Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Analisis Tingkat Partisipasi Masyarakat Dalam Mereduksi Sampah Sisa Makanan Rumah Tangga Di Kota Padang Rahman, Defri; Fachri, Ahmad
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 1 No. 3 (2023): September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijim.v1i3.28

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis situasi saat ini terkait masalah sampah serta mengukur tingkat keterlibatan masyarakat dalam upaya mengurangi sampah sisa makanan di rumah tangga di Kota Padang. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan Aplikasi SPSS untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antar variabel. Hasil penelitian menjukkan timbulan sampah yang dihasilkan di Kota Padang sebesar 643,76 ton per hari. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antar faktor internal dengan partisipasi masyarakat dengan nilai signifikansi sebesar 0,000, motivasi sebesar 0,000 dan sikap terhadap lingkungan sebesar 0,003 dan antara partisipasi masyarakat dengan pengelolaan sampah dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Faktor internal yang dapat mempengaruhi partisipasi masyarakat yaitu: pengetahuan, motivasi dan sikap terhadap lingkungan. Untuk itu diperlukan penerapan 3R dalam kehidupan sehari-hari guna mengurangi timbulan sampah sisa makanan di rumah tangga. Selain itu, dibutuhkan kegiatan edukasi literasi terkait food waste perlu dilakukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mereduksi sampah sisa makanan.
POTENSI ENHYDRA FLUCTUANS LOUR SEBAGAI BAHAN BAKU RAMAH LINGKUNGAN DALAM EKONOMI HIJAU Rahman, Defri; Fachri, Ahmad; NST, Nur Aisyah; Ramadhi
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 5 No. 2 (2025): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business (2025)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v5i2.2845

Abstract

The aim of this research is to determine the use of cikarau leaves (Enhydra Fluctuans Lour) in society and to calculate the potential for processing cikarau leaves into environmentally friendly raw materials within the framework of a green economy. The research method used is descriptive quantitative. For the first objective, data was collected from 150 respondents using a questionnaire and Likert scale to understand the use of cikarau leaves (Enhydra Fluctuans Lour) in the community. Meanwhile, for the second objective, the potential of cikarau leaves (Enhydra Fluctuans Lour) as an environmentally friendly raw material in the green economy is calculated through analysis of the added value of cikarau leaves (Enhydra Fluctuans Lour) which are processed into cikarau leaf tea. The research results showed that the majority of respondents did not know about the cikarau plant (Enhydra Fluctuans Lour), with only a small portion having more advanced knowledge about it. In terms of experience, direct encounters with plants are also very limited. In terms of utilization, confidence in the medicinal benefits of cikarau leaves (Enhydra Fluctuans Lour) for diseases such as diabetes mellitus and cancer is relatively low. Regarding cultivation, the low level of participation in the cultivation of cikarau plants (Enhydra Fluctuans Lour) shows that this plant is not yet popular for cultivation. From an economic perspective, the margin allocated to company profits is higher than revenue. This indicates that processing cikarau leaves into cikarau tea has promising prospects.
Kedudukan Tanah Ulayat Kaum Menjadi Hak Milik Individu Anggota Kaum Akibat Pembagian Hak Bersama Di Nagari Kasang Fachri, Ahmad; Nurdin, Zefrizal; Syofiarti
UNES Journal of Swara Justisia Vol 9 No 1 (2025): Unes Journal of Swara Justisia (April 2025)
Publisher : Program Magister Ilmu Hukum Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/fbh1ae35

Abstract

Tanah diartikan sebagai suatu kehormatan bagi pemilik tanah. Dewasa ini tanah ulayat kaum khusunya di Nagari Kasang telah banyak dilakukan penerbitan sertipikat baik secara sporadik maupun sistematis, sehingga tanah yang telah bersertipikat tersebut banyak di lakukan pembagian kepada anggota kaumnya dengan menggunakan Akta Pembagian Hak Bersama, sehingga tanah ulayat kaum di Nagari Kasang tersebut keberadaannya mulai tergeser eksistensinya. Permasalahan yang diteliti dalam tesis ini adalah: pertama, Bagaimana proses terjadinya peralihan hak ulayat kaum menjadi hak milik individu di Nagari Kasang. Kedua, Bagaimana akibat dari pembagian hak bersama setelah menjadi hak milik individu. Tujuan dari penelitian ini taitu: pertama, untuk mengetahui proses terjadinya peralihan hak ulayat kaum menjadi hak milik iindividu di Nagari Kasang. Kedua, untuk mengetahui akibat dari pembagian hak bersama setelah menjadi hak milik individu. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode yuridis empiris. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis menyimpulkan: Pertama, Proses pembagian hak bersama pada tanah ulayat kaum yang terjadi di Nagari Kasang yaitu tanah ulayat kaum suku Jambak dimana tanah tersebut dilakukan pembagian hak bersama melalui Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dengan menggunakan Akta Pembagian Hak Bersama. Dilakukan pembagian hak bersama melalui Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dengan syarat adanya ranji kaum, dan surat kesepakatan yang di tandatangani oleh MKW dan seluruh anggota kaum serta diketahui oleh Wali Nagari Kasang kemudian dibuatkan Akta Pembagian Hak Bersama oleh PPAT kemudian diberikan ke Kantor BPN Padang Pariaman untuk dilakukan proses peralihan hak. Kedua, Akibat dari Pembagian Hak Bersama setelah menjadi hak milik individu yang dimana hak tanah ulayat kaum yang sifatnya komunal menjadi hak individu sehingga pihak yang telah mendapatkan bagian dari tanah ulayat melalui pembagian hak bersama bebas memperalihkan tanah tersebut tanpa harus meminta persetujuan anggota kaum lain karena tanah tersebut telah menjadi milik pribadi. 
PELATIHAN AGRI-DIGITAL MARKETING UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI PELAKU AGRIBISNIS Fachri, Ahmad; Adevia, Juli; Rahman, Defri; Putra, Muhammad Farrasky Delas; Sultani; Verinda, Oktia; Siregar, Muhammad Satia
DEVELOPMENT: Journal of Community Engagement Vol. 4 No. 2 (2025): Juni
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/djce.v4i2.2000

Abstract

Di Era Industry 4.0 dan Society 5.0 pemasaran berbasis digital sangat berpengaruh dalam perkembangan bisnis, termasuk dalam bisnis di bidang pertanian. Agri-digital marketing adalah penerapan strategi pemasaran berbasis digital yang khusus diterapkan dalam sektor agribisnis. Namun, belum semua pelaku agribisnis memiliki kompetensi yang mampu untuk memaksimalkan peluang ini untuk menjawab tantangan dalam pengembangan bisnis pertanian yang semakin kompleks di tengah arus globalisasi. Sehingga dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini diselenggarakan pelatihan agri-digital marketing untuk meningkatkan kompetensi dari pelaku agribisnis. Peserta dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Bank Sampah Panca Daya dan Pelaku Agribisnis Taratak Paneh, Kota Padang. Dimana mayoritas peserta pelatihan ini masih dalam usia muda dan berstatus sebagai mahasiswa. Adapun poin-poin penting gagasan yang disampaikan dalam pelatihan agri-digital marketing, meliputi konsep dan praktik agri-digital marketing dalam dunia bisnis. Hasil yang diperoleh peserta setelah mengikuti kegiatan pelatihan ini diantaranya; kompetensi dalam membuat akun toko di aplikasi e-commerce; kompetensi dalam merancang konten digital marketing produk agribisnis; dan kompetensi memanfaatkan media sosial untuk promosi produk agribisnis.
Peran NGO dalam Pengembangan Masyarakat Agribisnis untuk Mewujudkan Sustainable Development Goals Fachri, Ahmad; Sultani, Sultani
CULTIVATE: Journal of Agriculture Science Vol 3, No 2 (2025): CULTIVATE: Journal of Agriculture Science - SEPTEMBER
Publisher : Mahesa Research Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/cultivate.v3i2.964

Abstract

This study aims to analyze the role of Non-Governmental Organizations (NGOs) in the development of agribusiness communities and their contribution to achieving the Sustainable Development Goals (SDGs). Agribusiness has a strategic role in improving community welfare, especially in rural areas, but still faces challenges such as limited access to capital, low technological literacy, weak marketing networks, and limited sustainable resource management. This study uses a literature study method with a systematic approach to scientific articles and relevant research reports for the period 2016–2025, which are searched through Google Scholar, Scopus, and DOAJ. The research findings show that NGOs play a role in empowering farmers through training, mentoring, facilitating access to capital, strengthening institutions, marketing assistance, and public policy advocacy. This role not only increases farmer independence and welfare but also strengthens the agribusiness sector's contribution to achieving the SDGs, particularly in poverty alleviation, food security, quality education, decent work and economic growth, reduced inequality, sustainable consumption and production, and strong institutions. Thus, NGO play a role in developing agribusiness communities to realize sustainable development goals.
Analisis Efektivitas Pelatihan Agri-Digital Marketing Pada Pelaku Agribisnis Taratak Paneh Fachri, Ahmad; Suryani, Nova
Jurnal MeA (Media Agribisnis) Vol 10, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Batangahari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/mea.v10i2.325

Abstract

The development of information and communication technology has driven significant transformation in the agricultural sector, particularly in the marketing aspect. Digital marketing has become an important strategy in expanding market access and increasing the competitiveness of agribusiness products. This study examines the impact of agri-digital marketing training on attitudes knowledge, and skills of agribusiness actors in Taratak Paneh, Korong Gadang Village, Kuranji District, Padang City. The research method used a descriptive quantitative approach with a census technique, involving 31 respondents consisting of agribusiness pioneers, Gen-Z farmers, and MSME managers. Data were collected through questionnaires, interviews, observations, and documentat analysis, then analyzed using descriptive statistics the Wilcoxon T-Test. The results showed a significant increase in all measured indicators. Participants' attitudes increased from 74.99% to 84.76% (+9.77%), knowledge from 73.54% to 81.93% (+8.39%), and skills from 72.73% to 81.69% (+8.96%). These findings indicate that agri-digital marketing training is effectively foster positive attitudes, broadens participants'perspectives, and enchances their practical skills. This is expected to strengthen local economic resilience through the use of inclusive and sustainable technology.
Analisis Tingkat Partisipasi Masyarakat Dalam Mereduksi Sampah Sisa Makanan Rumah Tangga Di Kota Padang Rahman, Defri; Fachri, Ahmad
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 1 No. 3 (2023): September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijim.v1i3.28

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis situasi saat ini terkait masalah sampah serta mengukur tingkat keterlibatan masyarakat dalam upaya mengurangi sampah sisa makanan di rumah tangga di Kota Padang. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan Aplikasi SPSS untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antar variabel. Hasil penelitian menjukkan timbulan sampah yang dihasilkan di Kota Padang sebesar 643,76 ton per hari. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antar faktor internal dengan partisipasi masyarakat dengan nilai signifikansi sebesar 0,000, motivasi sebesar 0,000 dan sikap terhadap lingkungan sebesar 0,003 dan antara partisipasi masyarakat dengan pengelolaan sampah dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Faktor internal yang dapat mempengaruhi partisipasi masyarakat yaitu: pengetahuan, motivasi dan sikap terhadap lingkungan. Untuk itu diperlukan penerapan 3R dalam kehidupan sehari-hari guna mengurangi timbulan sampah sisa makanan di rumah tangga. Selain itu, dibutuhkan kegiatan edukasi literasi terkait food waste perlu dilakukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mereduksi sampah sisa makanan.
DAMPAK PEMBELAJARAN DIGITAL MARKETING AGRIBISNIS TERHADAP KOMPETENSI MAHASISWA Fachri, Ahmad; Adevia, Juli; Rahman, Defri; Putra, Muhammad Farrasky Delas; Sultani, Sultani; Andika, Tif Pria; Kholik, Adhal
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48093/jimanggis.v5i2.264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa jauh dampak pembelajaran digital marketing agribisnis terhadap kompetensi mahasiswa. Selain itu, dalam penelitian ini juga melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan kompetensi mahasiswa dalam digital marketing agribisnis. Studi kasus dilakukan pada mahasiswa Program Studi Agribisnis Universitas Adzkia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan skala likert yang dianalisis dengan bantuan aplikasi SPSS 26. Hasil penelitian menunjukan pembelajaran digital marketing agribisnis memberikan dampak pada kompetensi mahasiswa dengan perolehan persentase skor 78,58% atau masuk dalam kategori baik. Faktor motivasi, kemampuan belajar, sumber daya pribadi, kualitas pembelajaran, lingkungan pembelajaran, dan ekonomi secara signifikan berhubungan dengan kompetensi mahasiswa dalam digital marketing agribisnis, karena memiliki nilai signifikansi (<0,05). Untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam digital marketing agribisnis, kampus perlu terus melengkapi fasilitas yang dibutuhkan mahasiswa sebagai sarana pembelajaran. Selain itu, dosen juga perlu menggali potensi mahasiswa dalam dunia digital marketing khususnya untuk produk agribisnis.
Studi Komparatif Kompetensi Sebelum dan Sesudah Pelatihan Agribisnis pada Kelompok Binaan NGO Human Initiative Sumatera Barat Fachri, Ahmad; Putra, Muhammad Farrasky Delas
Jurnal Adminitrasi Bisnis Nusantara Vol 3 No 1 (2024): Januari
Publisher : STIA Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56135/jabnus.v3i1.138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kompetensi sebelum dan sesudah pelatihan agribisnis pada kelompok binaan NGO Human Initiative Sumatera Barat selama program Bangun Industri Desa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Indikator dalam setiap pertanyaan wawancara selama penelitian diberi skor menggunakan skala likert. Untuk melihat perbedaan kompetensi sebelum dan sesudah pelatihan digunakan Uji T Wilcoxon dengan bantuan aplikasi SPSS 2.6. Hasil penelitian menjukkan bahwa terdapat perbedaan kompetensi sebelum dan sesudah pelatihan agribisnis pada kelompok binaan NGO Human Initiative Sumatera Barat. Dimana sebelum pelatihan agribisnis diperoleh persentase skor kompetensi pengetahuan (35,16%), kompetensi sikap (6,25%), dan kompetensi keterampilan (26,95%). Sedangkan setelah pelatihan agribisnis diperoleh persentase skor kompetensi pengetahuan (71,48%), kompetensi sikap (43,75%), dan kompetensi keterampilan (56,25%). Dapat disimpulkan pelatihan agribisnis yang diselenggarakan NGO Human Initiative Sumatera Barat telah mampu merubah kompetensi yang dimiliki anggota kelompok binaan menjadi lebih baik. Untuk kedepannya pelatihan perlu diperhatikan pada kompetensi sikap untuk meningkatkan motivasi anggota kelompok binaan dalam menjalankan unit usaha agribisnisnya masing-masing.