. The research method used in this study is the descriptive quantitative method. The subjects in the study amounted to 272 people with the criteria of NCT fans or NCTzen, aged 18-25 years, domiciled in Tangerang. The data collection technique used a questionnaire containing a consumptive behavior scale. The findings showed that consumptive behavior in early adult NCTzen in Tangerang showed a moderate category.
The Effect of Work Interest Typology Approach to Improve Positive Attitudes in Inclusive School Teachers: Pengaruh Pendekatan Tipologi Minat Kerja untuk Meningkatkan Sikap Positif pada Guru Sekolah Inklusi Savira, Siti Ina; Satwika, Yohana Wuri; Khoirunnisa, Riza Noviana; Darmawanti, Ira; Humaida, Venna Arzika
Procedia of Social Sciences and Humanities Vol. 6 (2024): International Conference Psychology and Education Transformation For Bright Future
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pssh.v6i.577

Abstract

One of the challenges faced by teachers in inclusion schools is directing students according to students' interests and talents. This challenge has an impact on teachers' reluctance to put in more effort to help students with disabilities find appropriate talents and interests. This research is a descriptive quantitative research, which aims to change the attitude of inclusive school teachers using a typology approach to student work interests. The approach used is a typology of work interests developed from Holland's vocational-personality theory. This research was carried out on teachers in one of the private high school inclusive schools in Surabaya. The results showed a change in teachers' attitudes towards students with disabilities as shown by the desire to learn and apply new things that can help students with disabilities.
Hubungan Body Image dan Psychological Well-Being Pada Perempuan Dewasa Awal Pengguna Instagram Narotin, Narotin; Satwika, Yohana Wuri
INCARE, International Journal of Educational Resources Vol. 5 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : FKDP (Forum Komunikasi Dosen Peneliti)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59689/incare.v5i1.914

Abstract

Social media, especially Instagram, has become a very popular platform among early adult women. Instagram is often used to share photos and videos, which can affect a person's perception of his or her physical appearance or body image. This study aims to determine how much the relationship between Body Image and psychological Well-being in early adult female Instagram users. The approach used in this study is quantitative correlational. The sampling technique used is purposive sampling technique involving early adult women aged 18-25 years who are domiciled in the city of Surabaya with a total of 100 people. The instruments used in this study are body image scale and psychological well-being scale. The data analysis technique used in this study is a pearson product moment correlation with the help of SPSS 26.0 for windows. The results showed a correlation of r=0.825 with a degree of significance of 0,000<0.05 which means there is a significant relationship between body image and psychological well-being.
The Effect of Mental Health and Psychosocial Support Interventions on Depression, Anxiety, and Stress in Children with Physical Disabilities Adristi, Nala Duhita Adristi; Maghfiroh, Fitrania; Rakasiwy, Mochamad Randy Pradika; Andjanie, Nindya Wahyu Hening; Satwika, Yohana Wuri
Journal of Educational, Health and Community Psychology VOL 14 NO 4 DECEMBER 2025
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jehcp.vi.31539

Abstract

This study investigated the effectiveness of Mental Health and Psychosocial Support (MHPSS) interventions in reducing depression, anxiety, and stress among children with physical disabilities. The intervention program integrated relaxation techniques, emotional literacy, and peer-based activities to promote adaptive coping and emotional resilience. A pretest–posttest design was employed, and statistical analysis indicated a significant improvement in psychological well-being, with large effect sizes across all variables. The greatest change occurred in depressive symptoms, followed by reductions in anxiety and stress levels. These findings suggest that structured and contextually adapted MHPSS programs effectively enhance emotional regulation and psychosocial adjustment. The study highlights the importance of school-based psychosocial initiatives in fostering inclusive education and reducing stigma toward children with disabilities.
Hubungan antara Kualitas Pelayanan dengan Kepuasan Konsumen pada Konsumen di Minimarket X Surabaya Pebriyanti, Norma; Satwika, Yohana Wuri
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 13 No. 01 (2026): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v13n01.p171-188

Abstract

Berdasarkan proses observasi dan wawancara diketahui konsumen Minimarket X mengungkapkan rasa tidak puas terhadap kasir pembayaran karena tersedia hanya satu, rak-rak terkadang masih terlihat kosong dan jarak rak yang terlalu dekat sehingga lalu lalang pengunjung agak sesak saat ramai, dan penempatan pricetag yang tidak sesuai dengan produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan dengan kepuasan konsumen Minimarket X di Surabaya. Metode penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan teknik purposive sampling yang melibatkan 90 konsumen. Hasil analisis data korelasi Pearson Product Moment diketahui p (0,000) < 0,05 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,437 dengan arah hubungan positif. Artinya, hipotesis dalam penelitian ini diterima, yakni terdapat hubungan kualitas pelayanan dengan kepuasan konsumen pada unit usaha Minimarket X di Surabaya. Tinggi atau rendahnya kualitas pelayanan berkaitan dengan tinggi atau rendahnya kepuasan pada konsumen. Implikasi hasil penelitian ini perusahaan dapat mempertimbangkan perencanaan program  pelatihan terstruktur guna meningkatkan kualitas pelayanan karyawan sehingga kepuasan konsumen meningkat. Abstract Based on the observation and interview process, it is known that Minimarket X consumers expressed dissatisfaction with the payment cashier because there is only one available, the shelves sometimes still look empty and the distance between the shelves is too close so that the traffic is a bit crowded when visitors are busy, and the placement of price tags that do not match the product. This study aims to determine the relationship between service quality and consumer satisfaction at Minimarket X in Surabaya. This research method is quantitative correlational with purposive sampling technique involving 90 consumers. The results of the Pearson Product Moment correlation data analysis are known to be p (0.000) < 0.05 and a correlation coefficient value of 0.437 with a positive relationship direction. This means that the hypothesis in this study is accepted, namely there is a relationship between service quality and consumer satisfaction at Minimarket X business units in Surabaya. High or low service quality is related to high or low satisfaction in consumers. The implication of the results of this study is that companies can consider planning structured training programs to improve the quality of employee service so that consumer satisfaction increases.
PENGARUH PROBLEMATIC INTERNET USE TERHADAP RUMINASI PADA DEWASA AWAL PENGGUNA SOSIAL MEDIA DI SURABAYA Nalendra, Bimayuda Annajma; Satwika, Yohana Wuri
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 13 No. 01 (2026): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v13n01.p150-157

Abstract

Penggunaan internet yang semakin intens pada dewasa awal, khususnya melalui media sosial, berpotensi memunculkan pola penggunaan yang maladaptif dan berdampak pada kesehatan mental. Salah satu dampak psikologis yang dapat muncul adalah ruminasi, yaitu kecenderungan berpikir berulang mengenai masalah tanpa diikuti upaya penyelesaian yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Problematic Internet Use (PIU) terhadap ruminasi pada individu dewasa awal pengguna aktif media sosial di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Sampel penelitian terdiri atas 303 individu dewasa awal yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Problematic Internet Use Questionnaire-Revised (PIUQ-R) untuk mengukur tingkat PIU dan Rumination Response Scale (RRS) untuk mengukur tingkat ruminasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi robust untuk menguji pengaruh PIU terhadap ruminasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa PIU berpengaruh signifikan terhadap ruminasi dengan koefisien regresi sebesar 0,236 dan nilai signifikansi p < 0,001. Meskipun besarnya pengaruh tergolong lemah, temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan perilaku penggunaan internet yang bermasalah tetap berkontribusi terhadap meningkatnya kecenderungan ruminasi pada dewasa awal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PIU merupakan salah satu faktor yang berperan dalam munculnya ruminasi pada pengguna media sosial. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi upaya pencegahan dan intervensi psikologis terkait penggunaan internet yang sehat pada dewasa awal. Abstract The increasing intensity of internet use among early adults, particularly through social media, has the potential to foster maladaptive usage patterns that negatively affect mental health. One psychological consequence that may arise is rumination, defined as repetitive thinking about problems without engaging in effective problem-solving efforts. This study aimed to examine the effect of Problematic Internet Use (PIU) on rumination among early adult active social media users in Surabaya. This research employed a quantitative approach with a causal associative design. The sample consisted of 303 early adult participants selected using purposive sampling techniques. Data were collected using the Problematic Internet Use Questionnaire-Revised (PIUQ-R) to measure levels of problematic internet use and the Rumination Response Scale (RRS) to assess rumination. Data analysis was conducted using robust regression to test the effect of PIU on rumination. The results indicated that PIU had a significant effect on rumination, with a regression coefficient of 0.236 and a significance value of p < 0.001. Although the magnitude of the effect was classified as weak, the findings demonstrate that higher levels of problematic internet use contribute to an increased tendency toward rumination among early adults. This study concludes that PIU represents a contributing factor to rumination in social media users. These findings have important implications for psychological prevention and intervention efforts aimed at promoting healthier internet use among early adults.
Hubungan Antara Career Decision Self-Efficacy dengan Career Adaptability pada Mahasiswa Akhir dengan Pengalaman Organisasi Hamdani, Achmad Akmal; Satwika, Yohana Wuri
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 13 No. 01 (2026): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v13n01.p325-336

Abstract

Dinamika ketenagakerjaan di era kemajuan teknologi menjadi tantangan besar bagi tenaga kerja khususnya di Indonesia, termasuk mahasiswa tingkat akhir yang akan memasuki dunia kerja. Terlebih lagi laporan angka PHK yang cukup tinggi dalam konteks Indonesia dan kemajuan teknologi yang diperkirakan dapat menggeser peran manusia. Hal ini memberikan sinyal akan kebutuhan suatu modal psikologis, bukan lagi hanya soal teknis, melainkan kemampuan yang adaptif. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan antara career decision self-efficacy CDSE dengan career adaptability pada mahasiswa tingkat akhir dengan pengalaman organisasi. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Adapun partsipan penelitian ini adalah mahasiswa akhir dengan pengalaman organisasi. Jumlah responden sebanyak 114 mahasiswa, adapun pengambilan sampelnya sendiri menggunakan teknik convenience. Penggalian data dilakukan secara daring dengan menggunakan skala CDSE-SF dan CA-SF yang telah diadaptasi oleh penelitian sebelumnya. Teknik analisis menggunakan korelasi Pearson Product Moment, hasilnya menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dan bersifat positif (r = 0,604; p=,001/<,05) antar kedua variabel. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara career decision self-efficacy dengan career adaptability pada mahasiswa akhir dengan pengalaman organisasi, selain itu temuan ini memperkuat studi-studi terdahulu, sekaligus secara teoritis yang menjelaskan bahwa CDSE merupakan kerangka internal dalam membentuk adaptabilitas karier individu. Abstract The dynamics of employment in the era of technological advancement pose a significant challenge for the workforce, particularly in Indonesia, including final-year students who are about to enter the workforce. Moreover, reports of relatively high layoffs in the Indonesian context and technological advancements that are expected to displace human roles further emphasize this issue. This signals the need for psychological capital, not just technical skills, but adaptive abilities. The aim of this research is to examine the relationship between career decision self-efficacy (CDSE) and career adaptability among final-year students with organizational experience. This study employs a correlational quantitative research method. The research participants are final-year students with organizational experience. The total number of participants is 114 students, and the sampling was conducted using a convenience sampling technique. Data collection was conducted online using the CDSE-SF and CA-SF scales, which had been adapted in previous research. The analysis technique used the Pearson Product Moment correlation, and the results showed a significant and positive relationship (r = 0.604; p = 0.001/<0.05) between the two variables. The conclusion of this study is that there is a relationship between career decision self-efficacy and career adaptability in final-year students with organizational experience. Additionally, these findings reinforce previous studies and theoretically explain that CDSE serves as an internal framework in shaping an individual's career adaptability.